Connect with us

PENKES

Bidan Muda Asal Sikka Terima Penghargaan Usai Bantu Persalinan Darurat di Tengah Laut

Perjalanan pulang di atas kapal, justru menjadi ujian pertama profesinya.

Published

on

Theresa Arias Vivanti (kiri) menerima penghargaan kemanusiaan dari Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, pada Selasa (2/6/2026) di Aula Egon Kantor Bupati Sikka. FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Sepekan setelah diwisuda sebagai bidan profesional, Theresa Arias Vivianti langsung menghadapi situasi yang tidak pernah ia temui di ruang kelas: membantu persalinan darurat seorang penumpang di tengah pelayaran laut.

Aksi kemanusiaan itu terjadi di atas KM Dharma Rucitra VII dalam rute Surabaya–Labuan Bajo–Maumere pada Minggu (17/5/2026). Dalam kondisi fasilitas medis terbatas dan jauh dari akses rumah sakit, Theresa membantu proses persalinan hingga ibu dan bayi selamat.

Atas tindakannya tersebut, Theresa menerima penghargaan kemanusiaan dari Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, pada Selasa (2/6/2026) di Aula Egon Kantor Bupati Sikka.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian pelantikan Ketua TP PKK kecamatan serta penguatan Bunda Literasi tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kabupaten Sikka.

Theresa, bidan muda kelahiran 6 April 2001, baru saja menyelesaikan pendidikan profesi bidan di Universitas Kadiri, Jawa Timur. Ia memilih kembali ke kampung halamannya di Maumere usai wisuda, tanpa menyangka perjalanan pulang justru menjadi ujian pertama profesinya.

Menurut informasi yang dihimpun, seorang ibu hamil mengalami kontraksi dan harus melahirkan saat kapal masih berada di tengah pelayaran. Dalam situasi darurat tersebut, Theresa mengambil tindakan medis dengan memanfaatkan kemampuan dasar kebidanan yang baru diperolehnya selama pendidikan profesi.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, menilai tindakan Theresa mencerminkan integritas profesi tenaga kesehatan sekaligus keberanian mengambil keputusan dalam situasi kritis.

“Dalam situasi yang sangat terbatas dan penuh risiko, beliau mampu mengambil tindakan cepat dan tepat sehingga ibu dan bayi dapat diselamatkan. Ini bukan hanya tentang profesi, tetapi juga tentang keberanian dan kemanusiaan,” ujar Fista.

Apresiasi serupa disampaikan Pemerintah Kabupaten Sikka melalui sambutan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia, Akulinus.

Pemkab Sikka Perluas Gerakan Literasi hingga Kecamatan dan Kelurahan, 34 Bunda Literasi Dikukuhkan

Pemerintah daerah menilai peristiwa tersebut menjadi gambaran nyata bahwa tenaga kesehatan dituntut siap bekerja dalam berbagai kondisi, termasuk situasi darurat di luar fasilitas pelayanan kesehatan formal.

“Kisah ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi panggilan kemanusiaan yang membutuhkan kesiapan, empati, dan profesionalisme,” kata Akulinus.

Peristiwa persalinan darurat di atas kapal itu sekaligus memperlihatkan tantangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur, di mana mobilitas masyarakat kerap bergantung pada transportasi laut dengan keterbatasan akses medis.

Di tengah kondisi tersebut, kehadiran tenaga kesehatan yang mampu bertindak cepat menjadi faktor penting dalam penyelamatan nyawa.

Penghargaan kepada Theresa berlangsung di hadapan pejabat daerah, camat, lurah, pengurus TP PKK, serta tamu undangan lainnya. Pemerintah Kabupaten Sikka berharap kisah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi tenaga kesehatan muda untuk memperkuat dedikasi pelayanan, terutama di daerah kepulauan dan wilayah dengan akses kesehatan terbatas.

Hingga kini, kondisi ibu dan bayi yang ditolong Theresa dilaporkan dalam keadaan selamat.»(rel)

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Cafe Literasi di Pesisir Sikka Mulai Buka Akses Belajar Warga Desa - Garda Flores %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENKES

Kapolres Sikka Ingatkan Siswa SMA John Paul II tentang Judi Online

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengingatkan siswa SMA John Paul II tentang bahaya judi online, perundungan, dan narkoba saat apel bendera di sekolah tersebut, Senin (19/10/2026).

Published

on

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno menyampaikan pesan kesadaran hukum kepada siswa SMA John Paul II, Senin (19/10/2026). FOTO; GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengingatkan siswa SMA John Paul II di Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, agar menjauhi judi online, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Ia juga meminta pelajar menggunakan internet dan media sosial secara bertanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan Bambang saat memimpin apel bendera di SMA John Paul II, Senin (19/10/2026) 07.15 Wita.

Strong Point Polres Sikka Sasar Persimpangan dan Kawasan Sekolah

Dalam arahannya, Bambang meminta siswa memahami aturan hukum dan mempertimbangkan dampak setiap tindakan sebelum mengambil keputusan. Ia secara khusus mengingatkan bahaya judi online yang menawarkan keuntungan cepat, tetapi dapat merugikan pemain dan keluarganya.

Kapolres juga menekankan kedisiplinan, ketekunan belajar, serta sikap hormat kepada guru dan orang tua. Ia mengajak siswa menghindari perilaku yang dapat mengganggu lingkungan sekolah maupun merugikan masa depan mereka.

