Connect with us

PENKES

207 Regu Ikuti Gerak Jalan HUT ke-81 RI, Bupati Sikka Ingatkan Kompetisi Jangan Rusak Persaudaraan

Sebanyak 207 regu mengikuti Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Sikka selama tiga hari. Bupati Juventus mengingatkan peserta agar kompetisi tetap menjunjung sportivitas dan tidak menghilangkan persaudaraan.

Published

on

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, saat melepas peserta di depan SCC Maumere, Senin (10/8/2026), mengingatkan agar persaingan dalam perlombaan tidak menghilangkan persaudaraan antarpeserta. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 207 regu mengikuti Lomba Gerak Jalan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Sikka yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Agustus 2026. Peserta berasal dari jenjang SD, SMP, SMA, perangkat daerah, hingga masyarakat umum.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, saat melepas peserta di depan SCC Maumere, Senin (10/8/2026), mengingatkan agar persaingan dalam perlombaan tidak menghilangkan persaudaraan antarpeserta.

Menurut Juventus, gerak jalan tidak semata-mata menjadi ajang untuk menentukan peserta terbaik berdasarkan kekompakan barisan, ketepatan gerakan atau penampilan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan disiplin, kerja sama dan sportivitas.

“Gerak jalan bukan sekadar perlombaan untuk menentukan siapa yang tercepat atau siapa yang tampil paling baik. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari cara kita mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, sehat, edukatif, dan membangun semangat kebersamaan,” ujar Juventus.

Ia mengatakan kekompakan dalam barisan dapat menjadi gambaran sederhana mengenai pentingnya kerja bersama dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap anggota regu harus mengikuti irama dan arah yang sama agar kelompok dapat mencapai tujuan.

Kartu Merah Bukan Biang Kekalahan Persebata, tetapi Ujian yang Gagal Dilewati

“Kita belajar tentang disiplin, kekompakan, ketertiban, kepemimpinan, kerja sama, sportivitas dan tanggung jawab. Satu langkah yang dilakukan secara bersama-sama menggambarkan bahwa keberhasilan tidak dapat dicapai sendirian,” katanya.

Pesan tersebut juga ditujukan kepada peserta dari kalangan pelajar yang mendominasi lomba. Juventus mengingatkan bahwa generasi muda memiliki peran dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Sikka dan Indonesia pada masa mendatang.

“Anak-anak adalah generasi penerus Kabupaten Sikka dan Indonesia. Semangat kalian hari ini harus menjadi bagian dari semangat untuk belajar, berprestasi, menjaga persatuan dan membangun daerah kita di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Juventus juga meminta peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai alasan untuk mengorbankan hubungan antarsesama.

“Menang adalah prestasi, tetapi menjaga persaudaraan dan kebersamaan adalah kemenangan yang jauh lebih besar,” tegasnya.

Lomba gerak jalan tersebut berlangsung dalam tiga kelompok hari pelaksanaan. Pada Senin (10/8), sebanyak 54 pleton tingkat SD mengikuti perlombaan.

Selasa (11/8), lomba dilanjutkan dengan 58 pleton tingkat SMP dan 32 regu SMA putri. Sementara pada Rabu (12/8), sebanyak 31 regu SMA putra serta 32 regu dari perangkat daerah dan masyarakat umum dijadwalkan mengikuti perlombaan.

Peserta menempuh rute sepanjang 5 kilometer dan 7 kilometer.

Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Sikka, Very Awales Syukur, mengatakan lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga dan kebersamaan.

Menurut Very, aspek yang dinilai dalam perlombaan tidak hanya penampilan, tetapi juga kekompakan dan keserasian, kedisiplinan, ketertiban, ketepatan gerakan, kreativitas, semangat, hingga sportivitas.

Disarpus Sikka Gandeng BILIK, Siapkan Pendampingan Siswa untuk Masuk Perguruan Tinggi

“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang positif, sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan antarpeserta serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sikka,” jelas Very.

Dengan jumlah peserta mencapai 207 regu, lomba gerak jalan menjadi salah satu kegiatan yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sikka.

Namun bagi Juventus, hasil akhir perlombaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan kegiatan tersebut.

Ia meminta seluruh peserta tetap menjaga suasana kompetisi agar berjalan sehat dan tidak berubah menjadi konflik.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai pesta rakyat yang penuh kegembiraan, persaudaraan dan kebersamaan,” pungkasnya.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENKES

Persami Maumere Tundukkan Perss Soe 1-0, Gol Samuel Ngarbingan Antar ke Semifinal Soeratin Cup 2026

Published

on

Persami juga tidak mampu menambah keunggulan. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap 1-0. FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Persami Maumere memastikan tiket semifinal Soeratin Cup 2026 setelah menundukkan Perss Soe 1-0 dalam laga perempat final di Stadion Gelora Samador Maumere, Senin (10/8/2026).

Gol tunggal Persami dicetak Samuel Ngarbingan pada menit ke-51. Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak babak pertama.

Persami tampil menekan sejak awal pertandingan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tuan rumah berusaha membuka ruang melalui permainan dari sisi lapangan dan perebutan bola di lini tengah.

Namun, Perss Soe mampu meredam tekanan tersebut. Organisasi pertahanan tim asal Soe membuat sejumlah serangan Persami tidak menghasilkan peluang yang berujung gol.

Hingga 45 menit pertama berakhir, kedua tim belum mampu mengubah kedudukan. Skor tetap 0-0.

Persami kemudian meningkatkan tekanan pada awal babak kedua. Hasilnya datang pada menit ke-51 ketika Samuel Ngarbingan berhasil mencetak gol untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Perss Soe yang berada dalam posisi tertinggal mulai meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyama kedudukan.

Persami tidak lagi bermain dengan orientasi utama menambah keunggulan. Tuan rumah lebih fokus menjaga organisasi permainan dan mempertahankan keunggulan yang sudah diperoleh.

Kartu Merah Bukan Biang Kekalahan Persebata, tetapi Ujian yang Gagal Dilewati

Perss Soe terus mencoba menekan pertahanan Persami hingga menit-menit akhir. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan gol.

Persami juga tidak mampu menambah keunggulan. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap 1-0.

Hasil tersebut cukup untuk membawa Persami Maumere melaju ke semifinal Soeratin Cup 2026, sementara Perss Soe harus mengakhiri perjalanannya di babak perempat final.

Kemenangan ini menunjukkan bahwa pertandingan tidak selalu ditentukan oleh banyaknya gol. Dalam laga dengan margin tipis, satu peluang yang berhasil dikonversi dapat menjadi pembeda antara tim yang melanjutkan turnamen dan tim yang harus tersingkir.

Hasil Pertandingan

Persami Maumere 1-0 Perss Soe
Gol: Samuel Ngarbingan (51′)
Stadion: Gelora Samador Maumere
Hasil: Persami Maumere lolos ke semifinal Soeratin Cup 2026. (rel)

Continue Reading

PENKES

CBN Ngada Kalahkan Persebata 3-1, Kartu Merah Warnai Laga Perempat Final Soeratin U-17

CBN Ngada melaju ke semifinal Soeratin U-17 Sikka 2026 setelah mengalahkan Persebata Lembata 3-1. Kartu merah Nursyal Al Hikami pada menit ke-60 menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan.

Published

on

Sebelum kartu merah, Persebata masih memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan setelah CBN unggul 1-0 pada babak pertama. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Citra Bakti Ngada (CBN) melaju ke semifinal Piala Soeratin U-17 Sikka 2026 setelah mengalahkan Persebata Lembata 3-1 dalam laga perempat final di Gelora Samador Maumere, Minggu (9/8/2026).

CBN membuka keunggulan melalui Atonius Y Y Bengu pada menit ke-37. Persebata baru mampu membalas pada menit ke-84 melalui Arlan S. Dasi.

Dua gol tambahan CBN dicetak Albertus Roga pada menit ke-69 dan 81. Kedua gol tersebut tercipta setelah Persebata kehilangan satu pemain akibat kartu merah.

Nursyal Al Hikami menerima kartu merah pada menit ke-60 sehingga Persebata melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Sebelum kartu merah, Persebata masih memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan setelah CBN unggul 1-0 pada babak pertama.

CBN kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Sembilan menit setelah kartu merah, Albertus Roga mencetak gol untuk membawa CBN unggul 2-0.

Perse Ende ke Semifinal Soeratin Cup U-17, Kalahkan Persada SBD 2-1

Persebata berupaya memperkecil jarak, tetapi CBN kembali mencetak gol pada menit ke-81. Albertus Roga mencatatkan gol keduanya sekaligus mengubah skor menjadi 3-0.

Persebata belum menyerah. Arlan S. Dasi memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 pada menit ke-84.

Gol tersebut belum cukup mengubah hasil pertandingan. Hingga peluit akhir dibunyikan, CBN tetap mempertahankan keunggulan 3-1.

Dengan hasil tersebut, CBN Ngada memastikan tempat di semifinal Piala Soeratin U-17 Sikka 2026. Persebata Lembata tersingkir dari turnamen.

Hasil akhir:

CBN Ngada 3-1 Persebata Lembata

Gol CBN:

  • 37′ Atonius Y Y Bengu
  • 69′ Albertus Roga
  • 81′ Albertus Roga

Gol Persebata:

  • 84′ Arlan S. Dasi

Kartu merah:

  • 60′ Nursyal Al Hikami (Persebata)»(rel)
Continue Reading

PENKES

Perse Ende ke Semifinal Soeratin Cup U-17, Kalahkan Persada SBD 2-1

Perse Ende memastikan tiket semifinal Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 setelah menundukkan Persada Sumba Barat Daya 2-1. Muhammad Zaqwan menjadi penentu kemenangan lewat tendangan bebas pada menit ke-62.

Published

on

"Umur pemain kami rata-rata 17 tahun, bahkan ada yang masih berusia 16 tahun," kata Gusto seusai pertandingan. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Perse Ende melaju ke semifinal Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026 setelah mengalahkan Persada Sumba Barat Daya 2-1 pada perempat final, Minggu (9/8/2026).

Persada Sumba Barat Daya lebih dulu unggul melalui Andreas Pasouito Laghora pada menit ke-16. Perse Ende kemudian menyamakan kedudukan lewat Cristyian Alfiano Ba’i pada menit ke-32.

Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Perse Ende mencetak gol penentu pada menit ke-62 melalui tendangan bebas Muhammad Zaqwan. Eksekusi pemain bernomor punggung 10 itu membawa Perse Ende berbalik unggul 2-1.

Persada berupaya mengejar pada sisa pertandingan, tetapi tidak mampu mencetak gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Pertandingan berlangsung dalam cuaca panas dan angin cukup kencang. Kedua kondisi tersebut turut menjadi perhatian kedua tim seusai laga.

Pelatih Perse Ende, Gusto Kadju, mengatakan kemenangan tersebut menjadi modal bagi timnya untuk menghadapi semifinal. Ia menyebut sebagian pemain Perse Ende masih berusia 16–17 tahun.

“Umur pemain kami rata-rata 17 tahun, bahkan ada yang masih berusia 16 tahun,” kata Gusto seusai pertandingan.

23 Atlet Taekwondo Dojang Adhyaksa Sikka Berangkat ke Kejurnas di Jakarta

Menurut dia, Perse Ende tetap perlu melakukan evaluasi sebelum pertandingan semifinal, terutama pada posisi yang dinilai masih membutuhkan pembenahan.

“Siapa pun lawan yang muncul dari laga lain, kami siap memperbaiki diri dan tampil lebih baik di semifinal nanti. Kami juga akan mengevaluasi setiap posisi yang masih perlu diperbaiki agar persiapan lebih matang,” ujarnya.

Kapten Perse Ende, Jose Parus, mengakui pertandingan berlangsung berat. Selain intensitas permainan, kondisi cuaca juga menguras tenaga pemain.

“Intensitas permainan cukup tinggi dan cuaca cukup panas. Kami berusaha bermain tenang dan sedikit beradaptasi dengan kondisi lapangan,” kata Jose.

Di kubu Persada Sumba Barat Daya, pelatih Paul Kandidus Gilo mengatakan timnya telah berusaha maksimal, tetapi tidak mampu mempertahankan keunggulan setelah Perse Ende menyamakan kedudukan.

Aris Nuaria: Insiden BTA di Soeratin U-17 Jadi Ujian Pembinaan Sepak Bola Usia Muda

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Angin yang cukup kencang menjadi tantangan tersendiri. Namun sayangnya, Dewi Fortuna belum berpihak kepada kami hari ini,” ujarnya.

Kapten Persada Sumba Barat Daya, Markus Apriola Bili, mengatakan kondisi pertandingan turut memengaruhi stamina pemain.

Menurut Markus, laga yang berlangsung pada pukul 13.30 WITA dengan cuaca panas dan angin kencang membuat pemain harus mengeluarkan tenaga lebih besar, terutama ketika bermain berlawanan dengan arah angin.

“Kami belum mampu memanfaatkan peluang dengan maksimal,” katanya.

Kekalahan tersebut mengakhiri perjalanan Persada Sumba Barat Daya di perempat final. Sementara itu, Perse Ende memastikan tiket ke semifinal dan masih memiliki kesempatan melanjutkan perjuangan pada Piala Gubernur NTT Soeratin Cup U-17 2026.

Pelatih Perse Ende mengatakan timnya akan menggunakan waktu sebelum semifinal untuk mengevaluasi penampilan dan memperbaiki sejumlah kekurangan.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending