HUMANIORA
Rumah Harapan Melanie Subono Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sikka
Rumah Harapan Melanie Subono menyalurkan mi instan, telur, susu, dan popok bayi kepada warga terdampak gempa di Perumnas dan pengungsi Gelora Samador. Bagi sejumlah warga, gempa kembali membangkitkan trauma tragedi 1992.
MAUMERE, GardaFlores — Bantuan untuk warga terdampak gempa di Kabupaten Sikka terus berdatangan. Minggu (16/8/2026), Rumah Harapan Melanie Subono menyalurkan kebutuhan dasar kepada warga di kawasan Perumnas, Jalan Melati, dan pengungsi di Gelora Samador.
Bantuan dari lembaga yang berbasis di Jakarta itu disalurkan melalui jejaring relawan. Alfian Raya Belen di Lembata menghubungi Jefri Weto di Sikka untuk memastikan bantuan diterima warga yang membutuhkan.
Jefri mengatakan, bantuan disiapkan berdasarkan kebutuhan yang ditemukan di lapangan. Paket yang dibagikan antara lain mi instan, telur, susu dan popok bayi.
“Kami memberikan bantuan ini sesuai dengan kebutuhan warga terdampak yang saat ini berada di Jalan Melati Perumnas dan para pengungsi yang berada di Gelora Samador,” kata Jefri.
Bantuan itu datang ketika sebagian warga masih memilih bertahan di luar rumah karena khawatir terhadap gempa susulan. Bagi sejumlah warga Sikka, getaran pada Sabtu (15/8/2026) juga membawa kembali ingatan terhadap gempa dan tsunami yang melanda daerah tersebut pada 1992.
Arifin, salah seorang warga, menceritakan kepanikan yang terjadi ketika gempa mengguncang pada pagi hari. Ia mengaku langsung mengambil bayinya yang masih tertidur dan membawanya keluar rumah karena khawatir bangunan roboh.
Palue dalam Kepungan Bencana: 141 Rumah Rusak Berat, Satu Warga Tewas, Akses dan Komunikasi Lumpuh
Dalam kepanikan itu, warga berhamburan keluar tanpa sempat membawa banyak barang. Seorang perempuan yang sedang mandi bahkan disebut keluar rumah hanya dengan mengenakan handuk dan meminta kain kepada warga di jalan untuk menutupi tubuhnya.
Bagi Arifin, peristiwa tersebut menunjukkan bagaimana gempa kembali membangkitkan rasa takut yang pernah dialami masyarakat Sikka puluhan tahun lalu.
Di tengah situasi itu, bantuan pangan dan kebutuhan keluarga menjadi penting bagi warga yang masih bertahan di pengungsian maupun mereka yang kembali ke rumah dengan rasa cemas.
Arifin berharap rangkaian gempa segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan tenang.
Bantuan yang disalurkan Rumah Harapan Melanie Subono mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan warga terdampak. Namun bagi mereka yang sedang menghadapi ketidakpastian, bantuan kebutuhan dasar sekaligus menjadi tanda bahwa perhatian terhadap korban terus bergerak.»(rel)
HUMANIORA
Dandim Pimpin Ziarah HUT TNI di TMP Iligetang, Diikuti Lintas Unsur
Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana memimpin ziarah di TMP Iligetang dalam rangka HUT ke-81 TNI. Kegiatan diikuti personel Kodim, Lanal Maumere, Persit, Jalasenastri, Basarnas dan Brimob.
MAUMERE, GardaFlores — Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, memimpin ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Iligetang, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).
Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan diikuti Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba. Dominggus Melianus Atamani, para perwira dan prajurit Kodim 1603/Sikka, serta personel Lanal Maumere.
Peserta juga berasal dari sejumlah unsur lain, yakni anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIV, Jalasenastri, personel Basarnas Maumere dan Brimob Maumere.
Gerakan 1 ASN 1 Buku, Disarpus Sikka Terima Sumbangan Buku dari ASN
Rangkaian ziarah dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Setelah itu, Dandim bersama peserta meletakkan karangan bunga dan melakukan tabur bunga di makam para pahlawan.
Kegiatan berlangsung di TMP Iligetang hingga seluruh rangkaian ziarah selesai.
Ziarah tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Sikka.»(rel)
HUMANIORA
17,13 Ton Beras Disalurkan ke 571 KK di Palue
Perum Bulog Cabang Maumere menyalurkan 17,13 ton beras bantuan pangan kepada 571 KK di Palue, Sikka. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah disalurkan kepada 571 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026). Bantuan periode Juli–September 2026 itu disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Maumere dengan pengamanan dan monitoring Polsubsektor Palue–Polsek Nelle.
Penyaluran berlangsung di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole. Di Reruwaerere, sebanyak 280 KK menerima 8.400 kilogram beras. Sementara di Rokirole, 291 KK menerima 8.730 kilogram. Setiap keluarga mendapat 30 kilogram beras.
Mahasiswa ISI Bali Gagas Lumbung Baca Berbasis Kearifan Lokal di Sikka
Aparat keamanan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa melakukan pengawasan selama distribusi. Petugas mencocokkan KTP atau KK dengan daftar penerima sebelum bantuan diserahkan. Setiap penyaluran juga dicatat dalam buku kendali.
Hasil monitoring menunjukkan seluruh bantuan tersalurkan kepada penerima sesuai daftar. Petugas tidak menemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun beras yang rusak.
Distribusi berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.»(rel)
HUMANIORA
Polsubsektor Palue Kawal Penyaluran 5,7 Ton Beras Bantuan Pangan di Desa Tuanggeo
Penyaluran 5.700 kilogram beras bantuan pangan pemerintah di Desa Tuanggeo, Palue, Sikka, menyasar 190 KPM. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah melalui Perum BULOG Cabang Maumere di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan tertib, Rabu (23/9/2026).
Sebanyak 5.700 kilogram beras disalurkan kepada 190 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
Penyaluran mendapat pengamanan dan monitoring dari Polsubsektor Palue–Polsek Nelle bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat desa.
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka
Sebelum bantuan diserahkan, petugas melakukan verifikasi identitas dan mencocokkan nama penerima dengan daftar yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diterima oleh penerima yang terdata serta menjaga ketertiban selama proses berlangsung.
Hingga seluruh bantuan tersalurkan, tidak ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun kerusakan beras. Kegiatan penyaluran berakhir sekitar pukul 12.00 WITA dalam situasi aman dan kondusif.»(rel)
-
NASIONAL12 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
