HUMANIORA
760 Kotak Makanan Disalurkan ke Pengungsi Gempa Sikka, MCK dan Dapur Umum Masih Terbatas
Sebanyak 760 kotak makanan disiapkan untuk 846 pengungsi di Gelora Samador da Chunha, Sikka. Namun, fasilitas MCK masih terbatas dan dapur umum belum tersedia.
MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 760 kotak makanan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengungsi di Gelora Samador da Chunha, Kabupaten Sikka, setelah gempa bumi mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026). Namun, di tengah bantuan pangan yang mulai berdatangan, kebutuhan dasar pengungsi masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan fasilitas MCK dan belum tersedianya dapur umum.
Bantuan makanan tersebut disalurkan melalui kerja sama Partai Gerindra dengan Yayasan Peduli Nian Tana Flores dan Yayasan Garuda Bakti Flores. Menurut pengurus Gerindra, Hubertus Moni, sekitar 400 kotak makanan sebelumnya telah didistribusikan melalui dapur MBG Wailiti, kemudian ditambah 360 kotak sehingga total bantuan yang disiapkan mencapai 760 kotak untuk kebutuhan pengungsi hingga Minggu (16/8/2026).
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka, Kristian Amstrong, menyebut jumlah warga yang mengungsi di Gelora Samador da Chunha mencapai 846 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 790 orang telah menerima makanan. Kebutuhan konsumsi tidak hanya berasal dari para pengungsi, tetapi juga aparat keamanan, petugas BPBD, tenaga kesehatan dan personel lain yang bertugas di lokasi.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan pangan di posko pengungsian diperkirakan masih akan berkembang seiring dinamika jumlah warga dan petugas yang berada di lokasi. Karena itu, keberlanjutan pasokan makanan menjadi salah satu kebutuhan yang perlu dipastikan selama warga masih bertahan di tempat pengungsian.
Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, Bupati Sikka Minta Warga Tak Panik tetapi Jangan Lengah
Persoalan lain yang tak kalah mendesak adalah fasilitas sanitasi. Kristian mengatakan Dinas Sosial baru menyiapkan tiga unit MCK, sedangkan dua unit tambahan akan disiapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Untuk kebutuhan air, wadah penampungan telah dipersiapkan, sementara dapur umum masih dalam tahap persiapan.
Hubertus mengatakan bantuan makanan yang disalurkan bersama dua yayasan tersebut tidak dimaksudkan hanya untuk memenuhi kebutuhan satu malam. Jika kebutuhan warga masih tinggi, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk melanjutkan bantuan melalui kerja sama dengan Yayasan Peduli Nian Tana Flores dan Yayasan Garuda Bakti Flores.
“Kalau masih dibutuhkan, kami akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah untuk tetap bermitra dengan dua yayasan yang akan menyalurkan makanan ini,” ujar Hubertus.
Dengan jumlah pengungsi yang mencapai ratusan orang, penanganan di Gelora Samador da Chunha kini tidak hanya membutuhkan pasokan makanan, tetapi juga percepatan penyediaan sanitasi, air bersih dan dapur umum. Bantuan pangan telah mulai bergerak, tetapi kebutuhan warga di lokasi pengungsian masih jauh dari selesai.»(rel)
HUMANIORA
Dandim Pimpin Ziarah HUT TNI di TMP Iligetang, Diikuti Lintas Unsur
Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana memimpin ziarah di TMP Iligetang dalam rangka HUT ke-81 TNI. Kegiatan diikuti personel Kodim, Lanal Maumere, Persit, Jalasenastri, Basarnas dan Brimob.
MAUMERE, GardaFlores — Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, memimpin ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Iligetang, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).
Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan diikuti Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba. Dominggus Melianus Atamani, para perwira dan prajurit Kodim 1603/Sikka, serta personel Lanal Maumere.
Peserta juga berasal dari sejumlah unsur lain, yakni anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIV, Jalasenastri, personel Basarnas Maumere dan Brimob Maumere.
Gerakan 1 ASN 1 Buku, Disarpus Sikka Terima Sumbangan Buku dari ASN
Rangkaian ziarah dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Setelah itu, Dandim bersama peserta meletakkan karangan bunga dan melakukan tabur bunga di makam para pahlawan.
Kegiatan berlangsung di TMP Iligetang hingga seluruh rangkaian ziarah selesai.
Ziarah tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Sikka.»(rel)
HUMANIORA
17,13 Ton Beras Disalurkan ke 571 KK di Palue
Perum Bulog Cabang Maumere menyalurkan 17,13 ton beras bantuan pangan kepada 571 KK di Palue, Sikka. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah disalurkan kepada 571 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026). Bantuan periode Juli–September 2026 itu disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Maumere dengan pengamanan dan monitoring Polsubsektor Palue–Polsek Nelle.
Penyaluran berlangsung di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole. Di Reruwaerere, sebanyak 280 KK menerima 8.400 kilogram beras. Sementara di Rokirole, 291 KK menerima 8.730 kilogram. Setiap keluarga mendapat 30 kilogram beras.
Mahasiswa ISI Bali Gagas Lumbung Baca Berbasis Kearifan Lokal di Sikka
Aparat keamanan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa melakukan pengawasan selama distribusi. Petugas mencocokkan KTP atau KK dengan daftar penerima sebelum bantuan diserahkan. Setiap penyaluran juga dicatat dalam buku kendali.
Hasil monitoring menunjukkan seluruh bantuan tersalurkan kepada penerima sesuai daftar. Petugas tidak menemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun beras yang rusak.
Distribusi berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.»(rel)
HUMANIORA
Polsubsektor Palue Kawal Penyaluran 5,7 Ton Beras Bantuan Pangan di Desa Tuanggeo
Penyaluran 5.700 kilogram beras bantuan pangan pemerintah di Desa Tuanggeo, Palue, Sikka, menyasar 190 KPM. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
MAUMERE, GardaFlores — Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah melalui Perum BULOG Cabang Maumere di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan tertib, Rabu (23/9/2026).
Sebanyak 5.700 kilogram beras disalurkan kepada 190 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.
Penyaluran mendapat pengamanan dan monitoring dari Polsubsektor Palue–Polsek Nelle bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat desa.
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka
Sebelum bantuan diserahkan, petugas melakukan verifikasi identitas dan mencocokkan nama penerima dengan daftar yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diterima oleh penerima yang terdata serta menjaga ketertiban selama proses berlangsung.
Hingga seluruh bantuan tersalurkan, tidak ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun kerusakan beras. Kegiatan penyaluran berakhir sekitar pukul 12.00 WITA dalam situasi aman dan kondusif.»(rel)
-
NASIONAL12 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
