Connect with us

SOSBUD

Ngada Percepat Pendaftaran Tanah Ulayat, Warga Adat Wolomeze Diberi Kepastian Hukum

Pemerintah berupaya menghadirkan kepastian hukum dan memperkuat perlindungan hak komunal masyarakat adat.

Published

on

Pemerintah menilai masih banyak tanah ulayat yang belum teradministrasi maupun terdaftar secara resmi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu sengketa, konflik batas wilayah, hingga hilangnya hak masyarakat adat atas tanahnya sendiri. FOTO: GARDAFLORES/AGUSTO

NGADA, GardaFlores — Pemerintah Kabupaten Ngada mulai mempercepat pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat di Kecamatan Wolomeze, Rabu (29/4/2026), sebagai langkah memberi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat hukum adat atas wilayah warisan leluhur.

Program sosialisasi tersebut berlangsung di Wolomeze dan melibatkan unsur pemerintah daerah, Kantor Pertanahan Kabupaten Ngada, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat adat dari Desa Denatana Timur dan Desa Larilaki.

Hadir dalam forum itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Ngada mewakili Bupati Ngada, Camat Wolomeze, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Ngada, serta para kepala desa dan warga.

Dalam sambutan Bupati Ngada yang dibacakan perwakilan pemerintah daerah, disampaikan bahwa tanah ulayat memiliki posisi penting bagi masyarakat adat, bukan hanya sebagai aset ekonomi, tetapi juga mengandung nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang diwariskan lintas generasi.

PWMOI Ngada Protes Ucapan “Pers Perut Kosong”, Minta DPRD Nagekeo Evaluasi Anggota

Pemerintah menilai masih banyak tanah ulayat yang belum teradministrasi maupun terdaftar secara resmi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu sengketa, konflik batas wilayah, hingga hilangnya hak masyarakat adat atas tanahnya sendiri.

Melalui percepatan administrasi dan pendaftaran, pemerintah berupaya menghadirkan kepastian hukum sekaligus memperkuat perlindungan terhadap hak komunal masyarakat adat.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Ngada menyatakan komitmen untuk mempercepat pengakuan tanah ulayat melalui penyusunan kebijakan daerah, pendampingan proses administrasi, serta pemberian kemudahan agar masyarakat tidak terbebani saat mengurus pendaftaran.

Langkah ini juga diharapkan memperkuat tata kelola pertanahan di daerah dan mencegah konflik agraria di masa depan.

Pemerintah berharap sosialisasi tersebut meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban atas tanah ulayat, sekaligus mendorong pemanfaatannya secara bijak sebagai sumber kesejahteraan bersama tanpa menghilangkan nilai adat.

Tahap selanjutnya, pemerintah daerah bersama Kantor Pertanahan akan melanjutkan pendataan dan proses administrasi terhadap tanah ulayat yang memenuhi syarat untuk didaftarkan secara resmi.»(gus)

SOSBUD

Kodim Sikka Bersihkan Pantai Kita Sambut HUT ke-81 TNI

Kodim 1603/Sikka menggelar aksi bersih-bersih Pantai Kita di Kelurahan Hewuli bersama Lanal Maumere, Polres Sikka, Basarnas dan Persit dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI.

Published

on

Personel Kodim 1603/Sikka bersama Lanal Maumere, Polri, Basarnas Maumere dan Persit melaksanakan aksi bersih-bersih Pantai Kita, Hewuli, menyambut HUT ke-81 TNI.

MAUMERE, GardaFlores – Kodim 1603/Sikka menggelar aksi bersih-bersih kawasan pesisir Pantai Kita, Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Jumat (18/9/2026), dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kegiatan tersebut melibatkan personel Kodim 1603/Sikka, Lanal Maumere, Polres Sikka, Basarnas Maumere, serta anggota Persit.

Aksi mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.”

Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba Dominggus Melianus Atamani memimpin langsung kegiatan tersebut. Turut hadir Pgs. Palaksa Lanal Maumere Mayor Laut (T) Nono Sumarno, Pasiter Kodim 1603/Sikka Kapten Inf Amran Tiwa, Waka Polsek Alok Ipda Laurensius Laka, serta personel dari unsur TNI, Polri, Lanal, Basarnas dan Persit.

Kegiatan diawali apel, pengecekan personel dan doa bersama. Setelah itu, seluruh peserta menyisir kawasan Pantai Kita untuk mengumpulkan dan membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang pesisir.

Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Aipda Charles Rondo

Personel TNI, Polri, Lanal, Basarnas dan Persit terlibat dalam kegiatan tersebut secara bersama-sama.

Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba Dominggus Melianus Atamani mengatakan aksi bersih pantai itu tidak hanya bertujuan membersihkan kawasan pesisir, tetapi juga mengajak seluruh elemen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan kawasan pantai, tetapi juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Semangat gotong royong seperti ini perlu terus dipelihara karena lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Dominggus.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Aksi bersih Pantai Kita juga menjadi bagian dari kegiatan sosial Kodim 1603/Sikka dalam menyambut HUT ke-81 TNI bersama masyarakat dan unsur terkait.»(rel)

Continue Reading

SOSBUD

Keluhan Warga Saat Live TikTok Bupati Sikka, Dua Hari Kemudian Lampu Jalan SDI Misir Dipasang

Keluhan warga mengenai minimnya penerangan jalan di sekitar SDI Misir ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Sikka. Dua hari setelah disampaikan dalam live TikTok Bupati Juventus Prima Yoris Kago, lampu jalan dipasang Dinas Perhubungan pada Senin (14/9/2026).

Published

on

Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka memasang lampu penerangan jalan di sekitar SDI Misir, Senin (14/9/2026), dua hari setelah keluhan warga disampaikan dalam live TikTok Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

MAUMERE, GardaFlores — Keluhan warga mengenai minimnya penerangan jalan di sekitar SDI Misir, wilayah lingkar luar Kota Maumere, ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Sikka melalui pemasangan lampu jalan pada Senin (14/9/2026) pagi.

Keluhan tersebut disampaikan warga saat Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago melakukan siaran langsung melalui akun TikTok miliknya pada Sabtu (12/9/2026) malam.

Dalam siaran langsung itu, warga meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan di sekitar SDI Misir yang minim penerangan. Warga menyampaikan bahwa kondisi jalan yang gelap pada malam hari menyulitkan masyarakat yang melintas dan menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan.

Bupati Juventus kemudian menginstruksikan Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka untuk menindaklanjuti permintaan tersebut dengan memasang lampu penerangan di titik yang dikeluhkan warga.

Dua hari kemudian, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka turun ke kawasan SDI Misir dan melakukan pemasangan lampu jalan.

Alfons dan Ignasius Klarifikasi Pemberitaan Kerusakan Fasilitas Air Napugera

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengatakan pemerintah daerah harus responsif terhadap persoalan yang disampaikan masyarakat.

“Ini bentuk komitmen pemerintah untuk mendengar dan menjawab kebutuhan masyarakat. Kalau memang itu kebutuhan warga dan berkaitan dengan kepentingan serta keamanan masyarakat, kita akan berupaya menindaklanjutinya secepat mungkin,” kata Bupati Sikka.

Menurut Juventus, aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial, menjadi informasi bagi pemerintah untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan warga.

Ia juga meminta perangkat daerah tidak menunda penanganan terhadap persoalan yang memungkinkan untuk segera diselesaikan.

Pemasangan lampu jalan di sekitar SDI Misir dilakukan setelah warga menyampaikan keluhan dalam siaran langsung TikTok Bupati Sikka. Jarak antara penyampaian keluhan pada Sabtu malam dan pemasangan lampu pada Senin pagi berlangsung sekitar dua hari.»(rel)

Continue Reading

SOSBUD

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 1603/Sikka Tanam Bakau di Pesisir Reroroja

Kodim 1603/Sikka bersama Lanal Maumere, Basarnas, Persit dan masyarakat menanam bakau di pesisir Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.

Published

on

Personel Kodim 1603/Sikka bersama unsur terkait dan masyarakat menanam pohon bakau di pesisir Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Rabu (9/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Kodim 1603/Sikka menggelar penanaman pohon bakau di kawasan pesisir Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Rabu (9/9/2026), dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.

Kegiatan tersebut melibatkan personel Kodim 1603/Sikka, Lanal Maumere, Basarnas, Persit KCK Cabang XIV Dim 1603/Sikka serta masyarakat setempat.

Penanaman dipimpin Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba Dominggus Melianus Atamani. Kegiatan itu mengusung tema HUT ke-81 TNI Tahun 2026, yakni “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.”

Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba Dominggus Melianus Atamani mengatakan, kegiatan penanaman bakau merupakan bagian dari pengabdian TNI melalui aksi yang berkaitan dengan lingkungan dan masyarakat.

Polwan Tetap Bertugas di Tengah Gempa Susulan dan Kekhawatiran Keluarga

“Melalui kegiatan penanaman bakau ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengabdian TNI. Hutan bakau memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir dari abrasi serta mempertahankan keseimbangan ekosistem,” ujar Dominggus.

Ia mengatakan, keberadaan hutan bakau perlu dijaga secara bersama, termasuk oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pesisir.

Menurutnya, bibit bakau yang telah ditanam perlu dirawat agar dapat tumbuh dan berkembang sehingga fungsi ekologisnya dapat terjaga.

Penanaman bakau tersebut menjadi salah satu kegiatan Kodim 1603/Sikka dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI yang diperingati pada 5 Oktober 2026.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending