Connect with us

PENKES

Ruang ICU dan NICU RS St. Gabriel Kewapante Diresmikan, Wakil Bupati Sikka: Pemerintah Tetap Berkolaborasi dengan Semua Rumah Sakit

Published

on

Peresmian ruang ICU dan NICU RS. St. Gabriel Kewapante oleh Wakil Bupati SIkka Ir. Simon Subandi Supriadi. (DOK PRI)

Maumere, GardaFlores — Wakil Bupati Sikka Ir. Simon Subandi Supriadi mengatakan, pemerintah tetap berkolaborasi dengan semua rumah sakit, baik swasta maupun negeri, karena semuanya memiliki tujuan yang sama yakni keselamatan masyarakat.

Hal itu dikatakan Wabup Simon ketika meresmikan ruang Intensive Care Unit (ICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Rumah Sakit St. Gabriel Kewapante, Jumat (3/10/2025).

“Kita bersyukur atas hadirnya ruang ICU dan NICU ini dalam mendukung pelayanan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sikka tetap bekerja sama dengan semua rumah sakit, baik swasta maupun negeri, karena semuanya memiliki tujuan yang sama: keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Komandan Kodim 1603/Sikka Harap Semua Prajurit Jaga Disiplin dan Profesionalisme

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada manajemen RS St. Gabriel dan para donatur yang mendukung pembangunan fasilitas baru tersebut.
Peresmian kedua fasilitas ini ditandai dengan penekanan tombol dan pengguntingan pita di halaman RS St. Gabriel.

Sebelumnya, acara diawali dengan perayaan misa dipimpin oleh Pater Lukas Jua, SVD, bersama Pater Amatus, SVD. Dalam homilinya, Pater Lukas menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang dilandasi kasih, doa, dan iman yang kuat.

Meriahkan HUT ke-61, Golkar Sikka Siapkan Empat Agenda

Ketua Yayasan Stenmans, Sr. Anastasia SSpS, menjelaskan bahwa RS St. Gabriel yang telah berusia 18 tahun kini memiliki 86 tempat tidur dengan status Rumah Sakit Tipe D. Menurutnya, penambahan ICU dan NICU terwujud berkat dukungan Donatur Rumah Misi St. Agustin Jerman.
Peresmian ini turut dihadiri oleh Provinsial SSpS Flores Bagian Timur Sr. Tomasin, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sikka, Camat Kewapante, Kepala Desa Namangkewa, para dokter, perawat, para suster SSpS, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENKES

Sekolah Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem, Waka Polda NTT Turun Langsung ke Gaikiu

Pendidikan Anak Sikka Tidak Boleh Terhenti.

Published

on

Waka Polda NTT, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo: "Polri hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan dan masa depan generasi muda." FOTO; IST

Maumere, GardaFlores – Negara kembali diuji saat cuaca ekstrem merobohkan bangunan SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu di Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka. Di tengah keterpurukan itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H., hadir langsung di lokasi, Senin (16/2/2026), membawa pesan bahwa pendidikan anak-anak Flores tidak boleh dikorbankan oleh bencana.

Sekolah tersebut ambruk setelah digempur hujan deras dan angin kencang pada 22–25 Januari 2026. Runtuhnya bangunan memaksa proses belajar mengajar berjalan dalam situasi darurat dan serba terbatas.

Kunjungan Waka Polda NTT ini dikonfirmasi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Sikka IPTU Leonardus Tunga. Dalam kunjungan yang berlangsung dari pukul 07.53 hingga 08.46 WITA itu, Brigjen Baskoro didampingi jajaran Polres Sikka dan disambut secara adat dengan sapaan Jiwo Jawo oleh tokoh masyarakat setempat.

Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem telah menghancurkan ruang belajar dan mengganggu kelangsungan pendidikan para siswa. Anak-anak terpaksa belajar tanpa fasilitas yang memadai, sementara guru berjuang menjaga semangat belajar di tengah keterbatasan.

Menanggapi kondisi itu, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan dan masa depan generasi muda.

TMMD Ke-127 Menyasar Jantung Ketimpangan Pendidikan: PAUD Werang Dibongkar Total Demi Masa Depan Anak Sikka

“Polri turut merasakan duka atas musibah ini. Kehadiran kami untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dan memberikan dukungan nyata kepada sekolah,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian konkret, Polda NTT menyerahkan bantuan berupa 100 tas berisi buku dan alat tulis, dua unit tenda Polri untuk ruang belajar darurat, empat papan tulis lengkap dengan perlengkapannya, serta 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul.

Selain menyerahkan bantuan, Waka Polda NTT juga meninjau langsung puing-puing bangunan sekolah untuk melihat tingkat kerusakan secara menyeluruh dan memastikan kebutuhan pemulihan dapat segera dipetakan.

Sebanyak 52 siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu bersama siswa SDN Gaikiu, unsur pemerintah kecamatan, BPBD Sikka, tokoh masyarakat, dan para guru turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa pemulihan pendidikan adalah tanggung jawab bersama.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan rehabilitasi sarana pendidikan di wilayah terdampak, sekaligus memastikan anak-anak di pedalaman Sikka tidak kehilangan haknya untuk belajar hanya karena bencana alam.

Usai kegiatan, rombongan Waka Polda NTT melanjutkan perjalanan kembali ke Maumere untuk agenda berikutnya.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Tekan AKI dan AKB di Ende, Wabup Domi Mere Dorong Transformasi Layanan Kesehatan dan Penguatan Kompetensi Bidan

Fondasi terwujudnya visi “Ende Baru” yang sehat dan sejahtera.

Published

on

Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere, M.Kes, di antara para bidan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) III Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Sabtu (14/2/2026). FOTO: GARDAFLORES/ELTON

Ende, GardaFlores – Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere, M.Kes, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ende dalam menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) melalui transformasi layanan kesehatan serta peningkatan kompetensi bidan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) III Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Ende yang digelar di Ruang Garuda, Kantor Bupati Ende, Sabtu (14/2/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Domi Mere itu mengajak seluruh bidan memperkuat kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Ende.

“Di tangan para bidan, harapan keluarga dan masa depan generasi bangsa dipertaruhkan melalui dedikasi dan profesionalisme,” ujarnya.

Ngada Bergerak dari Desa: Menteri PPPA RI Tegaskan Perlindungan Perempuan dan Anak Bukan Sekadar Slogan

Menurutnya, profesi bidan bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan kemanusiaan yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Ende berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan layanan kesehatan dasar, serta pembenahan sistem rujukan.

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan. Bidan dituntut tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga responsif terhadap inovasi pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong sinergi antara organisasi profesi, fasilitas kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya guna memperkuat sistem pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi terwujudnya visi “Ende Baru” yang sehat dan sejahtera.

Menteri PPPA di Ngada: Tragedi Pelajar SD Jadi Alarm Nasional, Flores Harus Menjadi Tanah yang Aman, Bermartabat, dan Layak Anak

Sementara itu, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Ende, Marieta K.S. Bai, S.Si.T., M.Kes, menyampaikan bahwa Muscab III menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus pemilihan pengurus baru untuk periode mendatang.

Ia menjelaskan, Muscab bertujuan mempertegas arah kebijakan organisasi melalui rekomendasi strategis serta peningkatan sumber daya manusia (SDM), sehingga mampu memperluas akses dan meningkatkan mutu pelayanan kebidanan yang aman dan bermartabat di Kabupaten Ende.

“IBI berkomitmen memperluas akses dan mutu pelayanan kebidanan yang aman dan bermartabat serta mewujudkan organisasi IBI yang solid,” ujarnya.

Muscab III IBI Cabang Ende turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris Pengurus IBI Provinsi NTT, Ketua Program Studi Kesehatan Kabupaten Ende, serta pimpinan organisasi kesehatan dan klinik setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan bahwa penguatan organisasi profesi menjadi bagian integral dalam pembinaan sistem kesehatan di tingkat kabupaten dan kecamatan.

Dengan dorongan transformasi layanan kesehatan serta penguatan kompetensi bidan, Pemerintah Kabupaten Ende berharap angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan secara signifikan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan pada tahun 2026 dan seterusnya.»(elt)

Continue Reading

PENKES

TMMD Ke-127 Menyasar Jantung Ketimpangan Pendidikan: PAUD Werang Dibongkar Total Demi Masa Depan Anak Sikka

Pergeseran orientasi pembangunan dari sekadar infrastruktur keras menuju pembangunan manusia.

Published

on

TMMD Ke-127: PAUD Werang yang selama ini terancam ambruk akibat atap lapuk akhirnya dibongkar total untuk diganti dengan atap baru, Jumat (13/02/2026). FOTO: IST

Maumere, GardaFlores – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 tak lagi berhenti di beton dan jalan desa. Kali ini, Satgas Kodim 1603/Sikka menancapkan intervensi strategisnya tepat di jantung masa depan: pendidikan anak usia dini di Desa Werang, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka.

Jumat (13/02/2026), bangunan PAUD Werang yang selama ini terancam ambruk akibat atap lapuk akhirnya dibongkar total. Satu per satu lembaran atap yang membahayakan keselamatan anak-anak dilepas. Seluruh isi ruangan—meja, kursi, hingga alat belajar—dikeluarkan agar rehabilitasi berjalan cepat, presisi, dan tanpa risiko.

Langkah ini menjadi sinyal keras: negara tak boleh membiarkan anak-anak desa belajar di bawah bayang-bayang bahaya runtuhan bangunan.

Dari Sawah Werang, Persaudaraan Tumbuh: Prajurit dan Warga Makan Sehidang di Lokasi TMMD Ke-127

Komandan Kodim 1603/Sikka selaku Dansatgas TMMD Ke-127, Letkol Arm Denny Riesta Permana, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar perbaikan fisik.

“Kami ingin memastikan bangunan ini kokoh, aman, dan benar-benar layak. Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama pembentukan karakter dan masa depan bangsa,” tegasnya.

Kolaborasi antara personel Satgas TMMD dan warga Desa Werang mempercepat seluruh tahapan kerja, sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan sosial desa. Bagi warga, renovasi ini bukan hanya soal tembok baru, melainkan tentang hak anak-anak desa untuk belajar dengan aman dan bermartabat.

Renovasi PAUD Werang menjadi salah satu sasaran fisik strategis TMMD Ke-127 di Kabupaten Sikka—menandai pergeseran orientasi pembangunan dari sekadar infrastruktur keras menuju pembangunan manusia. Dari ruang kelas kecil di Werang, negara sedang menanam benih masa depan Flores.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending