HUMANIORA
Direktur PDAM Wairpuan Kabupaten Sikka Bantah Isu Dugaan Korupsi
Maumere, GardaFlores – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wairpuan Kabupaten Sikka, Frans Laka membantah adanya keterlibatan perusahaan dalam tindak pidana korupsi. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dan pembangunan infrastruktur air bersih dilakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.
Bantahan itu disampaikan Frans Laka di Maumere, Selasa (11/6/2025) menanggapi desakan agar Kejaksaan mengusut dugaan korupsi di PDAM Waipuan.
Frans Laka menyampaikan bahwa selama ini PDAM Wairpuan dan diri pribadinya memilih untuk diam terhadap isu-isu yang beredar di media sosial maupun media massa.
Ia menegaskan, “Kami menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan percaya sepenuhnya pada profesionalisme aparat penegak hukum. Yang kami harapkan adalah keadilan berdasarkan fakta dan data, bukan opini yang dipicu oleh viral di media sosial.”
Baca juga:
Fraksi Garda Solidaritas DPRD Sikka Tegaskan Pentingnya Sinkronisasi RPJMD dengan Kebijakan Nasional dan Prioritas Masyarakat
Ia menambahkan, isu-isu yang berkembang harus didasarkan pada data dan fakta agar tidak merugikan psikis maupun materi pihak-pihak yang dituduh.
Dalam klarifikasinya, Frans menjelaskan bahwa dana penyertaan modal dari pemerintah daerah kepada PDAM Wairpuan bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan air bersih. Dana ini digunakan untuk pembangunan jaringan, sumur bor, penggantian pipa, serta pengadaan peralatan dan fasilitas pendukung lainnya sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2019.
“Dana penyertaan modal ini tidak digunakan untuk membayar gaji pegawai, melainkan untuk pembangunan fisik dan peningkatan layanan air bersih,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, bahwa proses pengadaan barang dan jasa mengikuti SOP yang disusun sejak 2016, yang dibantu oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pengadaan dilakukan melalui lelang maupun penunjukan langsung sesuai kebutuhan dan prosedur yang berlaku.
Baca juga:
Fraksi PDI Perjuangan : Target RPJMD Sikka 2025–2029 “Biasa-Biasa Saja”
Frans menjelaskan bahwa PDAM Wairpuan menerima hibah dari pemerintah pusat melalui kementerian PUPR untuk mendukung program air minum. Dana hibah ini dialokasikan untuk pemasangan sambungan rumah, pembangunan sumur, dan pengadaan peralatan operasional. Dana hibah tersebut masuk ke kas daerah, bukan langsung ke kas PDAM.
“Terkait dana hibah, kami mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan, termasuk pengajuan dan pelaksanaan proyek. Pemerintah pusat hanya mengakui sejumlah tertentu dari jumlah yang dipasang, sesuai ketentuan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Frans menegaskan bahwa PDAM Wairpuan menggunakan SOP pengadaan sendiri yang telah disusun sejak 2016 dan sesuai aturan efisiensi serta transparansi. Ia menambahkan, proses pengadaan dilakukan melalui lelang maupun penunjukan langsung, dan selalu melibatkan konsultasi ke instansi terkait seperti Kejaksaan dan LPSE.
Frans Laka berharap agar isu yang beredar tidak mengaburkan fakta dan data yang sebenarnya. Ia juga berharap, masyarakat dapat menunggu proses hukum berjalan secara objektif dan profesional.
“Yang pasti, kami selalu berkomitmen untuk menjalankan tugas sesuai aturan dan menjaga kepercayaan masyarakat serta pemerintah daerah,” tuturnya.»
(rel)
HUMANIORA
Warga Palue Ganti Bambu Rusak agar Penyulingan Air Poa Nua Kaju Tetap Berfungsi
Kerusakan bak penampungan air akibat gempa membuat warga Palue mengandalkan fasilitas penyulingan Poa Nua Kaju. Bambu yang rusak diganti secara swadaya agar air tetap dapat digunakan.
MAUMERE, GardaFlores — Kerusakan bak penampungan air akibat gempa bumi membuat kebutuhan air bersih warga Palue, Kabupaten Sikka, semakin bergantung pada sumber air yang masih dapat digunakan. Salah satunya fasilitas penyulingan air dari uap bumi Poa Nua Kaju di Dusun Edo, Desa Kesokoja, Kecamatan Palue.
Fasilitas tersebut selama ini dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak hingga mencuci pakaian. Gempa juga menyebabkan sejumlah bagian bambu pada fasilitas penyulingan mengalami kerusakan.
Warga kemudian mengganti bambu yang rusak dengan bambu baru secara swadaya agar fasilitas penyulingan tetap dapat digunakan.
Fista Sambuari Kago Kunjungi Anak Disabilitas di Alma Maumere
Kondisi tersebut diketahui saat Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue bersama Team Aman Nusa II Polres Sikka melakukan patroli di lokasi, Senin (7/9/2026), sekitar pukul 15.30 WITA. Patroli dipimpin Kasubagadalpers Polres Sikka Ipda Rusyudi Mangge.
Selain memantau situasi keamanan pascagempa, petugas mengecek kondisi fasilitas penyulingan air yang menjadi salah satu sumber pemenuhan kebutuhan air masyarakat setempat.

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan bak-bak penampungan air milik warga mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat warga tidak dapat menyimpan cadangan air dalam jumlah seperti sebelum gempa.
Di tengah kondisi tersebut, fasilitas Poa Nua Kaju tetap dimanfaatkan masyarakat. Kerusakan pada bagian bambu segera diperbaiki warga dengan menggantinya menggunakan material baru.
Team Aman Nusa II Polres Sikka bersama Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue juga melakukan pemantauan keamanan di sekitar lokasi penyulingan. Pengamanan ditujukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk pencurian aset, sabotase, dan pungutan liar.
Petugas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Hasil patroli menunjukkan kondisi di lokasi penyulingan air Poa Nua Kaju dalam keadaan aman dan kondusif.»(rel)
HUMANIORA
Fista Sambuari Kago Kunjungi Anak Disabilitas di Alma Maumere
Fista Sambuari Kago mengunjungi Panti Asuhan St. Aloysius Susteran Alma Maumere, menyerahkan sembako, dan berinteraksi langsung dengan anak-anak penyandang disabilitas.
MAUMERE, GardaFlores — Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, mengunjungi Panti Asuhan St. Aloysius Susteran Alma Maumere, Senin (7/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Fista menyerahkan paket sembako dan sejumlah kebutuhan pokok kepada anak-anak penyandang disabilitas.
Fista yang merupakan istri Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago juga berinteraksi langsung dengan anak-anak di panti. Ia menyapa, berbincang, bermain, dan memeluk sejumlah anak selama kunjungan berlangsung.
Menurut Fista, perhatian kepada penyandang disabilitas tidak cukup hanya melalui bantuan materi. Mereka juga membutuhkan perhatian dan dukungan sebagai bagian dari keluarga dan masyarakat.
“Mereka bukan objek belas kasihan. Mereka adalah bagian dari keluarga besar kita, bagian dari masyarakat Kabupaten Sikka yang harus kita cintai, kita perhatikan dan kita dukung,” ungkap Fista.
Vox Populi Sikka Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores
Ia mengatakan kondisi fisik maupun keterbatasan yang dimiliki seseorang tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi hak mendapatkan kasih sayang, kesempatan, dan kehidupan yang layak.
Fista juga mendorong agar penyandang disabilitas mendapatkan ruang untuk tumbuh, berkembang, berkarya, dan terlibat dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mengaku bersyukur dapat bertemu dan berinteraksi langsung dengan anak-anak di Panti Asuhan St. Aloysius Susteran Alma.
“Saya bersyukur bisa hadir di sini, bertemu, bermain, memeluk dan berbagi bersama anak-anak. Bagi saya, mereka adalah anak-anak kita semua,” ujarnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial Fista bersama TP PKK Kabupaten Sikka untuk memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, termasuk penyandang disabilitas.
Selain menyerahkan bantuan, Fista meluangkan waktu berinteraksi langsung dengan penghuni panti.»(rel)
HUMANIORA
Vox Populi Sikka Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores
Vox Populi Institute Sikka menyalurkan ratusan paket sembako ke sejumlah lokasi terdampak gempa Flores. Kegiatan juga disertai trauma healing bagi anak-anak.
MAUMERE, GardaFlores — DPW Vox Populi Institute Sikka bersama Dewan Pimpinan Nasional Vox Populi Institute Indonesia menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga terdampak gempa bumi Flores.
Selain bantuan logistik, organisasi tersebut juga menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak di sejumlah lokasi terdampak.
Aksi kemanusiaan itu disampaikan Ketua Mandataris Tunggal DPW Vox Populi Institute Sikka, Higinus Wilbrot, di Maumere, Senin (7/9/2026).
Higinus turun langsung dalam penyaluran bantuan bersama mantan Ketua Vox Populi Sikka, Raf Martin, ST, dan Ketua Satgas Bantuan, Petrus Plain, S.Pd., M.Pd.
Menurut Higinus, bantuan diberikan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascagempa.
PALUE Bangkit dari Gempa, Polisi Edukasi Siswa SDN Uwa I soal Keselamatan Lalu Lintas
Ia mengatakan kehadiran Vox Populi Institute tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga memberikan dukungan kepada masyarakat yang masih terdampak bencana.
Koordinator Pelaksana Distribusi Bantuan, Petrus Plain, mengatakan ratusan paket sembako disalurkan ke sejumlah titik terdampak.

Selain distribusi bantuan, tim juga melaksanakan trauma healing bagi anak-anak melalui kegiatan yang dirancang untuk membantu mereka pulih setelah mengalami gempa.
Perwakilan warga, Hendrik Gunawan, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam kondisi seperti sekarang,” ungkap Hendrik.
Donatur Surabaya Kirim 13 Ton Beras, 20 Tandon Air dan Ratusan Sepatu untuk Korban Gempa Flores
Warga lainnya, Tarsi Adeo, juga menyambut aksi kemanusiaan tersebut dan menilai dukungan dari berbagai pihak membantu masyarakat menghadapi masa pemulihan setelah gempa.
Aksi tersebut menjadi bagian dari bantuan kemanusiaan Vox Populi Institute bagi masyarakat terdampak gempa Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026.»(rel)
-
NASIONAL11 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA12 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka

Pingback: GMNI Sikka Desak Kejari Naikkan Kasus Dugaan Korupsi Perumda Wair Pu’an ke Penyidikan - Garda Flores %