HUMANIORA
Martina Bala Terima Bantuan Rumah Layak Huni dari KADIN Indonesia
Maumere, GardaFlores – Harapan Martina Bala, warga Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka untuk memiliki rumah layak huni akhirnya terwujud. Ia mendapat bantuan satu unit rumah dari program Gotong Royong KADIN Indonesia – Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Peresmian rumah layak huni tersebut dilakukan di Desa Hoder, Minggu (17/8/2025).
Dosen Teknik Sipil Unipa, Hari Japira menjelaskan, program Gotong Royong KADIN Indonesia – Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama KADIN NTT, Komunitas Thionghoa Maumere, mahasiswa Teknik Sipil Universitas Nusa Nipa (Unipa), Pemerintah Desa Hoder, dan Paroki Hoder.
Warga Binaan 91 Tahun di Lapas Maumere Belum Kantongi Remisi HUT RI ke-80
Hari Japira menyebutkan, kolaborasi lintas sektor menjadi wujud nyata sinergi dalam mendukung program pemerintah, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo.
“Sinergi pemerintah dan sektor swasta sangat penting. KADIN Indonesia melalui program Quick Win ini langsung turun membantu masyarakat kurang mampu agar bisa memiliki hunian aman dan nyaman,” ujar Hari.
Program Gotong Royong KADIN Indonesia – Renovasi RTLH merupakan bentuk kontribusi KADIN untuk mendukung target pemerintah dalam penyediaan tiga juta rumah layak huni. Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya N. Bakrie, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar renovasi, tetapi juga prototipe model kerja sama masyarakat dan pemerintah.
128 Napi di Lapas Maumere Dapat Remisi, 1 Napi Langsung Bebas
“Rumah layak huni harus memenuhi empat kriteria: ketahanan bangunan, kecukupan luas lantai, akses terhadap sumber air minum layak, dan akses terhadap sanitasi. KADIN hadir untuk memastikan hal itu,” ungkap Hari Japira mengutip pernyataan Anindya dalam peresmian program di Jakarta.

Kondisi sebelumnya rumah Martina Bala di Desa Hoder.
Selain membangun rumah, KADIN juga menggandeng pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan sanitasi lingkungan, dengan pembangunan septic tank maupun MCK komunal. Program ini mengusung tagline #RumahSehatNegaraKuat.
Program Gotong Royong KADIN Indonesia – Renovasi RTLH ditargetkan menyasar 500 rumah di lima provinsi, yakni DKI Jakarta (200 unit), Jawa Barat (100 unit), Banten (100 unit), Kepulauan Bangka Belitung (50 unit), dan Nusa Tenggara Timur (50 unit).
Merah Putih Berkibar di Sikka, Bupati Juventus Kumandangkan Semangat Persatuan di HUT RI ke-80
Salah satu unit di NTT dibangun untuk Martina Bala di Desa Hoder. Menurut Hari Japira, rumah tersebut dibangun dari nol berkat gotong royong KADIN, komunitas Thionghoa Maumere, Pemerintah Desa Hoder, serta dukungan Paroki Hoder. Mahasiswa Teknik Sipil Unipa ikut terlibat dalam pembangunan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie dan Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto yang telah mendukung program ini. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk saling membantu,” tutup Hari.»(rel)
HUMANIORA
Pengurus PBVSI Sikka Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
Pengurus PBVSI Kabupaten Sikka periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Baperida. Rofinus Inonsi Moa Luer dipercaya memimpin kepengurusan baru.
MAUMERE, GardaFlores – Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sikka periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Baperida Kabupaten Sikka, Senin (21/9/2026).
Pelantikan dipimpin Pengurus PBVSI Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, turut hadir bersama Plt. Kepala Dinas PKO, unsur Forkopimda serta jajaran pengurus baru PBVSI Kabupaten Sikka.
Rofinus Inonsi Moa Luer dipercaya sebagai Ketua Umum PBVSI Kabupaten Sikka periode 2026–2030. Ia didampingi Bernadus Nong Vianse, ST., dan Marthen Luther Adji sebagai Wakil Ketua.
Ignasius Nong Tedi menjabat Sekretaris Umum, Petrus Kanisius Belalo sebagai Wakil Sekretaris, Yohanes Jibrail Mado sebagai Bendahara Umum dan Elisabeth Karolina Ewo sebagai Wakil Bendahara Umum.
Dalam struktur organisasi tersebut, Bupati Sikka, Wakil Bupati Sikka dan Ketua DPRD Kabupaten Sikka bertindak sebagai penanggung jawab.
80 Warga Sikka Masih Tempuh 1 Kilometer untuk Dapatkan Air Bersih
Kepengurusan PBVSI Sikka periode 2026–2030 juga diperkuat sejumlah komisi, yakni Komisi Pertandingan, Komisi Perwasitan, Komisi Teknis dan Pelatih, Komisi Pengembangan dan Dokumentasi, serta Komisi Medis/Fisioterapi.

Bupati Sikka berharap kepengurusan baru tidak berhenti pada pelantikan, tetapi menjalankan program pembinaan yang nyata dan berkelanjutan.
Menurut Bupati, pembinaan atlet sejak usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta partisipasi dalam berbagai kompetisi menjadi bagian penting dalam pembinaan bola voli di Kabupaten Sikka.
“Pengurus yang baru dilantik harus dapat bekerja secara profesional, transparan, dan bersinergi dengan berbagai pihak. Mari kita bangkitkan kembali semangat dan prestasi bola voli di Kabupaten Sikka agar dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah maupun bangsa,” ujar Bupati Juventius.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, PBVSI Kabupaten Sikka memiliki kepengurusan baru untuk menjalankan program organisasi dan pembinaan olahraga bola voli di Kabupaten Sikka.»(rel)
HUMANIORA
Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Aipda Charles Rondo
Wadah Gereja Oikumene Polres Sikka menyerahkan bantuan duka sebesar Rp15 juta kepada keluarga almarhum Aipda Charles Paulus Daniel Rondo di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
MAUMERE, GardaFlores – Wadah Gereja Oikumene Polres Sikka menyerahkan santunan duka sebesar Rp15 juta kepada keluarga almarhum Aipda Charles Paulus Daniel Rondo, Jumat (18/9/2026).
Santunan diserahkan sekitar pukul 12.00 Wita di rumah orang tua istri almarhum, Maria R. Ekawati Laga, di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung Ketua Oikumene Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, S.M., bersama jajaran pengurus Oikumene Polres Sikka.
Bantuan berupa uang tunai senilai Rp15.000.000 itu diterima Maria R. Ekawati Laga selaku istri almarhum. Penyerahan turut disaksikan keluarga dan anak-anak almarhum.
Ketua Oikumene Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga anggota Polri yang meninggal dunia.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Wadah Gereja Oikumene Polres Sikka kepada keluarga anggota Polri yang meninggal dunia,” jelas Leonardus.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya berupa dukungan materi, tetapi juga perhatian dan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berduka.
Kehadiran jajaran Oikumene Polres Sikka di tengah keluarga almarhum menjadi bentuk solidaritas internal bagi keluarga yang ditinggalkan.
Seluruh rangkaian penyerahan santunan berlangsung aman, lancar, dan tertib.»(rel)
HUMANIORA
Padi Sawah Irigasi Ende Masih Aman, Jaringan Rusak Ancam MT II Oktober
Produksi padi di sawah irigasi Kabupaten Ende disebut tetap aman selama pasokan air berjalan. Kerusakan jaringan irigasi akibat gempa Flores menjadi ancaman bagi musim tanam kedua atau MT II pada Oktober 2026.
ENDE, GardaFlores — Produksi padi di sawah yang masih mendapat pasokan jaringan irigasi di Kabupaten Ende disebut tetap aman meski kemarau panjang melanda sejumlah wilayah. Namun, kerusakan jaringan irigasi akibat gempa Flores mulai mengancam musim tanam kedua atau MT II yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Gadir Haji Ibrahim Dean, mengatakan tanaman padi yang telah memasuki fase vegetatif tidak membutuhkan pasokan air sebanyak saat fase awal pertumbuhan.
“Tanaman padi yang telah memasuki fase vegetatif tidak membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar seperti pada fase awal pertumbuhan,” kata Gadir saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 16 September 2026.
Menurut Gadir, kondisi tanaman padi saat ini merupakan hasil antisipasi sejak awal musim tanam. Petani didorong menggunakan varietas padi berumur genjah agar tanaman lebih cepat melewati fase pertumbuhan dan mendekati masa panen sebelum kemarau semakin panjang.
“Sudah diantisipasi di awal musim tanam sehingga di saat musim kemarau padi sudah fase vegetatif sehingga tidak membutuhkan banyak air,” ujarnya.
Kondisi tersebut terlihat di hamparan persawahan Mautenda, Kecamatan Wewaria. Gadir menyebut tanaman padi di wilayah itu dijadwalkan memasuki masa panen pada pekan depan.
Namun, kondisi berbeda terjadi pada lahan sawah tadah hujan. Lahan yang hanya mengandalkan curah hujan tersebut menjadi wilayah paling rentan ketika hujan tidak turun dan sumber air mengering.
“Lahan tanam padi yang terdampak kekeringan karena musim kemarau adalah lahan tadah hujan. Dan saat ini lahan tersebut tidak dimanfaatkan karena musim kemarau,” jelas Gadir.
Sementara sawah yang masih teraliri jaringan irigasi tetap mendapat dukungan pasokan air. Dinas Pertanian Ende menyiapkan pengaturan distribusi air berdasarkan kondisi jaringan dan fase pertumbuhan tanaman.
“Kami pastikan, untuk lahan yang sudah teraliri jaringan irigasi yang baik, produksi padi tetap aman dan tidak terganggu meskipun kemarau berlangsung panjang,” tegas Gadir.
Fraksi Golkar Soroti APBD Ngada 2026, BTT Naik hingga Rp27,84 Miliar
Di tengah kondisi tersebut, kerusakan jaringan irigasi akibat gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026 menjadi persoalan yang perlu segera ditangani.
Kerusakan dilaporkan terjadi pada puluhan hektare lahan irigasi di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Kota Baru, Maurole, Wewaria, Detusoko, Kelimutu, Wolojita, Nangapanda dan Kecamatan Ende.
Menurut Gadir, kerusakan tersebut belum menimbulkan dampak fatal terhadap tanaman padi yang sedang tumbuh. Namun, jaringan yang rusak tetap perlu diperbaiki agar tidak mengganggu musim tanam berikutnya.
Lahan irigasi terdampak telah diverifikasi oleh pemerintah. Hasil verifikasi kemudian diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk ditindaklanjuti melalui perbaikan jaringan.
Gadir menjelaskan, jaringan irigasi primer dan sekunder merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum. Sementara jaringan tersier menjadi kewenangan Kementerian Pertanian.
Jokowi Tiba di Palue, Bawa 4.000 Sak Semen dan 3.000 Lembar Seng
Perbaikan jaringan menjadi penting karena petani akan memasuki MT II pada Oktober mendatang.
“Kami berharap segera diperbaiki karena dikhawatirkan akan mengganggu musim tanam (MT) dua pada Oktober mendatang,” kata Gadir.
Dinas Pertanian Ende menyatakan pembagian air akan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan pada lahan yang jaringan irigasinya masih berfungsi baik. Kebutuhan air akan disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman.
Dengan demikian, ancaman kemarau terhadap produksi padi saat ini terutama berada pada lahan tadah hujan dan sawah irigasi yang jaringan pengairannya terdampak kerusakan. Sementara keberlanjutan MT II Oktober bergantung pada kecepatan pemulihan jaringan irigasi yang rusak.»(rel)
-
NASIONAL11 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
