EKONOMI
Bulog Maumere Datangkan 137.520 Liter Minyakita untuk Stabilkan Harga dan Penuhi Kebutuhan Warga Sikka
Harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni maksimal Rp15.700 per liter.
MAUMERE, GardaFlores – Perum Bulog Cabang Maumere mendatangkan 137.520 liter minyak goreng merek Minyakita untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menstabilkan harga di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Kepala Perum Bulog Cabang Maumere, Marthen Luther Sesa, di Maumere, Rabu (4/3/2026), mengatakan bahwa pasokan tersebut merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada Bulog untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng di tingkat konsumen. Ia menegaskan bahwa Bulog berkomitmen memastikan distribusi berjalan lancar agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Menurut Marthen Luther, minyak goreng Minyakita itu disalurkan kepada mitra pengecer Bulog yang beroperasi di SP2KP Pasar Alok, Kabupaten Sikka, dengan harga Rp14.500 per liter. Selanjutnya, mitra pengecer diwajibkan menjual kepada masyarakat sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni maksimal Rp15.700 per liter.
Bulog Sikka: Stok Beras Aman Hingga Maret 2026, Pengawasan Harga Diperketat
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya stabilisasi harga yang dilakukan secara nasional, terutama untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga di pasar tradisional. Dengan tambahan pasokan tersebut, ketersediaan minyak goreng di wilayah Sikka diharapkan tetap aman dan distribusi dapat menjangkau masyarakat secara merata.
Sejumlah pedagang di Pasar Alok menyambut baik tambahan pasokan tersebut karena dinilai membantu menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen. Mereka berharap distribusi dapat dilakukan secara rutin agar tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga yang signifikan.
Bulog Maumere menyatakan akan terus memantau perkembangan harga dan stok di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan mitra pengecer untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Langkah itu diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mencegah gejolak harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sikka.»(rel)
EKONOMI
Pemkab Sikka Perkuat Implementasi Pergub NTT 13/2025, Kepatuhan Pajak Kendaraan Baru 30,66 Persen
Aturan tersebut akan mulai dilakukan setelah perayaan Idul Fitri dan Paskah
MAUMERE, GardaFlores – Pemerintah Kabupaten Sikka menyosialisasikan implementasi Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Timur (Pergub NTT) Nomor 13 Tahun 2025 tentang pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, dan pajak alat berat sebagai langkah memperkuat kepatuhan wajib pajak serta meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Sosialisasi tersebut digelar melalui rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rokatenda, Lantai II Kantor Bupati Sikka, Maumere.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sikka Yosef Benyamin mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong optimalisasi pendapatan daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Menurut Yosef, Bapenda Kabupaten Sikka bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendapatan Daerah Provinsi NTT telah menyepakati sejumlah langkah kebijakan bersama, salah satunya implementasi Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025 di tingkat daerah.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah berencana membentuk satuan tugas bersama guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif di lapangan.
Sementara itu, Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Sikka Maria Wilfrida Basilika menjelaskan bahwa penerbitan pergub tersebut merupakan upaya Pemerintah Provinsi NTT untuk meningkatkan PAD di tengah kondisi fiskal daerah yang masih terbatas.
Ia mengatakan kebijakan tersebut juga bertujuan meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor yang hingga kini masih tergolong rendah.
Berdasarkan data per 31 Desember 2025, jumlah kendaraan yang terdaftar di Kabupaten Sikka tercatat sebanyak 77.114 unit. Namun dari jumlah tersebut hanya 23.646 unit yang tercatat membayar pajak, sedangkan 53.468 unit lainnya belum memenuhi kewajiban pajak.
Dengan kondisi tersebut, tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Sikka baru mencapai 30,66 persen.
Pemkab Sikka Mulai Data Rumah Kos untuk Pajak PBJT, Pemilik Diminta Kooperatif
Selain kendaraan bermotor, potensi pajak juga terdapat pada sektor alat berat. Tercatat sebanyak 42 unit alat berat berada di wilayah Kabupaten Sikka, namun hingga saat ini belum ada satu pun yang membayar pajak alat berat.
Dalam Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025 terdapat sejumlah ketentuan penting yang mengatur kepatuhan pajak kendaraan bermotor. Salah satunya menyebutkan bahwa kendaraan bermotor yang belum melunasi pajak kendaraan bermotor dilarang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, kendaraan bermotor dari luar daerah juga tidak diperkenankan menggunakan BBM bersubsidi, kecuali pemilik kendaraan dapat menunjukkan Surat Keterangan Tanda Lapor (SKTL) saat melakukan pengisian BBM.
Pergub tersebut juga mengatur penggunaan alat berat dalam proses pengadaan barang dan jasa atau pelelangan. Setiap peserta yang menggunakan alat berat diwajibkan menggunakan alat berat yang terdaftar di dalam daerah dengan kode wilayah EB, DH, atau ED serta tidak memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor maupun pajak alat berat.
Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat terkait ketersediaan BBM, pihak Pertamina Maumere memastikan stok BBM di wilayah Kabupaten Sikka dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal.
Sementara itu, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025 di wilayahnya.
Ia menegaskan penegakan aturan tersebut akan mulai dilakukan setelah perayaan Idul Fitri dan Paskah.
“Pemerintah daerah mengimbau seluruh pihak untuk bekerja sama mendukung implementasi kebijakan ini demi meningkatkan pendapatan daerah serta kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak,” ujar Bupati.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka, perwakilan Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Adeodatus Buang Da Cunha, perwakilan PT Rovin Jaya, Pelindo Bolawolon, serta para pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Sikka.»(rel)
EKONOMI
TMMD ke-127 di Sikka Ditutup, Jalan 4,4 Km Diklaim Rampung 100 Persen
Bagaimana dampaknya bagi desa?
MAUMERE, GardaFlores — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sikka resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026). Upacara penutupan digelar di Desa Werang, Kecamatan Waiblama, dan dipimpin langsung Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, selaku Pengendali Kegiatan Operasi (PKO) TMMD.
Dalam amanatnya, Pangdam menyebut program TMMD sebagai salah satu instrumen percepatan pembangunan desa yang juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Program TMMD mampu memberikan akselerasi pembangunan dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Pangdam dalam amanatnya.
Program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” itu dilaksanakan secara serentak di empat wilayah jajaran Kodam IX/Udayana, yakni Kabupaten Sikka di Nusa Tenggara Timur, Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Bima di Nusa Tenggara Barat, serta Kabupaten Jembrana di Bali.
Brigjen TNI Hari Rahardjanto Tinjau Renovasi PAUD TMMD di Sikka, 60 Paket Gizi Anak Disalurkan
Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan juga mencakup program nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat terkait ketahanan pangan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), wawasan kebangsaan dan bela negara, pelayanan administrasi kependudukan, hingga sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta pencegahan stunting.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang terlibat dalam program tersebut.
“Partisipasi masyarakat yang tinggi menjadi indikator keberhasilan kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini terjalin dengan baik,” ujarnya.
Di akhir amanatnya, Pangdam menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat tindakan maupun ucapan prajurit yang kurang berkenan.
Jalan 4,4 Kilometer Jadi Proyek Utama
Komandan Kodim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana melaporkan bahwa sasaran fisik utama TMMD di wilayah tersebut adalah pembukaan jalan baru sepanjang 4.400 meter dengan lebar empat meter di Desa Werang.
Proyek tersebut dilaporkan telah selesai dengan capaian 100 persen.
“TMMD bertujuan membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik maupun non fisik,” kata Dandim.
Selain pembangunan jalan, kegiatan lain yang dilakukan antara lain pembangunan fasilitas MCK dan bak penampung air di Desa Werang, rehabilitasi Kapela St. Yohanes Paulus Hila, serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Gong Bekor, Kecamatan Alok Timur.
Program lingkungan juga menjadi bagian dari kegiatan ini melalui penanaman 1.500 pohon, terdiri dari 500 pohon mahoni, 500 pohon trembesi, dan 500 pohon jambu mete.
TMMD Ke-127 Kodim 1603/Sikka Renovasi Gereja Daranatar di Desa Hoder
Di sektor ketahanan pangan, Satgas TMMD melakukan penanaman padi seluas dua hektare di Desa Reroroja.
Sementara itu, kegiatan sosial lainnya mencakup pembagian sembako dan nutrisi bagi masyarakat untuk pencegahan stunting serta kegiatan pembersihan pantai di Desa Nangahale, Watumilok, dan Lewolabo.
Program TMMD di wilayah Kodim 1603/Sikka diawali dengan Pra TMMD pada 29 Januari hingga 8 Februari 2026, lalu dilanjutkan dengan pelaksanaan utama pada 10 Februari hingga 11 Maret 2026.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan sekitar 150 personel gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat sekitar 100 orang setiap hari.
Klaim Tuntas 100 Persen dan Tantangan Nyata di Lapangan
Meski berbagai program dilaporkan selesai 100 persen, pertanyaan berikutnya adalah sejauh mana pembangunan tersebut mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa.
Pembukaan jalan baru, misalnya, diharapkan dapat membuka akses transportasi dan memperlancar distribusi hasil pertanian warga. Namun manfaat tersebut sangat bergantung pada keberlanjutan pemeliharaan infrastruktur dan pengembangan aktivitas ekonomi di sekitarnya.
Dari Sawah Werang, Persaudaraan Tumbuh: Prajurit dan Warga Makan Sehidang di Lokasi TMMD Ke-127
Tanpa perawatan rutin dan dukungan kebijakan lanjutan dari pemerintah daerah, sejumlah proyek pembangunan desa kerap menghadapi risiko kerusakan dalam beberapa tahun setelah selesai dibangun.
Karena itu, Pangdam IX/Udayana mengingatkan masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Rawat bersama hasil program TMMD agar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Program Kolaborasi yang Perlu Dievaluasi
Selama ini, TMMD menjadi salah satu model pembangunan berbasis kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat desa, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.
Namun di sejumlah daerah, efektivitas program ini sering kali tidak hanya diukur dari selesainya proyek fisik, tetapi juga dari dampak ekonomi dan sosial yang muncul setelah program berakhir.
Di Sikka, jalan baru yang dibuka melalui TMMD ke-127 kini menjadi salah satu indikator awal apakah program tersebut benar-benar mampu mendorong mobilitas ekonomi masyarakat desa—atau sekadar menjadi proyek pembangunan jangka pendek.
Evaluasi terhadap dampak jangka panjang inilah yang akan menentukan seberapa jauh program TMMD benar-benar berhasil “membangun negeri dari desa.”»(rel)
EKONOMI
Wings Air Buka Rute Makassar–Maumere, Pemerintah Sikka Dorong Konektivitas dan Pariwisata Flores
Waktu tempuh penerbangan 1 jam 25 menit dengan jadwal operasi tiga kali seminggu: Selasa, Kamis, dan Sabtu.
MAUMERE, GardaFlores — Maskapai Wings Air dari Lion Air Group resmi membuka rute penerbangan Makassar–Maumere dan Maumere–Makassar dengan penerbangan perdana yang tiba di Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Selasa (10/3/2026). Pembukaan rute ini diharapkan memperkuat konektivitas wilayah timur Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Pulau Flores.
Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pembukaan rute tersebut memberikan tiga manfaat utama bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
“Dengan dibukanya rute Makassar–Maumere ini diharapkan dapat mendukung pemulihan dan pengembangan perekonomian di Kabupaten Sikka,” ujarnya.
Selain itu, kehadiran rute ini juga mempermudah mobilitas masyarakat karena dari Makassar penumpang dapat terhubung dengan berbagai kota lain di Indonesia. Menurut Danang, konektivitas tersebut tidak hanya terbatas pada Makassar, tetapi juga membuka akses ke kota-kota di Kalimantan, Sulawesi, Papua hingga Pulau Jawa.
“Dari Maumere masyarakat bisa terhubung ke Manado, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Tarakan, Gorontalo, Kendari, hingga Ambon, Ternate, Sorong, Timika, Jayapura dan Merauke melalui Makassar,” jelasnya.
Rute ini dilayani menggunakan pesawat turboprop ATR 72 dengan kapasitas 72 penumpang kelas ekonomi. Waktu tempuh penerbangan sekitar 1 jam 25 menit dengan jadwal operasi tiga kali seminggu, yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Selain mendukung konektivitas, pembukaan rute ini juga diklaim menjadi bagian dari dukungan Lion Air Group terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia.
“Dengan adanya rute ini wisatawan lebih mudah masuk ke Maumere sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi sektor pariwisata,” tambah Danang.
Namun demikian, Lion Air Group masih melakukan kajian kelayakan lanjutan bersama pemerintah daerah terkait kemungkinan pembukaan rute lain dari Maumere, seperti ke Surabaya dan Denpasar.

Bupati Sikka didampingi Wakil Bupati Sikka dan CCS lion Air Group di Bandara Frans Seda ketika menyambut Maskapai Wings Air dari Lion Air Group yang resmi membuka rute penerbangan Makassar–Maumere dan Maumere–Makassar pada penerbangan perdana, Selasa (10/3/2026). FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU
Sementara itu, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyambut baik pembukaan rute tersebut. Ia menilai jalur penerbangan ini memiliki potensi besar karena banyak warga asal Sulawesi yang tinggal di Kabupaten Sikka.
“Hari ini kita menyambut penerbangan perdana Makassar–Maumere. Harapannya rute ini benar-benar dimanfaatkan karena potensinya cukup besar,” ujarnya di Bandara Frans Seda.
Menurutnya, rute tersebut juga membuka peluang mobilitas yang lebih mudah bagi masyarakat Flores, termasuk dari wilayah Adonara, Solor, dan Lembata untuk menjangkau kota-kota lain di Indonesia.
Mendes Yandri Ajak Bupati Optimalkan Potensi Desa sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
Meski demikian, keberlanjutan rute ini sangat bergantung pada tingkat keterisian penumpang. Pemerintah daerah bahkan mendorong aparatur sipil negara di lingkungan Pemda Sikka agar memanfaatkan penerbangan ini ketika melakukan perjalanan dinas.
“Saya minta para ASN jika bepergian ke Jakarta atau daerah lain bisa melalui Makassar,” kata Juventus.
Ia berharap masyarakat dan pemerintah daerah di sekitar Flores turut memanfaatkan rute tersebut agar jumlah penumpang terus meningkat dan layanan penerbangan dapat bertahan dalam jangka panjang.
Pembukaan rute ini juga tidak lepas dari upaya lobi pemerintah daerah. Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi sebelumnya telah menyampaikan permintaan langsung kepada Direktur Komersial Lion Air Group di Jakarta pada 17 November 2025 agar rute Makassar–Maumere dibuka.
Permintaan tersebut akhirnya terealisasi menjelang berbagai kegiatan keagamaan dan pariwisata di Flores, termasuk Semana Santa Larantuka yang setiap tahun menarik ribuan peziarah dari berbagai daerah.
Dengan hadirnya rute ini, pemerintah daerah berharap konektivitas udara di Flores semakin terbuka. Namun tantangan utama tetap pada keberlanjutan operasional, yang sangat bergantung pada konsistensi permintaan penumpang dan dukungan masyarakat.»(rel)
-
HUMANIORA9 months agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA7 months agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA6 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM7 months agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI8 months agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
-
HUMANIORA11 months agoPemkab Sikka Ancam Cabut Izin Pangkalan Minyak Tanah yang Langgar Aturan
