POLITIK
Di Kabupaten Sikka, Pantarlih Temukan 2.712 Pemilih Telah Meninggal
Maumere, gardaflores.com – Selama masa Pencocokan dan Penelitian (Coklit), Pantarlih di Kabupaten Sikka menemukan sebanyak 2.712 pemilih telah meninggal dunia. Nama para pemilih yang telah meninggal ini sudah ditandai sebagai pemilih TMS (Tidak Memenuhi Syarat).
“Pada waktu coklit, nama-nama pemilih yang telah meninggal dunia ini sudah diberi kode TMS,” kata Komisioner KPU Sikka yang membidangi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin), La Hajimu, Senin (12/8/2024).
Untuk diketahui, nama-nama para pemilih yang telah meninggal ini, baik yang baru maupun yang telah lama menjadi almarhum, tidak bisa dihapus dari data kependudukan sepanjang belum dilengkapi dengan akte kematian.
Alhasil, pada waktu Pantarlih Pilkada melakukan pencoklitan dari 24 Juni hingga 24 Juli 2024 lalu masih ditemukan cukup banyak data pemilih yang telah meninggal dunia.
Padahal sebagian nama pemilih yang telah meninggal ini, sebelumnya telah dibersihkan dari Daftar Pemilih ketika Pantarlih Pemilu Serentak bertugas melalukan coklit pada awal tahun 2023 lalu.
BERITA TERKAITDPS Kabupaten Sikka Sebanyak 245.187 Pemilih |
Lebih lanjut, La Hajimu mengatakan, jumlah pemilih TMS berdasarkan hasil coklit oleh Pantarlih dan sudah direkap secara berjenjang dari PPS, PPK hingga KPU Sikka sebanyak 15.717 pemilih.
Dari jumlah pemilih TMS itu, paling banyak adalah pemilih dengan kategori TMS Kode 8 atau pemilih yang terdaftar pada TPS yang tidak sesuai. Di Sikka, pemilih TMS kode 8 ini sebanyak 9.222 orang.
Ia menjelaskan, pemilih TMS kode 8 adalah pemilih yang ditempatkan pada TPS yang tidak sesuai dengan alamat di KTP-El dalam lingkup desa atau kelurahan yang sama.
Di urutan kedua adalah pemilih TMS kode 4. Pada kategori ini tercatat sebanyak 3.473 pemilih. “Pemilih kategori ini adalah pemilih dalam daftar pemilih yang sudah pindah domisili ke luar wilayah desa atau kelurahan”, katanya.
Pada urutan ketiga, ditempati oleh pemilih dengan kategori TMS 1. Kategori ini adalah pemilih yang telah meninggal dunia.
BERITA TERKAITKadis Dukcapil Sikka: “Kita Harus Segera Rekon Data” |
Selanjutnya adalah pemilih dengan kategori TMS 2. Pemilih kategori ini adalah pemilih ganda. Di kabupaten Sikka, kata La Hajimu, pemilih ganda ini tercatat sebanyak 269 orang.
Selanjutnya, kategori TMS 6 dan 7 adalah anggota TNI dan Polri yang masih aktif. Mereka termasuk pemilih TMS karena tidak mempunyai hak pilih. Anggota TNI aktif yang terdaftar sebagai pemilih sebanyak 27 dan Polri sebanyak 11 orang.
Sementara itu, ditemukan juga pemilih kategori TMS 3. Mereka ini adalah pemilih di bawah umur atau belum genap 17 tahun dan/atau belum pernah kawin. Pemilih kategori ini sebanyak 3 orang.
BERITA TERKAITPantarlih Keliru Beri Kode, KPU Sikka Klarifikasi Jumlah Pemilih Baru |
Sedangkan pemilih kategori TMS 5 tidak ditemukan di Kabupaten Sikka. Pemilih kategori ini adalah warga negara asing.
Lebih lanjut, La Hajimu mengatakan, Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang sudah ditetapkan sebanyak 245.187 pada Rapat Pleno Rekapitulasi Sabtu (10/8/2024) itu akan diumumkan mulai tanggal 18 – 27 Agustus di tempat-tempat strategis di setiap desa dan kelurahan.
»(fer)
POLITIK
Dandim 1603/Sikka Tekankan Disiplin dan Waspada Judi Online dalam Jam Komandan
Apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak dalam program ketahanan pangan dan pembangunan jembatan.
MAUMERE, GardaFlores — Komandan Kodim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana menekankan penguatan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme prajurit saat memimpin Jam Komandan di Lapangan Makodim 1603/Sikka, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan pembinaan internal yang diikuti sekitar 80 personel itu dihadiri Kasdim Mayor Cba Dominggus Melianus Atamani, para perwira staf, komandan rayon militer (Danramil), serta seluruh anggota Kodim 1603/Sikka.
Dalam arahannya, Denny menyatakan capaian kinerja prajurit yang dinilai berjalan baik perlu dipertahankan melalui kepatuhan terhadap aturan dan pelaksanaan tugas secara konsisten.
Dandim 1603/Sikka Tinjau Jalan Rusak Parah di Paga, Akses Ekonomi Warga Terganggu
“Setiap prajurit harus menjaga disiplin, menaati aturan, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab agar tidak terjadi pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan,” kata Denny.
Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan dalam setiap aktivitas dinas untuk mencegah kecelakaan dan pelanggaran, termasuk risiko yang berasal dari aktivitas di luar kedinasan.

Perhatian khusus diarahkan pada potensi dampak negatif judi daring dan pinjaman online terhadap kondisi ekonomi dan stabilitas pribadi prajurit. Selain itu, penggunaan media sosial diminta dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab guna menghindari pelanggaran etika maupun hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim turut menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan program ketahanan pangan serta pembangunan infrastruktur jembatan di wilayah teritorial Kodim 1603/Sikka.
Arahan juga mencakup penegasan tanggung jawab personel dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan satuan sebagai bagian dari disiplin dasar militer.
Kegiatan pembinaan internal melalui Jam Komandan telah dilaksanakan dan menjadi bagian dari penguatan disiplin serta pengawasan perilaku prajurit di lingkungan Kodim 1603/Sikka.»(rel)
POLITIK
PDI Perjuangan Sikka Mulai Konsolidasi, Andreas Hugo Pareira Tekankan Politik untuk Rakyat
“Setiap usaha dan kerja keras harus diarahkan bagi kesejahteraan dan kebaikan bersama.”
MAUMERE, GardaFlores — PDI Perjuangan mulai memperkuat konsolidasi organisasi di Kabupaten Sikka menjelang agenda politik mendatang melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan Pendidikan Politik Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sikka, Rabu (29/4/2026). Dalam forum itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa arah perjuangan partai harus tetap berlandaskan kepentingan rakyat.
Andreas mengatakan politik tidak semata-mata soal perebutan kekuasaan, melainkan sarana untuk melayani masyarakat dan memperjuangkan kesejahteraan bersama.
“Partai hadir untuk mengurus rakyat. Kekuasaan yang diperoleh harus digunakan demi kepentingan rakyat. Politik bukan semata-mata soal kekuasaan, tetapi menyangkut kepentingan masyarakat luas,” ujarnya saat membuka forum tersebut.
Ia menambahkan, menjadi politisi merupakan panggilan pengabdian yang menuntut tanggung jawab moral kepada masyarakat.
“Setiap usaha dan kerja keras harus diarahkan bagi kesejahteraan dan kebaikan bersama,” katanya.
Forum Musancab dan pendidikan politik yang berlangsung di sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka itu menjadi bagian dari penataan struktur partai hingga tingkat bawah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat mesin organisasi serta meningkatkan kesiapan kader menghadapi pemilu.
Yunus Takandewa: PDI Perjuangan Bekerja untuk Rakyat, Bukan Hanya Saat Pemilu
Selain konsolidasi internal, kegiatan itu juga diarahkan untuk memperdalam pemahaman kader mengenai strategi politik, komunikasi publik, dan penguatan basis dukungan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus H. Takandewa, meminta kader mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama di era digital yang menuntut pola komunikasi politik lebih efektif dan terbuka.
“Untuk memenangkan simpati rakyat saat ini, kader tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara lama yang kurang efektif,” tegasnya.
Yunus menyebut empat indikator utama yang perlu diperkuat pengurus partai, yakni aspek elektoral, organisasi, komunikasi publik, dan tata kelola kelembagaan. Menurut dia, keempat faktor tersebut menjadi penentu daya saing partai ke depan.
Ia juga menilai Kabupaten Sikka memiliki posisi strategis dalam dinamika politik di Nusa Tenggara Timur, sehingga konsolidasi di daerah itu dinilai penting bagi penguatan partai di tingkat provinsi.
Hingga akhir forum, jajaran pengurus PAC dan kader mengikuti rangkaian musyawarah serta pendidikan politik sebagai bagian dari persiapan organisasi menuju tahapan politik berikutnya.»(rel)
POLITIK
Yunus Takandewa: PDI Perjuangan Bekerja untuk Rakyat, Bukan Hanya Saat Pemilu
“Ranting, anak ranting, dan PAC adalah mata, telinga, sekaligus otot partai.”
MAUMERE, GardaFlores — Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur, Yunus H. Takandewa, menegaskan partainya tidak bekerja hanya saat musim pemilu, tetapi menjalankan konsolidasi dan perjuangan politik secara berkelanjutan untuk kepentingan rakyat. Pernyataan itu disampaikan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan Pendidikan Politik Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sikka di Kantor DPC PDI Perjuangan Sikka, Rabu (29/4/2026).
Menurut Yunus, orientasi utama partai adalah pelayanan publik, bukan sekadar kontestasi elektoral lima tahunan. Karena itu, struktur partai diminta tetap aktif membangun komunikasi dengan masyarakat hingga tingkat paling bawah.
“Kita bukan partai yang ribut saat pemilu, tetapi jauh sebelum pemilu kita sudah berpikir bagaimana untuk rakyat,” kata Yunus.
Dalam forum tersebut, Yunus juga memperkenalkan simbol “pisang banteng” yang disebut sebagai lambang ketahanan kader. Bibit pisang dibagikan kepada pengurus PAC untuk ditanam di wilayah masing-masing sebagai simbol pertumbuhan, daya tahan, dan keberlanjutan organisasi.
Ia menjelaskan, penguatan struktur akar rumput menjadi faktor penting dalam menjaga soliditas partai. Menurut dia, kekuatan organisasi bertumpu pada pengurus di tingkat ranting, anak ranting, dan PAC yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Ranting, anak ranting, dan PAC adalah mata, telinga, sekaligus otot partai,” ujarnya.
PKB Umumkan Lima Kandidat Ketua DPC Ngada, Seleksi Lanjut ke Tahap UKK
Forum konsolidasi itu turut dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Andreas Hugo Pareira, bersama jajaran pengurus DPD dan DPC. Kehadiran pengurus pusat menandai penguatan koordinasi organisasi dari tingkat nasional hingga daerah.
Pada kesempatan yang sama, Andreas menegaskan bahwa politik harus dijalankan sebagai sarana pelayanan kepada masyarakat.
“Partai hadir untuk mengurus rakyat. Kekuasaan yang diperoleh harus digunakan demi kepentingan rakyat,” kata Andreas.
Ia menambahkan, menjadi politisi merupakan bentuk pengabdian yang menuntut tanggung jawab moral, bukan sekadar mengejar jabatan atau kekuasaan.
Musancab dan pendidikan politik tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi PDI Perjuangan di Kabupaten Sikka menjelang agenda politik berikutnya, sekaligus memperkuat kapasitas kader di tingkat kecamatan dan desa.
Hingga akhir pertemuan, para pengurus PAC mengikuti arahan organisasi dan menerima penugasan memperkuat konsolidasi di wilayah masing-masing.»(rel)
-
HUMANIORA11 months agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA9 months agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA8 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM9 months agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
NASIONAL7 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
OPINI10 months agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
