Connect with us

HUMANIORA

El Tari Memorial Cup XXXIV Resmi Bergulir di Ende: Semangat Sepak Bola NTT Menyala!

Published

on

Penonton ETMC mengantri di depan gerbang masuk Stadion Marilonga, Ende. (IST)

Ende, GardaFlores — Turnamen sepak bola paling bergengsi di Nusa Tenggara Timur, El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV, resmi dimulai di Kabupaten Ende. Ajang bergengsi yang menjadi kebanggaan masyarakat NTT ini berlangsung mulai 7 November hingga 5 Desember 2025, menghadirkan puluhan klub dari berbagai kabupaten/kota yang terbagi dalam tujuh grup (Pool A–G).

Seluruh pertandingan babak penyisihan digelar mulai 9 hingga 19 November 2025, di berbagai lapangan utama di Kabupaten Ende yang telah disiapkan dengan standar kompetisi regional.

Babak 16 Besar: 24–27 November 2025.

Babak 8 Besar: 30 November–1 Desember 2025

Babak Semi Final: 3 Desember 2025

Babak Final: Jumat, 5 Desember 2025, pukul 18.00 WITA, mempertemukan pemenang semifinal.

Grup dan Jadwal Pertandingan Babak Penyisihan ETMC XXXIV

Pool A –Stadion Marilonga, Ende–

  • Klub: Perse Ende, Citra Bakti Ngada, Sergio FC, BMU Alor
  • Jadwal:
    • 9 November 2025 | 21.00 WITA – Perse Ende vs Citra Bakti Ngada (Laga Pembuka)
    • 11 November 2025 – Sergio FC vs BMU Alor
    • 13 November 2025 – Perse Ende vs Sergio FC
    • 15 November 2025 – Citra Bakti Ngada vs BMU Alor
    • 17 November 2025 – Perse Ende vs BMU Alor
    • 19 November 2025 – Citra Bakti Ngada vs Sergio FC

Pool B –Lapangan Wolowona, Ende–

  • Klub: PSKK Kota Kupang, PSN Ngada, Persim Manggarai, Persitoli Alor
  • Jadwal:
    • 10 November – PSKK Kota Kupang vs PSN Ngada
    • 12 November – Persim Manggarai vs Persitoli Alor
    • 14 November – PSKK Kota Kupang vs Persim Manggarai
    • 16 November – PSN Ngada vs Persitoli Alor
    • 18 November – PSKK Kota Kupang vs Persitoli Alor
    • 19 November – PSN Ngada vs Persim Manggarai

Pool C –Lapangan Onekore, Ende–

  • Klub: Flores United, BMP Flotim, Platina FC, Persami Maumere
  • Jadwal:
    • 10 November – Flores United vs BMP Flotim
    • 12 November – Platina FC vs Persami Maumere
    • 14 November – Flores United vs Platina FC
    • 16 November – BMP Flotim vs Persami Maumere
    • 18 November – Flores United vs Persami Maumere
    • 19 November – BMP Flotim vs Platina FC

Pool D –Lapangan Kebonsari, Ende–

  • Klub: Persemetim, Bajak Laut FC, Tiara Nusa, Perseb Elu
  • Jadwal:
    • 9 November – Persemetim vs Bajak Laut FC
    • 11 November – Tiara Nusa vs Perseb Elu
    • 13 November – Persemetim vs Tiara Nusa
    • 15 November – Bajak Laut FC vs Perseb Elu
    • 17 November – Persemetim vs Perseb Elu
    • 19 November – Bajak Laut FC vs Tiara Nusa

Pool E –Lapangan Rewarangga, Ende–

  • Klub: Bintang Timur ATB, PS. Malaka, Persamba Mabar, Persemalaka
  • Jadwal:
    • 10 November – Bintang Timur ATB vs PS. Malaka
    • 12 November – Persamba Mabar vs Persemalaka
    • 14 November – Bintang Timur ATB vs Persamba Mabar
    • 16 November – PS. Malaka vs Persemalaka
    • 18 November – Bintang Timur ATB vs Persemalaka
    • 19 November – PS. Malaka vs Persamba Mabar

Pool F –Lapangan Ndao, Ende–

  • Klub: PERS Kota Kupang, Perseb Belu, Persena Waingapu, Persada SBD
  • Jadwal:
    • 9 November – PERS Kota Kupang vs Perseb Belu
    • 11 November – Persena Waingapu vs Persada SBD
    • 13 November – PERS Kota Kupang vs Persena Waingapu
    • 15 November – Perseb Belu vs Persada SBD
    • 17 November – PERS Kota Kupang vs Persada SBD
    • 19 November – Perseb Belu vs Persena Waingapu

Pool G –Lapangan Roworeke, Ende–

  • Klub: Kristal FC, Persena Nagekeo, Nirwana 04, Persada SBD
  • Jadwal:
    • 10 November – Kristal FC vs Persena Nagekeo
    • 12 November – Nirwana 04 vs Persada SBD
    • 14 November – Kristal FC vs Nirwana 04
    • 16 November – Persena Nagekeo vs Persada SBD
    • 18 November – Kristal FC vs Persada SBD
    • 19 November – Persena Nagekeo vs Nirwana 04

Agenda Selanjutnya

  • 20–22 November 2025: Penentuan peringkat & administrasi
  • 23 November 2025: Hari Istirahat / Masa Jeda
  • 25 November – 5 Desember 2025: Babak 16 besar hingga Final

Dengan dukungan penuh masyarakat NTT, turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga perayaan semangat persaudaraan dan sportivitas yang hangat, berkelas, dan penuh energi.»(*/rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUMANIORA

Pria 39 Tahun di Geliting Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Saat kejadian, istri korban sedang berada di wilayah Kecamatan Waigete bersama anak mereka yang lain.

Published

on

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Seorang pria berinisial A.B (39), warga Dusun Jedawair, Desa Geliting, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian.

Kasi Humas Polres Sikka AIPDA Leonardus Tunga mengatakan peristiwa pertama kali diketahui oleh saksi Maria Aptianti Nona Len (19) yang baru pulang dari sekolah. Saat melintas di depan rumah korban, saksi mendengar tangisan anak korban yang berusia sekitar tiga tahun dari dalam rumah.

Saksi kemudian memanggil korban, namun tidak mendapat respons. Setelah mendapati seluruh pintu terkunci dari dalam, saksi masuk melalui jendela belakang dan menemukan korban dalam kondisi tergantung di bagian dapur rumah.

Saksi selanjutnya meminta pertolongan warga. Silvester Dadu (38), yang merupakan adik korban, datang ke lokasi dan membuka pintu belakang rumah. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kewapante oleh warga setempat.

Petugas kepolisian tiba di tempat kejadian sekitar pukul 13.50 WITA dan melakukan pengamanan lokasi serta koordinasi dengan Tim Inafis Polres Sikka. Olah tempat kejadian perkara dilakukan sekitar pukul 14.30 WITA.

Pria 57 Tahun Ditemukan Meninggal di Kabor, Polisi Tunggu Hasil Medis

Setelah proses tersebut, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit St. Gabriel Kewapante. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat sakit dan kerap menjalani perawatan. Informasi tersebut masih didalami sebagai bagian dari penyelidikan.

Saat kejadian, istri korban tidak berada di rumah karena sedang berada di wilayah Kecamatan Waigete bersama anak mereka yang lain. Korban diketahui bekerja sebagai karyawan swasta dan meninggalkan seorang istri serta dua anak.

Polisi menyatakan telah mengamankan lokasi, memeriksa saksi, dan mengumpulkan keterangan untuk memastikan penyebab kematian.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan data pendukung untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Pria 57 Tahun Ditemukan Meninggal di Kabor, Polisi Tunggu Hasil Medis

Berdasarkan keterangan warga, korban memiliki riwayat penyakit asma, lambung, dan gangguan paru-paru.

Published

on

Petugas polisi sedang melakukan identifikasi di rumah pria (GB) yang meninggal itu, Jumat (17/4/2026). FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Seorang pria berinisial GB (57) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di RT 005/RW 005, Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 07.30 Wita. Korban diketahui berprofesi sebagai petani dan tinggal seorang diri.

Kasi Humas Polres Sikka, Aipda Leonardus Tunga, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi pembusukan lanjut, terbaring di tempat tidur di ruang tengah rumahnya. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere untuk pemeriksaan medis.

Penemuan bermula sekitar pukul 07.00 Wita ketika warga mencium bau menyengat dari arah rumah korban. Saksi Polikarpus Samsu Bari meminta anggota keluarganya memeriksa, namun tidak dapat mendekat karena bau yang semakin kuat.

Pada waktu hampir bersamaan, saksi Marta Martini yang melintas usai berjalan pagi turut mencium bau serupa. Ia kemudian membuka pintu rumah korban dan menemukan korban sudah meninggal dunia, lalu melaporkannya kepada ketua RT setempat.

Ketua RT 005, Maria Kontasia Dua Keron, menyatakan laporan awal dari warga kemudian langsung diteruskan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sikka.

“Bau menyengat sekali, lalu ada banyak lalat,” kata Maria di lokasi kejadian.

Kasus Kematian Siswi di Sikka: Motif Belum Diumumkan, Kuasa Hukum Pertanyakan Barang Bukti dan Arah Penyidikan

Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan saksi sebelum mengevakuasi jenazah.

Berdasarkan keterangan warga, korban memiliki riwayat penyakit asma, lambung, dan gangguan paru-paru. Korban juga sempat mengeluhkan sakit perut dan kesulitan buang air besar.

Ketua RT menyebut korban terakhir terlihat sekitar empat hari sebelum ditemukan. Sementara itu, warga lain, Samsul Olga, mengaku masih melihat korban pada Kamis (16/4/2026) di sekitar rumahnya.

“Kemarin saya masih lihat dia. Rencananya mau minta dokter untuk periksa, tapi tidak jadi karena dia sudah keluar rumah,” ujar Samsul.

Saat ditemukan, korban mengenakan jaket bergaris warna oranye, hitam, dan biru serta celana olahraga hitam. Kondisi tubuh menunjukkan tanda pembusukan lanjut.

Hingga saat ini, penyebab kematian belum dapat dipastikan. Kepolisian menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk menentukan penyebab pasti kematian.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Baru Tiba dari Kupang, Guru di Watuliwung Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Korban sebelumnya sempat berkomunikasi dengan keluarga untuk dijemput di Bandara Frans Seda Maumere.

Published

on

Korban kemudian dibawa ke RS TC Hillers Maumere untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan telah meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan. FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Seorang guru berinisial Y.A. (34), warga Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Minggu (12/4) sore, beberapa jam setelah tiba di Maumere dari Kupang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.48 WITA di Dusun Watuliwung, RT/RW 007/004. Informasi tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Sikka, AIPDA Leonardus Tunga.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban sebelumnya sempat berkomunikasi dengan keluarga untuk dijemput di Bandara Frans Seda Maumere setibanya dari Kupang. Namun saat keluarga tiba di bandara, korban tidak ditemukan.

Korban kemudian menghubungi salah satu saksi dan menyampaikan bahwa dirinya telah berada di rumah di Desa Watuliwung.

Dua saksi berinisial A.D. (43) dan A.H.S. (42) selanjutnya mendatangi rumah korban. Setibanya di lokasi, keduanya memanggil korban dari luar rumah, namun tidak mendapat respons.

Saat memasuki rumah dan membuka pintu kamar, saksi menemukan korban dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon berwarna biru yang terikat pada rangka atap rumah.

Ibu dan Anak Hilang di Sikka Sejak 1 April, Pencarian Berlanjut

Menurut keterangan kepolisian, saksi berupaya menurunkan korban dengan memotong tali dan meminta bantuan warga. Korban kemudian dibawa ke RS TC Hillers Maumere untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan telah meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan saksi.

Korban diketahui merupakan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di SMP Nuba Arat, Kecamatan Kangae, dan tinggal seorang diri di rumahnya.

Penanganan kasus kematian yang diduga tidak wajar dilakukan melalui olah TKP, pemeriksaan medis, dan pengumpulan keterangan saksi. Autopsi menjadi salah satu prosedur yang dapat dilakukan untuk memastikan penyebab kematian, sesuai dengan ketentuan hukum dan persetujuan keluarga.

Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Desa Watuliwung. Kepolisian masih melakukan pendalaman berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending