Pemerintah Kabupaten Sikka memasuki fase Transisi Darurat ke Pemulihan selama 90 hari. Data per 10 September menunjukkan 3.370 warga masih mengungsi di Palue dan Nita.
Sebanyak 3.645 warga Sikka dari 972 KK masih mengungsi hingga 4 September 2026. Posko juga mencatat 8.645 rumah dan 303 fasilitas umum terdampak gempa Magnitudo 7,7.
BPBD Kabupaten Sikka mencatat 9.185 rumah mengalami kerusakan akibat Gempa Flores hingga pemutakhiran data 3 September 2026. Jumlah korban mencapai 55 orang dan 3.645 warga masih...
Gempa Flores masih menyisakan persoalan besar di Kabupaten Sikka. Sebanyak 3.645 warga masih berada di pengungsian, sementara 4.248 rumah dan 291 fasilitas umum tercatat mengalami kerusakan.
Sebanyak 3.645 warga Kabupaten Sikka masih berada di pengungsian pascagempa. Mayoritas pengungsi, yakni 3.340 jiwa, berada di Kecamatan Palue yang menjadi prioritas distribusi bantuan.
BPJS Ketenagakerjaan masih memverifikasi data enam korban meninggal akibat gempa di Sikka. Bersama sejumlah unsur, lembaga itu juga menyalurkan bantuan logistik dan donasi Rp31,25 juta untuk...
Warga Dusun Ewa dan Dusun Kongas, Desa Wogalirit, mengaku belum menerima bantuan gempa. Hendrik Gunawan mendesak pemerintah melakukan pendataan ulang.
Bunda Asti Laka Lena dan Bunda Fista Sambuari Kago mengunjungi Posko Pengungsian Wailiti, Kabupaten Sikka, Minggu (23/8/2026). Keduanya berinteraksi dengan anak-anak dan mendorong kegiatan trauma healing...
Pengungsi gempa di Kabupaten Sikka mulai kembali ke rumah menjelang berakhirnya masa tanggap darurat pada 28 Agustus 2026. Pemerintah menerapkan SOP pemulangan dengan verifikasi kondisi rumah...
Sebanyak 26 KK terdampak gempa di Desa Kolisia B, Kecamatan Magepanda, Sikka, segera menerima bantuan pemerintah. Sebanyak 23 KK berada di Dusun Nawuteu dan tiga KK...