Connect with us

SOSBUD

Di Balik Kematian ASN di Palue, Polisi Temukan Riwayat Perawatan Psikiatri dan Pesan Pribadi di Ponsel

Aparat belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab pasti kematian.

Published

on

Korban, perempuan berusia 57 tahun yang bertugas sebagai bidan di Puskesmas Tuanggeo, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Lei, Desa Tuanggeo, Jumat (31/7/2026). FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores – Penyelidikan atas meninggalnya seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas sebagai tenaga kesehatan di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, mengungkap sejumlah temuan baru. Selain memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, polisi juga memperoleh informasi mengenai riwayat perawatan kejiwaan serta pesan pribadi yang tersimpan di telepon genggam korban.

Korban, perempuan berusia 57 tahun yang bertugas sebagai bidan di Puskesmas Tuanggeo, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Lei, Desa Tuanggeo, Jumat (31/7/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, aparat kepolisian tidak menemukan indikasi kekerasan. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Dalam proses penyelidikan, polisi memeriksa sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga dan rekan kerja korban.

Dari keterangan para saksi, penyidik memperoleh informasi bahwa korban pernah menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis kejiwaan sejak 2024. Selain itu, pemeriksaan terhadap telepon genggam korban menemukan sejumlah pesan pribadi yang berkaitan dengan kondisi yang sedang dihadapinya.

Dugaan Penggelapan Motor di Sikka Berpotensi Meluas, Tujuh Warga Datangi Polres Mengaku Korban

Polisi juga menerima keterangan saksi mengenai dugaan tekanan psikologis yang dialami korban, termasuk persoalan utang-piutang. Namun, penyidik menegaskan informasi tersebut masih berupa keterangan saksi dan belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kematian.

Seluruh temuan itu masih menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan yang dilakukan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa tersebut.

Di sisi lain, sejumlah rekan kerja menyatakan korban tetap menjalankan tugasnya sebagai tenaga kesehatan hingga menjelang meninggal dunia. Korban masih aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tuanggeo.

Warga sekitar juga mengenal korban sebagai pribadi yang cenderung tertutup dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah di luar jam kerja.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk melengkapi penyelidikan. Aparat belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab pasti kematian karena seluruh fakta masih dalam proses pendalaman.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SOSBUD

Keluhan Warga Saat Live TikTok Bupati Sikka, Dua Hari Kemudian Lampu Jalan SDI Misir Dipasang

Keluhan warga mengenai minimnya penerangan jalan di sekitar SDI Misir ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Sikka. Dua hari setelah disampaikan dalam live TikTok Bupati Juventus Prima Yoris Kago, lampu jalan dipasang Dinas Perhubungan pada Senin (14/9/2026).

Published

on

Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka memasang lampu penerangan jalan di sekitar SDI Misir, Senin (14/9/2026), dua hari setelah keluhan warga disampaikan dalam live TikTok Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

MAUMERE, GardaFlores — Keluhan warga mengenai minimnya penerangan jalan di sekitar SDI Misir, wilayah lingkar luar Kota Maumere, ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Sikka melalui pemasangan lampu jalan pada Senin (14/9/2026) pagi.

Keluhan tersebut disampaikan warga saat Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago melakukan siaran langsung melalui akun TikTok miliknya pada Sabtu (12/9/2026) malam.

Dalam siaran langsung itu, warga meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan di sekitar SDI Misir yang minim penerangan. Warga menyampaikan bahwa kondisi jalan yang gelap pada malam hari menyulitkan masyarakat yang melintas dan menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan.

Bupati Juventus kemudian menginstruksikan Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka untuk menindaklanjuti permintaan tersebut dengan memasang lampu penerangan di titik yang dikeluhkan warga.

Dua hari kemudian, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka turun ke kawasan SDI Misir dan melakukan pemasangan lampu jalan.

Alfons dan Ignasius Klarifikasi Pemberitaan Kerusakan Fasilitas Air Napugera

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengatakan pemerintah daerah harus responsif terhadap persoalan yang disampaikan masyarakat.

“Ini bentuk komitmen pemerintah untuk mendengar dan menjawab kebutuhan masyarakat. Kalau memang itu kebutuhan warga dan berkaitan dengan kepentingan serta keamanan masyarakat, kita akan berupaya menindaklanjutinya secepat mungkin,” kata Bupati Sikka.

Menurut Juventus, aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial, menjadi informasi bagi pemerintah untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan warga.

Ia juga meminta perangkat daerah tidak menunda penanganan terhadap persoalan yang memungkinkan untuk segera diselesaikan.

Pemasangan lampu jalan di sekitar SDI Misir dilakukan setelah warga menyampaikan keluhan dalam siaran langsung TikTok Bupati Sikka. Jarak antara penyampaian keluhan pada Sabtu malam dan pemasangan lampu pada Senin pagi berlangsung sekitar dua hari.»(rel)

Continue Reading

SOSBUD

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 1603/Sikka Tanam Bakau di Pesisir Reroroja

Kodim 1603/Sikka bersama Lanal Maumere, Basarnas, Persit dan masyarakat menanam bakau di pesisir Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.

Published

on

Personel Kodim 1603/Sikka bersama unsur terkait dan masyarakat menanam pohon bakau di pesisir Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Rabu (9/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Kodim 1603/Sikka menggelar penanaman pohon bakau di kawasan pesisir Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Rabu (9/9/2026), dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.

Kegiatan tersebut melibatkan personel Kodim 1603/Sikka, Lanal Maumere, Basarnas, Persit KCK Cabang XIV Dim 1603/Sikka serta masyarakat setempat.

Penanaman dipimpin Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba Dominggus Melianus Atamani. Kegiatan itu mengusung tema HUT ke-81 TNI Tahun 2026, yakni “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.”

Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba Dominggus Melianus Atamani mengatakan, kegiatan penanaman bakau merupakan bagian dari pengabdian TNI melalui aksi yang berkaitan dengan lingkungan dan masyarakat.

Polwan Tetap Bertugas di Tengah Gempa Susulan dan Kekhawatiran Keluarga

“Melalui kegiatan penanaman bakau ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengabdian TNI. Hutan bakau memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir dari abrasi serta mempertahankan keseimbangan ekosistem,” ujar Dominggus.

Ia mengatakan, keberadaan hutan bakau perlu dijaga secara bersama, termasuk oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pesisir.

Menurutnya, bibit bakau yang telah ditanam perlu dirawat agar dapat tumbuh dan berkembang sehingga fungsi ekologisnya dapat terjaga.

Penanaman bakau tersebut menjadi salah satu kegiatan Kodim 1603/Sikka dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI yang diperingati pada 5 Oktober 2026.»(rel)

Continue Reading

SOSBUD

Kebakaran Lahan Dekati Bandara Frans Seda, TNI-Polri Dikerahkan

Kebakaran puluhan hektare lahan kering terjadi di sekitar Bandara Frans Seda Maumere. Api meluas hingga mendekati kawasan bandara dan ditangani petugas gabungan.

Published

on

Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran lahan yang mendekati kawasan Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Kebakaran lahan kering terjadi di sekitar Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa (8/9/2026). Kobaran api yang membakar puluhan hektare lahan bergerak mendekati kawasan bandara sehingga petugas mengerahkan kendaraan pemadam untuk mencegah api mencapai fasilitas vital tersebut.

Api mulai terlihat sekitar pukul 08.00 WITA dari kawasan kebun milik warga yang berjarak sekitar satu kilometer dari bandara. Kobaran kemudian meluas hingga mendekati kawasan fasilitas bandara.

Petugas Bandara Frans Seda mengerahkan kendaraan pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan. TNI dan Polri kemudian turut dikerahkan ke lokasi, bersama kendaraan pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Sikka.

Sekitar pukul 14.36 WITA, sebagian area yang terbakar berhasil dikendalikan. Namun, proses pemadaman masih dilanjutkan karena sejumlah titik api dan bara masih ditemukan.

Warga Palue Ganti Bambu Rusak agar Penyulingan Air Poa Nua Kaju Tetap Berfungsi

Sedikitnya 30 personel Kodim 1603/Sikka dan sekitar 35 personel Polres Sikka dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut.

Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana mengatakan kebakaran melanda areal lahan kering yang cukup luas dan telah mendekati bangunan serta fasilitas vital Bandara Frans Seda.

“Pemadaman dilakukan untuk menyelamatkan fasilitas negara dari amukan api,” kata Denny.

Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab kebakaran belum diketahui. Dugaan mengenai kelalaian maupun kesengajaan juga belum dapat dipastikan.

Tiga Nama Raih Nilai Tertinggi dalam Seleksi Sekda Sikka

Denny mengatakan penyelidikan mengenai sumber api dan kemungkinan adanya unsur kesengajaan merupakan kewenangan pihak kepolisian.

Bandara Frans Seda menjadi salah satu fasilitas transportasi yang digunakan dalam mendukung mobilitas dan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka dan wilayah Flores.

Karena itu, penanganan kebakaran dilakukan untuk mencegah api mencapai fasilitas bandara dan mengantisipasi dampak terhadap aktivitas di kawasan tersebut.

Hingga Selasa sore, petugas masih melakukan pemadaman dan pemantauan terhadap titik-titik bara untuk mencegah munculnya kembali kobaran api. (rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending