SOSBUD
Uskup Maumere: Kebangkitan Kristus Jadi Dasar Perubahan Hidup dalam Vigili Paskah 2026
Uskup Ewald: “Kebangkitan hadir dalam kesetiaan kecil: mendengarkan, menerima, dan tetap bersama dalam keterbatasan.”
MAUMERE, GardaFlores — Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, menegaskan makna kebangkitan Kristus sebagai dasar perubahan hidup umat dalam homili Misa Vigili Paskah di Katedral St. Yoseph Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 4 April 2026.
Dalam perayaan yang merupakan puncak rangkaian Tri Hari Suci tersebut, uskup menyampaikan bahwa kebangkitan Kristus dipahami sebagai realitas iman yang berdampak langsung pada kehidupan, bukan sekadar simbol liturgis.
“Terang kebangkitan bukan sekadar lambang, tetapi jalan menuju hidup,” kata Mgr. Ewaldus Martinus Sedu.
Ia mengaitkan pesan kebangkitan dengan situasi kehidupan umat yang kerap berada dalam tekanan, ketidakpastian, dan pergulatan sehari-hari. Menurutnya, iman tidak mensyaratkan kondisi hidup yang telah terselesaikan, melainkan bertumbuh dalam proses yang sedang berlangsung.
“Iman tidak menunggu hidup selesai, tetapi bertumbuh dalam proses yang belum tuntas,” ujarnya.
Romo Frenky Tegaskan Makna “Selesailah Sudah” dalam Homili Jumat Agung di Maumere
Dalam homili tersebut, ia juga merujuk pada narasi Kitab Suci, termasuk kisah penciptaan dan pembebasan bangsa Israel, untuk menegaskan bahwa Tuhan bekerja di tengah situasi sulit dengan membuka jalan, bukan selalu menghilangkan persoalan.
Uskup menekankan peran komunitas sebagai ruang praksis iman, khususnya Komunitas Basis Gerejawi (KBG), yang diharapkan menjadi tempat penerimaan dan penguatan bagi anggota umat.
Selain itu, ia menyinggung tuntutan perubahan perilaku sebagai konsekuensi iman akan kebangkitan, dengan merujuk pada ajaran Rasul Paulus mengenai peralihan dari cara hidup lama menuju hidup baru dalam Kristus.

FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU
Sorotan juga diberikan pada kisah perempuan-perempuan yang menjadi saksi pertama kebangkitan Yesus, yang disebutnya sebagai contoh ketekunan dalam situasi duka dan ketidakpastian.
“Kebangkitan hadir dalam kesetiaan kecil: mendengarkan, menerima, dan tetap bersama dalam keterbatasan,” katanya.
Dalam bagian akhir homili, Uskup Maumere menyinggung kondisi sosial yang dinilai berpengaruh terhadap sikap sebagian orang muda, termasuk kecenderungan mudah curiga dan kehilangan daya tahan dalam menghadapi persoalan.
“Kristus telah bangkit. Kini kita dipanggil untuk bangkit bersama,” ujarnya.
Sebagai bagian dari kalender liturgi Gereja Katolik, Misa Vigili Paskah menandai perayaan kebangkitan Yesus Kristus dan menjadi puncak peringatan Tri Hari Suci setelah Kamis Putih dan Jumat Agung.
Perayaan Vigili Paskah di Katedral St. Yoseph Maumere berlangsung tertib menuju perayaan Hari Raya Paskah pada Minggu, 5 April 2026.»(rel)
SOSBUD
Pemkab Ngada Salurkan Bantuan Rp185 Juta untuk Gereja dan Dua Sekolah di Golewa Selatan
Bantuan merupakan dukungan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan dan pendidikan.
NGADA, GardaFlores — Pemerintah Kabupaten Ngada menyalurkan bantuan senilai Rp185 juta kepada umat Stasi Waturoka serta dua satuan pendidikan di Kecamatan Golewa Selatan, Selasa (21/4/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Ngada di Aula Kantor Desa Were II dalam program “Murni Kasih”.
Bantuan tersebut terdiri dari Rp150 juta untuk pembangunan Pastoran Gereja St. Theresia Stasi Waturoka, Rp10 juta untuk kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di SMP Negeri 3 Golewa Selatan, serta Rp25 juta untuk pengadaan drumband di SMA Negeri 1 Golewa Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Ngada Raymundus Bena menyatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan dan pendidikan.
Pemkab Ngada Buka Temu Usaha II, Investor Diajak Tinjau Langsung Destinasi
“Pemerintah daerah terus berupaya mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, serta sosial budaya,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya akurasi dan keadilan dalam pendataan penerima bantuan di tingkat desa, terutama agar tidak dipengaruhi faktor non-teknis.
“Pendataan harus adil dan objektif. Jangan melihat ke belakang, terutama terkait pilihan saat pemilu. Yang dilihat adalah kondisi masyarakat hari ini,” tegasnya.
Selain penyaluran bantuan, pemerintah daerah mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara tepat dan disertai laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk transparansi.

Pemkab Ngada mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara tepat dan disertai laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk transparansi. FOTO: GARDAFLORES/AGUSTO
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngada, Blandina Mamo, dalam kesempatan yang sama menyoroti peran perempuan dalam pembangunan keluarga di tingkat desa. Ia mendorong penguatan fungsi kelompok dasawisma dan kader posyandu, serta pemanfaatan peluang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Buku adalah sumber ilmu dan jendela dunia. Orang tua perlu membiasakan anak membaca,” katanya.
Pada akhir kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Ngada membagikan buku tulis kepada siswa sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan pendidikan.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh bantuan telah diserahkan kepada penerima. Pemerintah Kabupaten Ngada menyatakan akan memantau pemanfaatan bantuan tersebut melalui mekanisme pelaporan di tingkat desa dan satuan pendidikan.»(gus)
SOSBUD
Pengelolaan Sampah Sikka Baru 25 Persen, Bupati Ajukan Dukungan TPS 3R ke Menteri LH
Selain isu persampahan, pertemuan juga membahas reboisasi kawasan hutan.
MAUMERE, GardaFlores — Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengajukan dukungan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) kepada Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Permintaan diajukan menyusul capaian layanan pengelolaan sampah di Sikka yang baru sekitar 25 persen.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa. Pemerintah daerah menyampaikan keterbatasan sarana dan prasarana sebagai kendala utama dalam peningkatan cakupan layanan.
Bupati Sikka dalam keterangannya di Maumere, Kamis (16/4/2026), menyebut pembangunan TPS 3R menjadi opsi untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah secara bertahap.
“Kami berharap ada dukungan konkret dari pemerintah pusat, khususnya dalam penyediaan sarpras dan pembangunan TPS 3R,” kata Juventus.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan pendekatan pengelolaan dari hulu ke hilir, dengan prioritas pada pemilahan sampah di tingkat sumber.
“Pemilahan antara sampah organik dan anorganik menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Selain isu persampahan, pertemuan juga membahas reboisasi kawasan hutan, terutama di wilayah sumber mata air, sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan air bersih.
Hingga saat ini, belum ada keputusan terkait bentuk dukungan yang akan diberikan pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan akan melanjutkan pembahasan teknis dengan kementerian terkait untuk menindaklanjuti usulan tersebut.»(rel)
SOSBUD
Gangguan Distribusi Air di Bajawa Masuk Hari Ke-7, Perbaikan Jaringan Masih Berlangsung
“Ada satu titik yang sudah bisa mengalir ke rumah warga.”
BAJAWA, GardaFlores — Gangguan distribusi air bersih dari Perumda Air Minum Kabupaten Ngada memasuki hari ketujuh dan berdampak pada sejumlah wilayah di Kota Bajawa, memaksa warga bergantung pada pasokan air tangki untuk kebutuhan harian.
Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Tanalodu, Kisanata, Ngedekulu, dan kawasan sekitarnya. Sejak awal pekan, aliran air ke rumah warga dilaporkan terhenti atau tidak stabil, dan hingga Sabtu (11/4/2026) belum sepenuhnya pulih.
Berdasarkan keterangan warga, kebutuhan air bersih kini dipenuhi melalui pembelian air tangki dengan kisaran harga Rp70 ribu hingga Rp150 ribu per tangki, tergantung kapasitas dan ketersediaan pasokan.
“Sudah empat hari air tidak keluar. Kami terpaksa beli air tangki dengan harga Rp150 ribu untuk satu tangki besar,” ujar Mama Arfan, warga Kelurahan Kisanata.
Keluhan serupa disampaikan Tanta Ines, warga Kelurahan Tanalodu, yang menyebut gangguan berlangsung hampir satu minggu dan menghambat aktivitas rumah tangga.
“Sudah hampir satu minggu air tidak mengalir. Mau mandi saja susah, kami sudah pesan air tangki tapi belum datang juga,” katanya.
Di sisi distribusi alternatif, lonjakan permintaan terlihat di kawasan Warusoba sebagai salah satu titik pengambilan air. Kendaraan tangki dilaporkan antre untuk pengisian sebelum menyalurkan ke pelanggan.
Dorong Ketahanan Pangan dan Swasembada, Pemkab Ngada Serahkan Irigasi OPLAH ke P3A Soafuti di Bajawa
John, seorang pengemudi tangki menyebut intensitas distribusi meningkat dibanding kondisi normal.
“Kami dari pagi sudah jalan terus. Pesanan sangat banyak dibanding biasanya,” ujarnya.
Perumda Air Minum Kabupaten Ngada melakukan penanganan di sejumlah titik, termasuk di bak penampungan Padawoli, Kecamatan Bajawa, dengan mengerahkan mobil tangki untuk suplai sementara kepada warga terdampak.
Perbaikan jaringan pipa juga berlangsung di kawasan belakang Kampung Bogenga yang diidentifikasi sebagai salah satu titik gangguan distribusi. Petugas terlihat melakukan perbaikan serta pembersihan di area tersebut.
Seorang staf Perumda menyatakan sebagian aliran mulai kembali normal di beberapa lokasi terbatas.
“Ada satu titik yang sudah bisa mengalir ke rumah warga,” ujarnya.
Gangguan layanan air bersih di daerah perkotaan umumnya berkaitan dengan kerusakan jaringan distribusi, kebocoran pipa, atau kendala teknis pada sistem penampungan. Dalam situasi tersebut, distribusi melalui mobil tangki menjadi langkah mitigasi jangka pendek, sementara pemulihan layanan bergantung pada kecepatan perbaikan infrastruktur.
Hingga berita ini diterbitkan, proses perbaikan jaringan masih berlangsung dan distribusi air belum sepenuhnya normal di seluruh wilayah terdampak. Pihak manajemen Perumda Air Minum Kabupaten Ngada belum memberikan pernyataan resmi. Warga masih mengandalkan pasokan air tangki sambil menunggu pemulihan layanan.»(gus)
-
HUMANIORA10 months agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA9 months agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA7 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM9 months agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
HUMANIORA1 year agoPemkab Sikka Ancam Cabut Izin Pangkalan Minyak Tanah yang Langgar Aturan
-
OPINI9 months agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
