HUMANIORA
14 Ton Bantuan Presiden Tiba di Sikka, Negara Hadir—Kini Jangan Sampai Bantuan Berhenti di Posko
Sebanyak 2.445 bingkisan sembako dengan total berat 14 ton bantuan Presiden tiba di Bandara Frans Seda Maumere. Setelah diterima dan dipindahkan ke Posko Aju Perlan Maumere, tantangan berikutnya adalah memastikan bantuan cepat dan tepat sasaran sampai kepada warga terdampak gempa.
MAUMERE, GardaFlores — Negara bergerak. Di tengah situasi darurat pascagempa yang mengguncang Kabupaten Sikka, bantuan dari Presiden Republik Indonesia tiba di Bandara Frans Seda Maumere, Minggu (16/8/2026).
Sebanyak 2.445 bingkisan sembako dengan total berat sekitar 14 ton diangkut menggunakan Pesawat Hercules C-130J-30 dan mendarat sekitar pukul 09.00 WITA. Bantuan tersebut disiapkan untuk masyarakat terdampak gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026).
Kedatangan bantuan pemerintah pusat menjadi bagian dari respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana, terutama kebutuhan pangan dan logistik dasar.
Namun, tibanya bantuan di bandara bukan akhir dari pekerjaan. Justru setelah bantuan diterima, tanggung jawab berikutnya adalah memastikan seluruh paket bergerak cepat menuju warga yang membutuhkan.
Dalam situasi bencana, bantuan tidak cukup hanya tercatat dalam jumlah tonase atau jumlah bingkisan. Ukuran keberhasilannya adalah seberapa cepat dan tepat bantuan tersebut diterima masyarakat terdampak.
Rumah Harapan Melanie Subono Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sikka
Proses penerimaan bantuan di Bandara Frans Seda dikawal jajaran TNI. Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, S.Sos., M.Han., bersama Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Yoyok Ary Nugroho Achmar Sjarifudin, M.Tr.Opsla, berada di lokasi bersama personel gabungan.
Sebanyak 30 personel Kodim 1603/Sikka, 10 personel Lanal Maumere, dan tiga personel TNI AU dikerahkan untuk menurunkan serta memindahkan bantuan dari pesawat.
Begitu Hercules mendarat, personel gabungan langsung bekerja. Ribuan bingkisan diturunkan dan dipindahkan menuju Posko Aju Perlan Maumere untuk menjalani pengecekan, pendataan, dan persiapan distribusi.
Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat Kabupaten Sikka yang terdampak gempa.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian negara kepada masyarakat Kabupaten Sikka yang terdampak gempa bumi. Kita akan memastikan bantuan yang telah tiba ini dipersiapkan dengan baik dan selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Denny.
Pernyataan tersebut menjadi penting karena kebutuhan warga di lapangan tidak berhenti pada tersedianya bantuan di posko. Masyarakat terdampak membutuhkan makanan, air, tempat perlindungan, serta dukungan untuk melewati masa darurat.
Karena itu, distribusi bantuan perlu dilakukan berdasarkan data penerima yang jelas, skala prioritas yang terukur, dan pengawasan yang ketat. Warga yang kehilangan tempat tinggal, mengalami kerusakan paling parah, serta kelompok rentan perlu menjadi perhatian utama.
Denny juga menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan sinergi seluruh unsur.
Korban Gempa M7,7 Flores Tembus 51 Tewas, 64 Luka Berat; Basarnas Perkuat Operasi SAR
“Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus bersinergi dalam penanganan pascabencana. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,” katanya.
Kini, 2.445 bingkisan dengan total 14 ton bantuan telah tiba di Sikka. Angka tersebut menunjukkan besarnya dukungan logistik yang dikirimkan pemerintah pusat.
Namun, nilai bantuan itu baru benar-benar dirasakan ketika paket-paket tersebut sampai kepada warga yang membutuhkan.
Negara telah hadir. TNI telah bergerak. Bantuan Presiden telah tiba.
Tahap berikutnya adalah memastikan bantuan tersebut bergerak dari posko menuju warga secara cepat, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebab bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana, yang dibutuhkan bukan sekadar kabar bahwa bantuan telah datang. Mereka membutuhkan kepastian bahwa bantuan itu benar-benar sampai ke tangan mereka.»(rel)
HUMANIORA
Dandim Pimpin Ziarah HUT TNI di TMP Iligetang, Diikuti Lintas Unsur
Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana memimpin ziarah di TMP Iligetang dalam rangka HUT ke-81 TNI. Kegiatan diikuti personel Kodim, Lanal Maumere, Persit, Jalasenastri, Basarnas dan Brimob.
MAUMERE, GardaFlores — Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, memimpin ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Iligetang, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).
Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan diikuti Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba. Dominggus Melianus Atamani, para perwira dan prajurit Kodim 1603/Sikka, serta personel Lanal Maumere.
Peserta juga berasal dari sejumlah unsur lain, yakni anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIV, Jalasenastri, personel Basarnas Maumere dan Brimob Maumere.
Gerakan 1 ASN 1 Buku, Disarpus Sikka Terima Sumbangan Buku dari ASN
Rangkaian ziarah dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Setelah itu, Dandim bersama peserta meletakkan karangan bunga dan melakukan tabur bunga di makam para pahlawan.
Kegiatan berlangsung di TMP Iligetang hingga seluruh rangkaian ziarah selesai.
Ziarah tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Sikka.»(rel)
HUMANIORA
17,13 Ton Beras Disalurkan ke 571 KK di Palue
Perum Bulog Cabang Maumere menyalurkan 17,13 ton beras bantuan pangan kepada 571 KK di Palue, Sikka. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah disalurkan kepada 571 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026). Bantuan periode Juli–September 2026 itu disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Maumere dengan pengamanan dan monitoring Polsubsektor Palue–Polsek Nelle.
Penyaluran berlangsung di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole. Di Reruwaerere, sebanyak 280 KK menerima 8.400 kilogram beras. Sementara di Rokirole, 291 KK menerima 8.730 kilogram. Setiap keluarga mendapat 30 kilogram beras.
Mahasiswa ISI Bali Gagas Lumbung Baca Berbasis Kearifan Lokal di Sikka
Aparat keamanan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa melakukan pengawasan selama distribusi. Petugas mencocokkan KTP atau KK dengan daftar penerima sebelum bantuan diserahkan. Setiap penyaluran juga dicatat dalam buku kendali.
Hasil monitoring menunjukkan seluruh bantuan tersalurkan kepada penerima sesuai daftar. Petugas tidak menemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun beras yang rusak.
Distribusi berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.»(rel)
HUMANIORA
Polsubsektor Palue Kawal Penyaluran 5,7 Ton Beras Bantuan Pangan di Desa Tuanggeo
Penyaluran 5.700 kilogram beras bantuan pangan pemerintah di Desa Tuanggeo, Palue, Sikka, menyasar 190 KPM. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah melalui Perum BULOG Cabang Maumere di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan tertib, Rabu (23/9/2026).
Sebanyak 5.700 kilogram beras disalurkan kepada 190 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
Penyaluran mendapat pengamanan dan monitoring dari Polsubsektor Palue–Polsek Nelle bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat desa.
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka
Sebelum bantuan diserahkan, petugas melakukan verifikasi identitas dan mencocokkan nama penerima dengan daftar yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diterima oleh penerima yang terdata serta menjaga ketertiban selama proses berlangsung.
Hingga seluruh bantuan tersalurkan, tidak ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun kerusakan beras. Kegiatan penyaluran berakhir sekitar pukul 12.00 WITA dalam situasi aman dan kondusif.»(rel)
-
NASIONAL12 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka

Pingback: 814 Warga Masih Mengungsi, 228 Rumah Rusak: Sikka Belum Pulih dari Guncangan Gempa - Garda Flores %