HUMANIORA
Bantuan Gempa Terus Berdatangan, BPBD Sikka Mulai Kewalahan Menampung Logistik
Arus bantuan untuk korban gempa di Sikka terus meningkat. BPBD mulai menghadapi keterbatasan ruang penyimpanan, sementara distribusi logistik ke wilayah terdampak harus tetap berjalan.
MAUMERE, GardaFlores — Bantuan bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Sikka terus berdatangan. Namun, meningkatnya volume bantuan mulai menghadirkan persoalan baru bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka, yakni keterbatasan ruang untuk menampung logistik sebelum disalurkan ke masyarakat.
Pantauan di Posko Utama Penanganan Bencana di Kantor BPBD Sikka, Minggu (16/8/2026), menunjukkan sejumlah truk pengangkut bantuan terparkir di depan kantor tersebut. Bantuan yang masuk selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah titik pengungsian dan wilayah yang terdampak gempa.
Salah satu bantuan datang dari Perum Bulog Maumere. Kepala Perum Bulog Maumere, Marthen Luter Sesa, bersama stafnya mendatangi Posko Utama BPBD Sikka untuk menyerahkan satu ton beras premium dan 100 liter minyak goreng bagi warga terdampak.
Marthen bersama staf ikut menurunkan bantuan tersebut dan menempatkannya di bagian depan Kantor BPBD Sikka. Bantuan itu kemudian menjadi bagian dari persediaan logistik yang akan disalurkan kepada masyarakat selama masa tanggap darurat.
Namun, semakin banyak bantuan yang masuk juga menuntut kesiapan ruang penyimpanan dan sistem distribusi yang lebih cepat. Jika kapasitas penyimpanan terbatas sementara bantuan terus berdatangan, pengelolaan logistik menjadi pekerjaan tersendiri bagi posko utama.
Palue dalam Kepungan Bencana: 141 Rumah Rusak Berat, Satu Warga Tewas, Akses dan Komunikasi Lumpuh
Karena itu, bantuan yang telah tiba tidak cukup hanya dikumpulkan di posko. Logistik perlu segera dipilah, dicatat dan didistribusikan berdasarkan kebutuhan serta kondisi masing-masing wilayah terdampak.
BPBD Sikka menjadi salah satu titik penting dalam alur tersebut karena berbagai bantuan dari masyarakat, lembaga maupun instansi harus dikelola sebelum diteruskan kepada warga yang membutuhkan.
Di tengah situasi bencana, derasnya bantuan merupakan bentuk solidaritas yang penting. Namun, solidaritas itu harus diikuti dengan distribusi yang tertib agar bantuan tidak berhenti di gudang atau halaman posko ketika masyarakat di wilayah terdampak masih membutuhkannya.
Kini, tantangan BPBD Sikka bukan hanya memastikan bantuan terus datang, tetapi juga memastikan seluruh logistik yang telah terkumpul dapat bergerak cepat menuju warga yang membutuhkan.»(rel)
HUMANIORA
Dandim Pimpin Ziarah HUT TNI di TMP Iligetang, Diikuti Lintas Unsur
Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana memimpin ziarah di TMP Iligetang dalam rangka HUT ke-81 TNI. Kegiatan diikuti personel Kodim, Lanal Maumere, Persit, Jalasenastri, Basarnas dan Brimob.
MAUMERE, GardaFlores — Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, memimpin ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Iligetang, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).
Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan diikuti Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba. Dominggus Melianus Atamani, para perwira dan prajurit Kodim 1603/Sikka, serta personel Lanal Maumere.
Peserta juga berasal dari sejumlah unsur lain, yakni anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIV, Jalasenastri, personel Basarnas Maumere dan Brimob Maumere.
Gerakan 1 ASN 1 Buku, Disarpus Sikka Terima Sumbangan Buku dari ASN
Rangkaian ziarah dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Setelah itu, Dandim bersama peserta meletakkan karangan bunga dan melakukan tabur bunga di makam para pahlawan.
Kegiatan berlangsung di TMP Iligetang hingga seluruh rangkaian ziarah selesai.
Ziarah tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Sikka.»(rel)
HUMANIORA
17,13 Ton Beras Disalurkan ke 571 KK di Palue
Perum Bulog Cabang Maumere menyalurkan 17,13 ton beras bantuan pangan kepada 571 KK di Palue, Sikka. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah disalurkan kepada 571 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026). Bantuan periode Juli–September 2026 itu disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Maumere dengan pengamanan dan monitoring Polsubsektor Palue–Polsek Nelle.
Penyaluran berlangsung di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole. Di Reruwaerere, sebanyak 280 KK menerima 8.400 kilogram beras. Sementara di Rokirole, 291 KK menerima 8.730 kilogram. Setiap keluarga mendapat 30 kilogram beras.
Mahasiswa ISI Bali Gagas Lumbung Baca Berbasis Kearifan Lokal di Sikka
Aparat keamanan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa melakukan pengawasan selama distribusi. Petugas mencocokkan KTP atau KK dengan daftar penerima sebelum bantuan diserahkan. Setiap penyaluran juga dicatat dalam buku kendali.
Hasil monitoring menunjukkan seluruh bantuan tersalurkan kepada penerima sesuai daftar. Petugas tidak menemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun beras yang rusak.
Distribusi berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.»(rel)
HUMANIORA
Polsubsektor Palue Kawal Penyaluran 5,7 Ton Beras Bantuan Pangan di Desa Tuanggeo
Penyaluran 5.700 kilogram beras bantuan pangan pemerintah di Desa Tuanggeo, Palue, Sikka, menyasar 190 KPM. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah melalui Perum BULOG Cabang Maumere di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan tertib, Rabu (23/9/2026).
Sebanyak 5.700 kilogram beras disalurkan kepada 190 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
Penyaluran mendapat pengamanan dan monitoring dari Polsubsektor Palue–Polsek Nelle bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat desa.
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka
Sebelum bantuan diserahkan, petugas melakukan verifikasi identitas dan mencocokkan nama penerima dengan daftar yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diterima oleh penerima yang terdata serta menjaga ketertiban selama proses berlangsung.
Hingga seluruh bantuan tersalurkan, tidak ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun kerusakan beras. Kegiatan penyaluran berakhir sekitar pukul 12.00 WITA dalam situasi aman dan kondusif.»(rel)
-
NASIONAL12 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka

Pingback: Korban Gempa M7,7 Flores Tembus 51 Tewas, 64 Luka Berat; Basarnas Perkuat Operasi SAR - Garda Flores %