Connect with us

HUMANIORA

Pemkab Sikka Luncurkan Website Pesta Rakyat HUT RI ke-80

Published

on

Maumere, GardaFlores – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemkab Sikka meluncurkan Website Pesta Rakyat Kabupaten Sikka.

Peluncuran itu dilakukan oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, didampingi Wakil Bupati Simon Subandi Supriadi, di Ruang Rokatenda, Kantor Bupati Sikka, Jumat (1/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan peluncuran tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka, Very Awales, serta para anggota panitia dan undangan lainnya.

Baca juga:

Jembatan Layang Penghubung Masebewa–Lenandareta Mulai Dibangun

Peluncuran website ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Surat Edaran Bupati Sikka Nomor: 131 Tahun 2025 tentang Semarak HUT ke-80 RI di Kabupaten Sikka. Situs resmi tersebut dapat diakses melalui tautan: https://sites.google.com/view/panitia-hut-ri-ke-80-kab-sikka/selamat-datang.

“Website ini adalah wujud komitmen pemerintah menghadirkan informasi yang terbuka, akurat, dan mudah diakses,” kata Bupati Juventus.

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan platform ini sebagai ruang partisipasi aktif, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan cinta terhadap budaya lokal.

Website tersebut menyediakan informasi lengkap mengenai seluruh agenda, perlombaan, hingga hiburan rakyat yang akan digelar sepanjang bulan Agustus. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pendaftaran lomba dan kegiatan langsung melalui laman tersebut.

Baca juga:

Bupati Sikka Imbau Warga Waspadai Dampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Ketua Panitia HUT ke-80 RI Kabupaten Sikka, Yohanes B.C. Putu Botha, ST, menyampaikan bahwa puncak kegiatan adalah Upacara Kenegaraan, sementara rangkaian Pesta Rakyat berlangsung pada 18–24 Agustus 2025 di Kota Maumere dan Halaman Kantor Bupati Sikka.

Adapun jenis kegiatan yang dijadwalkan meliputi lomba gapura, video tematik, futsal, gerak jalan, karnaval, sound system, sepeda hias, pameran pembangunan, dan panggung hiburan rakyat.

“Panitia melibatkan seniman, UMKM, dan birokrat secara kolaboratif untuk menghadirkan semangat gotong royong dalam perayaan ini,” jelas Putu Botha.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUMANIORA

140 Warga Terdampak Gempa Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis di Wailiti

Hari kedua pelayanan kesehatan gratis di Wailiti, Sikka, melayani 140 warga terdampak gempa dari berbagai kelompok usia.

Published

on

Pelayanan dipimpin dr. Ananta dan dr. Joanna, didampingi pengurus PDI Perjuangan Emanuel Kolfidus dan Alfonsus Ambrosius serta Kepala Baguna DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka, Yansen Seda.

MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 140 warga terdampak gempa bumi memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis di Kelurahan Wailiti, Kabupaten Sikka, Rabu (26/8/2026).

Layanan tersebut merupakan hari kedua pelayanan kesehatan yang dibuka Tim Kesehatan PDI Perjuangan bagi masyarakat terdampak gempa.

Warga yang datang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari lansia, orang dewasa, anak-anak hingga balita.

Pelayanan berlangsung pukul 09.00 hingga 16.00 WITA. Pemeriksaan dan pengobatan diberikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan.

Astra Salurkan 30 Paket Sembako untuk Wartawan Sikka Terdampak Pascagempa

Pelayanan dipimpin dr. Ananta dan dr. Joanna, didampingi pengurus PDI Perjuangan Emanuel Kolfidus dan Alfonsus Ambrosius serta Kepala Baguna DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka, Yansen Seda.

Layanan tersebut diberikan di tengah kondisi pascagempa yang masih membatasi akses sebagian warga terhadap pelayanan kesehatan.

Dengan jumlah 140 warga yang dilayani pada hari kedua, kebutuhan pemeriksaan kesehatan di wilayah terdampak masih terlihat. Kelompok lansia, anak-anak dan balita menjadi bagian dari warga yang memanfaatkan layanan tersebut.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Astra Salurkan 30 Paket Sembako untuk Wartawan Sikka Terdampak Pascagempa

Astra Group menyalurkan 30 paket sembako kepada wartawan AWAS di Sikka. Bantuan diberikan melalui program Nurani Astra Berbagi setelah gempa Flores.

Published

on

Selain bantuan untuk wartawan, Astra Group juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sikka. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Astra Group menyalurkan 30 paket sembako kepada wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sikka (AWAS), Rabu (26/8/2026), di tengah aktivitas jurnalistik yang tetap berjalan setelah gempa bumi Flores.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Divisi Environmental and Social Responsibility (ESR) Astra Korporasi dalam program kemanusiaan Nurani Astra Berbagi (Astra SOS).

Fasilitator Desa Sejahtera Astra Group, Vonny Francis, mengatakan wartawan selama ini menjadi mitra strategis Astra dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai program perusahaan kepada masyarakat.

Namun, menurut Vonny, fungsi pers tidak terbatas pada publikasi kegiatan. Wartawan juga berperan dalam edukasi masyarakat dan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.

BPBD Ngada Satu Pintu Salurkan Bantuan Gempa, Warga Minta Data Penerima Dibuka

“Kehadiran wartawan sering sekali membantu kami untuk mengedukasi masyarakat. Tujuan paling utama adalah bagaimana mengedukasi masyarakat dan sekaligus menjadi bagian dari mata masyarakat untuk mengawasi kerja-kerja kami,” ujar Vonny.

Dalam situasi pascagempa, fungsi tersebut menjadi semakin penting karena kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat meningkat. Wartawan tetap melakukan peliputan dari lokasi pengungsian, memantau penyaluran bantuan dan mengonfirmasi informasi terkait penanganan bencana.

Selain bantuan untuk wartawan, Astra Group juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sikka.

Bantuan disalurkan ke Desa Gera, Kecamatan Mego, dan diterima Kepala Desa Gera, Oris Raga. Bantuan juga diberikan kepada penghuni rumah jompo di Wairklau, Susteran Dymphna, serta masyarakat di Bloro, Kecamatan Nita.

168 Warga Terdampak Gempa Kangae Mendapat Pengobatan hingga Malam

Vonny turut mengantarkan bantuan ke sejumlah lokasi tersebut.

Di tengah penanganan bencana, keberadaan pers menjadi bagian dari mekanisme informasi dan kontrol publik. Peliputan mengenai kondisi pengungsi, distribusi bantuan, pendataan korban serta proses pemulihan memungkinkan masyarakat mengetahui perkembangan penanganan sekaligus mengawasi pelaksanaannya.

Bagi wartawan Sikka, aktivitas tersebut berlangsung ketika sebagian masyarakat masih berada dalam kondisi rentan pascagempa.

Bantuan Astra kepada AWAS menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan, sementara kerja jurnalistik tetap menempatkan verifikasi informasi, kepentingan publik dan pengawasan sebagai bagian dari tugas pers.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

BPBD Ngada Satu Pintu Salurkan Bantuan Gempa, Warga Minta Data Penerima Dibuka

BPBD Ngada menerapkan sistem satu pintu dalam penyaluran bantuan gempa. Warga meminta data penerima dan distribusi logistik dibuka secara transparan.

Published

on

Untuk menjangkau wilayah terdampak hingga pelosok, BPBD menggandeng pemilik kendaraan truk. Penentuan penerima dilakukan bersama pemerintah kecamatan dan desa dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan rumah. FOTO: GARDAFLORES/ROBY

BAJAWA, GardaFlores — Pemerintah Kabupaten Ngada menerapkan mekanisme satu pintu dalam penyaluran bantuan gempa bumi dengan memusatkan logistik dari BNPB melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada.

Kepala Pelaksana BPBD Ngada, Emanuel Kora mengatakan mekanisme tersebut diterapkan agar distribusi bantuan dapat dikendalikan dan diarahkan kepada warga berdasarkan kebutuhan serta tingkat kerusakan rumah.

“Semua masuk ke kami dulu. Tujuannya satu, pendistribusian satu arah supaya tepat sasaran,” kata Emanuel, Selasa (26/8/2026).

Logistik yang diterima BPBD antara lain beras, makanan instan, tenda darurat, spon tidur, tikar, selimut, peralatan dapur dan obat-obatan.

Pasien Penyakit Kronis Berisiko Terabaikan dalam Penanganan Gempa Flores

Untuk menjangkau wilayah terdampak hingga pelosok, BPBD menggandeng pemilik kendaraan truk. Penentuan penerima dilakukan bersama pemerintah kecamatan dan desa dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan rumah.

Mekanisme tersebut mendapat perhatian warga yang meminta pengelolaan bantuan dilakukan secara terbuka, terutama dalam pendataan dan penentuan penerima.

Goris, warga Bajawa Utara, mengatakan pembagian bantuan sebelumnya pernah dinilai tidak merata dan sempat memicu perselisihan antarwarga.

“Kami mohon semua logistik dikontrol dengan baik dan transparan. Pemerintah harus mendata dengan baik, membaginya dengan benar, terbuka dan merata,” ujarnya.

Pengungsi Watuliwung Masih Bertahan, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar

Goris juga meminta bantuan bencana tidak digunakan untuk kepentingan politik.

“Karena ada juga yang memanfaatkan bantuan logistik ini untuk kampanye pencalonan kepala desa,” katanya.

Sementara itu, Dominikus, warga Desa Uluwae, mengatakan bantuan beras, tikar dan spon tidur membantu keluarganya selama berada dalam kondisi terdampak gempa.

“Akhirnya bisa tidur nyenyak. Selama ini kami hanya beralaskan daun,” katanya.

Menurut Dominikus, bantuan pangan berupa sayur dan buah juga membantu warga memenuhi kebutuhan selama aktivitas pertanian terganggu akibat gempa.

Dampak bencana juga dirasakan dari sisi ekonomi. Warga yang kehilangan produktivitas tetap menghadapi kewajiban membayar cicilan koperasi maupun bank.

Di Tengah Pengungsian, Naufal Menunggu Kepastian Pengobatan

“Kami mohon kepada Bapak Presiden agar membantu meringankan beban kami, karena dengan musibah ini kami menjadi tidak produktif untuk mencari uang membayar cicilan koperasi dan bank,” pintanya.

Hingga Selasa (26/8/2026), penyaluran bantuan darurat BNPB untuk wilayah Flores terdampak gempa masih berlangsung. Bantuan meliputi kebutuhan pangan, tenda, selimut, peralatan dapur dan obat-obatan.

Pemkab Ngada menyatakan data penerima bantuan akan diumumkan secara terbuka di tingkat desa dan kecamatan setelah proses verifikasi selesai.

Dengan demikian, mekanisme satu pintu bukan hanya soal memusatkan logistik, tetapi juga memastikan setiap bantuan tercatat, penerima terverifikasi dan distribusinya dapat dipantau masyarakat.»(tim/rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending