Connect with us

HUMANIORA

Netralitas TNI-Polri Jelang Pilkada 2024 Tetap Terjaga

Published

on

Maumere, GardaFlores – Kolonel Marinir Anjas Wicaksono Putro, M.Tr. Hanla menegaskan, netralitas TNI-Polri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 akan tetap dijaga.

Hal ini disampaikan Kolonel Anjas usai perayaan HUT TNI ke-79 di Lapangan Kota Baru, Maumere, Sabtu (5/10/2024).

Anjas mengatakan, bahwa komando tertinggi, mulai dari Panglima TNI hingga Kepala Staf, telah menekankan pentingnya menjaga netralitas institusi TNI-Polri dalam setiap tahapan Pilkada. Ia menegaskan bahwa TNI memiliki tugas utama menjaga keamanan selama pemilihan berlangsung dan tidak diperkenankan terlibat dalam politik praktis.

 

BACA JUGA

Lima Pedoman Penting Bagi Prajurit TNI di HUT ke-79

“TNI dan Polri tidak terlibat dalam politik praktis. Kami tidak ikut memilih dan netralitas adalah prinsip yang harus kami jaga. Jika ada anggota TNI atau Polri yang terlibat politik praktis, akan ada sanksi tegas sesuai aturan hukum militer,” kata Anjas.

Selain soal netralitas TNI-Polri, Anjas juga menyoroti keterlibatan ratusan atlet dalam perayaan HUT TNI ke-79. Ia menyebut bahwa Lanal Maumere sengaja melibatkan masyarakat, terutama para atlet muda, untuk memeriahkan acara tersebut. Menurutnya, para generasi muda ini memiliki potensi luar biasa yang perlu didorong melalui kegiatan-kegiatan positif, termasuk olahraga bela diri.

“Mereka adalah calon pemimpin masa depan bangsa. Kegiatan olahraga bela diri dapat menjadi sarana pembinaan karakter dan fisik yang kuat, serta potensi mereka dapat dikembangkan untuk menjadi prajurit TNI atau Polri di masa depan,” jelas Anjas.

Anjas juga memastikan bahwa bagi atlet berprestasi yang ingin mendaftar sebagai anggota TNI atau Polri, peluang terbuka lebar. “Dengan fisik dan disiplin yang mereka miliki, mereka akan lebih siap untuk menjadi prajurit.”

Terkait rekrutmen prajurit, Anjas menegaskan bahwa tidak ada “pencaloan” atau praktik percaloan dalam proses seleksi TNI. Ia meminta masyarakat melaporkan jika ada oknum yang menawarkan jalan pintas untuk masuk menjadi prajurit dengan imbalan tertentu.

“Jika ada pihak yang terlibat dalam percaloan rekrutmen, kami akan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Sikka, Adrianus Firminus Parera pada kesempatan yang sama, menyatakan harapannya agar Pilkada 2024 dapat berlangsung aman dan tertib. Ia juga berharap TNI terus menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“TNI harus tetap manunggal dengan rakyat dan menjaga profesionalisme di masa depan,” ujar Adrianus.

Dengan komitmen yang kuat dari TNI-Polri dan dukungan masyarakat, diharapkan Pilkada 2024 dapat berjalan dengan baik, tanpa adanya gangguan atau keterlibatan institusi dalam politik praktis.»

(rel)

HUMANIORA

BMKG Perbarui Kekuatan Gempa Talaud Jadi M6,4, Tidak Berpotensi Tsunami

Pusat gempa berada di laut pada jarak sekitar 40 kilometer arah tenggara Melonguane, Kepulauan Talaud, dengan kedalaman 31 kilometer.

Published

on

Ini lokasi gempa bumi yang mengguncang wilayah Pantai Timur Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. FOTO: BMKG

Talaud, GardaFlores – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui informasi kekuatan gempa bumi yang mengguncang wilayah Pantai Timur Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Gempa yang sebelumnya dilaporkan berkekuatan Magnitudo 7,1 dikoreksi menjadi Magnitudo 6,4.

Gempa terjadi pada pukul 21.58.25 WIB. Berdasarkan hasil analisis BMKG, pusat gempa berada di laut pada jarak sekitar 40 kilometer arah tenggara Melonguane, Kepulauan Talaud, dengan kedalaman 31 kilometer.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Maluku. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan mendatar turun (oblique normal).

Rumah Warga Wolomarang Terbakar, Dua Korban Luka Bakar Dirawat di RSUD TC Hillers

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan pascagempa.

Guncangan gempa dirasakan paling kuat di wilayah Kepulauan Talaud dengan intensitas IV–V MMI, di mana getaran dirasakan oleh hampir seluruh warga. Sejumlah barang di dalam rumah dilaporkan bergoyang, bahkan terpelanting.

Getaran juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, antara lain Tobelo dan Kepulauan Sitaro dengan intensitas III–IV MMI, Morotai dengan III MMI, serta Ternate, Minahasa Utara, Manado, dan Bitung pada skala II–III MMI.

Hingga pukul 22.20 WIB, BMKG mencatat adanya satu gempa susulan dengan magnitudo 4,6.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi kebencanaan diharapkan hanya diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG.»(*/bert)

Continue Reading

HUMANIORA

Warga Pruda Tewas Tenggelam di Pantai Tanjung Pruda, Sikka

Bermula ketika korban bersama lima kerabat dan keluarganya tiba di Pantai Tanjung Pruda sekitar pukul 17.00 WITA untuk memancing.

Published

on

Warga Pruda Tewas Tenggelam di Pantai Tanjung Pruda. ILUSTRASI: IST

Maumere, GardaFlores – Seorang warga Desa Pruda, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Tanjung Pruda, Dusun Paukloor, Jumat (9/1/2026) sore.

Korban berinisial Y.B.B. (24), seorang petani asal Dusun Pruda, ditemukan tidak bernyawa setelah terseret arus laut saat memancing di pesisir pantai sekitar pukul 18.00 WITA.

Peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama lima kerabat dan keluarganya tiba di Pantai Tanjung Pruda sekitar pukul 17.00 WITA. Setibanya di lokasi, mereka berpencar untuk mencari titik memancing masing-masing. Korban diketahui berdiri di atas batu karang di tepi pantai sebelum turun untuk berpindah tempat.

Saat turun dari batu karang, korban diduga terseret arus laut yang cukup kuat. Korban sempat berteriak meminta pertolongan kepada kakaknya, namun upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan karena para saksi tidak memiliki kemampuan berenang. Pencarian awal di sekitar lokasi tidak membuahkan hasil.

TMMD 2026 Digelar di Waiblama, Anggaran Rp 1,5 Miliar Sudah Disetujui Pemkab dan DPRD Sikka

Dua orang saksi kemudian kembali ke kampung dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun Paukloor. Informasi itu diteruskan ke Kepolisian Sektor Waigete melalui Kanit Intelkam sekitar pukul 20.21 WITA untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 21.05 WITA, korban akhirnya ditemukan di pesisir pantai tidak jauh dari lokasi awal memancing dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah orang tuanya, Elias Edu, di Dusun Pruda, Desa Pruda.

Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Akses menuju lokasi kejadian dilaporkan cukup sulit karena harus melewati dua alur sungai tanpa jembatan. Proses pencarian juga sempat terkendala cuaca hujan yang mengguyur wilayah tersebut.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Natawulu, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan siap memberikan keterangan apabila dibutuhkan oleh kepolisian.

Published

on

Petugas dari Polsek Nita dan Polres Sikka mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP, (kiri). Korban dievakuasi ke Puskesmas Nita untuk dilakukan tindakan lanjutan, (kanan). FOTO: IST

Maumere, GardaFlores — Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun ditemukan meninggal dunia pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 10.40 Wita di Dusun Natawulu, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.

Korban berinisial MGH, pelajar kelas V sekolah dasar, ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon jeruk yang berada di belakang rumahnya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh nenek korban yang baru pulang dari gereja. Karena korban tidak menjawab saat dipanggil, saksi melakukan pencarian dan menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat desa dan kepolisian.

Hukuman Kerja Sosial Resmi Berlaku di 2026

Petugas dari Polsek Nita dan Polres Sikka mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan saksi-saksi.

Hasil pemeriksaan medis oleh tenaga kesehatan Puskesmas Nita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan siap memberikan keterangan apabila dibutuhkan oleh kepolisian.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat Kabupaten Sikka.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending