HUMANIORA
Indosat Ooredoo Hutchison Bagikan Kasih Lewat Hadiah Natal untuk Anak di Kamp Pengungsi
Maumere, GardaFlores—Menyambut perayaan Natal 2024, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggelar program sosial bertajuk Indosat Berbagi Kasih yang bertujuan untuk menyebarkan kebahagiaan kepada anak-anak di kamp pengungsi, di wilayah Kabupaten Flores Timur, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses dan fasilitas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi pengungsian di Kecamatan Titehena yakni Posko Bokang, Posko Ile Gerong dan Posko Kobasoma, Selasa (24/12/2024).
Sejumlah anggota Aliansi Wartawan Sikka (Awas) turut diundang untuk menyaksikan kegiatan sosial tersebut.
Kepada awak media, Pimpinan Indosat AVP Internal Communications Christabel Montezuma mengatakan, program ini melibatkan partisipasi aktif para karyawan Indosat, yang dikenal dengan sebutan Hiro, dalam berbagi kebahagiaan dengan masyarakat kurang beruntung.

Dengan tema “Berbagi Kebahagiaan di Akhir Tahun”, program ini memberikan berbagai hadiah, seperti mainan, boneka, bantal hias, pakaian, dan buku, kepada anak-anak yatim piatu berusia 3 hingga 15 tahun yang merayakan Natal. Sebanyak 500 hadiah didistribusikan pada malam Natal, 24 Desember 2024, dengan masing-masing hadiah diberi label sesuai penerimanya.
Steve Saerang, Senior Vice President – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, menjelaskan bahwa Natal merupakan momen untuk berbagi kasih, harapan, dan kebahagiaan. Menurutnya, melalui program ini, Indosat ingin menghadirkan kebahagiaan yang bermakna bagi masyarakat, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar. “Semangat gotong royong yang menjadi budaya Indonesia juga kami terapkan dalam program ini,” ujarnya.

Pengumpulan hadiah dilakukan sejak 3 hingga 15 Desember 2024, dengan melibatkan Hiro di seluruh Indonesia. Hadiah-hadiah ini dikumpulkan melalui dropbox yang disediakan di kantor-kantor Indosat di berbagai lokasi strategis. Program Indosat Berbagi Kasih juga merupakan bagian dari upaya Indosat untuk memperkuat kehadirannya di wilayah Indonesia Timur dan mendukung pemerataan pembangunan digital.
Heronimus Lamawuran, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Flores Timur, mengapresiasi inisiatif Indosat ini. Menurutnya, program ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.
“Natal adalah waktu yang tepat untuk berbagi kasih, damai, dan kebahagiaan. Program ini semakin melengkapi kebahagiaan Natal bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi,” katanya.

Selain program sosial, Indosat juga terus berupaya untuk memperluas jaringan internet berkualitas di wilayah-wilayah terpencil. Saat ini, jaringan Indosat telah mencakup 75,2% dari total populasi di Nusa Tenggara Timur, dengan 651 BTS 4G yang tersebar di seluruh wilayah tersebut.
Steve Saerang menambahkan, “Seluruh upaya kami dalam menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan pada momen Natal ini merupakan bagian dari tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia. Kami percaya aksi nyata seperti ini dapat menciptakan dampak besar bagi masyarakat luas,” jelasnya.
Dengan program ini, Indosat berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam menciptakan dampak sosial yang lebih besar dan mempererat hubungan dengan masyarakat Indonesia, terutama di wilayah Timur.»
(rel)
HUMANIORA
Buruh Distribusi Barang Tewas Usai Terjatuh dari Mobil Box di Jalur Trans Maumere–Larantuka
Jenazah korban telah dimakamkan keluarga pada Senin (11/5/2026).
MAUMERE, GardaFlores — Seorang buruh distribusi barang berinisial K.D. (37), warga Wailiti, Kabupaten Sikka, meninggal dunia setelah terjatuh dari atas mobil box yang sedang melintas di Jalan Negara Trans Maumere–Larantuka, wilayah Bolawolon, Kecamatan Kangae, Sabtu (9/5/2026).
Korban mengalami cedera berat di bagian kepala dan sempat menjalani perawatan intensif di RSUD TC Hillers Maumere sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.
Kasi Humas Polres Sikka Ipda Leonard Tunga mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 10.30 WITA setelah kendaraan box bernomor polisi L 9084 UG menyelesaikan aktivitas bongkar muat di kawasan Bolawolon dan bergerak menuju Kota Maumere.
Menurut kepolisian, korban berada di atas kendaraan saat mobil melaju dari arah timur. Dalam perjalanan, korban terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka serius.
“Korban yang berada di atas kendaraan tiba-tiba terjatuh ke badan jalan hingga mengalami luka serius di bagian kepala,” kata Leonard, Selasa (11/5/2026).
Korban diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas pada perusahaan distribusi PT Citra Niaga dan saat kejadian sedang menjalankan aktivitas pengantaran barang di wilayah Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae.
Polisi menduga insiden tersebut berkaitan dengan kelalaian dalam operasional kendaraan. Dugaan itu didasarkan pada hasil pemeriksaan awal di lokasi yang menunjukkan kondisi jalan relatif baik, dengan jalur lurus, permukaan aspal mulus, cuaca cerah, dan lalu lintas yang tidak padat saat kejadian berlangsung.
Satuan Lalu Lintas Polres Sikka telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan, meminta visum medis korban, serta memeriksa pengemudi kendaraan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini turut menyoroti aspek keselamatan kerja dalam aktivitas distribusi barang, terutama terkait keamanan pekerja saat berada di atas kendaraan operasional.
Jenazah korban telah dimakamkan keluarga pada Senin (11/5/2026).»(rel)
HUMANIORA
Pria di Wairkoja Sikka Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Gantung Diri
Diduga mengalami permasalahan rumah tangga sebelum ditemukan meninggal dunia.
SIKKA, GardaFlores — Seorang pria berinisial YF (39) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Kloang Lagot, RT 010/RW 005, Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 11.30 WITA. Peristiwa tersebut diduga merupakan kasus gantung diri.
Korban yang bekerja sebagai buruh harian lepas itu pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga sebelum dilaporkan ke aparat setempat. Lokasi kejadian kemudian langsung diamankan untuk kepentingan pemeriksaan awal.
Kasihumas Polres Sikka IPDA Leonardus Tunga mengatakan kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari keluarga dan saksi di sekitar lokasi.
Pelajar 13 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun, Polres Sikka Lakukan Olah TKP
“Petugas sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan awal dari keluarga serta saksi yang mengetahui kejadian,” kata Leonardus di Maumere, Kamis (30/4/2026).
Dari keterangan awal yang dihimpun, korban diduga mengalami permasalahan rumah tangga sebelum ditemukan meninggal dunia. Namun, informasi tersebut masih dalam pendalaman dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian.
Polres Sikka menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kematian korban, termasuk menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi terkait peristiwa tersebut sebelum hasil resmi penyelidikan diumumkan.»(rel)
HUMANIORA
Pelajar 13 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun, Polres Sikka Lakukan Olah TKP
Menurut keterangan, HKN adalah pelajar kelas VIII SMPN Satu Atap Wolomapa.
MAUMERE, GardaFlores — Seorang pelajar perempuan berinisial HKN (13) ditemukan meninggal dunia di area kebun di Dusun Riidetut, Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Rabu (29/4/2026) dini hari. Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Informasi tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Sikka IPDA Leonardus Tunga di Maumere, Rabu.
HKN, menurut keterangan, adalah pelajar kelas VIII SMPN Satu Atap Wolomapa. Ia pertama kali ditemukan oleh neneknya, HH (71), sekitar pukul 23.30 WITA pada Selasa malam (28/4/2026). Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi tergantung di dahan pohon pala yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah keluarga.
Sebelum ditemukan, keluarga bersama warga setempat telah melakukan pencarian karena korban tidak kembali ke rumah sejak sekitar pukul 18.00 WITA.
Menurut keterangan saksi, pencarian dilakukan di sejumlah lokasi sekitar kampung hingga area kebun. Karena kondisi malam semakin larut, pencarian sempat dihentikan sebelum kembali dilanjutkan.
Dalam pencarian lanjutan itu, saksi menemukan korban di lokasi kejadian lalu memanggil warga lain, termasuk PP (35), untuk memastikan kondisi korban.
Kasus Dugaan Perkosaan Perempuan Disabilitas di Hewokloang Diselidiki Polisi
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh ML (39) ke Polsek Kewapante.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Kewapante bersama Tim Inafis Polres Sikka mendatangi lokasi untuk mengamankan area, mendokumentasikan kondisi TKP, serta meminta keterangan dari para saksi.
Polisi menyatakan telah menerima laporan resmi, mengidentifikasi korban, dan mencatat keterangan saksi-saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan awal.
Keluarga korban disebut menolak pemeriksaan visum luar maupun autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.
Hingga Rabu, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi.
Polres Sikka juga mengimbau masyarakat meningkatkan perhatian terhadap kondisi anggota keluarga dan lingkungan sekitar serta segera melapor kepada pihak berwenang bila menemukan situasi yang memerlukan penanganan cepat.»(rel)
-
HUMANIORA11 months agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA9 months agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA8 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM9 months agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
NASIONAL7 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
OPINI10 months agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
