Connect with us

HUMANIORA

Ratusan Umat Muhammadiyah di Sikka Gelar Idul Fitri 1447 H Tertib, Pengamanan TNI-Polri Perkuat Pesan Toleransi Nasional

Idul Fitri dimaknai sebagai momentum untuk kembali kepada fitrah dengan memperbaiki diri.

Published

on

Umat Muslim Muhammadiyah di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah dalam suasana aman dan kondusif di Masjid Darussalam Waioti, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur. FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Sekitar 750 umat Muslim Muhammadiyah di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah dalam suasana aman dan kondusif di Masjid Darussalam Waioti, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Jumat pagi.

Pelaksanaan ibadah dimulai pukul 07.00 WITA, diawali dengan pengantar tata cara pelaksanaan oleh bilal sejak pukul 06.30 WITA. Bertindak sebagai imam adalah Ustad Hardian, S.Pd, sementara khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Ustad Muhammad Ihsan Wahab, S.HI., M.Pd.

Dalam khutbahnya, khotib menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai ibadah selama bulan Ramadhan sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari.

“Umat diajak untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.”

Polres Ende Musnahkan 10.650 Liter Moke Ilegal Jelang Idul Fitri, Distribusi Skala Besar Luput dari Pengawasan

Selain itu, Idul Fitri dimaknai sebagai momentum untuk kembali kepada fitrah dengan memperbaiki diri serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama.”

Khotib juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni dalam kehidupan berbangsa yang majemuk.

“Umat Islam juga diimbau untuk menjaga persatuan, kedamaian, dan kerukunan antarumat beragama.”

Seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib, mulai dari persiapan hingga doa penutup dan silaturahmi yang berakhir sekitar pukul 07.35 WITA.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, aparat gabungan dari TNI dan Polri melakukan pengamanan di lokasi. Personel yang terlibat berasal dari Polres Sikka dan TNI AD 1603 Sikka, termasuk Kasat Intelkam Polres Sikka IPTU I Nyoman Suwasta, Kasubbagdalpers IPDA A. Rusyudi Mangge, S.Psi, serta KBO Satsamapta IPDA Paulus Wayan Keso.

Dengan pengamanan yang optimal, pelaksanaan Sholat Idul Fitri berjalan lancar tanpa gangguan, mencerminkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah tersebut.

Sejalan dengan itu, pemerintah melalui kebijakan nasional penguatan moderasi beragama dan stabilitas keamanan dalam perayaan hari besar keagamaan terus mendorong sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, guna memastikan setiap aktivitas ibadah berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai toleransi di seluruh wilayah Indonesia.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUMANIORA

Pascagempa Flores, RSUD Late Bajawa Aktifkan Poli Orthopaedi dan Traumatologi

RSUD Late Bajawa mengaktifkan layanan Poli Orthopaedi dan Traumatologi untuk melayani masyarakat, termasuk warga yang masih membutuhkan penanganan kesehatan setelah gempa Flores 15 Agustus 2026.

Published

on

RSUD Late Bajawa di Kabupaten Ngada mengaktifkan layanan Poli Orthopaedi dan Traumatologi untuk melayani masyarakat, termasuk warga yang masih membutuhkan penanganan kesehatan setelah gempa Flores.

NGADA, GardaFlores RSUD Late Bajawa mengaktifkan layanan Poli Orthopaedi dan Traumatologi untuk melayani masyarakat yang membutuhkan penanganan gangguan tulang dan cedera, termasuk warga terdampak gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026.

Anggota DPRD Kabupaten Ngada, Aty Watungadha, menyambut dibukanya layanan tersebut. Ia mengatakan keberadaan Poli Orthopaedi dan Traumatologi membantu masyarakat yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan setelah gempa.

“Kami merasa bersyukur karena RSUD Late Bajawa sudah aktif dengan pelayanan Poli Orthopaedi dan Traumatologi. Layanan ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang terdampak gempa 15 Agustus dan sampai sekarang masih membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujar Aty.

Fista Sambangi Tiga Puskesmas, Dorong Dukungan bagi Nakes Pascagempa

Menurut Aty, pemulihan warga pascagempa tidak hanya berkaitan dengan perbaikan rumah dan infrastruktur, tetapi juga penanganan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

“Pemulihan pascagempa bukan hanya memperbaiki rumah dan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan,” katanya.

Hari ke-15 Pascagempa, Lusia dan Eman Salurkan Bantuan dan Tiga Jamban untuk Warga Kringa

Ia berharap layanan Orthopaedi dan Traumatologi di RSUD Late Bajawa dapat terus diperkuat sehingga masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Ini merupakan langkah yang baik. Kita berharap pelayanan di RSUD Late Bajawa semakin lengkap dan berkualitas sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, khususnya setelah gempa, dapat tertangani dengan baik,” pungkasnya.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Fista Sambangi Tiga Puskesmas, Dorong Dukungan bagi Nakes Pascagempa

Fista Sambuari Kago mengunjungi tiga puskesmas di Kabupaten Sikka dan menyerahkan bantuan kepada tenaga kesehatan yang tetap melayani masyarakat pascagempa.

Published

on

Ketua TP PKK Kabupaten Sikka Fista Sambuari Kago menyerahkan bantuan dan berdialog dengan tenaga kesehatan saat mengunjungi Puskesmas Waipare, Waigete, dan Nita, Selasa (1/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago, mengunjungi tiga puskesmas di Kabupaten Sikka dan menyerahkan bantuan kepada tenaga kesehatan yang tetap bertugas melayani masyarakat pascagempa, Selasa (1/9/2026).

Tiga puskesmas yang dikunjungi yakni Puskesmas Waipare, Puskesmas Waigete, dan Puskesmas Nita.

Dalam kunjungan itu, Fista menyampaikan terima kasih kepada para tenaga kesehatan yang tetap menjalankan pelayanan di tengah situasi pascagempa.

Hari ke-15 Pascagempa, Lusia dan Eman Salurkan Bantuan dan Tiga Jamban untuk Warga Kringa

“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu tenaga kesehatan yang sudah bekerja dengan penuh dedikasi. Dalam situasi bencana seperti ini, kehadiran tenaga kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat. Tetap semangat dan terus memberikan pelayanan yang terbaik,” ujar Fista.

Menurut Fista, tenaga kesehatan menghadapi tuntutan pelayanan yang tetap harus berjalan ketika masyarakat terdampak bencana membutuhkan pertolongan medis.

Ia meminta para tenaga kesehatan tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas.

“Jangan pernah lelah untuk melayani. Tetaplah memberikan pelayanan dengan hati, dengan penuh tanggung jawab, karena masyarakat sangat membutuhkan Bapak dan Ibu sekalian,” tegasnya.

Trauma Siswa Pascagempa Jadi Perhatian, SDI Iligetang Harapkan Pendampingan Berkelanjutan

Selain menyerahkan bantuan, Fista juga mendengar langsung kondisi dan kebutuhan yang disampaikan para tenaga kesehatan di tiga puskesmas tersebut.

Fista, yang juga Ketua Dekranasda dan Bunda Literasi Kabupaten Sikka, meminta jajaran kesehatan saling mendukung dan menjaga komunikasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

“Semangat pengabdian harus tetap dijaga. Kita saling mendukung agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik,” katanya.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Hari ke-15 Pascagempa, Lusia dan Eman Salurkan Bantuan dan Tiga Jamban untuk Warga Kringa

Pada hari ke-15 pascagempa, Lusia Adinda Lebu Raya bersama Emanuel Kolfidus menyalurkan bantuan kebutuhan pokok dan tiga unit jamban kepada warga Dusun Boganatar dan Dusun Kringa, Kecamatan Talibura.

Published

on

Lusia Adinda Lebu Raya bersama Emanuel Kolfidus menyalurkan bantuan pangan, obat-obatan, perlengkapan bayi, kebutuhan perempuan, dan tiga unit jamban kepada warga Desa Kringa, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Senin (31/8/2026).

MAUMERE, GardaFlores Memasuki hari ke-15 pascagempa bumi, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Lusia Adinda Lebu Raya bersama Emanuel Kolfidus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Kringa, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Senin (31/8/2026).

Lusia dan Emanuel didampingi Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka Tesa Nurak serta Pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Talibura Martha Lewar.

Trauma Siswa Pascagempa Jadi Perhatian, SDI Iligetang Harapkan Pendampingan Berkelanjutan

Bantuan diserahkan kepada warga Dusun Boganatar dan Dusun Kringa berupa beras, telur ayam, obat-obatan, perlengkapan bayi, dan kebutuhan perempuan.

Selain bantuan kebutuhan pokok, warga juga menerima tiga unit jamban untuk memenuhi kebutuhan sanitasi selama masa pemulihan pascagempa.

Penyaluran bantuan mencakup kebutuhan pangan, kesehatan, bayi, perempuan, dan sanitasi bagi warga di dua dusun terdampak gempa.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending