Connect with us

PENKES

68 Kasus Rabies di Sikka Sepanjang 2025, Waigete Tertinggi

Kasus Gigitan Anjing Meningkat.

Published

on

Populasi anjing di Kabupaten Sikka saat ini diperkirakan mencapai 30.000 ekor. FOTO: DOKDISPER

Maumere, GardaFlores – Ancaman rabies di Kabupaten Sikka belum mereda. Sepanjang tahun 2025, tercatat 68 kasus positif rabies, dengan Kecamatan Waigete menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 10 kasus.

Data tersebut disampaikan dokter bidang kesehatan hewan Kuatus Jenus Keupung, didampingi dokter hewan Elfrida Carvalo, Rabu (25/2/2026) di Maumere.

Selain Waigete, kasus rabies juga ditemukan di sejumlah kecamatan lain, yakni Talibura (8 kasus), Mego (5 kasus), Kewapante (5 kasus), Doreng (5 kasus), Magepanda (4 kasus), Bola (4 kasus), Lela (3 kasus), Tanawawo (2 kasus), serta masing-masing satu kasus di Nelle, Hewokloang, dan Koting.

Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Uji 358 Spesimen Hewan Penular Rabies, 59 Dinyatakan Positif

Hewan yang terkonfirmasi positif rabies terdiri dari anjing, kucing, dan babi. Kasus rabies pada babi ditemukan di Desa Waerkoja dan Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang. Babi tersebut diduga tertular setelah digigit anjing yang telah terinfeksi rabies. Sementara itu, rabies pada kucing ditemukan di Desa Iligai, Kecamatan Lela dan Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle.

Dokter bidang kesehatan hewan Kuatus Jenus Keupung. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

Sepanjang 2025, sebanyak 505 sampel hewan peliharaan telah diperiksa. Dari jumlah tersebut, 68 ekor dinyatakan positif rabies dan 437 ekor negatif.

Populasi anjing di Kabupaten Sikka saat ini diperkirakan mencapai 30.000 ekor. Dari jumlah tersebut, sekitar 6.000 ekor telah divaksin rabies. Pada 2025, populasi anjing tercatat 40.788 ekor, namun pada 2026 terjadi penurunan akibat pemusnahan dan pemotongan. Meski demikian, laju pergantian populasi dinilai sangat cepat sehingga berpotensi meningkatkan risiko penyebaran.

Realisasi vaksinasi di Kecamatan Waigete antara lain di Desa Hoder sebanyak 400 ekor, Desa Wairterang 224 ekor, dan Desa Nanga Tobong 253 ekor.

Selain kasus rabies pada hewan, angka gigitan anjing juga menunjukkan tren mengkhawatirkan. Pada Januari 2026 tercatat 115 kasus gigitan, sedangkan Februari 2026 sebanyak 67 kasus.

Dokter hewan Elfrida Carvalo. FOTO; GARDAFLORES/KAREL PANDU

Dokter hewan Elfrida Carvalo menegaskan bahwa upaya sosialisasi bahaya rabies terus dilakukan, namun respons masyarakat masih belum optimal.

“Kendala yang dihadapi di lapangan antara lain belum optimalnya peran tim gerak cepat di setiap desa,” ujarnya.

Lonjakan kasus rabies dan gigitan anjing ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Tanpa percepatan vaksinasi massal, pengendalian populasi, serta keterlibatan aktif warga di tingkat desa, ancaman rabies di Sikka berpotensi terus berulang dan membahayakan kesehatan publik.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENKES

Kader Magepanda Terima Sosialisasi 6 Standar Layanan Posyandu, Fokus Perluas Jangkauan Warga

“Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga pusat edukasi kesehatan dan literasi keluarga.”

Published

on

Ny. Fista Sambuari Kago: Posyandu kini tidak lagi terbatas pada layanan ibu hamil dan balita, tetapi berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu yang menjangkau seluruh kelompok usia melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP). FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, memperkenalkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu kepada para kader di Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Rabu (29/4/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Posyandu Nasional 2026. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat hingga tingkat desa.

Sosialisasi tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menempatkan Posyandu sebagai pusat layanan masyarakat berbasis integrasi lintas sektor.

Ny. Fista mengatakan Posyandu kini tidak lagi terbatas pada layanan ibu hamil dan balita, tetapi berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu yang menjangkau seluruh kelompok usia melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Posyandu tidak hanya melayani ibu dan balita, tetapi seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia,” ujarnya.

Ia menjelaskan enam SPM Posyandu meliputi pelayanan kesehatan ibu hamil, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif, lanjut usia, serta penanganan masalah kesehatan berbasis masyarakat.

Kelompok Rentan di Sikka Terima Kursi Roda, Nutrisi, hingga Bantuan Pendidikan

Menurut dia, penerapan standar tersebut penting untuk memperkuat langkah promotif dan preventif, termasuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sikka.

Forum itu dihadiri Camat Magepanda, Kepala Puskesmas Magepanda, Ketua TP PKK Kecamatan Magepanda, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Sikka. Peserta berasal dari kader Posyandu Desa Leguwoda, Done, Reroroja, dan Wodamude.

Selain pemaparan materi, panitia juga menyalurkan bantuan sembako kepada kader Posyandu sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Ny. Fista menilai kader Posyandu memiliki posisi strategis karena menjadi garda terdepan dalam mendampingi warga, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak hingga edukasi kesehatan keluarga.

“Kader Posyandu memiliki peran penting dalam keberhasilan program pemerintah di bidang kesehatan. Dedikasi mereka patut diapresiasi,” katanya.

Ia menambahkan, peringatan Hari Posyandu Nasional harus menjadi momentum peningkatan kualitas layanan agar Posyandu semakin aktif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga pusat edukasi kesehatan dan literasi keluarga,” ujarnya.

Rangkaian sosialisasi ditutup dengan penguatan komitmen kader untuk menerapkan enam standar layanan tersebut di wilayah masing-masing sebagai langkah lanjutan peningkatan pelayanan dasar masyarakat.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Gebyar SMK Ngada 2026 Tampilkan Karya Siswa, Pendidikan Vokasi Didorong Siapkan Tenaga Terampil

Mulai dari pameran karya, demonstrasi keterampilan teknis, pertunjukan seni, hingga berbagai perlombaan.

Published

on

Bernadinus Dhey Ngebu: “Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. SMK memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang terampil, berkarakter, dan siap bersaing.” FOTO: GARDAFLORES/AGUSTO

BAJAWA, GardaFlores — Gebyar SMK Kabupaten Ngada Tahun 2026 mulai berlangsung di Taman Kartini, Bajawa, Rabu (29/4/2026), sebagai ajang bagi siswa sekolah menengah kejuruan menampilkan kreativitas, inovasi, dan kompetensi yang telah dipelajari di bangku pendidikan vokasi.

Pembukaan program tersebut dilakukan Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu yang menegaskan pentingnya pendidikan kejuruan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

“Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. SMK memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang terampil, berkarakter, dan siap bersaing,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan vokasi perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara sekolah, dunia usaha, dan sektor industri agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Pemkab Ngada Kukuhkan Forum Anak 2026–2027, Perkuat Peran Anak dalam Agenda Kabupaten Layak Anak

Ia juga menekankan bahwa penguatan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kewirausahaan menjadi bagian penting dalam mencetak lulusan yang mandiri dan produktif.

Gebyar SMK 2026 menghadirkan berbagai penampilan dan unjuk kemampuan siswa, mulai dari pameran karya, demonstrasi keterampilan teknis, pertunjukan seni, hingga perlombaan yang melibatkan pelajar dari sejumlah SMK di Kabupaten Ngada.

Ajang tersebut sekaligus menjadi ruang promosi hasil belajar siswa kepada masyarakat dan dunia kerja, sekaligus menunjukkan kapasitas sekolah vokasi di daerah.

Pemerintah Kabupaten Ngada menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kejuruan melalui kebijakan yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan daya saing lulusan.

Rangkaian Gebyar SMK 2026 masih berlanjut dengan sejumlah agenda lanjutan. Dari forum ini diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan berkontribusi bagi pembangunan Ngada.»(gus)

Continue Reading

PENKES

Sekolah di Sikka Diminta Jadi Ruang Aman, Isu Kesehatan Mental Remaja Jadi Sorotan

“Remaja perlu didampingi agar mampu mengenali diri, mengelola emosi, dan membangun relasi yang sehat.”

Published

on

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko: “Kita tidak bisa menutup mata. Banyak persoalan di lingkungan pendidikan berakar dari kondisi mental dan emosional yang tidak sehat. Karena itu, sekolah harus menjadi tempat yang nyaman agar benar-benar berfungsi sebagai ruang belajar.” FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Isu kesehatan mental remaja kembali menjadi perhatian di Kabupaten Sikka. Sekolah diminta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas tekanan agar proses belajar berjalan efektif serta mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.

Pesan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, saat membuka Edukasi dan Deklarasi Kesehatan Mental Remaja di SMP Negeri Kewapante, Rabu (29/4/2026). Program tersebut dijalankan bersama Yayasan Payung Perjuangan (PAPHA) Indonesia.

“Kita tidak bisa menutup mata. Banyak persoalan di lingkungan pendidikan berakar dari kondisi mental dan emosional yang tidak sehat. Karena itu, sekolah harus menjadi tempat yang nyaman agar benar-benar berfungsi sebagai ruang belajar,” ujar Patrisius.

Ia menilai tantangan remaja saat ini semakin kompleks, terutama akibat perkembangan digital dan dinamika pergaulan. Karena itu, sekolah tidak cukup hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga perlu memberi perhatian pada kesejahteraan psikologis peserta didik.

Menurutnya, lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan, perundungan, dan tekanan sosial menjadi faktor penting bagi tumbuh kembang siswa.

Kesadaran Masyarakat Sikka Terhadap Kesehatan Jiwa Masih Rendah

Kepala SMP Negeri Kewapante, Alexius Dewa, mengatakan persoalan tersebut juga tercermin dalam rapor pendidikan sekolah. Berdasarkan hasil Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK), terjadi penurunan pada aspek literasi dan iklim keamanan sekolah, dari kategori hijau menjadi kuning.

“Ini menjadi alarm bagi kami. Karena itu, kami berkomitmen melakukan pembenahan, salah satunya melalui program ini,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi dengan Yayasan PAPHA Indonesia yang dinilai membantu meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya kesehatan mental.

Perwakilan Direktur PAPHA Indonesia, Emilianus Soge, menilai masa remaja merupakan fase yang rentan terhadap tekanan sosial maupun pengaruh digital.

Direktur Papha: Perlu Penanganan yang Efektif untuk ODDP

“Kesehatan mental adalah fondasi. Remaja perlu didampingi agar mampu mengenali diri, mengelola emosi, dan membangun relasi yang sehat,” ujarnya.

Hari pertama ditutup dengan pembacaan deklarasi komitmen menjaga kesehatan mental seluruh warga sekolah oleh pengurus OSIS yang diikuti peserta. Rangkaian program berlanjut pada hari berikutnya melalui lomba pidato, pembuatan konten edukasi, dan cerdas cermat bertema kesehatan mental remaja.

Program ini turut melibatkan pengawas pembina, narasumber, dosen psikologi Universitas Nusa Nipa Maumere, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kewapante dan Waipare.

Saat ini sekolah bersama para mitra pendidikan mulai memperkuat langkah pencegahan dan edukasi agar lingkungan belajar di Sikka semakin sehat secara mental dan siswa dapat berkembang optimal.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending