HUMANIORA
AKBP Hardi Dinata Wujudkan Kepemimpinan Profesional di Polres Sikka
Maumere, GardaFlores—AKBP Hardi Dinata, S.I.K., M.M. sudah mengakhiri masa jabatannya sebagai Kapolres Sikka, Senin (13/1/2024). Serah terima jabatan kepada Kapolres baru, AKBP Moh Mukhson pun sudah dilakukan di Mapolda NTT.
Berikut ini beberapa catatan Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Yermy Soludale tentang kepemimpinan AKBP Hardi Dinata.
Kepada media Selasa (14/1/2025), Yermy Soludale mengatakan, Hardi Dinata merupakan sosok pemimpin yang telah membuktikan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan kepolisian di Kabupaten Sikka. Dengan pengalaman yang luas di kepolisian dan dedikasi yang tinggi, Hardi berhasil membawa perubahan signifikan selama lebih dari satu tahun masa kepemimpinannya.
Baca juga:
Modus Minta Pertemanan di FB, Fafan Perdaya Mawar
Selama menjabat, kata Soludale, AKBP Hardi Dinata berhasil menjaga stabilitas keamanan Kabupaten Sikka, terutama dalam mengawal jalannya Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung aman dan kondusif. Keberhasilan ini mencerminkan kemampuan dan profesionalitasnya dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin.
Latar belakang pendidikan AKBP Hardi Dinata menjadi fondasi kuat dalam membentuk kariernya sebagai seorang pemimpin. Beliau memulai pendidikan dasar di SD 001 Rintis, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru pada tahun 1994, lalu melanjutkan ke SLTP Negeri 3 Dumai (1997) dan SMA Taruna Nusantara, Magelang pada tahun 2000. Pada 2003, beliau memasuki Akademi Kepolisian (AKPOL) dan lulus sebagai perwira polisi. Lalu, beliau meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Bengkulu pada 2013.
Baca juga:
Kejaksaan Negeri Sikka Tetapkan YGS Tersangka Korupsi Proyek IKK Nelle
Selain pendidikan formal, AKBP Hardi Dinata juga mengikuti berbagai pelatihan kepolisian, seperti Dikbangpes Inteltek (2004), Financial Investigation Program (2010), dan Dikbangspes Bahasa Inggris (2017). Keahliannya dalam berbahasa Inggris, Jawa, Minangkabau, dan Melayu juga menjadi salah satu keunggulannya dalam berkomunikasi di lingkungan Polri.
Jejak Karier yang Cemerlang
Karier kepolisian AKBP Hardi Dinata dimulai pada tahun 2003 dengan pangkat IPDA. Selama lebih dari dua dekade, dia mengemban berbagai tugas penting di sejumlah wilayah. Beberapa jabatan yang pernah dijalankan antara lain Kanit SPKT Polres Bukit Tinggi, Kapolsek Kubung Solok, Wakapolres Rejang Lebong, Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, hingga Kasubdit IV Ditreskrim Polda Kalteng.
Baca juga:
Rolandy Lecehkan Seorang Pelajar, Ancam Sebarkan Foto Bugil
Pada tahun 2023, dia dipercaya untuk memimpin Polres Sikka dan langsung membawa berbagai inovasi yang bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Keberhasilan beliau dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Pemilukada Serentak 2024 adalah bukti nyata dedikasinya.
Dedikasi yang Diakui
Dedikasi AKBP Hardi Dinata di Polri juga mendapat penghargaan, salah satunya Satyalencana Pengabdian pada tahun 2013. Penghargaan ini menandakan bahwa dia telah memberikan kontribusi yang luar biasa dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.
Sebagai Kapolres Sikka, AKBP Hardi berhasil menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan instansi terkait lainnya. Kepemimpinannya membawa dampak positif, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Sikka.
Baca juga:
Sudah 13 Hari Kabur dari Rumah, Nur Fatma Wati Tinggalkan Seorang Balita
Dengan segala prestasi dan pengalamannya, AKBP Hardi Dinata menjadi figur inspiratif bagi generasi muda yang bercita-cita tinggi untuk berkontribusi pada negara. Kini, beliau diberikan kepercayaan untuk menjabat sebagai Kapolres Dumai, Kepulauan Riau, yang semakin membuktikan kualitas kepemimpinan dan dedikasinya terhadap institusi Polri.
AKBP Hardi Dinata bukan hanya seorang pemimpin yang berprestasi, tetapi juga teladan bagi anggotanya dan masyarakat, menjadikannya figur yang patut dihormati dan diikuti.»
(rel)
HUMANIORA
Jokowi Bermalam di Posko Pengungsian Palue
Jokowi bermalam di Posko Pengungsian Cawalo, Desa Rokirole, Palue, setelah mengikuti prosesi adat, makan malam dan dialog bersama warga terdampak gempa.
MAUMERE, GardaFlores — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bermalam bersama warga terdampak gempa di Posko Pengungsian Cawalo, Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu malam, 16 September 2026.
Jokowi tiba di Palue setelah menempuh perjalanan dari Bandara Frans Seda Maumere menuju Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende. Dari Ropa, Jokowi bersama rombongan menyeberang menggunakan kapal motor menuju Pulau Palue.
Kedatangan Jokowi di Posko Pengungsian Cawalo disambut melalui prosesi adat masyarakat Palue. Para tua adat atau Lakimosa mengawali penyambutan dengan Pa’e, yakni doa adat, kemudian dilanjutkan dengan Thambo Wae.
Dalam prosesi tersebut, air kelapa dipercikkan sebagai simbol kenyamanan, kedamaian dan kesejukan bagi tamu yang memasuki wilayah Kampung Cawalo. Jokowi juga dikalungi sarung adat Palue.
Prosesi adat itu melibatkan Lakimosa Toni Langga dan Obha Ware dari komunitas Powo Wawo serta dua perwakilan warga dari Dusun Cawalo dan Dusun Tudu.
Jokowi Tiba di Palue, Bawa 4.000 Sak Semen dan 3.000 Lembar Seng
“Sebagai budaya kami orang Palue, apalagi di Rokirole, namanya tamu baru, kami pasti menyambut dengan tradisi,” kata Koordinator kegiatan kunjungan Jokowi di Desa Rokirole, Benyamin Cawa.
Setelah prosesi adat, Jokowi menuju tenda utama di Lapangan Guntur untuk mengikuti makan malam bersama. Tokoh adat dan perwakilan masyarakat dari delapan desa di Pulau Palue turut hadir.
Makan malam kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama masyarakat. Warga menyampaikan kondisi serta kebutuhan mereka setelah gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026.
“Setelah makan malam mungkin ada dialog-dialog kecil bersama dengan Bapak Jokowi. Mungkin menyampaikan segala kebutuhan atau apa-apa yang perlu dikeluhkan,” ujar Benyamin.
Benyamin mengatakan kehadiran Jokowi memberi semangat bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
“Entahlah nanti selanjutnya seperti apa, tapi kehadiran Bapak Jokowi ini merupakan sebuah kekuatan untuk membangkitkan semangat kami bahwa kami tidak sendirian di bencana ini,” katanya.
Keluhan Warga Saat Live TikTok Bupati Sikka, Dua Hari Kemudian Lampu Jalan SDI Misir Dipasang
Menurut Benyamin, warga menyambut kedatangan Jokowi dengan perasaan bahagia karena mantan kepala negara itu datang langsung ke tengah masyarakat dan bermalam di lokasi pengungsian.
“Kami merasa ini luar biasa. Kami merasa bahwa kami tidak sendirian begitu,” ujarnya.
Koordinator Posko Utama Rokirole, Nikodemus W. Lowo, mengatakan warga bersyukur atas kedatangan Jokowi di Palue.
“Kami tidak berkata apa-apa karena saking senangnya. Kami sangat bahagia karena kehadiran Bapak Jokowi di tempat kami, di tanah kelahiran ini,” katanya.
Nikodemus mengatakan warga tidak menyiapkan banyak tuntutan. Menurut dia, Jokowi dapat melihat langsung kondisi masyarakat dan memahami kebutuhan warga setelah bencana.
BKN Sambangi Rumah Duka Dokter Hewan Korban Penembakan KKB di Maumere
“Kami sudah yakin bahwa ketika dia datang lalu tidur itu saja, tanpa kami memberitahu pasti dia sudah tahu,” katanya.
Meski demikian, Nikodemus menitipkan pesan agar masyarakat Palue dan Cawalo tetap mendapat perhatian setelah kunjungan tersebut.
“Ketika dia pulang pun satu harapan kami, jangan pernah lupa orang Cawalo, jangan pernah lupa orang Palue,” tegasnya.
Ia berharap kondisi yang dilihat dan didengar Jokowi selama berada di Palue menjadi perhatian dalam proses pemulihan masyarakat terdampak gempa.
“Kami tidak bisa meminta banyak, kami hanya bahagia, hanya kami yakin dan percaya bahwa dia pasti tahu. Dia pasti tahu apa yang menjadi kebutuhan, kekurangan kami,” pungkasnya.
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan bersama warga, Jokowi bermalam di tenda pengungsian Desa Rokirole.»(rel)
HUMANIORA
PLN Palue Siaga Penuh, Sistem Kelistrikan Diamankan Berlapis Saat Kunjungan Jokowi
PLN Rayon Palue menyiapkan sistem kelistrikan berlapis saat kunjungan Jokowi, mulai dari pemeriksaan jaringan, genset dan UPS hingga penempatan personel di titik strategis.
MAUMERE, GardaFlores — PT PLN (Persero) Rayon Palue menyiagakan personel, jaringan, peralatan dan sumber listrik cadangan untuk mendukung kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 16 September 2026.
Kesiapan kelistrikan tersebut dimonitor pada Rabu siang sekitar pukul 14.00 WITA di Kantor PLN Rayon Palue, RT 07/RW 08, Dusun Lomite, Desa Ladolaka, Kecamatan Palue.
Pengamanan kelistrikan menjadi perhatian karena sejumlah wilayah Palue masih berada dalam kondisi pascagempa. Pemeriksaan dan pengawasan dilakukan terhadap infrastruktur jaringan listrik, terutama pada titik-titik yang masuk dalam jalur kunjungan Jokowi.
PLN menyiapkan sistem pasokan listrik berlapis untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Sumber utama tetap mengandalkan jaringan PLN yang telah diperiksa dan diperkuat. Sebagai cadangan, genset disiapkan di sejumlah lokasi utama. UPS juga dipersiapkan untuk menopang perangkat komunikasi, penerangan dan kebutuhan protokoler yang membutuhkan pasokan tanpa terputus.
Jokowi Tiba di Palue, Bawa 4.000 Sak Semen dan 3.000 Lembar Seng
Beban listrik prioritas dipisahkan dari beban umum untuk mengurangi risiko gangguan. Dukungan kelistrikan disiapkan bagi sejumlah titik penting, termasuk pelabuhan atau tambatan perahu, posko pengungsian, lokasi pertemuan warga dan tempat Jokowi bermalam.
Pemeriksaan jaringan mencakup jaringan distribusi, gardu, tiang listrik, kabel dan sambungan. Infrastruktur yang dinilai rawan diperkuat, sementara jalur kabel dibersihkan dari potensi gangguan lingkungan.
PLN juga menyiapkan material cadangan di posko terdekat untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan. Tim teknis dan kendaraan operasional disiagakan untuk melakukan perbaikan akibat kondisi cuaca maupun faktor lain di lapangan.
Personel teknis ditempatkan pada sejumlah titik strategis, termasuk pelabuhan, lokasi kegiatan utama dan jalur lintasan. Posko pengamanan kelistrikan dibentuk dengan pemantauan kondisi sistem secara berkala hingga seluruh rangkaian kunjungan selesai.
Koordinasi dilakukan bersama aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk memastikan akses petugas teknis tetap terbuka apabila terjadi kondisi darurat. PLN juga melakukan koordinasi dengan Polres Sikka atau Posko Palue terkait jalur pengamanan dan akses personel.
APBD Ngada Bertambah Rp55,26 Miliar, Rp27,83 Miliar Dialokasikan untuk Dampak Gempa
Sinkronisasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dilakukan untuk menyesuaikan kondisi lapangan pascabencana serta kebutuhan daya pada setiap titik kegiatan. Kontak personel siaga turut dipertukarkan sebagai bagian dari mekanisme respons cepat.
Dalam monitoring tersebut hadir Koordinator Lapangan Antonius Y. Kristian, Operator Teknisi I Benediktus Bugi, Operator Teknisi II Yohanes Tharisius Ngaji, Operator Teknisi III Yohanes Ga’a, Ba Polsubsektor Palue Bripka Yohanes Paulus Benny serta Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue Brigpol IGN. Putra Kencana.
Sementara itu, personel Polres Sikka yang melaksanakan pengamanan kegiatan berada di bawah pimpinan Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro.
Monitoring kesiapan kelistrikan berakhir sekitar pukul 15.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
PLN memastikan jaringan, personel, peralatan serta sumber daya cadangan tetap disiapkan untuk mendukung kelancaran kunjungan Jokowi di Palue.»(rel)
HUMANIORA
Jokowi Tiba di Palue, Bawa 4.000 Sak Semen dan 3.000 Lembar Seng
Presiden ke-7 RI Joko Widodo tiba di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, setelah menempuh perjalanan dari Bandara Frans Seda Maumere melalui Ropa, Kabupaten Ende. Jokowi membawa 4.000 sak semen dan 3.000 lembar seng untuk mendukung perbaikan rumah warga terdampak gempa.
MAUMERE, GardaFlores – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tiba di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 16 September 2026, setelah menempuh perjalanan dari Bandara Frans Seda Maumere melalui Ropa, Kabupaten Ende.
Jokowi tiba di Bandara Frans Seda Maumere sekitar pukul 13.00 WITA. Dari bandara, ia dijemput Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sikka.
Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende. Dari Ropa, Jokowi bersama rombongan menyeberang menggunakan kapal motor menuju Pulau Palue.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026.
APBD Ngada Bertambah Rp55,26 Miliar, Rp27,83 Miliar Dialokasikan untuk Dampak Gempa
Palue menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak gempa. Sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan, sementara sebagian masyarakat masih bertahan di lokasi pengungsian.
Dalam kunjungan itu, Jokowi membawa bantuan material untuk mendukung pemulihan rumah warga terdampak gempa. Bantuan tersebut berupa 4.000 sak semen dan 3.000 lembar seng, selain sejumlah bantuan lainnya.
Bantuan material itu diperuntukkan bagi kebutuhan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Di Palue, Jokowi mengunjungi sejumlah lokasi terdampak dan bertemu dengan masyarakat. Salah satu lokasi yang masuk dalam kunjungan adalah Desa Rokirole, tempat warga masih berada di lokasi pengungsian.
Jokowi Dijadwalkan Tiba di Maumere, Lanjut ke Palue dan Bermalam di Rokirole
Jokowi juga mengunjungi Gereja Katolik Keluarga Kudus Paroki Lei di Desa Tuanggeo untuk melihat kondisi bangunan dan fasilitas peribadatan yang turut terdampak gempa.
Selain meninjau lokasi kerusakan dan menyerahkan bantuan, Jokowi dijadwalkan bermalam di tenda pengungsian bersama masyarakat Desa Rokirole.
Kunjungan Jokowi ke Palue menjadi bagian dari peninjauan langsung terhadap kondisi warga serta kebutuhan pemulihan setelah gempa bumi Flores.
Dari Bandara Frans Seda, menuju Ropa, kemudian menyeberang ke Palue, perjalanan Jokowi berakhir di tengah masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa dan menjalani proses pemulihan.»(rel)
-
NASIONAL11 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
