HUMANIORA
Satgas TMMD Kodim 1603 Sikka Bagi Paket Makanan Bergizi
Maumere, gardaflores.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 Kodim 1603 Sikka membagikan makanan bergizi bagi para siswa SDN Munegajut, di Desa Riit Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.
Danramil 01/Alok, Kapten Czi Sunaryo mengatakan hal itu mewakili Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-121 Kodim 1603 Sikka, Letkol Czi Setiawan Nur Prakoso Utomo, di Maumere, Jumat (9/8/2024).
Ia mengatakan, pemberian makanan tambahan bergizi itu, merupakan bentuk nyata upaya TNI dalam mencegah stunting.
Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan bagian dari program Satgas TMMD dalam membantu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di wilayah TMMD.
“Kami memberikan telur dan susu sebagai bagian dari paket makanan tambahan yang diharapkan dapat membantu pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak-anak di SDN Munegajut,” ujar Sunaryo.
Dia mengatakan, stunting merupakan kondisi keterlambatan pertumbuhan pada anak, bisa berdampak pada perkembangan fisik dan mental jangka panjang. Oleh karena itu, TNI melalui program TMMD berkomitmen untuk berperan aktif dalam menanggulangi masalah ini.

Danramil 01/Alok, Kapten Czi Sunaryo: Kami memberikan telur dan susu sebagai bagian dari paket makanan tambahan yang diharapkan dapat membantu pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak-anak di SDN Munegajut.
“Dengan memberikan perhatian kepada isu-isu penting seperti stunting, Satgas TMMD berharap dapat membawa perubahan positif yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat di wilayah operasi,” paparnya.
Para siswa maupun guru SDN Munegajut menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Kodim 1603 Sikka ini.
“Kami sangat bersyukur dengan bantuan yang diberikan oleh TNI. Ini sangat membantu anak-anak kami untuk mendapatkan asupan gizi yang baik, terutama di daerah yang sulit dijangkau seperti ini,” ungkap Ida salah seorang guru SDN Munegajut.
Guru Ida mengatakan, dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan angka stunting wilayah Kabupaten Sikka dapat ditekan.
Selain itu, katanya, langkah ini juga memperlihatkan betapa pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa serta meningkatkan kualitas hidup generasi muda di daerah pelosok.
»(rel)
HUMANIORA
140 Warga Terdampak Gempa Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis di Wailiti
Hari kedua pelayanan kesehatan gratis di Wailiti, Sikka, melayani 140 warga terdampak gempa dari berbagai kelompok usia.
MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 140 warga terdampak gempa bumi memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis di Kelurahan Wailiti, Kabupaten Sikka, Rabu (26/8/2026).
Layanan tersebut merupakan hari kedua pelayanan kesehatan yang dibuka Tim Kesehatan PDI Perjuangan bagi masyarakat terdampak gempa.
Warga yang datang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari lansia, orang dewasa, anak-anak hingga balita.
Pelayanan berlangsung pukul 09.00 hingga 16.00 WITA. Pemeriksaan dan pengobatan diberikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan.
Astra Salurkan 30 Paket Sembako untuk Wartawan Sikka Terdampak Pascagempa
Pelayanan dipimpin dr. Ananta dan dr. Joanna, didampingi pengurus PDI Perjuangan Emanuel Kolfidus dan Alfonsus Ambrosius serta Kepala Baguna DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka, Yansen Seda.
Layanan tersebut diberikan di tengah kondisi pascagempa yang masih membatasi akses sebagian warga terhadap pelayanan kesehatan.
Dengan jumlah 140 warga yang dilayani pada hari kedua, kebutuhan pemeriksaan kesehatan di wilayah terdampak masih terlihat. Kelompok lansia, anak-anak dan balita menjadi bagian dari warga yang memanfaatkan layanan tersebut.»(rel)
HUMANIORA
Astra Salurkan 30 Paket Sembako untuk Wartawan Sikka Terdampak Pascagempa
Astra Group menyalurkan 30 paket sembako kepada wartawan AWAS di Sikka. Bantuan diberikan melalui program Nurani Astra Berbagi setelah gempa Flores.
MAUMERE, GardaFlores — Astra Group menyalurkan 30 paket sembako kepada wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sikka (AWAS), Rabu (26/8/2026), di tengah aktivitas jurnalistik yang tetap berjalan setelah gempa bumi Flores.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Divisi Environmental and Social Responsibility (ESR) Astra Korporasi dalam program kemanusiaan Nurani Astra Berbagi (Astra SOS).
Fasilitator Desa Sejahtera Astra Group, Vonny Francis, mengatakan wartawan selama ini menjadi mitra strategis Astra dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai program perusahaan kepada masyarakat.
Namun, menurut Vonny, fungsi pers tidak terbatas pada publikasi kegiatan. Wartawan juga berperan dalam edukasi masyarakat dan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.
BPBD Ngada Satu Pintu Salurkan Bantuan Gempa, Warga Minta Data Penerima Dibuka
“Kehadiran wartawan sering sekali membantu kami untuk mengedukasi masyarakat. Tujuan paling utama adalah bagaimana mengedukasi masyarakat dan sekaligus menjadi bagian dari mata masyarakat untuk mengawasi kerja-kerja kami,” ujar Vonny.
Dalam situasi pascagempa, fungsi tersebut menjadi semakin penting karena kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat meningkat. Wartawan tetap melakukan peliputan dari lokasi pengungsian, memantau penyaluran bantuan dan mengonfirmasi informasi terkait penanganan bencana.
Selain bantuan untuk wartawan, Astra Group juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sikka.
Bantuan disalurkan ke Desa Gera, Kecamatan Mego, dan diterima Kepala Desa Gera, Oris Raga. Bantuan juga diberikan kepada penghuni rumah jompo di Wairklau, Susteran Dymphna, serta masyarakat di Bloro, Kecamatan Nita.
168 Warga Terdampak Gempa Kangae Mendapat Pengobatan hingga Malam
Vonny turut mengantarkan bantuan ke sejumlah lokasi tersebut.
Di tengah penanganan bencana, keberadaan pers menjadi bagian dari mekanisme informasi dan kontrol publik. Peliputan mengenai kondisi pengungsi, distribusi bantuan, pendataan korban serta proses pemulihan memungkinkan masyarakat mengetahui perkembangan penanganan sekaligus mengawasi pelaksanaannya.
Bagi wartawan Sikka, aktivitas tersebut berlangsung ketika sebagian masyarakat masih berada dalam kondisi rentan pascagempa.
Bantuan Astra kepada AWAS menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan, sementara kerja jurnalistik tetap menempatkan verifikasi informasi, kepentingan publik dan pengawasan sebagai bagian dari tugas pers.»(rel)
HUMANIORA
BPBD Ngada Satu Pintu Salurkan Bantuan Gempa, Warga Minta Data Penerima Dibuka
BPBD Ngada menerapkan sistem satu pintu dalam penyaluran bantuan gempa. Warga meminta data penerima dan distribusi logistik dibuka secara transparan.
BAJAWA, GardaFlores — Pemerintah Kabupaten Ngada menerapkan mekanisme satu pintu dalam penyaluran bantuan gempa bumi dengan memusatkan logistik dari BNPB melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada.
Kepala Pelaksana BPBD Ngada, Emanuel Kora mengatakan mekanisme tersebut diterapkan agar distribusi bantuan dapat dikendalikan dan diarahkan kepada warga berdasarkan kebutuhan serta tingkat kerusakan rumah.
“Semua masuk ke kami dulu. Tujuannya satu, pendistribusian satu arah supaya tepat sasaran,” kata Emanuel, Selasa (26/8/2026).
Logistik yang diterima BPBD antara lain beras, makanan instan, tenda darurat, spon tidur, tikar, selimut, peralatan dapur dan obat-obatan.
Pasien Penyakit Kronis Berisiko Terabaikan dalam Penanganan Gempa Flores
Untuk menjangkau wilayah terdampak hingga pelosok, BPBD menggandeng pemilik kendaraan truk. Penentuan penerima dilakukan bersama pemerintah kecamatan dan desa dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan rumah.
Mekanisme tersebut mendapat perhatian warga yang meminta pengelolaan bantuan dilakukan secara terbuka, terutama dalam pendataan dan penentuan penerima.
Goris, warga Bajawa Utara, mengatakan pembagian bantuan sebelumnya pernah dinilai tidak merata dan sempat memicu perselisihan antarwarga.
“Kami mohon semua logistik dikontrol dengan baik dan transparan. Pemerintah harus mendata dengan baik, membaginya dengan benar, terbuka dan merata,” ujarnya.
Pengungsi Watuliwung Masih Bertahan, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar
Goris juga meminta bantuan bencana tidak digunakan untuk kepentingan politik.
“Karena ada juga yang memanfaatkan bantuan logistik ini untuk kampanye pencalonan kepala desa,” katanya.
Sementara itu, Dominikus, warga Desa Uluwae, mengatakan bantuan beras, tikar dan spon tidur membantu keluarganya selama berada dalam kondisi terdampak gempa.
“Akhirnya bisa tidur nyenyak. Selama ini kami hanya beralaskan daun,” katanya.
Menurut Dominikus, bantuan pangan berupa sayur dan buah juga membantu warga memenuhi kebutuhan selama aktivitas pertanian terganggu akibat gempa.
Dampak bencana juga dirasakan dari sisi ekonomi. Warga yang kehilangan produktivitas tetap menghadapi kewajiban membayar cicilan koperasi maupun bank.
“Kami mohon kepada Bapak Presiden agar membantu meringankan beban kami, karena dengan musibah ini kami menjadi tidak produktif untuk mencari uang membayar cicilan koperasi dan bank,” pintanya.
Hingga Selasa (26/8/2026), penyaluran bantuan darurat BNPB untuk wilayah Flores terdampak gempa masih berlangsung. Bantuan meliputi kebutuhan pangan, tenda, selimut, peralatan dapur dan obat-obatan.
Pemkab Ngada menyatakan data penerima bantuan akan diumumkan secara terbuka di tingkat desa dan kecamatan setelah proses verifikasi selesai.
Dengan demikian, mekanisme satu pintu bukan hanya soal memusatkan logistik, tetapi juga memastikan setiap bantuan tercatat, penerima terverifikasi dan distribusinya dapat dipantau masyarakat.»(tim/rel)
-
NASIONAL10 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA12 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
