HUMANIORA
PELNI Gratiskan Ongkos Kirim Bantuan Gempa NTT, Jangan Biarkan Korban Menunggu
PELNI membebaskan biaya angkut bantuan kemanusiaan menuju wilayah terdampak gempa NTT melalui kapal reguler. Bantuan dapat berupa makanan, air minum, tenda, obat-obatan, selimut, hingga kebutuhan bayi.
JAKARTA, GardaFlores — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) membuka fasilitas pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa biaya angkut bagi masyarakat dan lembaga yang ingin menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kebijakan tersebut menjadi salah satu jalur distribusi logistik untuk mempercepat pengiriman bantuan dari berbagai daerah menuju wilayah terdampak melalui kapal-kapal PELNI yang melayani trayek reguler.
Dengan fasilitas ini, lembaga, komunitas, organisasi, dan instansi dapat mengirimkan berbagai kebutuhan dasar tanpa terbebani biaya pengangkutan laut.
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut sekaligus Ketua Tim Posko Bantuan PELNI untuk NTT, Hana Suhardi, mengatakan fasilitas tersebut merupakan bentuk kontribusi PELNI untuk membantu mempercepat distribusi bantuan.
“PELNI membuka akses pengiriman bantuan secara gratis agar bantuan dapat disalurkan dengan lebih mudah. Kami siap memanfaatkan jaringan pelayaran PELNI untuk membantu mempercepat distribusi logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak,” ujar Hana.
Bantuan yang dapat dikirim antara lain makanan, air minum dalam kemasan, tenda, terpal, selimut, alas tidur, perlengkapan penerangan, obat-obatan dan peralatan medis, popok, pembalut, susu, serta makanan bayi.
KM Tidar Jadi Pengiriman Awal
Pengiriman bantuan tahap awal dilakukan melalui KM Tidar yang dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada Minggu (16/8/2026) pukul 22.00 WIB.
Selanjutnya, bantuan dapat diangkut menggunakan kapal-kapal PELNI lainnya sesuai jadwal dan trayek masing-masing.
Untuk Maumere, Cabang PELNI Maumere menjadi salah satu titik penerimaan bantuan dari berbagai daerah yang dilayani kapal PELNI dengan tujuan Maumere.
Kepala Cabang PELNI Maumere Edwin Kurniansyah mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait agar bantuan yang tiba dapat diteruskan kepada masyarakat terdampak.
“Untuk PELNI Maumere sendiri tentu akan fokus sebagai cabang bongkar penerima bantuan dari berbagai daerah yang disinggahi kapal PELNI dengan tujuan Maumere seperti KM Tidar, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu dan KM Sirimau,” kata Edwin.
Dua Korban Gempa Palue Luka Berat, Dievakuasi ke RS TC Hillers Maumere
Menurut Edwin, bantuan yang diterima dari berbagai daerah nantinya akan diserahkan kepada BPBD untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak.
“Kami telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Nantinya barang yang diterima dari berbagai daerah akan kami serahkan kepada BPBD untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.
Gratis Angkut, Tetap Ada Ketentuan
Pembebasan biaya pengangkutan tidak berarti pengiriman dapat dilakukan tanpa prosedur.
Pengirim wajib melampirkan surat pengantar resmi dari lembaga, komunitas, atau instansi serta packing list yang mencantumkan jenis dan jumlah barang.
Bantuan juga harus dikemas secara aman menggunakan kardus, karung, atau peti yang kuat. Barang yang mudah pecah wajib diberi tanda “FRAGILE” atau keterangan penanganan lainnya.
PELNI juga melarang pengiriman barang berbahaya, termasuk bahan yang mudah meledak atau terbakar, cairan maupun bahan berbahaya, bahan kimia beracun, serta barang lain yang berpotensi mengancam keselamatan pelayaran, awak kapal, penumpang, dan muatan lainnya.
814 Warga Masih Mengungsi, 228 Rumah Rusak: Sikka Belum Pulih dari Guncangan Gempa
Pengiriman mengikuti trayek dan pelabuhan yang dilalui kapal PELNI. Karena itu, bantuan tidak dapat dikirim secara bebas ke semua titik terdampak, tetapi harus menyesuaikan rute kapal yang tersedia.
Jangan Biarkan Bantuan Berhenti di Gudang
Fasilitas pengiriman gratis PELNI membuka jalur bagi solidaritas dari berbagai daerah untuk bergerak menjadi bantuan nyata bagi masyarakat NTT yang terdampak gempa.
Dalam situasi bencana, tersedianya bantuan belum cukup. Bantuan harus dikirim, diterima, dan segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Karena itu, pembebasan biaya angkut dapat dimanfaatkan masyarakat, organisasi, komunitas, dan lembaga untuk mengirimkan bantuan melalui jalur laut tanpa terbebani ongkos pengangkutan.
NTT tidak hanya membutuhkan simpati. Masyarakat terdampak membutuhkan makanan, air, perlengkapan tempat tinggal, kebutuhan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya yang dapat segera digunakan.
Informasi mengenai pengiriman bantuan dan jadwal kapal dapat diperoleh melalui kantor cabang PELNI terdekat, Contact Center PELNI 021-162, atau WhatsApp resmi PELNI 0811-1621-162.
Bantuan yang sudah terkumpul jangan dibiarkan tertahan. Saatnya bantuan bergerak menuju warga yang membutuhkan.»(rel)
HUMANIORA
Dandim Pimpin Ziarah HUT TNI di TMP Iligetang, Diikuti Lintas Unsur
Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana memimpin ziarah di TMP Iligetang dalam rangka HUT ke-81 TNI. Kegiatan diikuti personel Kodim, Lanal Maumere, Persit, Jalasenastri, Basarnas dan Brimob.
MAUMERE, GardaFlores — Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, memimpin ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Iligetang, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).
Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan diikuti Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba. Dominggus Melianus Atamani, para perwira dan prajurit Kodim 1603/Sikka, serta personel Lanal Maumere.
Peserta juga berasal dari sejumlah unsur lain, yakni anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIV, Jalasenastri, personel Basarnas Maumere dan Brimob Maumere.
Gerakan 1 ASN 1 Buku, Disarpus Sikka Terima Sumbangan Buku dari ASN
Rangkaian ziarah dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Setelah itu, Dandim bersama peserta meletakkan karangan bunga dan melakukan tabur bunga di makam para pahlawan.
Kegiatan berlangsung di TMP Iligetang hingga seluruh rangkaian ziarah selesai.
Ziarah tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Sikka.»(rel)
HUMANIORA
17,13 Ton Beras Disalurkan ke 571 KK di Palue
Perum Bulog Cabang Maumere menyalurkan 17,13 ton beras bantuan pangan kepada 571 KK di Palue, Sikka. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah disalurkan kepada 571 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026). Bantuan periode Juli–September 2026 itu disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Maumere dengan pengamanan dan monitoring Polsubsektor Palue–Polsek Nelle.
Penyaluran berlangsung di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole. Di Reruwaerere, sebanyak 280 KK menerima 8.400 kilogram beras. Sementara di Rokirole, 291 KK menerima 8.730 kilogram. Setiap keluarga mendapat 30 kilogram beras.
Mahasiswa ISI Bali Gagas Lumbung Baca Berbasis Kearifan Lokal di Sikka
Aparat keamanan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa melakukan pengawasan selama distribusi. Petugas mencocokkan KTP atau KK dengan daftar penerima sebelum bantuan diserahkan. Setiap penyaluran juga dicatat dalam buku kendali.
Hasil monitoring menunjukkan seluruh bantuan tersalurkan kepada penerima sesuai daftar. Petugas tidak menemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun beras yang rusak.
Distribusi berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.»(rel)
HUMANIORA
Polsubsektor Palue Kawal Penyaluran 5,7 Ton Beras Bantuan Pangan di Desa Tuanggeo
Penyaluran 5.700 kilogram beras bantuan pangan pemerintah di Desa Tuanggeo, Palue, Sikka, menyasar 190 KPM. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah melalui Perum BULOG Cabang Maumere di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan tertib, Rabu (23/9/2026).
Sebanyak 5.700 kilogram beras disalurkan kepada 190 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
Penyaluran mendapat pengamanan dan monitoring dari Polsubsektor Palue–Polsek Nelle bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat desa.
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka
Sebelum bantuan diserahkan, petugas melakukan verifikasi identitas dan mencocokkan nama penerima dengan daftar yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diterima oleh penerima yang terdata serta menjaga ketertiban selama proses berlangsung.
Hingga seluruh bantuan tersalurkan, tidak ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun kerusakan beras. Kegiatan penyaluran berakhir sekitar pukul 12.00 WITA dalam situasi aman dan kondusif.»(rel)
-
NASIONAL12 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
