Connect with us

SOSBUD

Diduga Minum Obat Hama, Gadis 20 Tahun di Magepanda Meregang Nyawa

Published

on

Maumere, GardaFlores – Seorang gadis muda berinisial ANA (20) ditemukan sekarat dengan busa putih keluar dari mulutnya, Minggu (14/9/2025). Warga Dusun Nauteu, Desa Kolisia B, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka ini akhirnya menghembuskan napas terakhir di Puskesmas Magepanda.

Dugaan sementara, korban minum cairan obat pembasmi hama usai berselisih dengan kakaknya, Maria Yokima (29), pada pagi hari. Pertengkaran dipicu korban yang menolak diminta mencari rumput untuk makanan kuda. Adu mulut berujung perkelahian kecil, sebelum akhirnya kakak korban pergi ke kebun.

Serahkan Bantuan ke Panti ALMA, Keluarga Andi Wonasoba Pulang dengan Doa Anak-anak Disabilitas

Tak lama berselang, pacar ANA, Yosep Agustinus (22) menemukan korban dalam kondisi sudah lemas dan dari mulutnya mengeluarkan busa. Yosep berusaha menolong, namun nyawa korban tak tertolong lagi saat dibawa ke Puskesmas Magepanda.

Kasi Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, S.M membenarkan peristiwa ini. Disebutkan, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan memilih menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Polisi tetap melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengamanan lokasi untuk memastikan kronologi peristiwa.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SOSBUD

Pemkab Ngada Kukuhkan Forum Anak 2026–2027, Perkuat Peran Anak dalam Agenda Kabupaten Layak Anak

Anak didorong menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Published

on

Bupati Ngada: “Komitmen ini harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.” FOTO: GARDAFLORES/AGUSTO

NGADA, GardaFlores — Pemerintah Kabupaten Ngada mengukuhkan Forum Anak Daerah Kabupaten Ngada periode 2026–2027 di Bajawa, Rabu (22/4/2026), sebagai langkah memperkuat partisipasi anak dalam pembangunan dan mendorong percepatan program Kabupaten Layak Anak.

Kegiatan ini dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Ngada, Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Ngada, perwakilan Wahana Visi Indonesia area program Ngada–Nagekeo, serta unsur pendidikan dan pendamping anak.

Pengukuhan Forum Anak menjadi bagian dari kebijakan pemerintah daerah untuk menyediakan ruang partisipasi bagi anak dalam menyampaikan aspirasi, sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka dalam isu perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Dalam sambutannya, Bupati Ngada menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak melalui pendekatan kebijakan dan program yang berdampak langsung.
“Komitmen ini harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Bupati Ngada Dorong Intervensi Kolektif Cegah Kekerasan Anak, Buka Pelatihan di Jerebuu

Bupati juga menekankan fungsi Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor. Anak didorong menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, sekaligus menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan hak dan perlindungan anak.

Forum ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas anak, mencakup kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, komunikasi, serta kepedulian sosial, dengan keterlibatan sekolah dan komunitas.

Pemerintah daerah turut mengajak orang tua, guru, serta mitra pembangunan untuk mendukung keberlanjutan peran Forum Anak dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah anak.

Pengukuhan ini menjadi bagian dari langkah strategis daerah dalam menempatkan anak sebagai subjek pembangunan serta memperkuat implementasi kebijakan perlindungan anak di tingkat lokal.

Kegiatan diakhiri dengan penetapan kepengurusan Forum Anak Daerah periode 2026–2027 yang akan menjalankan program kerja di tingkat kabupaten dan kecamatan.»(gus)

Continue Reading

SOSBUD

Pemkab Ngada Salurkan Bantuan Rp185 Juta untuk Gereja dan Dua Sekolah di Golewa Selatan

Bantuan merupakan dukungan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan dan pendidikan.

Published

on

Raymundus Bena: “Pemerintah daerah terus berupaya mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, serta sosial budaya.” FOTO: GARDAFLORES/AGUSTO

NGADA, GardaFlores — Pemerintah Kabupaten Ngada menyalurkan bantuan senilai Rp185 juta kepada umat Stasi Waturoka serta dua satuan pendidikan di Kecamatan Golewa Selatan, Selasa (21/4/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Ngada di Aula Kantor Desa Were II dalam program “Murni Kasih”.

Bantuan tersebut terdiri dari Rp150 juta untuk pembangunan Pastoran Gereja St. Theresia Stasi Waturoka, Rp10 juta untuk kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di SMP Negeri 3 Golewa Selatan, serta Rp25 juta untuk pengadaan drumband di SMA Negeri 1 Golewa Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Ngada Raymundus Bena menyatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan dan pendidikan.

Pemkab Ngada Buka Temu Usaha II, Investor Diajak Tinjau Langsung Destinasi

“Pemerintah daerah terus berupaya mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, serta sosial budaya,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya akurasi dan keadilan dalam pendataan penerima bantuan di tingkat desa, terutama agar tidak dipengaruhi faktor non-teknis.

“Pendataan harus adil dan objektif. Jangan melihat ke belakang, terutama terkait pilihan saat pemilu. Yang dilihat adalah kondisi masyarakat hari ini,” tegasnya.

Selain penyaluran bantuan, pemerintah daerah mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara tepat dan disertai laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk transparansi.

Pemkab Ngada mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara tepat dan disertai laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk transparansi. FOTO: GARDAFLORES/AGUSTO

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngada, Blandina Mamo, dalam kesempatan yang sama menyoroti peran perempuan dalam pembangunan keluarga di tingkat desa. Ia mendorong penguatan fungsi kelompok dasawisma dan kader posyandu, serta pemanfaatan peluang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Buku adalah sumber ilmu dan jendela dunia. Orang tua perlu membiasakan anak membaca,” katanya.

Pada akhir kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Ngada membagikan buku tulis kepada siswa sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan pendidikan.

Hingga kegiatan berakhir, seluruh bantuan telah diserahkan kepada penerima. Pemerintah Kabupaten Ngada menyatakan akan memantau pemanfaatan bantuan tersebut melalui mekanisme pelaporan di tingkat desa dan satuan pendidikan.»(gus)

Continue Reading

SOSBUD

Pengelolaan Sampah Sikka Baru 25 Persen, Bupati Ajukan Dukungan TPS 3R ke Menteri LH

Selain isu persampahan, pertemuan juga membahas reboisasi kawasan hutan.

Published

on

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menemui Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq untuk mengajukan dukungan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) dan membahas reboisasi kawasan hutan, terutama di wilayah sumber mata air, Rabu (15/4/2026). FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengajukan dukungan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) kepada Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Permintaan diajukan menyusul capaian layanan pengelolaan sampah di Sikka yang baru sekitar 25 persen.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa. Pemerintah daerah menyampaikan keterbatasan sarana dan prasarana sebagai kendala utama dalam peningkatan cakupan layanan.

Bupati Sikka dalam keterangannya di Maumere, Kamis (16/4/2026), menyebut pembangunan TPS 3R menjadi opsi untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah secara bertahap.

“Kami berharap ada dukungan konkret dari pemerintah pusat, khususnya dalam penyediaan sarpras dan pembangunan TPS 3R,” kata Juventus.

TPA Wairii dan Pengkhianatan terhadap Laut Maumere: Refleksi Hari Peduli Sampah Nasional di Kabupaten Sikka

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan pendekatan pengelolaan dari hulu ke hilir, dengan prioritas pada pemilahan sampah di tingkat sumber.

“Pemilahan antara sampah organik dan anorganik menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selain isu persampahan, pertemuan juga membahas reboisasi kawasan hutan, terutama di wilayah sumber mata air, sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan air bersih.

Hingga saat ini, belum ada keputusan terkait bentuk dukungan yang akan diberikan pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan akan melanjutkan pembahasan teknis dengan kementerian terkait untuk menindaklanjuti usulan tersebut.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending