EKONOMI
Menjelang Iduladha, Sikka Kirim 12 Sapi Kurban dan 35 Kuda ke Sulawesi Selatan
“Hewan yang dikirim sudah diperiksa secara menyeluruh dan dinyatakan sehat.”
MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 47 ekor ternak asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, diberangkatkan ke Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, melalui Pelabuhan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Rabu (20/5/2026). Pengiriman tersebut terdiri atas 12 ekor sapi untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah dan 35 ekor kuda untuk perdagangan serta pemeliharaan ternak.
Seluruh ternak diangkut menggunakan kapal layar motor (KLM) Surga Mulia 02 setelah dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan dan administrasi oleh instansi terkait.
Pengusaha ternak, Haji Ramli, mengatakan seluruh dokumen pengiriman telah diterbitkan sebelum keberangkatan sehingga proses distribusi antarpulau dapat dilakukan sesuai ketentuan karantina hewan dan perdagangan ternak.
“Semua dokumen sudah lengkap sehingga hewan-hewan ini diperbolehkan untuk dikirim,” kata Haji Ramli di Pelabuhan Wuring.
Dokumen pengiriman diterbitkan Dinas Peternakan Kabupaten Sikka, Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta Balai Karantina Hewan Kabupaten Sikka.
Koordinator Lapangan Karantina Hewan Kabupaten Sikka, Fabianus Bewo, mengatakan pengiriman 35 ekor kuda tersebut sekaligus menutup kuota distribusi kuda dari Kabupaten Sikka pada 2026.
Sikka Raih Insentif Rp1 Miliar usai Catat Penurunan Pengangguran Terbaik di NTT
“Total kuota pengiriman kuda tahun ini sebanyak 95 ekor dan hari ini menjadi pengiriman terakhir,” ujar Fabianus.
Ia menjelaskan, kuda-kuda yang dikirim tidak diperuntukkan bagi kebutuhan kurban, melainkan untuk pemeliharaan dan aktivitas perdagangan ternak di Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Sementara itu, pengiriman 12 ekor sapi menjadi distribusi perdana ternak sapi dari Kabupaten Sikka sepanjang 2026. Sapi-sapi tersebut diproyeksikan memenuhi kebutuhan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha di Sulawesi Selatan yang dalam beberapa pekan terakhir mulai mengalami peningkatan permintaan.
Dokter Karantina Hewan Kabupaten Sikka, drh. Endah Ismiati, memastikan seluruh ternak telah menjalani pemeriksaan fisik sebelum diberangkatkan.
“Hewan yang dikirim sudah diperiksa secara menyeluruh dan dinyatakan sehat. Semua dokumen administrasi maupun dokumen pendukung juga telah lengkap,” kata Endah.
Distribusi ternak dari Flores ke Sulawesi Selatan selama ini menjadi salah satu jalur perdagangan ternak utama di kawasan timur Indonesia, terutama menjelang Iduladha ketika kebutuhan sapi kurban meningkat di sejumlah daerah.
Selain memperkuat pasokan hewan kurban, pengiriman ternak antarpulau juga menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi peternak dan pelaku usaha ternak di Kabupaten Sikka.»(rel)
EKONOMI
Sikka Raih Insentif Rp1 Miliar usai Catat Penurunan Pengangguran Terbaik di NTT
Sebagai salah satu daerah berkinerja terbaik di Nusa Tenggara Timur dalam menekan angka pengangguran.
MAUMERE, GardaFlores – Pemerintah Kabupaten Sikka menerima insentif fiskal sebesar Rp1 miliar dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia setelah meraih Peringkat Terbaik III kategori Penurunan Tingkat Pengangguran dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Ballroom Merumatta Senggigi, Selasa (19/5/2026).
Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago. Capaian itu menempatkan Sikka sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik di Nusa Tenggara Timur dalam menekan angka pengangguran melalui program perluasan lapangan kerja dan penguatan sektor ekonomi produktif.
Bupati Juventus mengatakan penghargaan tersebut menjadi indikator pengakuan pemerintah pusat terhadap arah pembangunan ekonomi daerah yang dinilai mulai berdampak pada penyerapan tenaga kerja masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sikka untuk terus bekerja menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Juventus di Maumere, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memperkuat akses lapangan kerja, peningkatan keterampilan masyarakat, serta peluang usaha berbasis potensi lokal.
BULOG Maumere Jemput Gabah Petani di Sikka, Putus Mata Rantai Tengkulak dari Sawah Magepanda
Sejumlah sektor yang diprioritaskan antara lain pertanian, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pemerintah daerah juga mulai mengintegrasikan program peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan pengembangan investasi daerah guna memperluas penyerapan tenaga kerja.
Selain memperkuat sektor produktif masyarakat, Pemkab Sikka juga mendorong pembangunan ekonomi yang dinilai lebih inklusif agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan.
Dalam kategori yang sama, Kabupaten Lembata meraih Peringkat Terbaik I, disusul Kabupaten Alor di posisi kedua, sementara Sikka berada di peringkat ketiga tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 menilai kinerja pemerintah daerah dalam empat kategori utama, yakni penanggulangan kemiskinan dan stunting, creative financing, pengendalian inflasi, serta penurunan tingkat pengangguran.
Insentif fiskal yang diterima Pemkab Sikka direncanakan mendukung penguatan program pembangunan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja berkelanjutan.»(rel)
EKONOMI
BULOG Maumere Jemput Gabah Petani di Sikka, Putus Mata Rantai Tengkulak dari Sawah Magepanda
“Di Sikka kami berupaya agar petani memperoleh harga yang layak dan tidak lagi ditekan para tengkulak.”
MAUMERE, GardaFlores — Di tengah tekanan tengkulak dan praktik ijon yang selama bertahun-tahun membelit petani sawah di Kabupaten Sikka, Perum BULOG Cabang Maumere mulai mengubah pola distribusi pangan dari tingkat paling dasar: sawah petani.
Melalui program serap gabah dan beras langsung di Kecamatan Magepanda, BULOG tidak lagi menunggu hasil panen masuk ke gudang. Petugas turun langsung ke lokasi panen, menimbang gabah di tepi jalan, lalu membayar tunai di tempat kepada petani.
Skema ini menjadi bagian dari penguatan pengawalan pangan nasional yang dijalankan BULOG Maumere dalam momentum “59 Tahun BULOG, Mengawal Pangan Menjaga Masa Depan”.
Kepala Perum BULOG Maumere, Marten Luther Sesa, mengatakan langkah tersebut difokuskan untuk melindungi petani dari praktik pembelian murah oleh tengkulak sekaligus menjaga stabilitas pangan daerah.
“Di Sikka kami berupaya agar petani memperoleh harga yang layak dan tidak lagi ditekan para tengkulak,” kata Marten di Maumere, Senin (18/5/2026).
Magepanda dipilih sebagai pusat penguatan program setelah BULOG melakukan survei di 21 kecamatan di Kabupaten Sikka. Wilayah itu dinilai memiliki potensi produksi padi terbesar sekaligus menjadi salah satu lumbung pangan utama di daerah tersebut.
Di lapangan, petani hanya perlu memanen padi, memasukkan gabah ke dalam karung, lalu meletakkannya di titik yang mudah dijangkau kendaraan BULOG. Selanjutnya, tim pengadaan datang menimbang hasil panen dan melakukan pembayaran langsung.
“Padi yang telah disiapkan petani langsung ditimbang dan dibayar tunai. Kami jemput langsung di lokasi agar petani tidak lagi terbebani biaya angkut,” ujar Marten.
BULOG menetapkan harga pembelian gabah sebesar Rp6.500 per kilogram dengan syarat berasal dari padi berusia panen minimal 112 hari serta dilengkapi surat keterangan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
Awalnya, BULOG Maumere menargetkan penyerapan gabah petani. Namun pola itu kemudian disesuaikan karena sebagian petani mengalami kendala dalam proses penjualan dan distribusi. BULOG lalu memperkuat serapan beras sebagai strategi menjaga rantai pasok tetap berjalan.
Pada 2025, BULOG Maumere menargetkan penyerapan 50 ton beras. Realisasi penyerapan mencapai 48 ton atau lebih dari 90 persen dari target.
Program tersebut tidak hanya menyasar pembelian hasil panen, tetapi juga mencoba memutus ketergantungan petani terhadap sistem ijon yang masih kuat di sejumlah wilayah sentra produksi.

Kepala Perum BULOG Maumere, Marten Luther Sesa: “Padi yang telah disiapkan petani langsung ditimbang dan dibayar tunai. Kami jemput langsung di lokasi agar petani tidak lagi terbebani biaya angkut.” FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU
Menurut Marten, para tengkulak umumnya memberi uang muka sebelum musim tanam, lalu membeli hasil panen dengan harga jauh di bawah standar pasar saat masa panen tiba.
“Gabah biasanya dibeli tengkulak hanya Rp3.000 sampai Rp4.000 per kilogram. Ini jauh di bawah harga standar nasional,” katanya.
BULOG menilai banyak petani belum menghitung secara menyeluruh biaya produksi ketika memilih menjual beras dibanding gabah. Harga beras di tingkat petani memang berkisar Rp12.500 per kilogram, sementara gabah Rp6.500 per kilogram. Namun petani masih harus menanggung biaya pengangkutan, penjemuran, hingga penggilingan.
Biaya angkut dari sawah ke penggilingan mencapai sekitar Rp10.000 per karung. Penjemuran juga membutuhkan biaya tambahan dengan nominal serupa, belum termasuk ongkos penggilingan.
Dalam pola pengadaan BULOG, seluruh biaya penjemputan, pengeringan, hingga penggilingan ditanggung negara melalui skema kerja sama dengan tiga Mitra Lapangan Pengadaan (MLP).
“Semua padi yang disiapkan petani akan dijemput oleh BULOG menuju tempat pengeringan hingga penggilingan dan semuanya dibiayai negara,” ujar Marten.
Pendampingan program dilakukan bersama Babinsa dan PPL di tingkat desa. Dari delapan desa di Kecamatan Magepanda, tujuh desa tercatat sebagai wilayah penghasil padi aktif.
Selain mendampingi petani, PPL juga rutin melakukan ubinan untuk mengukur produktivitas hasil panen. Rata-rata hasil ubinan di wilayah tersebut mencapai 7,4 kilogram gabah. Petani turut didampingi dalam penggunaan bibit unggul seperti Ciherang dan Inpari yang disalurkan pemerintah melalui Dinas Pertanian.
Marten menyebut dampak intervensi BULOG mulai terlihat pada peningkatan harga jual hasil panen petani di tingkat lokal.
Sebelum program penguatan serapan berjalan, harga beras di tingkat petani berkisar Rp8.000 hingga Rp11.000 per kilogram. Setelah BULOG menetapkan harga pembelian Rp12.000 per kilogram, harga beras petani meningkat hingga menembus lebih dari Rp13.000 per kilogram saat musim panen.
“Inilah indikator bahwa petani mulai sejahtera karena pendapatannya meningkat,” katanya.
Selain menyerap hasil panen, BULOG Maumere juga menjalankan program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga beras di masyarakat.
Saat ini stok beras di gudang BULOG Maumere masih dalam kondisi aman. Dalam waktu dekat, sebanyak 1.500 ton beras tambahan akan masuk ke gudang BULOG Maumere yang memiliki kapasitas sekitar 2.000 ton. Gudang tersebut juga menampung bantuan pangan lain berupa minyak goreng sebanyak 2.500 liter.
Penguatan serapan pangan di Magepanda kini menjadi salah satu model intervensi negara di tingkat petani yang tidak hanya berbicara soal stok dan distribusi, tetapi juga perebutan nilai ekonomi hasil panen di tingkat akar rumput.»(rel)
EKONOMI
Wakil Bupati Sikka Soroti Pentingnya Ruang Kreatif Anak Muda Saat Resmikan HM Infinity Sport & Cafe
“Semoga HM Infinity Sport & Cafe berkembang menjadi pusat aktivitas komunitas yang mampu melahirkan energi positif.”
MAUMERE, GardaFlores — Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, menilai kebutuhan generasi muda terhadap ruang kreatif, sehat, dan produktif di Kota Maumere semakin penting seiring perubahan gaya hidup masyarakat urban dan tumbuhnya komunitas anak muda di daerah.
Pandangan itu disampaikan Simon saat meresmikan HM Infinity Sport & Cafe di Maumere, Jumat (15/5/2026), sebuah pusat sportainment yang menggabungkan olahraga, hiburan keluarga, dan cafe modern dalam satu kawasan.
Menurut Simon, ruang publik seperti HM Infinity tidak hanya hadir sebagai tempat usaha, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan ekosistem sosial baru yang lebih positif bagi generasi muda di Kabupaten Sikka.
“Kehadiran tempat ini bukan hanya menjadi ruang usaha baru, tetapi juga menjadi wadah positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berolahraga, berkumpul, membangun kreativitas, dan mempererat kebersamaan,” kata Simon.
Ia menilai perkembangan kota tidak cukup hanya diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari tersedianya ruang interaksi yang mampu mendorong kreativitas, aktivitas komunitas, dan pola hidup sehat masyarakat.
HM Infinity Sport & Cafe Buka di Maumere, Usung Konsep Sportainment Pertama di Sikka
HM Infinity Sport & Cafe menghadirkan fasilitas badminton, billiard, playground anak, dan cafe modern yang menyasar komunitas muda serta keluarga di Maumere.
Bagi Simon, kehadiran pusat sportainment seperti itu menunjukkan mulai tumbuhnya investasi gaya hidup dan industri rekreasi di Kabupaten Sikka, yang selama ini masih relatif terbatas dibanding kota-kota lain di Nusa Tenggara Timur.
Ia mengatakan ruang kreatif yang sehat perlu diperbanyak agar anak muda memiliki alternatif aktivitas yang produktif, kompetitif, dan kolaboratif.

Selain berdampak pada gaya hidup masyarakat, Simon menilai sektor usaha kreatif seperti sportainment juga mulai membuka peluang ekonomi baru melalui penciptaan lapangan kerja, aktivitas komunitas, hingga pertumbuhan usaha pendukung lainnya.
Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan lebih banyak kolaborasi dengan pelaku usaha untuk mempercepat tumbuhnya ruang publik modern yang tetap berpijak pada karakter sosial masyarakat Maumere.
Simon berharap HM Infinity Sport & Cafe berkembang menjadi pusat aktivitas komunitas yang mampu melahirkan energi positif, memperkuat sportivitas, dan membangun kultur kebersamaan di tengah generasi muda Sikka.
Ia juga meminta pengelola menjaga kualitas pelayanan, keamanan, dan kenyamanan agar fasilitas tersebut dapat berkembang berkelanjutan sebagai salah satu destinasi gaya hidup baru di Maumere.
Grand opening HM Infinity Sport & Cafe dihadiri masyarakat, komunitas olahraga, pelaku usaha, dan sejumlah tamu undangan. Dengan mulai beroperasinya fasilitas tersebut, Maumere kini memiliki salah satu pusat sportainment modern pertama di Kabupaten Sikka.»(rel)
-
HUMANIORA11 months agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA10 months agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA8 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
NASIONAL7 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUKRIM10 months agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI10 months agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
