HUKRIM
BRI Unit Wuring Diduga Jual Barang Jaminan Secara Sepihak
Maumere, GardaFlores – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Wuring diduga telah menjual barang jaminan nasabah secara sepihak. Sebuah bidang tanah yang terletak di RT 024/RW 05, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat milik Maria Goreti Kolekta telah dijual tanpa melalui proses lelang.
Kuasa hukum Maria Goreti Kolekta, Doni Ngari, SH, Sabtu (9/11/2024) mengatakan, BRI Unit Wuring secara sepihak memisahkan dan menjual sebagian tanah yang dijaminkan tanpa mengikuti prosedur hukum yang berlaku.
Dijelaskan, tanah milik Maria Goreti Kolekta tersebut awalnya dijadikan jaminan oleh menantunya, Antonius Remon untuk meminjam uang di BRI Unit Wuring sebesar Rp 500 juta.
“Secara hukum, hak tanggungan yang dijadikan jaminan utang tidak bisa dipisah-pisahkan atau dijual secara pribadi. Pelelangan merupakan langkah yang wajib diambil untuk penjualan aset yang dijaminkan,” jelas Doni.
Menurut Doni, tindakan BRI yang memisahkan sebagian tanah dan melakukan transaksi jual beli dengan pihak ketiga, bertentangan dengan peraturan yang ada. Sebagaimana diatur dalam Pasal 14 Ayat 3 UU Hak Tanggungan, tanah yang dijadikan jaminan utang harus dilelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), bukan oleh bank itu sendiri.
Sertifikat hak tanggungan yang dimiliki BRI, lanjut Doni, memberikan hak eksekutorial bagi pihak bank untuk mengambil alih dan menjual aset yang dijaminkan melalui prosedur pelelangan umum, bukan transaksi pribadi.
Doni juga mengatakan, bahwa langkah BRI Unit Wuring itu bertentangan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 213/06/2020 tentang Pelaksanaan Lelang dan Undang-Undang Perbankan Nomor 10 Tahun 1998 yang mengatur tindakan hukum terhadap bank yang tidak mematuhi prosedur perundang-undangan.
Maria Goreti, pemilik tanah yang dijadikan jaminan tersebut menyatakan kekecewaannya atas perlakuan pihak BRI yang terus mendatangi rumahnya untuk menanyakan apakah ia telah menemukan pembeli untuk tanah yang dijaminkan. Maria mengatakan, bahwa tanah tersebut bukanlah barang yang mudah untuk dijual, terutama mengingat ukuran dan nilai properti tersebut.
“Saya ditekan untuk segera mencari pembeli. Tetapi tiba-tiba, pihak BRI datang dengan pembeli yang sudah siap,” ungkap Maria.
Masalah ini bermula ketika Antonius Remon, mengalami kesulitan dalam membayar angsuran setelah mengalami kecelakaan pada Desember 2023. Meskipun sebelumnya ia selalu membayar angsuran dengan lancar, keterlambatan pembayaran selama tiga bulan memicu BRI Unit Wuring untuk mengeluarkan somasi dan melakukan penyitaan aset.
Antonius mengaku sudah mencoba untuk meminta keringanan kepada pihak BRI, namun permohonannya ditolak. “Saya mendatangi kantor BRI dan menjelaskan situasi saya, namun tidak ada jalan keluar. Permintaan saya untuk menunda pembayaran pun ditolak,” kata Antonius.
Hingga kini, pihak BRI belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penjualan tanah secara sepihak ini. Seorang pegawai BRI, Muhammad Sarmin, tidak berhasil dikonfirmasi karena nomor telepon yang bersangkutan tidak aktif.»
(rel)
HUKRIM
Autopsi Jenazah Kades Laranwutun Dijadwalkan Hari Ini, Tim Forensik Polda NTT Turun ke Lembata
Autopsi dilakukan setelah muncul desakan dari keluarga dan masyarakat.
LEMBATA, GardaFlores — Tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Nusa Tenggara Timur dijadwalkan melakukan autopsi terhadap jenazah Kepala Desa Laranwutun, Polikarpus Demon Tedemaking, di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Kamis (30/4/2026). Langkah itu dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian almarhum yang masih dalam penyelidikan kepolisian.
Kapolres Lembata AKBP Nanang Wahyudi mengatakan tim forensik yang diterjunkan terdiri dari satu dokter dan dua tenaga kesehatan. Mereka akan didampingi personel kepolisian menuju Desa Laranwutun.
“Besok satu dokter dan dua tenaga kesehatan akan kami antar ke Desa Laranwutun untuk melakukan autopsi terhadap jenazah almarhum kepala desa,” kata Nanang di ruang kerjanya, Rabu (29/4/2026).
Menurut dia, proses autopsi diperkirakan berlangsung antara tiga hingga lima jam. Pemeriksaan tersebut akan melibatkan koordinasi antara Polres Lembata, Polsubsektor Ile Ape, Pemerintah Kabupaten Lembata, serta pemerintah desa setempat guna memastikan kelancaran proses.
Pelajar 13 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun, Polres Sikka Lakukan Olah TKP
Kepolisian juga meminta pemerintah desa menyiapkan lokasi pemeriksaan agar tim medis dapat langsung bekerja setibanya di lokasi.
“Kami minta pemerintah desa menyiapkan tempat yang telah ditentukan sehingga tim forensik bisa langsung bekerja,” ujarnya.
Autopsi dilakukan setelah muncul desakan dari keluarga dan masyarakat agar penyebab kematian kepala desa diusut secara tuntas. Kasus ini sebelumnya memicu perhatian publik di Lembata.
Kasie Humas Polres Lembata Ona Patipelohi menegaskan pemeriksaan forensik menjadi bagian penting dalam proses hukum.
“Besok, Kamis tanggal 30 April 2026, sekitar jam 10 pagi autopsi jenazah Kades Laranwutun,” katanya.
Setelah pemeriksaan selesai, hasil autopsi akan dianalisis oleh tim forensik. Kepolisian menyatakan hasil resmi nantinya disampaikan kepada keluarga, kuasa hukum, dan pemerintah desa melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).
Hingga Rabu malam, aparat masih menyiapkan pengamanan dan dukungan teknis menjelang pelaksanaan autopsi di Desa Laranwutun.»(rel)
HUKRIM
Mobil Operasional KSP Pintu Air Diserang di Jalur Trans Flores Sikka, Polisi Selidiki Pelaku
Penyerangan diduga diawali dengan upaya menghadang kendaraan.
MAUMERE, GardaFlores — Aksi penyerangan terhadap kendaraan terjadi di ruas Trans Flores, perbatasan Mauloo–Wolowiro, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/4/2026). Kendaraan operasional milik KSP Pintu Air dirusak oleh sekelompok orang tak dikenal, sementara sopir dilaporkan mengalami luka ringan akibat serpihan kaca.
Peristiwa tersebut kini ditangani Kepolisian Resor Sikka. Aparat telah meminta keterangan dari korban dan menyiapkan laporan polisi sebagai dasar penyelidikan lanjutan.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, penyerangan diduga diawali dengan upaya menghadang kendaraan. Seorang pria disebut berdiri di tengah badan jalan sehingga kendaraan memperlambat laju. Saat mobil berhenti, sejumlah orang yang berada di sisi jalan langsung mendekat dan melakukan perusakan.
Sopir kendaraan, Usman N. Marjan, mengatakan dirinya menghentikan kendaraan karena melihat seseorang berada di tengah jalan. Namun sesaat kemudian, situasi berubah menjadi penyerangan.
“Mereka langsung menyerang, memukul dan menyodok kaca sampai pecah. Saya terkena serpihan kaca di pelipis,” ujarnya.
Kasus Dugaan Perkosaan Perempuan Disabilitas di Hewokloang Diselidiki Polisi
Korban menyebut para pelaku mengenakan penutup wajah dan pakaian yang menutupi sebagian besar kepala, sehingga identitas mereka sulit dikenali.
Akibat kejadian itu, kaca kendaraan pecah dan sopir mengalami luka di bagian pelipis. Penumpang di dalam kendaraan juga dilaporkan mengalami kepanikan. Setelah insiden berlangsung, kendaraan berhasil meninggalkan lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Hingga Rabu (29/4/2026), polisi masih mendalami kronologi, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri identitas dan motif para pelaku. Belum ada informasi resmi mengenai jumlah pelaku maupun kemungkinan keterkaitan dengan kasus lain di jalur tersebut.
Ruas Trans Flores merupakan jalur utama penghubung antarwilayah di Flores, sehingga gangguan keamanan di jalur ini berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Status terakhir, penyelidikan masih berlangsung dan aparat diminta meningkatkan pengamanan di titik rawan untuk mencegah kejadian serupa.»(rel)
HUKRIM
Satpam Gada Pratama Gelombang VIII Mulai Dilatih di Maumere, Fokus Perkuat Profesionalisme
Jenjang dasar yang wajib ditempuh calon Satpam sebelum bertugas secara profesional.
MAUMERE, GardaFlores — Peserta Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama Gelombang VIII Tahun 2026 mulai menjalani pelatihan di Maumere, Selasa (28/4/2026), dengan fokus pada peningkatan disiplin, kemampuan teknis, dan profesionalisme personel keamanan di lingkungan kerja.
Pembukaan resmi berlangsung di Lapangan Apel Polres Sikka pukul 08.00 WITA dan dipimpin Kepala Satuan Binmas Polres Sikka AKP Donatus Paru. Peserta hadir dalam formasi tiga pleton.
Kasi Humas Polres Sikka AIPDA Leonardus Tunga mengatakan program tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas Satpam sebagai mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam arahannya, Donatus Paru menegaskan kebutuhan peningkatan kualitas Satpam seiring bertambahnya tantangan keamanan di berbagai sektor usaha dan pelayanan publik.
“Keberadaan Satpam sebagai pengamanan swakarsa merupakan bagian dari implementasi community policing. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan agar kemampuan fisik, mental, dan keterampilan peserta terus meningkat,” katanya.
Kasus Dugaan Perkosaan Perempuan Disabilitas di Hewokloang Diselidiki Polisi
Menurut dia, Satpam memegang peran penting dalam sistem keamanan di kawasan perkantoran, pusat perdagangan, perbankan, fasilitas publik, dan lingkungan perusahaan.
Ia juga menyoroti masih adanya kasus personel Satpam menjadi korban saat menjalankan tugas. Karena itu, peserta perlu dibekali kemampuan membaca situasi, kesiapsiagaan, serta respons lapangan yang tepat.
Selain kepada peserta, Donatus meminta perusahaan memberi perhatian serius terhadap sistem pengamanan internal.
“Keamanan bukan sekadar biaya, melainkan investasi untuk mencegah kerugian,” ujarnya.
Pada rangkaian pembukaan, panitia menyematkan tanda peserta dan membacakan janji siswa Satpam sebagai komitmen mengikuti seluruh proses pendidikan.
Program Gada Pratama merupakan jenjang dasar yang wajib ditempuh calon Satpam sebelum bertugas secara profesional sesuai standar kompetensi pengamanan.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki etika pelayanan, kedisiplinan, kemampuan teknis dasar, serta kesiapan menjaga keamanan di lokasi tugas masing-masing.
Rangkaian pembukaan berakhir pukul 08.30 WITA dalam keadaan tertib. Setelah itu, peserta langsung memasuki tahapan pelatihan sesuai kurikulum dan jadwal instruktur.»(rel)
-
HUMANIORA10 months agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA9 months agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA8 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM9 months agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI10 months agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
-
HUMANIORA1 year agoPemkab Sikka Ancam Cabut Izin Pangkalan Minyak Tanah yang Langgar Aturan