“Jadilah generasi muda yang berkarakter, berprestasi, disiplin, dan taat hukum. Manfaatkan waktu untuk belajar dan mengembangkan potensi diri demi meraih masa depan yang lebih baik,” demikian pesan Bambang kepada para siswa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Sikka AKP Donatus Paru, Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Polikarpus Arifin, Kanit Binpolmas Aiptu Maria Avelina, dan Kaurmintu Aipda Ridwan.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Bupati Sikka Dorong Turnamen Desa Jadi Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi

Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita didorong menjadi ruang seleksi dan pembinaan atlet. Pemain terbaik akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.

Published

on

Penutupan Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita di Lapangan Golden Nita, Jumat (2/10/2026) malam.

MAUMERE, GardaFlores — Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mendorong turnamen bola voli antar desa di Kecamatan Nita tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dimanfaatkan untuk menemukan dan membina atlet berprestasi.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales saat menutup Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita di Lapangan Golden Nita, Jumat (2/10/2026) malam.

“Turnamen di tingkat desa dan kecamatan harus menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat berkembang dan membawa nama baik Kecamatan Nita serta Kabupaten Sikka,” demikian pesan Bupati.

Bupati juga menekankan pembinaan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membentuk disiplin, sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, dan karakter generasi muda.

Pasca Gempa, Alok Barat Libatkan 11 Sekolah dalam Cerdas Cermat dan Badminton

Dalam kesempatan tersebut, Very Awales mewakili Bupati Sikka menyerahkan bantuan pribadi Rp5 juta untuk mendukung pembinaan bola voli di Kecamatan Nita.

“Anak-anak muda di desa memiliki potensi yang besar. Pemerintah harus hadir memberikan ruang, kesempatan dan dukungan agar potensi tersebut tidak berhenti sebagai bakat, tetapi berkembang menjadi prestasi,” ujar Very.

Very juga menyampaikan Turnamen Bola Voli Bupati Sikka Cup II akan segera digelar di Maumere. Turnamen itu menjadi kesempatan bagi pemain terbaik dari berbagai kecamatan untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan.

Camat Nita Herpianus Nong Lalang mengatakan turnamen antar desa tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi pemain yang akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.

Warga Alok Barat Adu Dayung dan Renang Tradisional di Nangahure

“Kegiatan ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat dan menyeleksi pemain-pemain terbaik dari desa-desa di Kecamatan Nita,” katanya.

Partai puncak mempertemukan Desa Tebuk dan Desa Bloro. Sementara perebutan tempat ketiga mempertemukan Nita Kloang A dan Nita Kloang B.

Penutupan turnamen turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sikka Antonius Tanjung, para kepala desa, Ketua dan anggota BPD se-Kecamatan Nita, Ketua TP PKK Kecamatan Nita, panitia pelaksana, pengurus PBVSI Kabupaten Sikka, serta masyarakat dan undangan lainnya.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Ketua DPRD Sikka Serahkan Buku Karya Penulis Lokal ke Perpusda Frans Seda

Ketua DPRD Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah buku karya penulis lokal kepada Perpusda Frans Seda. Koleksi tersebut diterima Kepala Disarpus Sikka Very Awales.

Published

on

Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan koleksi buku karya penulis lokal kepada Kepala Disarpus Sikka Very Awales untuk Perpusda Frans Seda.

MAUMERE, GardaFlores — Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah koleksi buku karya penulis lokal kepada Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Frans Seda Kabupaten Sikka, Jumat (2/10/2026).

Buku-buku tersebut diterima Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales di ruang kerja Ketua DPRD Sikka.

Stefanus mengatakan penyerahan buku tersebut merupakan dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Koleksi itu diharapkan dapat dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka.

“Buku-buku ini kami serahkan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Kami berharap koleksi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka di Perpusda Frans Seda,” kata Stefanus.

Frando Da Lopez Hibahkan Koleksi Buku Pribadi ke Perpustakaan Sikka

Dosen FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang sekaligus penulis lokal asal Kabupaten Sikka, E. Nong Yonson, mengapresiasi penyerahan buku tersebut. Menurutnya, buku yang disumbangkan ke perpustakaan dapat memperluas manfaat bacaan kepada masyarakat.

“Buku yang sudah selesai dibaca oleh seseorang belum tentu selesai manfaatnya. Ketika disumbangkan kepada perpustakaan, buku tersebut dapat dibaca oleh banyak orang dan manfaatnya menjadi jauh lebih luas,” ujar Nong Yonson.

Nong Yonson berharap donasi buku terus berkembang dan perpustakaan dimanfaatkan untuk membaca, berdiskusi, belajar, penelitian, hingga menghasilkan karya.

Very Awales menyampaikan terima kasih atas tambahan koleksi tersebut. Ia mengatakan buku-buku itu akan memperkaya bahan bacaan dan referensi di Perpusda Frans Seda.

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka

“Bagi kami, setiap buku yang disumbangkan adalah tambahan pengetahuan bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Sikka yang telah ikut mengambil bagian dalam gerakan membangun budaya literasi di daerah ini,” katanya.

Very mengatakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka terus meningkatkan layanan Perpusda Frans Seda melalui pengembangan koleksi, peningkatan layanan pemustaka, penguatan literasi masyarakat, serta persiapan menuju akreditasi perpustakaan.

Ia juga mengajak masyarakat, lembaga pendidikan, pemerintah, DPRD, dan pihak lainnya menyumbangkan buku, termasuk buku referensi, karya ilmiah, hasil penelitian, skripsi, tesis, disertasi, dan bahan bacaan lain yang relevan.

“Gerakan membangun literasi tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sendiri. Ini adalah gerakan bersama. Ketika berbagai elemen ikut menyumbangkan buku dan gagasan, kita sedang menanam investasi pengetahuan untuk generasi Sikka,” pungkasnya.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending