HUMANIORA
Tangis di Tepi Kali Watuwogat: Remaja 14 Tahun yang Sempat Hilang Ditemukan Tak Bernyawa
Polisi Selidiki Penyebabnya.
Maumere, GardaFlores – Harapan keluarga yang sejak tiga hari terakhir mencari S.T.N (14) akhirnya berujung duka. Siswi SMP asal Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka itu ditemukan tak bernyawa di Kali Watuwogat, Senin (23/2/2026) siang. Di tengah isak tangis keluarga, polisi bergerak menyelidiki penyebab kematiannya.
Senin siang itu, suasana Dusun Woloklereng, Desa Rubit, mendadak berubah sunyi. Di antara bebatuan dan aliran Kali Watuwogat yang biasanya dilalui warga, tersimpan kabar yang membuat banyak orang tercekat. Sesosok tubuh remaja perempuan ditemukan tertutup rerumputan dan batang bambu, seolah tersembunyi dari pandangan.
Remaja itu kemudian dikenali sebagai S.T.N (14), pelajar asal Dusun Romanduru. Tiga hari sebelumnya, tepat pada Jumat (20/2/2026), ia berpamitan keluar rumah untuk mengambil gitar miliknya yang dipinjam seorang kerabat. Tak ada firasat buruk sore itu. Namun hingga malam pukul 20.00 WITA, ia tak juga kembali.
Kegelisahan mulai merambat di hati keluarga. Panggilan demi panggilan dilakukan, rumah kerabat didatangi, jalan-jalan kecil disusuri. Malam itu berlalu tanpa kabar. Keesokan harinya, pencarian terus dilakukan secara mandiri oleh keluarga dan warga sekitar, berharap ia hanya tersesat atau menginap tanpa memberi kabar.
Remaja 14 Tahun yang Hilang di Rubit Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Pada Minggu (22/2/2026), dengan hati yang semakin cemas, keluarga melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Kewapante. Sejak saat itu, pencarian melibatkan aparat kepolisian. Harapan belum padam, doa terus dipanjatkan.
Hingga Senin (23/2/2026) sekitar pukul 14.00 WITA, keluarga kembali menyisir area sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Di tengah pencarian itu, seorang warga berinisial E.M (46) mencium bau menyengat dari arah kali. Rasa curiga membawanya mendekat. Di sela bebatuan dan tumpukan bambu, ia menemukan sesosok tubuh yang sudah tak bergerak.
Dengan suara bergetar, ia memanggil warga lain, termasuk Y.E.B (32), untuk memastikan temuannya. Kepastian itu datang bersama kesedihan yang tak terbendung: jasad tersebut diduga kuat adalah S.T.N, remaja yang tiga hari terakhir dicari keluarganya.
Dedi Mulyadi Pulangkan 12 Pekerja Eltras, Dugaan TPPO di Maumere Belum Terjawab Tuntas
Laporan segera diteruskan kepada Kepala Desa Rubit, yang kemudian menghubungi pihak kepolisian. Tak lama berselang, aparat dari Polsek Kewapante bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Sikka tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WITA.
Di tepi kali yang mulai dipadati warga, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta mencatat keterangan para saksi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSU TC Hillers Maumere untuk pemeriksaan lebih lanjut.
S.T.N diketahui merupakan siswi kelas II di SMP MBC Ohe. Di sekolah dan lingkungan tempat tinggalnya, ia dikenal sebagai remaja yang masih duduk di bangku awal masa remaja—usia yang seharusnya dipenuhi canda, tugas sekolah, dan mimpi-mimpi sederhana.
Kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Sikka guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Keluarga juga telah membuat laporan resmi di SPKT Polres Sikka, berharap ada kejelasan yang dapat menjawab duka dan pertanyaan yang tersisa.
Di tepian Kali Watuwogat, air terus mengalir seperti biasa. Namun bagi keluarga dan warga Desa Rubit, hari itu akan selalu diingat sebagai hari ketika harapan berubah menjadi kehilangan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.»(rel)
HUMANIORA
Truk Tangki Air Terjun ke Kali di Ngada, Dugaan Rem Blong Masih Diselidiki
Posisi truk masih terbalik di pinggir kali dan belum dievakuasi.
NGADA, GardaFlores — Sebuah truk tangki air berpelat nomor EB 9642 DK terjun ke kali di belakang Kampung Boripo–Pigasina, tepat di samping Jembatan Boripo, Kabupaten Ngada, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Kecelakaan diduga dipicu gangguan pengereman saat kendaraan menanjak di jalur menuju Bajawa.
Truk berkapasitas sekitar 5.000 liter itu dilaporkan melaju dari arah Kampung Boripo menuju Bajawa A dalam kondisi kosong atau belum mengangkut air. Di dalam kendaraan terdapat tiga orang, terdiri atas sopir dan dua rekan sopir yang berada di kabin depan.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Dua orang mengalami luka ringan akibat benturan dan serpihan kaca, sementara satu korban lainnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Korban dilaporkan tidak mengalami luka berat.
Kecelakaan menyebabkan bagian depan kendaraan rusak parah dan kaca depan pecah. Hingga Senin siang, posisi truk masih terbalik di pinggir kali dan belum dievakuasi.
Gedung KDMP di Ende Disegel, Sengketa Ganti Rugi Tanaman Seret Nama Kontraktor dan Kades
Salah satu warga di sekitar lokasi, Ose, mengatakan kendaraan sempat kehilangan tenaga saat melewati tanjakan sebelum akhirnya mundur dan jatuh ke kali.
“Mobil mendaki dari bawah mau ke atas. Pas sampai di atas, mobilnya kaget-kaget lalu mundur ke belakang. Sopir panik dan melompat keluar, sementara dua orang masih di dalam mobil. Syukur ketiganya selamat, hanya luka-luka ringan, dan satu orang dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Warga menduga sistem pengereman kendaraan mengalami gangguan sehingga sopir tidak mampu mengendalikan laju truk di jalur menanjak tersebut. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil pemeriksaan aparat berwenang.
Saat jurnalis berada di lokasi, petugas Satlantas Polres Ngada belum terlihat melakukan penanganan di tempat kejadian perkara. Sopir dan korban lainnya juga belum dapat dimintai keterangan karena telah dibawa pulang dan sebagian masih menjalani perawatan medis.
Peristiwa itu sempat menarik perhatian warga sekitar karena lokasi kecelakaan berada di jalur penghubung utama menuju Kota Bajawa. Proses evakuasi kendaraan diperkirakan dilakukan setelah pemeriksaan awal dan pengamanan lokasi selesai dilakukan aparat terkait.»(gus)
HUMANIORA
Remaja yang Dilaporkan Hilang di Nelle Ditemukan Selamat di Kota Baru Maumere
Polres Sikka: Orang tua meningkatkan pengawasan dan membangun komunikasi yang baik dengan anak.
MAUMERE, GardaFlores — Theresia Yosifa (14), siswi SMP asal Desa Nelle Lorang, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (13/5/2026), ditemukan dalam keadaan selamat di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok, Kamis (14/5/2026) malam.
Korban ditemukan sekitar pukul 23.30 WITA di rumah seorang warga bernama Jansen, di belakang kawasan Lembaga, Jalan KS Tubun, Kota Baru, Maumere, setelah aparat Polsek Nelle bersama keluarga dan warga melakukan pencarian.
Kapolsek Nelle melalui petugas piket SPKT III membenarkan penemuan tersebut dan memastikan kondisi korban dalam keadaan sehat.
“Korban ditemukan dalam keadaan sehat setelah dilakukan pencarian oleh personel Polsek Nelle bersama keluarga dan masyarakat,” ujar petugas kepolisian.
Siswi SMP di Sikka Hilang Sejak Berangkat Sekolah, Polisi dan Warga Lakukan Pencarian
Sebelumnya, keluarga melaporkan hilangnya Theresia Yosifa ke Polsek Nelle melalui laporan orang hilang nomor L/GANGGUAN/B/3/V/2026/SPKT/POLSEK NELLE/POLRES SIKKA/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR.
Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, ia meninggalkan rumah akibat salah paham dan miskomunikasi dengan orang tua.
Korban diketahui terakhir berpamitan pergi ke sekolah pada Rabu pagi sebelum akhirnya tidak kembali ke rumah hingga keluarga melakukan pencarian dan melapor ke kepolisian.
Setelah ditemukan, aparat kepolisian melakukan pendataan dan proses penyerahan kembali korban kepada keluarga. Theresia kemudian diserahkan kepada ayah kandungnya pada Jumat (15/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA.
Polres Sikka mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi yang baik dengan anak untuk mencegah kejadian serupa.
Kepolisian juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan anggota keluarga yang meninggalkan rumah tanpa kabar dalam waktu lama agar proses pencarian dapat segera dilakukan.»(rel)
HUMANIORA
Siswi SMP di Sikka Hilang Sejak Berangkat Sekolah, Polisi dan Warga Lakukan Pencarian
Keluarga bersama warga setempat telah menyisir beberapa titik di wilayah Kecamatan Nelle namun belum membuahkan hasil.
MAUMERE, GardaFlores — Seorang siswi SMP di Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan hilang sejak Rabu (13/5/2026) pagi setelah berpamitan pergi ke sekolah. Hingga Kamis (14/5/2026) malam, keberadaan pelajar tersebut belum diketahui.
Korban bernama Theresia Yosifa (14), siswi SMP Negeri 2 Nelle, warga Dusun I RT 002/RW 001, Desa Nelle Lorang, Kecamatan Nelle.
Kasus hilangnya pelajar perempuan itu kini ditangani Polsek Nelle setelah keluarga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, mengatakan korban terakhir diketahui berada di rumah salah satu anggota keluarganya di wilayah Enak, Desa Nelle Urung.
“Korban menginap di rumah keluarga pada Selasa, 12 Mei 2026. Keesokan paginya sekitar pukul 08.00 WITA, korban berpamitan pergi ke sekolah di SMP Negeri 2 Nelle, namun hingga malam hari tidak kembali,” kata Leonardus.
Keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian ke sejumlah lokasi yang biasa dikunjungi korban. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
TK Islam AT-TAQWA Beru Perkenalkan Literasi dan Sains Anak di Perpustakaan Frans Seda
Menurut kepolisian, keluarga bersama warga setempat telah menyisir beberapa titik di wilayah Kecamatan Nelle sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Nelle.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi, meminta keterangan dari keluarga dan sejumlah saksi, serta memperluas pencarian bersama masyarakat.
Polisi juga telah menerbitkan laporan orang hilang sebagai dasar pencarian lanjutan dan koordinasi lintas wilayah apabila diperlukan.
Theresia Yosifa diketahui lahir di Nelle pada 26 Juli 2011 dan masih aktif mengikuti kegiatan belajar di SMP Negeri 2 Nelle.
Polres Sikka mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menghubungi Polres Sikka, Polsek Nelle, atau pemerintah desa setempat untuk mempercepat proses pencarian.»(rel)
-
HUMANIORA11 months agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA10 months agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA8 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
NASIONAL7 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUKRIM10 months agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI10 months agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka

Pingback: Siswi 14 Tahun Ditemukan Tewas di Kali Watuwogat, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi - Garda Flores %