Connect with us

PENKES

Yayasan Makmur Sejahtera Indonesia Salurkan 3.087 Porsi Makanan Bergizi Gratis di Kecamatan Alok

Published

on

Siswa siswi SMP Negeri Alok sedang menikmati makan siang gratis dari dapur SPPG Yayasan Makmur Sejahtera Indonesia. (IST)

Maumere, GardaFlores – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Makmur Sejahtera Indonesia yang berlokasi di Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah.

Sejak pagi, suasana dapur SPPG tampak sibuk. Para petugas dengan penuh semangat menyiapkan berbagai bahan makanan, menimbang, memasak, dan mengemas ribuan porsi hidangan bergizi yang akan didistribusikan ke sejumlah sekolah.

Hari ini, sebanyak 3.087 porsi makanan bergizi gratis siap disalurkan ke berbagai titik, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA di wilayah Kecamatan Alok.

Polres Sikka Raih Penghargaan Kompolnas Award 2025, Masuk Lima Besar Nasional Kategori Pelayanan Publik Terbaik

Kepala dapur SPPG Yayasan Makmur Sejahtera Indonesia menjelaskan, seluruh proses pengolahan makanan dilakukan secara terencana, higienis, dan memenuhi standar gizi seimbang. Setiap menu disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak sekolah, mencakup karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan agar aman dan menyehatkan.

Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMP Negeri Alok, Julkasmir Bata Seda. (IST)

Distribusi pertama dilakukan di SMP Negeri Alok. Para siswa terlihat antusias saat menerima paket makanan. Keceriaan terpancar di wajah mereka ketika menikmati santapan bergizi yang disiapkan dengan penuh perhatian.

Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMP Negeri Alok, Julkasmir Bata Seda, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program tersebut.

Wakil Bupati Sikka Hadiri Pembukaan Lomba Cerdas Cermat Empat Konsensus Kebangsaan HUT ke-60 Partai Golkar

“Program makanan bergizi gratis ini sangat membantu anak-anak kami yang sebagian besar berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Banyak dari mereka datang ke sekolah tanpa sarapan pagi, sehingga mudah lemas saat belajar. Dengan adanya program ini, anak-anak kini bisa belajar lebih semangat hingga siang hari,” ungkapnya, Jumat (17/10/2025).

Menurut Julkasmir, pihak sekolah semula membagikan makanan bergizi pada jam istirahat kedua, namun setelah dilakukan evaluasi, waktu pembagian diubah menjadi jam istirahat pertama agar berfungsi sebagai sarapan pagi bagi siswa.

“Kami berharap program ini terus berlanjut karena sangat dirasakan manfaatnya oleh peserta didik,” tambahnya.

Pemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG

Perjalanan tim distribusi SPPG juga berlanjut ke SLB Bhakti Budiluhur Maumere, salah satu penerima manfaat program. Di sekolah luar biasa ini, kegiatan serupa disambut antusias oleh para siswa dan guru.

Program ini tidak hanya berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi tenaga pendidik, khususnya bagi sekolah yang melayani anak-anak berkebutuhan khusus.

Para petugas SPPG Yayasan Makmur Sejahtera Indonesia di Jalan Litbang Wairklau Maumere sedang mempersiapkan makanan bagi para siswa dalam lingkup pelayanannya. (IST)

Ketua Yayasan Makmur Sejahtera Indonesia, Drs. Sabinus Nabu, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak di Kabupaten Sikka.

Sabinus menambahkan, bahwa pemeberian makanan bergizi gratis itu sangat bervariatif, diantaranya, telur, daging ayam, Ikan tuna Lion Premium, dan daging sapi, semuanya untuk kepentingan gizi bagi anak–anak sekolah.

Ini Pengakuan BGN Soal Perhitungan Menu MBG Rp10 Ribu

“Kami di Yayasan Makmur Sejahtera Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung upaya pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Kami ingin memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, mendapat hak yang sama untuk tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Maria.

Ia juga menambahkan, pendistribusian makanan bergizi gratis ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.

“Kami tidak hanya menyalurkan makanan, tetapi juga menanamkan kesadaran pentingnya gizi seimbang sejak dini. Kami berharap program ini menjadi gerakan bersama untuk menciptakan generasi Sikka yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” tuturnya.

Melalui program ini, Yayasan Makmur Sejahtera Indonesia berharap dapat menumbuhkan kepedulian bersama terhadap pentingnya asupan makanan bergizi seimbang bagi peserta didik di Kabupaten Sikka.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENKES

Sembilan PAUD-TK di Bajawa Ikuti Kompetisi Seni dan Olahraga Anak Usia Dini

“Kami senang dengan kegiatan ini karena selain menghibur.”

Published

on

Kegiatan yang masuk dalam agenda Kegiatan Tengah Semester (KTS) itu diarahkan untuk mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan motorik, serta interaksi sosial anak melalui metode belajar berbasis pengalaman. FOTO: GARDAFLORES/AGUSTO

NGADA, GardaFlores — Sebanyak sembilan PAUD/TK di Gugus PAUD Bajawa I mengikuti kompetisi seni dan olahraga anak usia dini yang berlangsung 28–30 April 2026 di TK Alguraba dan TK Regina Pacis Bajawa, Kabupaten Ngada.

Kegiatan yang masuk dalam agenda Kegiatan Tengah Semester (KTS) itu diarahkan untuk mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan motorik, serta interaksi sosial anak melalui metode belajar berbasis pengalaman.

Panitia menyusun lomba dalam tiga tahapan, yakni cerita bergambar pada hari pertama, tari kreasi pada hari kedua, dan sepak bola mini pada hari penutupan.

Ngada Percepat Pendaftaran Tanah Ulayat, Warga Adat Wolomeze Diberi Kepastian Hukum

Anggota panitia, Novi, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan antar peserta didik dari berbagai sekolah.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya berada di lingkungan sekolahnya sendiri, tetapi juga bisa bersosialisasi dan bertemu dengan teman-teman dari sekolah lain,” kata Novi.

Sejumlah orangtua dan masyarakat menghadiri rangkaian kegiatan, terutama pada lomba tari kreasi dan sepak bola mini. Kehadiran pendamping dinilai memberi dukungan psikologis bagi anak saat tampil maupun bertanding.

Para guru dari masing-masing sekolah bertugas sebagai panitia, juri, dan pendamping peserta untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan tetap berorientasi pendidikan.

Salah satu orangtua peserta, Yoan, menilai kegiatan semacam itu membantu anak mengenali potensi diri sejak dini.

“Kami senang dengan kegiatan ini karena selain menghibur, juga membantu menumbuhkan kreativitas anak-anak,” ujarnya.»(gus)

Continue Reading

PENKES

Kader Magepanda Terima Sosialisasi 6 Standar Layanan Posyandu, Fokus Perluas Jangkauan Warga

“Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga pusat edukasi kesehatan dan literasi keluarga.”

Published

on

Ny. Fista Sambuari Kago: Posyandu kini tidak lagi terbatas pada layanan ibu hamil dan balita, tetapi berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu yang menjangkau seluruh kelompok usia melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP). FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, memperkenalkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu kepada para kader di Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Rabu (29/4/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Posyandu Nasional 2026. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat hingga tingkat desa.

Sosialisasi tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menempatkan Posyandu sebagai pusat layanan masyarakat berbasis integrasi lintas sektor.

Ny. Fista mengatakan Posyandu kini tidak lagi terbatas pada layanan ibu hamil dan balita, tetapi berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu yang menjangkau seluruh kelompok usia melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Posyandu tidak hanya melayani ibu dan balita, tetapi seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia,” ujarnya.

Ia menjelaskan enam SPM Posyandu meliputi pelayanan kesehatan ibu hamil, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif, lanjut usia, serta penanganan masalah kesehatan berbasis masyarakat.

Kelompok Rentan di Sikka Terima Kursi Roda, Nutrisi, hingga Bantuan Pendidikan

Menurut dia, penerapan standar tersebut penting untuk memperkuat langkah promotif dan preventif, termasuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sikka.

Forum itu dihadiri Camat Magepanda, Kepala Puskesmas Magepanda, Ketua TP PKK Kecamatan Magepanda, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Sikka. Peserta berasal dari kader Posyandu Desa Leguwoda, Done, Reroroja, dan Wodamude.

Selain pemaparan materi, panitia juga menyalurkan bantuan sembako kepada kader Posyandu sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Ny. Fista menilai kader Posyandu memiliki posisi strategis karena menjadi garda terdepan dalam mendampingi warga, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak hingga edukasi kesehatan keluarga.

“Kader Posyandu memiliki peran penting dalam keberhasilan program pemerintah di bidang kesehatan. Dedikasi mereka patut diapresiasi,” katanya.

Ia menambahkan, peringatan Hari Posyandu Nasional harus menjadi momentum peningkatan kualitas layanan agar Posyandu semakin aktif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga pusat edukasi kesehatan dan literasi keluarga,” ujarnya.

Rangkaian sosialisasi ditutup dengan penguatan komitmen kader untuk menerapkan enam standar layanan tersebut di wilayah masing-masing sebagai langkah lanjutan peningkatan pelayanan dasar masyarakat.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Gebyar SMK Ngada 2026 Tampilkan Karya Siswa, Pendidikan Vokasi Didorong Siapkan Tenaga Terampil

Mulai dari pameran karya, demonstrasi keterampilan teknis, pertunjukan seni, hingga berbagai perlombaan.

Published

on

Bernadinus Dhey Ngebu: “Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. SMK memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang terampil, berkarakter, dan siap bersaing.” FOTO: GARDAFLORES/AGUSTO

BAJAWA, GardaFlores — Gebyar SMK Kabupaten Ngada Tahun 2026 mulai berlangsung di Taman Kartini, Bajawa, Rabu (29/4/2026), sebagai ajang bagi siswa sekolah menengah kejuruan menampilkan kreativitas, inovasi, dan kompetensi yang telah dipelajari di bangku pendidikan vokasi.

Pembukaan program tersebut dilakukan Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu yang menegaskan pentingnya pendidikan kejuruan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

“Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. SMK memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang terampil, berkarakter, dan siap bersaing,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan vokasi perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara sekolah, dunia usaha, dan sektor industri agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Pemkab Ngada Kukuhkan Forum Anak 2026–2027, Perkuat Peran Anak dalam Agenda Kabupaten Layak Anak

Ia juga menekankan bahwa penguatan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kewirausahaan menjadi bagian penting dalam mencetak lulusan yang mandiri dan produktif.

Gebyar SMK 2026 menghadirkan berbagai penampilan dan unjuk kemampuan siswa, mulai dari pameran karya, demonstrasi keterampilan teknis, pertunjukan seni, hingga perlombaan yang melibatkan pelajar dari sejumlah SMK di Kabupaten Ngada.

Ajang tersebut sekaligus menjadi ruang promosi hasil belajar siswa kepada masyarakat dan dunia kerja, sekaligus menunjukkan kapasitas sekolah vokasi di daerah.

Pemerintah Kabupaten Ngada menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kejuruan melalui kebijakan yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan daya saing lulusan.

Rangkaian Gebyar SMK 2026 masih berlanjut dengan sejumlah agenda lanjutan. Dari forum ini diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan berkontribusi bagi pembangunan Ngada.»(gus)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending