Connect with us

HUMANIORA

Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, Bupati Sikka Minta Warga Tak Panik tetapi Jangan Lengah

Gempa M7,7 yang mengguncang wilayah Nagekeo dan dirasakan di Sikka membuat pemerintah meningkatkan kewaspadaan. Bupati Juventus meminta warga tetap tenang, mengikuti informasi resmi dan segera mengungsi jika perintah evakuasi dikeluarkan.

Published

on

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk tetap tenang, tidak panik, tetapi tetap waspada. Utamakan keselamatan diri dan keluarga serta ikuti setiap informasi dan arahan resmi dari pemerintah dan pihak yang berwenang,” tegas Juventus.

MAUMERE, GardaFlores — Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Nagekeo, Sabtu (15/8/2026) pagi, membuat masyarakat di Pulau Flores, termasuk Kabupaten Sikka, meningkatkan kewaspadaan. Di tengah situasi tersebut, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago meminta masyarakat tetap tenang, tetapi tidak mengabaikan potensi bahaya yang dapat muncul setelah gempa.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 05.58.23 WITA dengan kedalaman sekitar 10 kilometer itu dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Sikka. Pemerintah Kabupaten Sikka kemudian mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan, mengikuti perkembangan informasi resmi dan tidak mengambil keputusan berdasarkan kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk tetap tenang, tidak panik, tetapi tetap waspada. Utamakan keselamatan diri dan keluarga serta ikuti setiap informasi dan arahan resmi dari pemerintah dan pihak yang berwenang,” tegas Juventus.

Perhatian pemerintah terutama diarahkan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir. Warga diminta terus memantau informasi resmi BMKG mengenai perkembangan situasi dan potensi tsunami. Jika kemudian dikeluarkan peringatan atau perintah evakuasi, masyarakat diminta segera meninggalkan kawasan pantai dan menuju tempat yang lebih aman tanpa menunggu kondisi memburuk.

Selain menjauhi pantai, warga juga diminta tidak mendekati tepi sungai apabila terdapat peringatan tsunami. Pemerintah mengingatkan bahwa dalam situasi seperti ini, keputusan untuk menyelamatkan diri tidak seharusnya menunggu sampai masyarakat melihat sendiri tanda-tanda bahaya di lapangan.

Kewaspadaan juga diperlukan setelah warga kembali memeriksa kondisi rumah dan bangunan. Pemerintah meminta masyarakat tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan, terutama apabila terlihat retak, bergeser atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan struktur. Bangunan yang belum dipastikan aman masih dapat mengalami kerusakan lanjutan sehingga pemeriksaan perlu dilakukan sebelum digunakan kembali.

Trauma Gempa M7,7, Warga Pesisir Sikka Mengungsi ke Stadion Samador

Pemantauan terhadap kondisi pascagempa dilakukan Pemerintah Kabupaten Sikka bersama BPBD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan serta unsur terkait lainnya. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan situasi sekaligus memastikan langkah penanganan dapat dilakukan apabila muncul kondisi yang membutuhkan evakuasi atau pertolongan.

Di tengah meningkatnya kewaspadaan masyarakat, Juventus juga mengingatkan bahaya lain yang kerap muncul dalam situasi bencana, yakni penyebaran informasi yang tidak terverifikasi. Foto, video, pesan berantai maupun informasi mengenai gempa dan tsunami yang tidak jelas sumbernya diminta tidak langsung dipercaya ataupun disebarluaskan.

Menurut dia, informasi palsu dapat menimbulkan kepanikan dan mengganggu proses penanganan di lapangan. Karena itu, masyarakat diminta menjadikan BMKG, BPBD dan Pemerintah Kabupaten Sikka sebagai rujukan utama untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan gempa dan potensi bencana yang menyertainya.

“Mari kita tetap tenang, saling membantu, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan keselamatan masyarakat,” ujar Juventus.

Selain mengikuti informasi resmi, masyarakat juga diminta menyiapkan kebutuhan dasar apabila sewaktu-waktu harus meninggalkan rumah. Dokumen penting, obat-obatan, air minum, makanan, pakaian dan alat penerangan merupakan sejumlah barang yang perlu disiapkan dalam tas siaga sehingga dapat dibawa dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat.

Juventus juga meminta masyarakat saling membantu, terutama anak-anak, lansia, penyandang disabilitas dan warga lain yang membutuhkan pendampingan. Dalam kondisi bencana, kesiapsiagaan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh tindakan pemerintah dan petugas di lapangan, tetapi juga oleh kemampuan warga untuk menjaga lingkungan dan membantu mereka yang berada dalam kondisi lebih rentan.

“Gempa memang tidak bisa dicegah. Namun kepanikan, informasi palsu dan kelalaian dapat diminimalkan,” kata Juventus.

Pemerintah Kabupaten Sikka mengajak masyarakat menghadapi situasi pascagempa dengan tetap tenang, disiplin mengikuti informasi resmi dan tidak mengabaikan keselamatan. Juventus juga mengajak masyarakat berdoa agar seluruh warga Sikka diberikan perlindungan dan keselamatan dalam menghadapi situasi tersebut.»(rel)

HUMANIORA

Dandim Pimpin Ziarah HUT TNI di TMP Iligetang, Diikuti Lintas Unsur

Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana memimpin ziarah di TMP Iligetang dalam rangka HUT ke-81 TNI. Kegiatan diikuti personel Kodim, Lanal Maumere, Persit, Jalasenastri, Basarnas dan Brimob.

Published

on

Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana memimpin ziarah rombongan di TMP Iligetang, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, memimpin ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Iligetang, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).

Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan diikuti Kasdim 1603/Sikka Mayor Cba. Dominggus Melianus Atamani, para perwira dan prajurit Kodim 1603/Sikka, serta personel Lanal Maumere.

Peserta juga berasal dari sejumlah unsur lain, yakni anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIV, Jalasenastri, personel Basarnas Maumere dan Brimob Maumere.

Gerakan 1 ASN 1 Buku, Disarpus Sikka Terima Sumbangan Buku dari ASN

Rangkaian ziarah dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Setelah itu, Dandim bersama peserta meletakkan karangan bunga dan melakukan tabur bunga di makam para pahlawan.

Kegiatan berlangsung di TMP Iligetang hingga seluruh rangkaian ziarah selesai.

Ziarah tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Sikka.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

17,13 Ton Beras Disalurkan ke 571 KK di Palue

Perum Bulog Cabang Maumere menyalurkan 17,13 ton beras bantuan pangan kepada 571 KK di Palue, Sikka. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.

Published

on

Penyaluran 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah kepada 571 KK di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah disalurkan kepada 571 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026). Bantuan periode Juli–September 2026 itu disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Maumere dengan pengamanan dan monitoring Polsubsektor Palue–Polsek Nelle.

Penyaluran berlangsung di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole. Di Reruwaerere, sebanyak 280 KK menerima 8.400 kilogram beras. Sementara di Rokirole, 291 KK menerima 8.730 kilogram. Setiap keluarga mendapat 30 kilogram beras.

Mahasiswa ISI Bali Gagas Lumbung Baca Berbasis Kearifan Lokal di Sikka

Aparat keamanan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa melakukan pengawasan selama distribusi. Petugas mencocokkan KTP atau KK dengan daftar penerima sebelum bantuan diserahkan. Setiap penyaluran juga dicatat dalam buku kendali.

Hasil monitoring menunjukkan seluruh bantuan tersalurkan kepada penerima sesuai daftar. Petugas tidak menemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun beras yang rusak.

Distribusi berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Polsubsektor Palue Kawal Penyaluran 5,7 Ton Beras Bantuan Pangan di Desa Tuanggeo

Penyaluran 5.700 kilogram beras bantuan pangan pemerintah di Desa Tuanggeo, Palue, Sikka, menyasar 190 KPM. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.

Published

on

Penyaluran bantuan pangan pemerintah berupa 5.700 kilogram beras kepada 190 KPM di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Rabu (23/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah melalui Perum BULOG Cabang Maumere di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan tertib, Rabu (23/9/2026).

Sebanyak 5.700 kilogram beras disalurkan kepada 190 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.

Penyaluran mendapat pengamanan dan monitoring dari Polsubsektor Palue–Polsek Nelle bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat desa.

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka

Sebelum bantuan diserahkan, petugas melakukan verifikasi identitas dan mencocokkan nama penerima dengan daftar yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diterima oleh penerima yang terdata serta menjaga ketertiban selama proses berlangsung.

Hingga seluruh bantuan tersalurkan, tidak ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun kerusakan beras. Kegiatan penyaluran berakhir sekitar pukul 12.00 WITA dalam situasi aman dan kondusif.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending