Connect with us

PENKES

Mahasiswa UNIPA Raih Prestasi Internasional di Malaysia

Penghargaan “3rd Best Presentation” dalam ajang pertukaran mahasiswa internasional di Malaysia tahun 2025.

Published

on

Apolonaris Rianghepat (menunjukan sertifikat), mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil meraih penghargaan “3rd Best Presentation” dalam ajang pertukaran mahasiswa internasional di Malaysia tahun 2025. (IST)

Maumere, GardaFlores — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere. Apolonaris Rianghepat, mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil meraih penghargaan “3rd Best Presentation” dalam ajang pertukaran mahasiswa internasional di Malaysia tahun 2025.

Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Nusa Nipa Drs. Sabinus Nabu, Kamis (11/12/2025) di Maumere.

Dalam kompetisi akademik yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama, termasuk Universitas Indonesia dan Binus University, Apolonaris mampu menunjukkan kualitas presentasi, penguasaan materi, dan kemampuan komunikasi yang membuatnya masuk dalam jajaran peserta terbaik.

Prestasi ini menambah deretan capaian gemilang mahasiswa “Kampus Orange”. Sebelumnya, mahasiswa UNIPA lainnya, Fransiska Hieng, meraih Juara 1 Mahasiswa Berprestasi tingkat LLDIKTI XV, dan akan mewakili Provinsi NTT dalam ajang pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat nasional di Jakarta.

Rektor UNIPA: 20 Tahun Berkarya, Siap Jadi Komunitas Ilmiah dan Wirausaha Berdaya Saing Global

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Yosefina Andia Dekrita, SE., MM, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi yang kembali ditorehkan mahasiswa UNIPA.

“Universitas Nusa Nipa senantiasa memberikan kesempatan yang luas bagi setiap mahasiswa untuk mengukir prestasi akademik maupun non-akademik. Penghargaan ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita mampu bersaing secara nasional dan internasional,” ujarnya.

Rektor Universitas Nusa Nipa Dr. Jonas K. G. D. Gobang, S.Fil., M.A., turut memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi serta menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa atas dukungan konkret dalam penyediaan fasilitas dan sarana penunjang bagi mahasiswa maupun dosen.

Saat ini, jumlah mahasiswa UNIPA mencapai lebih dari 7.000 orang yang berasal dari berbagai daerah di NTT dan luar NTT. UNIPA terus berkomitmen mengembangkan Tridharma Perguruan Tinggi serta memperkuat visi sebagai komunitas ilmiah dan komunitas wirausaha yang berkompeten dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.»(rel)

PENKES

Bupati Sikka Dorong Turnamen Desa Jadi Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi

Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita didorong menjadi ruang seleksi dan pembinaan atlet. Pemain terbaik akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.

Published

on

Penutupan Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita di Lapangan Golden Nita, Jumat (2/10/2026) malam.

MAUMERE, GardaFlores — Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mendorong turnamen bola voli antar desa di Kecamatan Nita tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dimanfaatkan untuk menemukan dan membina atlet berprestasi.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales saat menutup Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita di Lapangan Golden Nita, Jumat (2/10/2026) malam.

“Turnamen di tingkat desa dan kecamatan harus menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat berkembang dan membawa nama baik Kecamatan Nita serta Kabupaten Sikka,” demikian pesan Bupati.

Bupati juga menekankan pembinaan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membentuk disiplin, sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, dan karakter generasi muda.

Pasca Gempa, Alok Barat Libatkan 11 Sekolah dalam Cerdas Cermat dan Badminton

Dalam kesempatan tersebut, Very Awales mewakili Bupati Sikka menyerahkan bantuan pribadi Rp5 juta untuk mendukung pembinaan bola voli di Kecamatan Nita.

“Anak-anak muda di desa memiliki potensi yang besar. Pemerintah harus hadir memberikan ruang, kesempatan dan dukungan agar potensi tersebut tidak berhenti sebagai bakat, tetapi berkembang menjadi prestasi,” ujar Very.

Very juga menyampaikan Turnamen Bola Voli Bupati Sikka Cup II akan segera digelar di Maumere. Turnamen itu menjadi kesempatan bagi pemain terbaik dari berbagai kecamatan untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan.

Camat Nita Herpianus Nong Lalang mengatakan turnamen antar desa tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi pemain yang akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.

Warga Alok Barat Adu Dayung dan Renang Tradisional di Nangahure

“Kegiatan ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat dan menyeleksi pemain-pemain terbaik dari desa-desa di Kecamatan Nita,” katanya.

Partai puncak mempertemukan Desa Tebuk dan Desa Bloro. Sementara perebutan tempat ketiga mempertemukan Nita Kloang A dan Nita Kloang B.

Penutupan turnamen turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sikka Antonius Tanjung, para kepala desa, Ketua dan anggota BPD se-Kecamatan Nita, Ketua TP PKK Kecamatan Nita, panitia pelaksana, pengurus PBVSI Kabupaten Sikka, serta masyarakat dan undangan lainnya.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Ketua DPRD Sikka Serahkan Buku Karya Penulis Lokal ke Perpusda Frans Seda

Ketua DPRD Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah buku karya penulis lokal kepada Perpusda Frans Seda. Koleksi tersebut diterima Kepala Disarpus Sikka Very Awales.

Published

on

Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan koleksi buku karya penulis lokal kepada Kepala Disarpus Sikka Very Awales untuk Perpusda Frans Seda.

MAUMERE, GardaFlores — Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah koleksi buku karya penulis lokal kepada Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Frans Seda Kabupaten Sikka, Jumat (2/10/2026).

Buku-buku tersebut diterima Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales di ruang kerja Ketua DPRD Sikka.

Stefanus mengatakan penyerahan buku tersebut merupakan dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Koleksi itu diharapkan dapat dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka.

“Buku-buku ini kami serahkan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Kami berharap koleksi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka di Perpusda Frans Seda,” kata Stefanus.

Frando Da Lopez Hibahkan Koleksi Buku Pribadi ke Perpustakaan Sikka

Dosen FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang sekaligus penulis lokal asal Kabupaten Sikka, E. Nong Yonson, mengapresiasi penyerahan buku tersebut. Menurutnya, buku yang disumbangkan ke perpustakaan dapat memperluas manfaat bacaan kepada masyarakat.

“Buku yang sudah selesai dibaca oleh seseorang belum tentu selesai manfaatnya. Ketika disumbangkan kepada perpustakaan, buku tersebut dapat dibaca oleh banyak orang dan manfaatnya menjadi jauh lebih luas,” ujar Nong Yonson.

Nong Yonson berharap donasi buku terus berkembang dan perpustakaan dimanfaatkan untuk membaca, berdiskusi, belajar, penelitian, hingga menghasilkan karya.

Very Awales menyampaikan terima kasih atas tambahan koleksi tersebut. Ia mengatakan buku-buku itu akan memperkaya bahan bacaan dan referensi di Perpusda Frans Seda.

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka

“Bagi kami, setiap buku yang disumbangkan adalah tambahan pengetahuan bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Sikka yang telah ikut mengambil bagian dalam gerakan membangun budaya literasi di daerah ini,” katanya.

Very mengatakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka terus meningkatkan layanan Perpusda Frans Seda melalui pengembangan koleksi, peningkatan layanan pemustaka, penguatan literasi masyarakat, serta persiapan menuju akreditasi perpustakaan.

Ia juga mengajak masyarakat, lembaga pendidikan, pemerintah, DPRD, dan pihak lainnya menyumbangkan buku, termasuk buku referensi, karya ilmiah, hasil penelitian, skripsi, tesis, disertasi, dan bahan bacaan lain yang relevan.

“Gerakan membangun literasi tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sendiri. Ini adalah gerakan bersama. Ketika berbagai elemen ikut menyumbangkan buku dan gagasan, kita sedang menanam investasi pengetahuan untuk generasi Sikka,” pungkasnya.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Pasca Gempa, Alok Barat Libatkan 11 Sekolah dalam Cerdas Cermat dan Badminton

Sebanyak 11 sekolah tingkat SD dan SMP di Kecamatan Alok Barat mengikuti lomba cerdas cermat 4 Pilar Kebangsaan. Kegiatan yang berlangsung dua hari itu menjadi bagian dari aktivitas pemulihan psikososial pascagempa.

Published

on

Camat Alok Barat, Marselinus Mau dengan latar siswa dari 11 sekolah SD dan SMP mengikuti lomba cerdas cermat 4 Pilar Kebangsaan di Aula Kantor Camat Alok Barat, 1–2 Oktober 2026.

MAUMERE, GardaFlores – Sebanyak 11 sekolah tingkat SD dan SMP di Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, mengikuti lomba cerdas cermat 4 Pilar Kebangsaan dalam rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis-Jumat (1–2/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Alok Barat itu menjadi salah satu aktivitas pemulihan psikososial bagi anak-anak setelah gempa. Selain cerdas cermat, rangkaian kegiatan juga diisi pertandingan badminton antar instansi di Kecamatan Alok Barat.

Cerdas cermat berlangsung dalam tiga sesi, yakni soal wajib, lempar soal, dan rebutan soal. Para siswa mengikuti perlombaan sekaligus mempersiapkan diri untuk babak berikutnya dengan belajar bersama di sela kegiatan.

Camat Alok Barat Marselinus Mau mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mengembalikan aktivitas belajar dan interaksi anak-anak setelah terdampak gempa.

Wisuda UNIMOF 2026, Wabup Sikka Dorong 142 Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

“Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, kita ingin menguatkan kembali semangat persatuan dan kebangsaan, sekaligus membantu anak-anak kita pulih dari dampak gempa. Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat belajar, sportivitas, dan prestasi, serta mempererat kebersamaan seluruh masyarakat Alok Barat,” ujar Marselinus.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya melibatkan siswa. Dukungan guru dan orang tua ikut terlihat selama perlombaan berlangsung.

Pertandingan badminton kemudian memperluas kegiatan ke tingkat masyarakat. Cabang olahraga tersebut menjadi bagian dari rangkaian aktivitas bersama di Kecamatan Alok Barat setelah gempa.

Rangkaian kegiatan tersebut menggabungkan lomba pengetahuan kebangsaan dan aktivitas olahraga dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila, dengan pemulihan psikososial masyarakat sebagai salah satu fokus kegiatan.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending