Connect with us

PENKES

CBN Ngada Bidik Akhiri Penantian Gelar Soeratin U-17, Datang ke Maumere Berbekal Rekam Jejak Tiga Musim

Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin U-17 2026 akan mempertemukan klub-klub terbaik di NTT.

Published

on

Sebanyak 31 orang dibawa ke Maumere, terdiri atas 22 pemain dan sembilan ofisial. Menurut Eman, komposisi skuad dipilih melalui proses seleksi bertahap untuk memastikan hanya pemain dengan performa terbaik yang masuk dalam tim. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Citra Bhakti Ngada (CBN) tidak datang ke Maumere sekadar menjadi peserta Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin U-17 2026. Setelah tiga musim berturut-turut menembus fase akhir kompetisi, klub asal Kabupaten Ngada itu kini memasang target lebih tinggi: mengakhiri penantian dengan meraih gelar juara.

Target tersebut disampaikan Manajer CBN, Eman Suepea, saat tim tiba di Maumere, Kamis (23/7/2026). Ia mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan melalui program seleksi dan latihan intensif selama kurang lebih dua bulan.

Sebanyak 31 orang dibawa ke Maumere, terdiri atas 22 pemain dan sembilan ofisial. Menurut Eman, komposisi skuad dipilih melalui proses seleksi bertahap untuk memastikan hanya pemain dengan performa terbaik yang masuk dalam tim.

“Seleksi dilakukan cukup panjang selama dua bulan hingga akhirnya terpilih 22 pemain yang kami yakini siap bersaing di Soeratin tahun ini,” katanya.

PSN Ngada Jadi Tim Pertama Tiba di Maumere Jelang Soeratin U-17 dan Piala Pertiwi 2026

Optimisme CBN bukan tanpa alasan. Dalam tiga edisi terakhir, mereka selalu tampil kompetitif. Pada Soeratin U-17 2023 di Bajawa dan 2024 di Kupang, CBN berhasil menembus babak delapan besar. Sementara pada edisi 2025 di Kupang, mereka melangkah lebih jauh dengan merebut peringkat ketiga.

Rekam jejak tersebut menjadi modal utama untuk menatap kompetisi tahun ini.

Sekitar 60 persen pemain berasal dari SMA Citra Bhakti, sedangkan sisanya merupakan pemain muda dari sejumlah sekolah di Kabupaten Ngada yang direkrut melalui proses pembinaan.

“Ini keikutsertaan kami yang keempat. Target kami tentu lebih baik dari tahun lalu,” ujar Eman.

Manajer CBN, Eman Suepea, saat tim tiba di Maumere, Kamis (23/7/2026). FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

Sebelum bertolak ke Kabupaten Sikka, kontingen CBN dilepas secara resmi oleh Bupati Ngada, Raymundus Bena. Dalam arahannya, ia meminta seluruh pemain menjaga disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, dan membawa nama baik daerah selama mengikuti turnamen.

“Berjuanglah dengan semangat, tetap disiplin, jaga diri, dan harumkan nama Kabupaten Ngada. Sportivitas harus menjadi pegangan utama di setiap pertandingan,” pesannya.

Sesampainya di Maumere, rombongan CBN disambut Diaspora Ngada-Maumere yang mengantar tim menuju penginapan.

Bagi Eman, penyambutan tersebut menjadi energi tambahan bagi para pemain menjelang pertandingan.

Sendratari Toja Bobu Bertahan Lebih dari Empat Abad, Warisan Budaya Sikka yang Terus Hidup

“Ini penyambutan paling meriah yang kami rasakan selama mengikuti Soeratin. Anak-anak tentu merasa mendapat dukungan besar,” katanya.

Ketua Diaspora Ngada-Maumere, Hilarius Mesa, memastikan komunitas Ngada di Kabupaten Sikka akan terus mendampingi tim selama kompetisi berlangsung.

“Kalian tidak sendiri di Maumere. Kami adalah keluarga kalian di sini. Bertandinglah dengan disiplin, semangat, dan sportivitas,” ujarnya.

Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin U-17 2026 akan mempertemukan klub-klub terbaik dari berbagai kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Bagi CBN, turnamen kali ini bukan hanya kesempatan mengejar trofi pertama, tetapi juga mengukuhkan konsistensi pembinaan pemain muda yang telah mereka bangun dalam beberapa musim terakhir.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENKES

Ketua BEM FIKES UNIPA: Keberhasilan Bukan Banyaknya Kegiatan

Ketua BEM FIKES UNIPA periode 2026/2027, Fibrian Charolin Nona Charli, menegaskan keberhasilan organisasi bukan diukur dari banyaknya kegiatan, melainkan dari manfaat yang dirasakan mahasiswa.

Published

on

Pelantikan pengurus BEM FIKES Universitas Nusa Nipa periode 2026/2027 di Aula Nusa Nipa, Maumere, Jumat (23/10/2026). FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Nusa Nipa (UNIPA), Fibrian Charolin Nona Charli, menegaskan keberhasilan organisasi mahasiswa harus diukur dari manfaat kegiatan bagi mahasiswa, bukan dari banyaknya program yang dijalankan.

“Keberhasilan BEM tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari seberapa banyak mahasiswa yang merasa didengar dan merasakan manfaatnya,” ujarnya setelah pelantikan pengurus BEM FIKES UNIPA periode 2026/2027 di Aula Nusa Nipa, Jumat (23/10/2026).

Fibrian bersama Wakil Ketua David Dapa Wulon, Sekretaris Maria Sintia Bela, dan seluruh pengurus dilantik oleh Dekan FIKES UNIPA, Maria Yulita Meo, S.Kep., Ns., M.Kep.

Dekan FEB UNIPA: Organisasi Mahasiswa Bukan Sekadar Jabatan

Fibrian mengajak pengurus menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, kritik sebagai bahan evaluasi, dan tantangan sebagai kesempatan untuk berkembang. Ia menegaskan BEM harus menjadi ruang pengabdian dan pelaksanaan program nyata, bukan sekadar tempat mencari jabatan atau menyampaikan janji.

Kepengurusan periode 2026/2027 mengusung tiga pilar, yakni holistik, kolaboratif, dan responsif. Ketiganya menjadi landasan organisasi dalam mengembangkan pelayanan dan kegiatan kemahasiswaan.

Dalam sambutannya, Maria Yulita Meo meminta pengurus baru menjadikan tema pelantikan, “Mengabdi dengan Empati, Menginspirasi dengan Aksi”, sebagai dasar dalam menyusun program kerja dan mengambil keputusan.

Bupati Sikka: Gong Waning Harus Terus Dimainkan, Bukan Sekadar Simbol Budaya

Ia menekankan pentingnya integritas, semangat melayani, serta komunikasi yang baik antara pengurus BEM, pimpinan fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Maria juga meminta pengurus baru melanjutkan capaian kepengurusan sebelumnya, memperbaiki kekurangan, dan menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan mahasiswa. Ia menyampaikan apresiasi kepada pengurus demisioner atas kontribusi mereka selama menjalankan organisasi.

Pelantikan tersebut dihadiri para wakil dekan, pimpinan program studi S1 Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners beserta sekretaris, dosen, tenaga kependidikan, pengurus BEM UNIPA, pengurus BEM demisioner, serta mahasiswa FIKES.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Dekan FEB UNIPA: Organisasi Mahasiswa Bukan Sekadar Jabatan

Dekan FEB Universitas Nusa Nipa, Immanuel Wellem, menegaskan organisasi mahasiswa harus menjadi ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan. Pesan itu disampaikan saat pelantikan pengurus BEM FEB dan tiga HMPS periode 2026–2027.

Published

on

Pelantikan pengurus BEM FEB dan HMPS Akuntansi, Manajemen, serta Kewirausahaan Universitas Nusa Nipa periode 2026–2027 di Auditorium Nusa Nipa, Jumat (23/10/2026). FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Nipa, Dr. Immanuel Wellem, S.E., M.M., meminta pengurus organisasi mahasiswa mengutamakan integritas, kerja sama, dan program yang bermanfaat bagi mahasiswa serta masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Immanuel saat melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuntansi, Manajemen, serta Kewirausahaan periode 2026–2027 di Auditorium Nusa Nipa, Jumat (23/10/2026).

“Organisasi kemahasiswaan merupakan bagian penting dalam proses pendidikan tinggi. Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan akademik yang baik, tetapi juga harus mampu mengembangkan karakter, kepemimpinan, komunikasi, kreativitas, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama,” ujarnya.

Immanuel menegaskan, jabatan dalam organisasi mahasiswa merupakan amanah yang harus dijalankan melalui kerja nyata. Ia meminta pengurus membangun kerja sama, berani menyampaikan gagasan, mengambil keputusan, dan menyelesaikan persoalan secara kolektif.

Bupati Sikka: Gong Waning Harus Terus Dimainkan, Bukan Sekadar Simbol Budaya

“Jadikan organisasi sebagai tempat untuk bertumbuh, bukan sekadar tempat memperoleh jabatan atau menjalankan kegiatan rutin,” tegasnya.

Ia juga meminta pengurus baru melanjutkan hal-hal positif dari kepengurusan sebelumnya dan meningkatkan kualitas organisasi. Program kerja, menurut dia, perlu disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua BEM FEB demisioner, Maria Natalia, menyebut masa kepengurusannya memberikan pengalaman tentang tanggung jawab, kebersamaan, dan pengabdian. Ia menilai kepemimpinan tidak cukup hanya dengan mengambil keputusan dan menjalankan program, tetapi juga membutuhkan kesediaan mendengarkan, keberanian menghadapi tantangan, dan kerendahan hati untuk mengakui kekurangan.

Ketua BEM FEB terpilih, Yoelistia Wihelmina, menyatakan komitmennya membangun organisasi yang progresif, berintegritas, dan inklusif. Ia menekankan bahwa pelaksanaan visi BEM membutuhkan keterlibatan pengurus HMPS dan mahasiswa, serta dukungan pimpinan fakultas.

Dana Bantuan Presiden Rp20 Miliar di Sikka Baru Terserap 11,96 Persen

“Visi ini tidak akan berarti apa-apa apabila hanya diperjuangkan oleh Ketua BEM dan pengurus BEM saja. Visi ini membutuhkan keterlibatan seluruh pengurus HMPS dan mahasiswa, serta dukungan pimpinan fakultas dan civitas akademika,” ungkap Yoelistia.

Dalam kepengurusan periode 2026–2027, Yoelistia Wihelmina dilantik sebagai Ketua BEM FEB, Valentina Susanti Sute sebagai Wakil Ketua, serta Odilia Kontansia Weri dan Veronika Yuliana Tobi sebagai sekretaris. BEM FEB juga didukung sembilan divisi layanan kemahasiswaan.

Sementara itu, HMPS Akuntansi dipimpin Magdalena Chantania Nanga, HMPS Manajemen dipimpin Anamarian Ellyria D’Nisa, dan HMPS Kewirausahaan dipimpin Alexandra Arista Meo.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Kapolres Sikka Ingatkan Siswa SMA John Paul II tentang Judi Online

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengingatkan siswa SMA John Paul II tentang bahaya judi online, perundungan, dan narkoba saat apel bendera di sekolah tersebut, Senin (19/10/2026).

Published

on

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno menyampaikan pesan kesadaran hukum kepada siswa SMA John Paul II, Senin (19/10/2026). FOTO; GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengingatkan siswa SMA John Paul II di Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, agar menjauhi judi online, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Ia juga meminta pelajar menggunakan internet dan media sosial secara bertanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan Bambang saat memimpin apel bendera di SMA John Paul II, Senin (19/10/2026) 07.15 Wita.

Strong Point Polres Sikka Sasar Persimpangan dan Kawasan Sekolah

Dalam arahannya, Bambang meminta siswa memahami aturan hukum dan mempertimbangkan dampak setiap tindakan sebelum mengambil keputusan. Ia secara khusus mengingatkan bahaya judi online yang menawarkan keuntungan cepat, tetapi dapat merugikan pemain dan keluarganya.

Kapolres juga menekankan kedisiplinan, ketekunan belajar, serta sikap hormat kepada guru dan orang tua. Ia mengajak siswa menghindari perilaku yang dapat mengganggu lingkungan sekolah maupun merugikan masa depan mereka.

“Jadilah generasi muda yang berkarakter, berprestasi, disiplin, dan taat hukum. Manfaatkan waktu untuk belajar dan mengembangkan potensi diri demi meraih masa depan yang lebih baik,” demikian pesan Bambang kepada para siswa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Sikka AKP Donatus Paru, Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Polikarpus Arifin, Kanit Binpolmas Aiptu Maria Avelina, dan Kaurmintu Aipda Ridwan.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending