Connect with us

PENKES

Lobi Berhasil: Sikka Dapat Dokter Spesialis Anestesi dari UGM, Layanan RSUD Pulih

Wakil Bupati: Masyarakat Kabupaten Sikka tidak perlu risau. Dokter spesialis kita sudah siap melayani.

Published

on

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi: Masyarakat Kabupaten Sikka tidak perlu risau. Dokter spesialis kita sudah siap melayani. (IST)

Maumere,GardaFlores — Pelayanan kesehatan di RSUD TC Hillers Maumere dipastikan kembali normal setelah ketambahan satu dokter spesialis anestesi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, Kamis (4/12/2025), menegaskan bahwa penugasan dokter residen UGM ini menjamin keberlanjutan layanan medis di rumah sakit tersebut.

Dalam keterangannya, Subandi menyampaikan apresiasi atas dukungan UGM yang menugaskan dokter residen untuk mengabdi di Kabupaten Sikka.

“Kita harus berterima kasih karena bisa mendapatkan dokter residen dari UGM. Ini bukti perhatian pemerintah yang luar biasa,” ujarnya.

Kolaborasi untuk Dokter Asal Sikka yang Ingin Menjadi Spesialis

Selain menerima dokter residen, Pemkab Sikka juga menjalin kerja sama dengan UGM agar dokter-dokter asal Sikka dapat mengambil pendidikan spesialis langsung di kampus itu.

“Dokter kita yang ingin mengambil spesialis bisa langsung ke UGM. Inilah bentuk kerja sama yang sudah dibangun,” jelas Subandi.

Sikka Mengejar Waktu: Layanan Rapuh, Stigma Mengeras, dan Ambisi “Bebas AIDS 2030”

Setiap Dua Bulan Dokter Residen Berganti Secara Teratur

Dokter residen dari UGM akan bertugas di RSUD TC Hillers selama dua bulan, kemudian digantikan dengan residen baru. Mekanisme rolling ini memastikan keberlanjutan layanan, terutama di bidang anestesiologi, yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak.

Dokter residen yang saat ini bertugas, dr. Adi Sujati Adinugroho, akan mengakhiri masa pengabdiannya pada 30 Januari 2026 dan akan digantikan oleh residen berikutnya.

Lobi ke UGM Disebut Langkah Paling Berhasil

Subandi mengungkapkan bahwa kehadiran dokter residen ini tidak terjadi secara instan. Pihaknya melakukan lobi intens ke sejumlah universitas, termasuk Universitas Udayana dan Universitas Nusa Cendana, namun tidak membuahkan hasil.

“Semua mentok. Akhirnya kami melakukan lobi ke UGM dan berhasil,” tegasnya.

Hasil lobi itu mendapat respons cepat dari UGM dengan mengirim tim visitasi ke RSUD TC Hillers sekitar satu bulan setelah pertemuan awal.

Dua Dokter Spesialis Kini Siaga di TC Hillers

Dengan hadirnya dr. Adi Sujati Adinugroho maka saat ini RSUD TC Hillers memiliki dua dokter di bidang anestesiologi. Satu orang dokter anestesi permanen serta satu dokter residen yang sah secara regulasi dan dapat diklaim melalui BPJS. Dengan demikian, layanan anestesi di rumah sakit sudah memenuhi kebutuhan dasar pelayanan bedah dan penanganan gawat darurat.

“Masyarakat Kabupaten Sikka tidak perlu risau. Dokter spesialis kita sudah siap melayani,” tutup Subandi.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENKES

Keributan Nakes dan Keluarga Pasien di RSUD TC Hillers Berujung Damai, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Sikka

Keributan antara tenaga kesehatan dan keluarga pasien di IGD RSU TC Hillers Maumere berakhir melalui penyelesaian secara kekeluargaan setelah kedua pihak dimediasi Dinas Kesehatan Sikka.

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus Juamat menjelaskan penyelesaian keributan antara tenaga kesehatan dan keluarga pasien di RSU TC Hillers Maumere. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Keributan antara tenaga kesehatan (nakes) dan keluarga pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, pada 30 Agustus 2026, berakhir melalui penyelesaian secara kekeluargaan pada Jumat, 11 September 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus Juamat, menjelaskan persoalan bermula ketika tenaga kesehatan sedang menangani pasien di IGD. Saat petugas melakukan tindakan medis, termasuk pemasangan infus, keluarga pasien mengajukan sejumlah pertanyaan. Namun, pertanyaan tersebut tidak langsung direspons karena petugas sedang fokus menangani pasien.

Situasi kemudian memanas setelah salah seorang anggota keluarga pasien mengeluarkan perkataan yang dianggap menyinggung tenaga kesehatan. Adu mulut pun terjadi dan berkembang menjadi keributan.

Petugas rumah sakit yang berada di lokasi kemudian menengahi kedua pihak. Situasi dapat diredam sehingga pelayanan di IGD tetap berlangsung.

Kronologi Penembakan Tiga ASN Jayawijaya di Muliama, Dihadang Saat Pulang dari Tugas

Menurut Petrus, penyelesaian awal di rumah sakit saat itu dilakukan untuk meredakan situasi. Namun, tenaga kesehatan yang merasa dirugikan belum menerima penyelesaian tersebut dan menolak upaya berjabat tangan dari pihak keluarga pasien sebagai bentuk permintaan maaf.

Tenaga kesehatan tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada Direktur RSU TC Hillers dan menyampaikan rencana membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

Direktur RSU TC Hillers selanjutnya meminta bantuan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Petrus kemudian memanggil tenaga kesehatan yang terlibat untuk meminta keterangan.

“Dalam keterangannya, yang bersangkutan meminta agar persoalan ini diproses secara hukum. Yang kedua, pelaku harus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka,” kata Petrus, Jumat (11/9/2026).

Setelah mendengarkan keterangan tersebut, Petrus mempertemukan kedua pihak. Pihak keluarga pasien hadir bersama ayah dan anggota keluarga lainnya.

Ibu Alfonsius Kenang Putranya yang Gugur Ditembak di Papua

Dalam pertemuan itu, pihak yang terlibat mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan tenaga kesehatan, Direktur RSU TC Hillers, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

Pihak keluarga juga meminta agar persoalan tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum dan diselesaikan secara kekeluargaan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

Setelah melalui mediasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan saling memaafkan.

Petrus mengatakan penyelesaian tersebut menjadi kesepakatan kedua pihak untuk mengakhiri persoalan yang terjadi di IGD RSU TC Hillers.

Dengan kesepakatan tersebut, rencana membawa persoalan ke ranah hukum tidak dilanjutkan dan kedua pihak memilih penyelesaian secara kekeluargaan.»(rel)

Continue Reading

PENKES

PALUE Bangkit dari Gempa, Polisi Edukasi Siswa SDN Uwa I soal Keselamatan Lalu Lintas

Polisi memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa SDN Uwa I Palue, termasuk cara menyeberang jalan, larangan bermain di jalan, serta pentingnya helm dan sabuk pengaman.

Published

on

Polisi memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa SDN Uwa I, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

MAUMERE, GardaFlores — Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue Brigpol I Gusti Ngurah Putra Kencana bersama anggota Satuan Lalu Lintas Polres Sikka Aipda Paulus Nong Sendi memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa SDN Uwa I, Dusun Uwa, Desa Maluriwu, Kecamatan Palue, 26 Agustus 2026.

Edukasi tersebut diberikan di tengah proses pemulihan masyarakat Palue setelah gempa bumi. Para siswa dibekali pengetahuan dasar tentang cara berjalan, menyeberang jalan, serta menggunakan kendaraan dengan aman.

Polisi mengingatkan siswa agar tidak berjalan di tengah badan jalan. Jika tersedia, siswa diminta menggunakan trotoar atau berjalan di bahu jalan dengan tetap memperhatikan kendaraan yang melintas.

Donatur Surabaya Kirim 13 Ton Beras, 20 Tandon Air dan Ratusan Sepatu untuk Korban Gempa Flores

Saat menyeberang, siswa diajarkan untuk berhenti terlebih dahulu, melihat ke kiri, melihat ke kanan, kemudian melihat kembali ke kiri sebelum menyeberang. Polisi juga mengingatkan siswa untuk memilih lokasi penyeberangan yang aman, termasuk menggunakan zebra cross jika tersedia.

Para siswa juga diminta tidak bermain di jalan, termasuk bermain bola, kejar-kejaran, maupun layang-layang, karena aktivitas tersebut dapat membahayakan keselamatan.

Bagi siswa yang dibonceng menggunakan sepeda motor, polisi mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI. Sementara ketika berada di dalam mobil, anak-anak diminta menggunakan sabuk pengaman.

Polisi juga mengingatkan agar sepeda motor tidak digunakan untuk membonceng tiga orang. Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa satu sepeda motor maksimal digunakan oleh dua orang.

3.645 Warga Sikka Masih Mengungsi, 8.645 Rumah Terdampak Gempa

Selain perilaku aman di jalan, siswa diperkenalkan dengan sejumlah rambu dan tanda lalu lintas dasar. Lampu merah berarti berhenti, kuning berarti hati-hati atau bersiap, sedangkan hijau berarti jalan. Polisi juga menjelaskan fungsi zebra cross sebagai tempat penyeberangan.

Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan diselingi yel-yel sehingga siswa lebih mudah mengikuti kegiatan. Para siswa tampak antusias selama sosialisasi berlangsung.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut berjalan lancar dan mendapat respons dari kepala sekolah, guru, serta siswa SDN Uwa I.

Edukasi keselamatan lalu lintas itu menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan pemahaman kepada anak-anak agar lebih disiplin dan berhati-hati ketika berangkat maupun pulang sekolah, termasuk saat menggunakan kendaraan bersama orang tua.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Mahasiswa Desil 1-5 di Sikka Disiapkan Beasiswa hingga Tamat Kuliah

Mahasiswa dari keluarga kategori desil 1 hingga desil 5 di Sikka yang memenuhi persyaratan disiapkan mendapat dukungan beasiswa hingga menyelesaikan pendidikan tinggi.

Published

on

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Angkatan VII Politeknik Cristo Re Maumere, Jumat (4/9/2026), dan menyampaikan rencana beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi syarat dari kategori desil 1 hingga desil 5.

MAUMERE, GardaFlores Pemerintah Kabupaten Sikka menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan, khususnya mereka yang berasal dari keluarga dalam kategori desil 1 hingga desil 5. Dukungan tersebut disiapkan agar mahasiswa dapat melanjutkan pendidikan hingga menyelesaikan kuliah.

Rencana itu disampaikan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, saat memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Angkatan VII Politeknik Cristo Re Maumere di Aula Politeknik Cristo Re Maumere, Jumat (4/9/2026).

Juventus mengatakan keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi alasan bagi anak-anak Sikka untuk berhenti atau tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Pemerintah akan menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi syarat, khususnya yang berada pada desil 1 sampai desil 5. Beasiswa ini kita siapkan agar mahasiswa dapat mengikuti pendidikan sampai tamat,” ujar Juventus.

Bupati Juventus kepada Mahasiswa Baru: Ijazah Saja Tak Cukup

Ia meminta mahasiswa yang memperoleh kesempatan tersebut memanfaatkannya dengan kesungguhan dan tanggung jawab.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Pemerintah membantu membuka jalan, tetapi mahasiswa sendiri yang harus berjalan dan berjuang untuk mencapai masa depan,” tegasnya.

Dalam pembekalan tersebut, Juventus juga mengingatkan mahasiswa bahwa pendidikan tinggi tidak cukup hanya berorientasi pada perolehan ijazah. Perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja, menurutnya, menuntut lulusan memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.

“Dunia berubah sangat cepat. Teknologi berkembang dan industri membutuhkan keterampilan baru yang nyata. Karena itu, pendidikan vokasi menjadi penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan,” jelasnya.

Mahasiswa, terutama peserta pendidikan vokasi, didorong membangun kompetensi, keterampilan, karakter, kemampuan beradaptasi, kreativitas, serta kemampuan melihat peluang.

3.645 Warga Sikka Masih Mengungsi, Gempa Flores Rusak 4.248 Rumah

Juventus juga meminta mahasiswa tidak hanya mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja sebagai pencari kerja, tetapi memiliki kemampuan dan keberanian untuk menciptakan peluang usaha serta lapangan pekerjaan.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jadilah generasi yang memiliki kompetensi, karakter, dan keberanian untuk membangun daerah. Sikka membutuhkan anak-anak muda yang terampil dan mampu memberikan kontribusi nyata,” tandasnya.

Pembekalan mahasiswa baru tersebut dihadiri Direktur Politeknik Cristo Re Maumere RD. Doni Migo, para dosen, mahasiswa baru Angkatan VII, panitia, serta pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Cristo Re Maumere.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending