HUMANIORA
IFTK Ledalero Selenggarakan Konferensi Internasional Tentang Teologi Publik
Maumere, GardaFlores –Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero akan menyelenggarakan Konferensi Internasional tentang Teologi Publik dengan menghadirkan pembicara utama dari luar negeri.
Demikian keterangan pers yang disampaikan ketua panitia konferensi intenasional, Dr. Puplius Meinrad Buru, SVD yang diterima media di Maumere, Kamis (26/9/2024).

Pater Meinrad Buru mengatakan, konferensi internasional ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (26/9) hingga Sabtu (27/9) bertempat di Kampus IFTK Ledalero, Wairklau, Maumere.
Dijelaskan, konferensi mengambil tema “Public Theology for the Indonesian Context” (Teologi Publik untuk Konteks Indonesia).
Dua pembicara utama yang dihadirkan dalam konferensi internasional ini, yakni Prof. Dr. Stephan van Erp dari Belgia dan Dr. Joel Hodge dari Australia.
Di samping itu, akan hadir pula dua pembicara dari Indonesia yang sudah dikenal luas yakni Dr. Paulus Budi Kleden – Uskup Agung Ende dan Prof. Dr. F. X. Eko Armada Riyanto, guru besar dari Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang dan beberapa pembicara lainnya.
Pater Meinrad Buru mengatakan bahwa konferensi ini merupakan kesempatan untuk merefleksikan lebih jauh landasan, peluang, dan tantangan teologi publik dalam konteks Indonesia kontemporer.
BACA JUGASTIKES Elisabeth Diharap Bisa Menjawab Tantangan Pendidikan Kesehatan |
“Teologi publik di Indonesia menjadi semakin penting bukan hanya karena kesadaran yang mendalam di kalangan umat Kristiani akan dimensi sosial dari iman Kristen, melainkan juga karena adanya tuntutan sosial yang mengharuskan umat beragama berkontribusi aktif dalam wacana publik mengenai isu-isu yang berkaitan dengan agama. Upaya perbaikan kehidupan sosial di masyarakat luas merupakan ikhtiar untuk mencapai kemajuan dalam semua aspek kehidupan,” katanya.
Para Pembicara
Tentang pembicara pertama, Prof. Dr. Stephan van Erp, Pater Meinrad Buru menjelaskan, dia adalah seorang profesor Teologi Fundamental. Saat ini, ia menjadi Rekan Profesor di Institut Agama dan Penyelidikan Kritis di Universitas Katolik Australia, Direktur Pusat Riset Teologi Katolik dan Keadilan Sosial KU Leuven di Universitas Ateneo de Manila, dan Anggota Pusat Pascasarjana untuk Studi Teologi di Sekolah Teologi Toronto. Di samping itu, ia juga adalah editor Concilium, sebuah jurnal teologi internasional.
“Selain Stephan van Erp, akan hadir juga tiga pembicara utama lainnya, yaitu Dr. Paulus Budi Kleden, Dr. Joel Hodge, dan Prof. Dr. F. X. Eko Armada Riyanto. Paulus Budi Kleden adalah teolog yang masih terhitung sebagai dosen IFTK Ledalero dan saat ini menjabat sebagai Uskup Keuskupan Agung Ende. Joel Hodge adalah dosen di Universitas Katolik Australia (Australian Catholic University). Sedangkan Armada Riyanto ialah Guru Besar di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana, Malang,” katanya.
Apa yang Didiskusikan?
Ada beberapa kegiatan dalam konferensi internasional ini. Pada Kamis (26/9) akan ada Academic Writing Workshop bagi para dosen dan mahasiswa IFTK Ledalero. Pada Jumat (27/9), kegiatan Konferensi Internasional Teologi dibagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama akan ada diskusi bersama Prof. Dr. Stephan van Erp dan Dr. Paulus Budi Kleden. Stephan van Erp akan membawakan materi dengan topik Living with the Hidden God. The Sacramentality of Public Life.
Sementara itu, Paulus Budi Kleden akan membawakan materi bertopik Woundedness and Solidarity. Toward a Compassion based Politics.
Sesi kedua adalah diskusi paralel yang dibagi dalam lima kelompok diskusi. Para pembicara pada sesi ini berasal dari IFTK Ledalero, antara lain Dr. Otto Gusti Madung, Dr. Alexander Jebadu, Dr. Bernardus Subang Hayong, Dr. Khanis Suvianita, Robert Mirsel, M.A, Sefrianus Juhani, Fransiskus Bala Kleden, M.Th, Jean Loustar Jewadut, M.Th dan Yohanes Adrianus Mai, S.Fil., B.Theol., B.Min.
Selain itu, ada beberapa pembicara dari perguruan tinggi lain seperti Prof. Dr. Michael S. Northcott dari University of Edinburgh; Dr. Mery Kolimon dari Universitas Arta Wacana Christian (UKAW) Kupang, Petrus Tan, M.Th., Lic. dari Unika Widya Mandira Kupang, Jeniffer Fresy Porielly Wowor, M.A. dari Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, Benediktus Denar, M.Th. dari Sekolah Tinggi Pastoral St. Sirilus Ruteng dan Isakh Bendris Oematan dari Gereja Protestan Evangelis di Timor.

Dr. Otto Gusti Madung, SVD
Pada hari Sabtu (28/9), akan ada diskusi bersama dua pembicara utama, yakni Dr. Joel Hodge dengan topik Doing Public Theology Today: The Victim in Modernity and the Return of the Sacred dan Prof. Dr. F. X. Eko Armada Riyanto dengan topik Praxis in Public Theology and Revisit of the Meaning of Theology.
BACA JUGASuara Bae Dari Timur, Manifesto Warga NTT Hadapi Krisis Iklim Global |
Setelah diskusi, akan dilanjutkan dengan misa penutupan dan pertunjukan budaya. Pertunjukan budaya ini dibawakan oleh Mahasiswa IFTK Ledalero.
Setelah kegiatan diskusi bersama para narasumber utama, akan ada kesempatan bagi para wartawan untuk bertanya kepada para narasumber seputar topik teologi publik yang dikaitkan dengan situasi Indonesia saat ini.
Pater Meinrad Buru juga mengatakan, selain para dosen dan mahasiswa dari IFTK Ledalero, konferensi internasional ini akan dihadiri oleh peserta dari beberapa perguruan tinggi yang ada di NTT.
Sementara itu, Rektor IFTK Ledalero, P. Dr. Otto Gusti Madung, SVD mengatakan Konferensi Internasional Teologi ini merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh IFTK Ledalero untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Dia mengharapkan agar para dosen dan mahasiswa IFTK Ledalero terlibat aktif dalam kegiatan ini demi pengembangan mutu IFTK Ledalero dan menambah wawasan dan pengetahuan semua yang terlibat dan mengikuti kegiatan ini.
“Tahun 2019, IFTK Ledalero pernah menyelenggarakan simposium nasional. Tahun ini kami mengadakan Konferensi Internasional. Kami berupaya agar kegiatan-kegiatan seperti ini terus kami selenggarakan karena sangat berguna bagi pengembangan mutu pendidikan di IFTK Ledalero, terutama bagi para dosen dan mahasiswa,” kata Pater Otto.»
(fer)
HUMANIORA
Koleksi Buku Alm. Sosimus Mitang Dihibahkan untuk Masyarakat Sikka
Keluarga almarhum Sosimus Mitang menyerahkan koleksi buku pribadi mantan Bupati Sikka periode 2008–2013 kepada Pemerintah Kabupaten Sikka untuk dimanfaatkan masyarakat.
MAUMERE, GardaFlores – Keluarga almarhum Sosimus Mitang menghibahkan koleksi buku pribadi mantan Bupati Sikka periode 2008–2013 itu untuk dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Sikka.
Penyerahan koleksi buku dilakukan istri almarhum, Ny. Firmina Sedo-Mitang, kepada Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, di kediaman almarhum di Lokaria, Maumere, Senin (21/9/2026).
Penyerahan tersebut turut disaksikan adik kandung almarhum, Marsel Lado, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sikka Very Awales, jajaran DISARPUS, serta unsur Pemerintah Kabupaten Sikka.
Firmina mengatakan keputusan menghibahkan koleksi buku tersebut dilakukan agar buku-buku yang sebelumnya menjadi koleksi pribadi almarhum dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Buku-buku ini jangan hanya tersimpan di rak,” kata Firmina.
Ia berharap koleksi tersebut dapat dibaca dan dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, generasi muda maupun masyarakat umum.

“Kami menyerahkannya agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus ikut meningkatkan minat baca dan mendukung kegiatan literasi dan sains di Kabupaten Sikka,” ujarnya.
Wakil Bupati Sikka Simon Subandi menyambut baik langkah keluarga almarhum tersebut. Menurutnya, hibah koleksi buku itu merupakan bentuk investasi pengetahuan yang dapat menambah sumber belajar bagi masyarakat.
Kepala DISARPUS Sikka Very Awales memastikan koleksi buku yang diterima akan dikelola sesuai ketentuan agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Dengan penyerahan tersebut, koleksi buku pribadi almarhum Sosimus Mitang selanjutnya dapat diakses dan dimanfaatkan masyarakat melalui pengelolaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sikka.»(rel)
HUMANIORA
Pengurus PBVSI Sikka Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
Pengurus PBVSI Kabupaten Sikka periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Baperida. Rofinus Inonsi Moa Luer dipercaya memimpin kepengurusan baru.
MAUMERE, GardaFlores – Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sikka periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Baperida Kabupaten Sikka, Senin (21/9/2026).
Pelantikan dipimpin Pengurus PBVSI Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, turut hadir bersama Plt. Kepala Dinas PKO, unsur Forkopimda serta jajaran pengurus baru PBVSI Kabupaten Sikka.
Rofinus Inonsi Moa Luer dipercaya sebagai Ketua Umum PBVSI Kabupaten Sikka periode 2026–2030. Ia didampingi Bernadus Nong Vianse, ST., dan Marthen Luther Adji sebagai Wakil Ketua.
Ignasius Nong Tedi menjabat Sekretaris Umum, Petrus Kanisius Belalo sebagai Wakil Sekretaris, Yohanes Jibrail Mado sebagai Bendahara Umum dan Elisabeth Karolina Ewo sebagai Wakil Bendahara Umum.
Dalam struktur organisasi tersebut, Bupati Sikka, Wakil Bupati Sikka dan Ketua DPRD Kabupaten Sikka bertindak sebagai penanggung jawab.
80 Warga Sikka Masih Tempuh 1 Kilometer untuk Dapatkan Air Bersih
Kepengurusan PBVSI Sikka periode 2026–2030 juga diperkuat sejumlah komisi, yakni Komisi Pertandingan, Komisi Perwasitan, Komisi Teknis dan Pelatih, Komisi Pengembangan dan Dokumentasi, serta Komisi Medis/Fisioterapi.

Bupati Sikka berharap kepengurusan baru tidak berhenti pada pelantikan, tetapi menjalankan program pembinaan yang nyata dan berkelanjutan.
Menurut Bupati, pembinaan atlet sejak usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta partisipasi dalam berbagai kompetisi menjadi bagian penting dalam pembinaan bola voli di Kabupaten Sikka.
“Pengurus yang baru dilantik harus dapat bekerja secara profesional, transparan, dan bersinergi dengan berbagai pihak. Mari kita bangkitkan kembali semangat dan prestasi bola voli di Kabupaten Sikka agar dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah maupun bangsa,” ujar Bupati Juventius.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, PBVSI Kabupaten Sikka memiliki kepengurusan baru untuk menjalankan program organisasi dan pembinaan olahraga bola voli di Kabupaten Sikka.»(rel)
HUMANIORA
Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Aipda Charles Rondo
Wadah Gereja Oikumene Polres Sikka menyerahkan bantuan duka sebesar Rp15 juta kepada keluarga almarhum Aipda Charles Paulus Daniel Rondo di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
MAUMERE, GardaFlores – Wadah Gereja Oikumene Polres Sikka menyerahkan santunan duka sebesar Rp15 juta kepada keluarga almarhum Aipda Charles Paulus Daniel Rondo, Jumat (18/9/2026).
Santunan diserahkan sekitar pukul 12.00 Wita di rumah orang tua istri almarhum, Maria R. Ekawati Laga, di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung Ketua Oikumene Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, S.M., bersama jajaran pengurus Oikumene Polres Sikka.
Bantuan berupa uang tunai senilai Rp15.000.000 itu diterima Maria R. Ekawati Laga selaku istri almarhum. Penyerahan turut disaksikan keluarga dan anak-anak almarhum.
Ketua Oikumene Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga anggota Polri yang meninggal dunia.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Wadah Gereja Oikumene Polres Sikka kepada keluarga anggota Polri yang meninggal dunia,” jelas Leonardus.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya berupa dukungan materi, tetapi juga perhatian dan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berduka.
Kehadiran jajaran Oikumene Polres Sikka di tengah keluarga almarhum menjadi bentuk solidaritas internal bagi keluarga yang ditinggalkan.
Seluruh rangkaian penyerahan santunan berlangsung aman, lancar, dan tertib.»(rel)
-
NASIONAL11 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
