HUMANIORA
PMKRI Maumere Desak Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Dana Penyertaan Modal di PDAM Wairpuan
Maumere, GardaFlores – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere mendesak Kejaksaan Negeri Sikka untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sikka kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wairpuan pada tahun anggaran 2020.
Desakan itu disampaikan Presidium Gerakan Masyarakat PMKRI Maumere, Johan De Brito Papa Naga di Maumere, Selasa (10/6/2025).
Ia menyebutkan, dana penyertaan pemerintah itu senilai Rp 6,75 miliar yang diperuntukkan bagi program sambungan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (SR-MBR). Kuat dugaan, dana itu telah disalahgunakan.
Baca juga:
Direktur PT Kurnia Mulia Mandiri Klarifikasi Progres Pekerjaan Jembatan di Bliko, Adonara Barat
Dana hibah tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sikka dan pemerintah pusat dalam Program Hibah Air Minum Perkotaan tertanggal 27 Agustus 2020. Dana ini diberikan kepada PDAM Wairpuan untuk mengerjakan proyek sambungan air bersih di 11 kecamatan, yakni Alok, Alok Barat, Alok Timur, Nelle, Koting, Nita, Lela, Kangae, Kewapante, Bola, dan Talibura.
Namun dalam pelaksanaannya, PMKRI menemukan sejumlah dugaan penyimpangan anggaran yang dinilai merugikan negara. Berdasarkan hasil advokasi dan investigasi, PMKRI mencatat tujuh poin dugaan pelanggaran, antara lain:
Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) tidak sesuai dengan Perpres No. 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, karena memberikan keuntungan lebih dari 10% kepada rekanan.
Pembebanan biaya administrasi senilai Rp295 ribu kepada 2.148 pelanggan, yang seharusnya ditanggung dari dana hibah.
Kesalahan dalam penerapan kriteria penerima SR-MBR, sehingga 125 sambungan rumah tidak layak menerima bantuan.
Pekerjaan sumur bor lingkar luar tidak dilaksanakan, mengakibatkan pipa dan aksesoris menjadi mubazir.
Pengerjaan sumur bor di Wolomarang dilakukan dengan penunjukan langsung, tanpa proses lelang terbuka.
Pengadaan tiga unit mesin pompa tanpa perencanaan teknis, dan dilakukan langsung oleh direktur PDAM.
Pembelian kendaraan pick-up tanpa perencanaan, yang tidak termasuk dalam rencana penggunaan dana penyertaan modal.
Johan De Brito Papa Naga menyatakan, dari temuan tersebut, total kerugian negara diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,8 miliar.
Baca juga:
Daging Kurban di Sikka Juga Dibagikan kepada Warga Non-Muslim
“Bahkan hak masyarakat untuk mendapatkan air bersih pun dikorupsi dan dikebiri oleh PDAM Wairpuan. Ini adalah tindakan tidak bermoral dari para penyamun uang rakyat,” kata Johan.
Johan juga menyoroti lambannya penanganan kasus ini oleh Kejaksaan Negeri Sikka. Menurutnya, laporan dugaan korupsi tersebut sudah masuk sejak masa kepemimpinan Kajari Fatoni, namun hingga kini belum ada kejelasan hukum.
“Kami mendesak Kejaksaan Negeri Sikka agar tidak membiarkan kasus ini berlarut-larut. Jangan berdalih kekurangan sumber daya untuk membenarkan lambannya penanganan. Jika dibiarkan, Sikka akan menjadi surga bagi koruptor dan neraka bagi rakyat,” tegasnya.
PMKRI menilai bahwa kasus ini tidak hanya membutuhkan penegakan hukum, tetapi juga pertanggungjawaban moral dan etik dari pejabat publik yang terlibat.»
(rel)
HUMANIORA
Warga Palue Ganti Bambu Rusak agar Penyulingan Air Poa Nua Kaju Tetap Berfungsi
Kerusakan bak penampungan air akibat gempa membuat warga Palue mengandalkan fasilitas penyulingan Poa Nua Kaju. Bambu yang rusak diganti secara swadaya agar air tetap dapat digunakan.
MAUMERE, GardaFlores — Kerusakan bak penampungan air akibat gempa bumi membuat kebutuhan air bersih warga Palue, Kabupaten Sikka, semakin bergantung pada sumber air yang masih dapat digunakan. Salah satunya fasilitas penyulingan air dari uap bumi Poa Nua Kaju di Dusun Edo, Desa Kesokoja, Kecamatan Palue.
Fasilitas tersebut selama ini dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak hingga mencuci pakaian. Gempa juga menyebabkan sejumlah bagian bambu pada fasilitas penyulingan mengalami kerusakan.
Warga kemudian mengganti bambu yang rusak dengan bambu baru secara swadaya agar fasilitas penyulingan tetap dapat digunakan.
Fista Sambuari Kago Kunjungi Anak Disabilitas di Alma Maumere
Kondisi tersebut diketahui saat Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue bersama Team Aman Nusa II Polres Sikka melakukan patroli di lokasi, Senin (7/9/2026), sekitar pukul 15.30 WITA. Patroli dipimpin Kasubagadalpers Polres Sikka Ipda Rusyudi Mangge.
Selain memantau situasi keamanan pascagempa, petugas mengecek kondisi fasilitas penyulingan air yang menjadi salah satu sumber pemenuhan kebutuhan air masyarakat setempat.

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan bak-bak penampungan air milik warga mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat warga tidak dapat menyimpan cadangan air dalam jumlah seperti sebelum gempa.
Di tengah kondisi tersebut, fasilitas Poa Nua Kaju tetap dimanfaatkan masyarakat. Kerusakan pada bagian bambu segera diperbaiki warga dengan menggantinya menggunakan material baru.
Team Aman Nusa II Polres Sikka bersama Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue juga melakukan pemantauan keamanan di sekitar lokasi penyulingan. Pengamanan ditujukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk pencurian aset, sabotase, dan pungutan liar.
Petugas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Hasil patroli menunjukkan kondisi di lokasi penyulingan air Poa Nua Kaju dalam keadaan aman dan kondusif.»(rel)
HUMANIORA
Fista Sambuari Kago Kunjungi Anak Disabilitas di Alma Maumere
Fista Sambuari Kago mengunjungi Panti Asuhan St. Aloysius Susteran Alma Maumere, menyerahkan sembako, dan berinteraksi langsung dengan anak-anak penyandang disabilitas.
MAUMERE, GardaFlores — Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, mengunjungi Panti Asuhan St. Aloysius Susteran Alma Maumere, Senin (7/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Fista menyerahkan paket sembako dan sejumlah kebutuhan pokok kepada anak-anak penyandang disabilitas.
Fista yang merupakan istri Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago juga berinteraksi langsung dengan anak-anak di panti. Ia menyapa, berbincang, bermain, dan memeluk sejumlah anak selama kunjungan berlangsung.
Menurut Fista, perhatian kepada penyandang disabilitas tidak cukup hanya melalui bantuan materi. Mereka juga membutuhkan perhatian dan dukungan sebagai bagian dari keluarga dan masyarakat.
“Mereka bukan objek belas kasihan. Mereka adalah bagian dari keluarga besar kita, bagian dari masyarakat Kabupaten Sikka yang harus kita cintai, kita perhatikan dan kita dukung,” ungkap Fista.
Vox Populi Sikka Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores
Ia mengatakan kondisi fisik maupun keterbatasan yang dimiliki seseorang tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi hak mendapatkan kasih sayang, kesempatan, dan kehidupan yang layak.
Fista juga mendorong agar penyandang disabilitas mendapatkan ruang untuk tumbuh, berkembang, berkarya, dan terlibat dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mengaku bersyukur dapat bertemu dan berinteraksi langsung dengan anak-anak di Panti Asuhan St. Aloysius Susteran Alma.
“Saya bersyukur bisa hadir di sini, bertemu, bermain, memeluk dan berbagi bersama anak-anak. Bagi saya, mereka adalah anak-anak kita semua,” ujarnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial Fista bersama TP PKK Kabupaten Sikka untuk memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, termasuk penyandang disabilitas.
Selain menyerahkan bantuan, Fista meluangkan waktu berinteraksi langsung dengan penghuni panti.»(rel)
HUMANIORA
Vox Populi Sikka Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores
Vox Populi Institute Sikka menyalurkan ratusan paket sembako ke sejumlah lokasi terdampak gempa Flores. Kegiatan juga disertai trauma healing bagi anak-anak.
MAUMERE, GardaFlores — DPW Vox Populi Institute Sikka bersama Dewan Pimpinan Nasional Vox Populi Institute Indonesia menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga terdampak gempa bumi Flores.
Selain bantuan logistik, organisasi tersebut juga menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak di sejumlah lokasi terdampak.
Aksi kemanusiaan itu disampaikan Ketua Mandataris Tunggal DPW Vox Populi Institute Sikka, Higinus Wilbrot, di Maumere, Senin (7/9/2026).
Higinus turun langsung dalam penyaluran bantuan bersama mantan Ketua Vox Populi Sikka, Raf Martin, ST, dan Ketua Satgas Bantuan, Petrus Plain, S.Pd., M.Pd.
Menurut Higinus, bantuan diberikan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascagempa.
PALUE Bangkit dari Gempa, Polisi Edukasi Siswa SDN Uwa I soal Keselamatan Lalu Lintas
Ia mengatakan kehadiran Vox Populi Institute tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga memberikan dukungan kepada masyarakat yang masih terdampak bencana.
Koordinator Pelaksana Distribusi Bantuan, Petrus Plain, mengatakan ratusan paket sembako disalurkan ke sejumlah titik terdampak.

Selain distribusi bantuan, tim juga melaksanakan trauma healing bagi anak-anak melalui kegiatan yang dirancang untuk membantu mereka pulih setelah mengalami gempa.
Perwakilan warga, Hendrik Gunawan, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam kondisi seperti sekarang,” ungkap Hendrik.
Donatur Surabaya Kirim 13 Ton Beras, 20 Tandon Air dan Ratusan Sepatu untuk Korban Gempa Flores
Warga lainnya, Tarsi Adeo, juga menyambut aksi kemanusiaan tersebut dan menilai dukungan dari berbagai pihak membantu masyarakat menghadapi masa pemulihan setelah gempa.
Aksi tersebut menjadi bagian dari bantuan kemanusiaan Vox Populi Institute bagi masyarakat terdampak gempa Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026.»(rel)
-
NASIONAL11 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA12 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
