Connect with us

INFOGRAFIS

Segini Honor Panitia Adhoc Pilkada 2024

Published

on

Maumere, gardaflores.com—Besaran honorarium untuk panitia adhoc baik di KPU Sikka maupun di Bawaslu Sikka dalam Pilkada tahun 2024 ini lebih rendah dari honorarium yang mereka peroleh pada Pemilu Serentak kali lalu.

Bukan hanya di Kabupaten Sikka saja. Kondisi ini juga dialami oleh panitia adhoc di semua Kabupaten/Kota di Provinsi NTT. Hal ini karena mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Besaran honorarium untuk panitia adhoc di seluruh provinsi NTT ini mengacu pada SK Gubernur No. 900/387/BKUD5/2022 tentang Standar Satuan Biaya Honorarium dan Santunan Kecelakaan Kerja dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 bagi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

Beberapa pertimbangan yang mendasari SK Gubernur yang terbit pada 27 Desember 2022 ini antara lain, bahwa pendanaan kegiatan Pilkada dibebankan pada APBD masing-masing Pemda secara proporsional sesuai dengan beban kerja masing-masing daerah.

Selain itu, beban kerja pendanaan ini disepakati bersama antara Gubernur, Bupati dan Walikota dengan standar satuan biaya honorarium dan santunan kecelakaan kerja dalam pelaksana yang sama pada semua kabupaten/kota khusus untuk KPU dan Bawaslu.

Sebagai contoh, honor untuk Ketua PPK dalam SK Gubernur ini ditetapkan sebesar Rp 2.100.000. Angka ini berkurang Rp 400.000 dari honor pada Pemilu Serentak sebesar Rp 2.500.000.

Begitu juga untuk Ketua Panwascam. Dalam SK Gubernur ditetapkan sebesar Rp 2.000.000. Angka ini berkurang Rp 200.000 dari honor pada Pemilu Serentak sebesar Rp 2.200.000.

»(fer)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

INFOGRAFIS

Mulai 28 Maret 2026, Pemerintah Larang Anak Di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos

Published

on

Continue Reading

INFOGRAFIS

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Siaran Tengah Malam Hingga Pagi, Siap-Siap Atur Waktu Nonton!

Published

on

Jakarta, GardaFlores—FIFA akhirnya merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026. Namun, jadwal ini langsung dianggap sebagai tantangan besar bagi para penonton di Indonesia, terutama pekerja kantoran dan masyarakat kelas menengah bawah. Hal ini terjadi karena perbedaan waktu Indonesia dengan tiga negara tuan rumah—Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko—yang mencapai 11 sampai 15 jam.

Ketua panitia turnamen, Manolo Zubiria, sebagaimana yang dilansir AFP menjelaskan bahwa penyusunan jadwal sudah melalui banyak pertimbangan. Mulai dari kesiapan tim, waktu pemulihan pemain, kondisi iklim, hingga lokasi pertandingan yang tersebar di 16 kota dan tiga negara. Menurutnya, panitia juga berusaha mengurangi jarak perjalanan bagi tim dan suporter, serta mencari waktu kick-off terbaik untuk setiap kota, meski tetap terikat pada perbedaan zona waktu.

Mulai Tengah Malam Hingga Siang Bolong

Di babak penyisihan, pertandingan paling cepat untuk penonton Indonesia dimulai pada pukul 24.00 WITA. Sementara laga pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan akan dimulai pukul 03.00 dini hari pada 12 Juli 2026. Waktu menonton tengah malam sebenarnya bukan hal asing bagi pecinta sepak bola tanah air yang sering menyaksikan pertandingan liga-liga Eropa. Namun masalah mulai muncul karena banyak pertandingan Piala Dunia 2026 justru berlangsung pada pagi hari, seperti pukul 06.00, 08.00, 09.00, 10.00, hingga 12.00 WITA.

Sebagai contoh, pertandingan Argentina melawan Aljazair digelar pukul 09.00 dan berakhir sekitar pukul 11.00 WITA. Jadwal seperti ini jelas menyulitkan pekerja kantoran karena waktu pertandingan bertabrakan dengan jam kerja. Situasi ini membuat banyak penonton harus memilih antara fokus bekerja atau mencuri waktu untuk menyaksikan laga favorit.

Meski begitu, ada sedikit kabar baik bagi para penggemar sepak bola. Pertandingan semifinal dan final akan dimulai pada pukul 03.00 WITA. Dengan begitu, penonton Indonesia masih bisa menyaksikan pertandingan penting tersebut tanpa harus meninggalkan pekerjaan, meskipun tetap harus menanggung risiko mengantuk di pagi hari.

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan total 48 tim dari berbagai negara. Semua peserta akan dibagi ke dalam 12 grup dan berebut tiket ke babak gugur, mulai dari 32 besar, 16 besar, perempat final, semifinal, hingga mencapai partai puncak. Laga final dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey.

Dengan jadwal yang cukup berat ini, para penggemar sepak bola di Indonesia perlu menyiapkan strategi agar tetap bisa menikmati Piala Dunia tanpa mengganggu aktivitas harian.»(*/bert)

Continue Reading

INFOGRAFIS

Dana Bantuan Parpol di Sikka Capai Rp 810 Juta Per Tahun, PDIP Dapat Rp 110 Juta Lebih, PPP Hanya  Rp 17 Juta

Published

on

Maumere, GardaFlores—Dana bantuan untuk partai politik di Kabupaten Sikka pasca Pemilu 2024 mencapai Rp 810.914.654 per tahun. Dari jumlah tersebut, PDIP mendapat jatah paling banyak, sebesar 110.806.234, sementara PPP paling sedikit. Partai tersebut tercatat meraih Rp 17.142.950.

Baca juga:
Mayat Tak Utuh Ditemukan Terapung di Perairan Palue

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sikka, Silvester Saka yang ditemui di kantornya, Selasa (18/2/2025) mengatakan, jumlah bantuan untuk setiap parpol tidak sama. Hal itu karena jumlah bantuan yang diberikan dihitung berdasarkan jumlah suara sah yang diperoleh masing-masing parpol pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu.

“Dana bantuan parpol itu diberikan sesuai dengan hasil Pemilu. Besarnya bantuan yang diterima setiap parpol sesuai dengan jumlah suara sah yang diperoleh. Sementara setiap suara sah itu dihargai sebesar Rp 4.829,” kata Silvester.

Ia mencontohkan, PDIP yang mendapat suara sah sebanyak 22.946 dikalikan dengan harga setiap suara sah sebesar Rp 4.829, maka dana bantuan yang diberikan sebesar Rp 110.806.234.

Di Kabupaten Sikka, lanjut Silvester, hanya ada 12 partai politik yang berhak mendapat dana bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sikka.

Baca juga:
Kapolres Sikka Beberkan Data Kasus Bunuh Diri di Seminar Kesehatan Mental

Lebih jauh, Silvester mengatakan, penggunaan dana bantuan parpol ini, tergantung pada perencanaan masing-masing parpol. Yang penting, katanya, penggunaan dana bisa dipertanggungjawabkan dan lolos verifikasi oleh Tim yang ditunjuk Bupati Sikka.

“Kami hanya bisa menghimbau agar dana bantuan dari pemerintah ini dapat digunakan dengan baik,” katanya.»(fer)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending