Connect with us

HUMANIORA

Tak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere

Published

on

Keluarga kecil Andi Wonasoba memberikan bantuan kasih ke Panti Rehabilitasi Penyandang Cacat St. Dymphna di Kota Maumere. GARDAFLORES/KAREL PANDU

Maumere, GardaFlores – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota, tak banyak orang yang mau meluangkan waktu dan perhatian untuk Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun, Keluarga Andi Wonasoba justru memilih langkah berbeda. Minggu (14/9/2025) pagi, keluarga kecil ini datang membawa kasih ke Panti Rehabilitasi Penyandang Cacat St. Dymphna, Kota Maumere, Kabupaten Sikka.

Bersama istri dan tiga anaknya, serta didampingi pegiat sosial Fill Paty, Andi Wonasoba menyerahkan bantuan bahan makanan berupa beras, mi instan, dan telur. Bantuan sederhana itu diterima langsung oleh pimpinan panti, Sr. Lucia, CIJ, sebagai penopang kebutuhan puluhan penghuni panti yang mayoritas adalah ODGJ.

Hingga Awal September, Bulog Maumere Sudah Salurkan 568 Ton Beras Murah

Andi menegaskan, niat mereka semata lahir dari hati. “Kami beri dari kekurangan kami. Ini wujud kasih dari keluarga kecil kami. Kami tidak janji, tapi kalau ada rezeki lagi, kami akan datang kembali,” ungkapnya, dengan mata berkaca.

Respons hangat datang dari Sr. Lucia. Ia menyebut perhatian sekecil apa pun berarti besar bagi keberlangsungan panti.

Polres Sikka Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Jalan Nuri

“Semoga Tuhan melihat kebaikan ini dan memberkati keluarga Wonasoba agar tetap sukses dalam usaha dan pekerjaan yang dijalani,” ujarnya penuh syukur.

Di saat banyak orang memilih berpaling, aksi sederhana keluarga Andi Wonasoba menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial bukan soal jumlah, melainkan keberanian untuk peduli.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUMANIORA

Dandim Pimpin Ziarah HUT TNI di TMP Iligetang, Diikuti Lintas Unsur

Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana memimpin ziarah di TMP Iligetang dalam rangka HUT ke-81 TNI. Kegiatan diikuti personel Kodim, Lanal Maumere, Persit, Jalasenastri, Basarnas dan Brimob.

Published

on

Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana memimpin ziarah rombongan di TMP Iligetang, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, memimpin ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Iligetang, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).

Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan diikuti Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba. Dominggus Melianus Atamani, para perwira dan prajurit Kodim 1603/Sikka, serta personel Lanal Maumere.

Peserta juga berasal dari sejumlah unsur lain, yakni anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIV, Jalasenastri, personel Basarnas Maumere dan Brimob Maumere.

Gerakan 1 ASN 1 Buku, Disarpus Sikka Terima Sumbangan Buku dari ASN

Rangkaian ziarah dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Setelah itu, Dandim bersama peserta meletakkan karangan bunga dan melakukan tabur bunga di makam para pahlawan.

Kegiatan berlangsung di TMP Iligetang hingga seluruh rangkaian ziarah selesai.

Ziarah tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Sikka.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

17,13 Ton Beras Disalurkan ke 571 KK di Palue

Perum Bulog Cabang Maumere menyalurkan 17,13 ton beras bantuan pangan kepada 571 KK di Palue, Sikka. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.

Published

on

Penyaluran 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah kepada 571 KK di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah disalurkan kepada 571 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026). Bantuan periode Juli–September 2026 itu disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Maumere dengan pengamanan dan monitoring Polsubsektor Palue–Polsek Nelle.

Penyaluran berlangsung di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole. Di Reruwaerere, sebanyak 280 KK menerima 8.400 kilogram beras. Sementara di Rokirole, 291 KK menerima 8.730 kilogram. Setiap keluarga mendapat 30 kilogram beras.

Mahasiswa ISI Bali Gagas Lumbung Baca Berbasis Kearifan Lokal di Sikka

Aparat keamanan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa melakukan pengawasan selama distribusi. Petugas mencocokkan KTP atau KK dengan daftar penerima sebelum bantuan diserahkan. Setiap penyaluran juga dicatat dalam buku kendali.

Hasil monitoring menunjukkan seluruh bantuan tersalurkan kepada penerima sesuai daftar. Petugas tidak menemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun beras yang rusak.

Distribusi berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Polsubsektor Palue Kawal Penyaluran 5,7 Ton Beras Bantuan Pangan di Desa Tuanggeo

Penyaluran 5.700 kilogram beras bantuan pangan pemerintah di Desa Tuanggeo, Palue, Sikka, menyasar 190 KPM. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.

Published

on

Penyaluran bantuan pangan pemerintah berupa 5.700 kilogram beras kepada 190 KPM di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Rabu (23/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah melalui Perum BULOG Cabang Maumere di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan tertib, Rabu (23/9/2026).

Sebanyak 5.700 kilogram beras disalurkan kepada 190 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.

Penyaluran mendapat pengamanan dan monitoring dari Polsubsektor Palue–Polsek Nelle bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat desa.

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka

Sebelum bantuan diserahkan, petugas melakukan verifikasi identitas dan mencocokkan nama penerima dengan daftar yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diterima oleh penerima yang terdata serta menjaga ketertiban selama proses berlangsung.

Hingga seluruh bantuan tersalurkan, tidak ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun kerusakan beras. Kegiatan penyaluran berakhir sekitar pukul 12.00 WITA dalam situasi aman dan kondusif.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending