EKONOMI
Trenggono Kucurkan Rp22 Miliar untuk Kampung Nelayan Merah Putih di Sikka, Wuring Disiapkan Jadi Hub Tuna Flores
“Ini salah satu lokasi yang akan dibangun Kampung Nelayan Merah Putih.”
Maumere, GardaFlores – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, turun langsung meninjau lokasi Kampung Nelayan Merah Putih Wuring di Nangahure Lembah, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kamis (26/2/2026). Kunjungan ini bukan sekadar agenda lapangan. Pemerintah pusat menyiapkan anggaran hingga Rp22 miliar untuk membangun kawasan nelayan terpadu di Kabupaten Sikka.
Sehari sebelumnya, Trenggono juga melakukan peninjauan di Sulamu, Kabupaten Kupang. Di Sikka, ia memastikan lokasi Wuring telah masuk tahap evaluasi dan integrasi sebelum pembangunan dieksekusi.
“Ini salah satu lokasi yang akan dibangun Kampung Nelayan Merah Putih. Kita cek, evaluasi, lalu integrasikan agar benar-benar siap dibangun,” tegasnya.
Program ini dirancang tidak setengah-setengah. Sebanyak 18 fasilitas utama akan dibangun di kawasan Wuring, mulai dari dermaga, pabrik es, cold storage, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), docking, tambatan perahu, bengkel nelayan, SPDN, hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Tak hanya infrastruktur fisik, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga menjanjikan kehadiran offtaker atau pembeli tetap hasil tangkapan nelayan guna menjamin kepastian pasar. Bantuan kapal fiberglass ukuran 5 GT juga akan disalurkan sesuai kebutuhan lapangan.
Dengan konsep ini, kampung nelayan tidak lagi sekadar titik sandar perahu, melainkan pusat produksi, penyimpanan, hingga distribusi hasil perikanan yang terintegrasi.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menyebut kehadiran Menteri menjadi sinyal kuat realisasi proyek. Ia mengungkapkan terdapat 68 desa pesisir di Kabupaten Sikka yang akan dipetakan untuk menentukan satu lokasi sebagai hub utama, sementara desa lainnya menjadi kawasan penyangga.
“Sikka dikenal sebagai salah satu sentra tuna. Ini peluang besar jika dikelola serius,” ujarnya.
68 Desa Nelayan Sikka Siap Naik Kelas, Menteri KKP Siapkan Hub Perikanan Terpadu
Pemerintah pusat juga meminta pemerintah daerah segera menyiapkan lahan agar pembangunan tidak tersendat persoalan administrasi. Tim teknis KKP akan diturunkan untuk mempercepat tahapan teknis.
Namun di balik besarnya anggaran, Trenggono mengingatkan bahwa keberlanjutan menjadi kunci. Penangkapan ikan harus tetap terkendali agar stok ikan terjaga untuk generasi mendatang.
Kini, program Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring memasuki fase penentuan: kesiapan lahan, validitas data desa pesisir, serta konsistensi komitmen daerah. Jika terealisasi tepat waktu, Wuring berpotensi menjadi pusat perikanan terpadu di Flores Bagian Timur—menggerakkan ekonomi pesisir dan memperkuat posisi Sikka sebagai lumbung tuna di kawasan timur Indonesia.»(rel)
EKONOMI
PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen, Sasar 693 Ribu Penumpang saat Libur Sekolah
“Program ini berlaku untuk seluruh trayek kapal penumpang yang dioperasikan PELNI.”
MAUMERE, GardaFlores — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mulai menerapkan diskon tiket kapal penumpang kelas ekonomi hingga 30 persen selama periode libur sekolah 2026. Program yang berlaku secara nasional itu diperkirakan dimanfaatkan sekitar 693 ribu penumpang dan menjadi bagian dari stimulus ekonomi pemerintah untuk mendorong mobilitas masyarakat serta menggerakkan sektor pariwisata.
Kepala Cabang PELNI Maumere Edwin Kurniansyah mengatakan potongan harga berlaku untuk pembelian tiket mulai 5 Juni hingga 15 Agustus 2026. Adapun keberangkatan yang memperoleh tarif diskon berlangsung pada 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.
“Program ini berlaku untuk seluruh trayek kapal penumpang yang dioperasikan PELNI,” kata Edwin di Maumere, Jumat (5/6/2026).
Kebijakan tersebut mencakup seluruh jaringan pelayaran penumpang PELNI di Indonesia dan menyasar masyarakat yang melakukan perjalanan selama musim liburan sekolah, periode yang secara tradisional mengalami peningkatan arus penumpang.
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menjelaskan program diskon diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas transportasi laut sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan.
Penjualan Tiket Kapal Pelni di Maumere Naik 28 Persen, Imbas Diskon dan Gangguan Penerbangan
Menurutnya, masa libur sekolah merupakan salah satu periode dengan tingkat mobilitas masyarakat tertinggi setiap tahun sehingga diperlukan dukungan layanan transportasi yang lebih terjangkau.
“Melalui program ini, PELNI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bepergian dengan moda transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau,” ujar Ditto dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2026).
PELNI memperkirakan sekitar 693 ribu penumpang akan memanfaatkan program tersebut selama masa berlaku diskon. Namun kuota yang disediakan bersifat terbatas sehingga tarif normal akan kembali diberlakukan apabila kuota telah terpenuhi.

Karena itu, masyarakat disarankan merencanakan perjalanan lebih awal untuk memperoleh tiket dengan tarif potongan harga.
PELNI juga menegaskan diskon hanya berlaku bagi tiket yang dibeli selama periode program berlangsung. Penumpang yang telah membeli tiket sebelum program dimulai tidak dapat mengajukan pengembalian selisih biaya akibat penerapan tarif diskon.
Diskon 20 Persen Tiket Kapal Jelang Nataru, Pelni Maumere Ingatkan Warga Waspadai Calo
Selain itu, calon penumpang wajib melakukan perjalanan sesuai identitas yang tercantum pada tiket. Perusahaan kembali mengingatkan masyarakat agar membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari praktik penipuan maupun penyalahgunaan identitas.
“Kami mengimbau masyarakat tidak membeli tiket melalui media sosial atau jalur yang tidak resmi,” kata Edwin.
Saat ini PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas pelayaran dan menyinggahi 75 pelabuhan di Indonesia. Selain layanan penumpang reguler, perusahaan juga mengoperasikan 30 trayek kapal perintis untuk wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP), serta mendukung program tol laut dan distribusi ternak antardaerah.
Program diskon tiket akan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026. PELNI berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan mobilitas masyarakat selama libur sekolah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang terhubung melalui jaringan transportasi laut nasional.»(rel)
EKONOMI
BPN Sikka Siapkan Redistribusi 194 Hektare Lahan Eks HGU Nangahale
“Kami ingin masyarakat memperoleh informasi yang utuh agar tidak muncul kesimpangsiuran.”
MAUMERE, GardaFlores — Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka mulai menyiapkan redistribusi sekitar 194 hektare lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) Nangahale kepada masyarakat dalam program reforma agraria yang saat ini diproses bersama pemerintah pusat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan ulang kawasan eks HGU PT Perkebunan Kelapa Diag yang kini bernama PT Kristus Raja Maumere, menyusul berakhirnya sebagian hak pengelolaan lahan perusahaan di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka Herman A. Oematan menyampaikan hal itu saat memperkenalkan arah kebijakan penataan tanah eks HGU Nangahale dalam forum sosialisasi di Aula Paroki Watubaing, Kamis (4/6/2026).
Menurut Herman, PT Perkebunan Kelapa Diag sebelumnya menguasai HGU seluas 879 hektare. Namun pada 2023, pemerintah hanya memperpanjang sebagian hak atas tanah tersebut melalui penerbitan 10 sertipikat HGU baru atas nama PT Kristus Raja Maumere dengan luas total 325,86 hektare.
Sisa lahan seluas sekitar 415,57 hektare yang tidak lagi masuk dalam perpanjangan HGU kini berstatus tanah negara dan menjadi objek penataan reforma agraria.
“Tanah yang tidak lagi diberikan HGU kembali menjadi tanah negara dan saat ini sedang diproses dalam skema penataan reforma agraria,” kata Herman.
Untuk mempercepat proses tersebut, Pemerintah Kabupaten Sikka pada 2025 mengajukan permohonan pemanfaatan Tanah Cadangan Umum Negara (TCUN) kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Pemkab Sikka kemudian membentuk Satuan Tugas Pendataan dan Informasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (DIP4T) dengan dukungan anggaran APBD sebesar Rp200 juta guna melakukan inventarisasi dan identifikasi lapangan.
Hasil pendataan menunjukkan sekitar 194,07 hektare direkomendasikan untuk redistribusi tanah kepada masyarakat subjek reforma agraria. Selain itu, sekitar 157,08 hektare dialokasikan untuk kepentingan publik, termasuk pembangunan perumahan layak, penataan kawasan permukiman, serta penyediaan prasarana dan utilitas umum.
Sementara sekitar 64,43 hektare lahan berbukit dengan tutupan hutan lebat direkomendasikan menjadi kawasan perlindungan lingkungan.
Herman mengatakan hasil inventarisasi tersebut telah dilaporkan kepada Kantor Wilayah BPN NTT dan diteruskan ke Menteri ATR/BPN RI untuk mendapatkan persetujuan penataan kembali kawasan eks HGU Nangahale.
Di sisi lain, pemerintah pusat mulai menerapkan perubahan kebijakan reforma agraria melalui Surat Edaran Menteri ATR/BPN Nomor B/LR.03.01/48/I/2026 tentang Penguatan Reforma Agraria.
Regulasi itu memperkenalkan mekanisme baru pemberian hak atas tanah dalam penyelesaian objek reforma agraria, termasuk skema Hak Pakai di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Badan Bank Tanah.
Skema tersebut berbeda dengan pola sebelumnya yang umumnya menggunakan pemberian Hak Milik kepada penerima redistribusi tanah.
Yusuf Lewor Goban Minta Tata Kelola Musyawarah Nangahale Dibenahi
Menurut Herman, perubahan kebijakan itu memunculkan beragam persepsi di tengah masyarakat sehingga pemerintah mulai memperkuat komunikasi publik untuk mencegah kesalahpahaman terkait status dan pemanfaatan lahan.
“Kami ingin masyarakat memperoleh informasi yang utuh agar tidak muncul kesimpangsiuran dalam memahami arah kebijakan reforma agraria yang sedang berjalan,” ujarnya.
Persoalan agraria Nangahale selama beberapa tahun terakhir berkembang menjadi salah satu konflik pertanahan paling kompleks di Kabupaten Sikka. Sengketa tersebut melibatkan klaim penguasaan lahan oleh masyarakat di kawasan HGU dan beberapa kali memicu aksi protes serta proses hukum.
Forum sosialisasi itu turut dihadiri perwakilan kementerian, jajaran ATR/BPN pusat dan daerah, pemerintah Kabupaten Sikka, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga calon penerima redistribusi tanah.
Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka menyatakan siap memulai tahapan lanjutan redistribusi tanah setelah pemerintah pusat menerbitkan izin dan skema final pelaksanaan reforma agraria di kawasan eks HGU Nangahale.»(rel)
EKONOMI
Krisis Pisang Lokal di Sikka Buka Peluang Pedagang Lintas Pulau, Harga Tembus Rp150 Ribu per Tandan
“Baru kali ini kami jual pisang di Pasar Alok.”
MAUMERE, GardaFlores — Kelangkaan pisang lokal akibat serangan penyakit tanaman di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, memicu lonjakan harga di Pasar Alok Maumere dan membuka peluang perdagangan bagi pemasok asal Kabupaten Lembata menjelang Iduladha dan tradisi Sambut Baru.
Pasokan pisang dari luar daerah mulai masuk ke Maumere melalui jalur laut dan darat di tengah menurunnya produksi petani lokal. Di pasar, satu tandan pisang dijual hingga Rp150 ribu, sementara harga per sisir mencapai Rp50 ribu akibat terbatasnya stok.
Pedagang asal Lembata, Siti Fatima, mengatakan tingginya permintaan membuat pedagang lintas pulau mulai memanfaatkan peluang pasar di Kabupaten Sikka.
“Kami bawa dari Lembata naik kapal motor ke Larantuka, lalu lanjut mobil ke Maumere. Baru kali ini kami jual pisang di Pasar Alok,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Pedagang asal Lembata, Siti Fatima, mengatakan tingginya permintaan membuat pedagang lintas pulau mulai memanfaatkan peluang pasar di Kabupaten Sikka. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU
Masuknya komoditas dari luar daerah memperlihatkan terganggunya produksi pisang lokal yang selama ini menjadi salah satu hasil pertanian masyarakat Sikka. Warga yang sebelumnya mudah memperoleh pisang kini menghadapi kenaikan harga akibat pasokan yang menurun drastis.
Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, mengakui sebagian besar tanaman pisang di wilayah tersebut mengalami kerusakan akibat serangan penyakit tanaman sehingga berdampak langsung pada produksi dan distribusi pangan lokal.
“Rata-rata tanaman pisang di Kabupaten Sikka mengalami kerusakan akibat serangan penyakit sehingga produksi tidak maksimal,” kata Simon saat memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Alok.
Kondisi itu dinilai mulai memengaruhi rantai pasok pangan masyarakat dan meningkatkan ketergantungan terhadap distribusi komoditas dari luar daerah. Selain berdampak terhadap konsumen, penurunan produksi juga menjadi ancaman bagi keberlangsungan pendapatan petani pisang lokal.
BULOG Maumere Jemput Gabah Petani di Sikka, Putus Mata Rantai Tengkulak dari Sawah Magepanda
Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sikka mulai meningkatkan pengawasan terhadap stabilitas harga pangan menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momentum Iduladha dan tradisi Sambut Baru.
Saat memeriksa gudang Perum Bulog dan sejumlah distributor, Simon meminta pedagang tidak menjual beras melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Kalau ada yang jual di atas Rp13.100 per kilogram, segera laporkan ke Bulog,” tegasnya.

Kepala Perum Bulog Maumere, Marten Luther Sesa, mengatakan stok beras medium di gudang Bulog Maumere saat ini mencapai 689 ton dan akan ditambah sekitar 1.500 ton dalam waktu dekat.
Menjelang Iduladha, Sikka Kirim 12 Sapi Kurban dan 35 Kuda ke Sulawesi Selatan
Menurutnya, pengawasan distribusi dan harga pangan perlu diperketat agar kelangkaan sejumlah komoditas tidak dimanfaatkan untuk memainkan harga di tingkat pasar.
Fenomena masuknya pisang dari Lembata ke Pasar Alok menjadi indikator berubahnya peta distribusi pangan lokal di Kabupaten Sikka. Di satu sisi, pedagang luar daerah memperoleh keuntungan dari tingginya permintaan pasar, namun di sisi lain petani lokal menghadapi tekanan serius akibat menurunnya produktivitas tanaman.
Pemerintah daerah kini didorong mempercepat langkah penanganan penyakit tanaman sekaligus memperkuat pemulihan produksi pertanian agar ketahanan pangan lokal tidak semakin bergantung pada pasokan dari luar wilayah.»(rel)
-
HUMANIORA12 months agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
NASIONAL8 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA10 months agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA9 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM10 months agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI11 months agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
