HUMANIORA
Amankan Perayaan Paskah, Polres Sikka Gelar Apel Operasi Semana Santa Turangga 2025
Maumere, GardaFlores—Polres Sikka menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2025 di Lapangan Apel Polres Sikka, Jalan Jenderal A. Yani No. 01, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Selasa (15/4/2025) pukul 08.00 Wita.
Apel ini digelar untuk menyatakan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Paskah tahun 2025 di wilayah hukum Polres Sikka. Operasi Semana Santa Turangga 2025 mengusung tema: “Melalui Gelar Pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2025 Kita Tingkatkan Sinergitas Polri dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman pada Perayaan Paskah Tahun 2025.”
Baca juga:
Bupati Sikka Luncurkan Kepesertaan JKN 2025 yang Dibiayai APBD
Kapolres Sikka AKBP Moh. Mukhson, S.H., S.I.K., M.H. bertindak sebagai Inspektur Apel. Hadir pula pejabat dari Forkopimda dan instansi vertikal seperti Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Ketua Pengadilan Negeri Maumere, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kodim 1603/Sikka, Lanal Maumere, serta pimpinan OPD terkait.
Dalam amanatnya, Kapolres menekankan pentingnya pelaksanaan tugas pengamanan yang dilandasi dengan nilai ibadah dan semangat pelayanan kepada masyarakat.
“Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, jadikan pengamanan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan ibadah kepada Tuhan,” ujar AKBP Mukhson.
Ia juga menekankan agar seluruh personel mematuhi standar operasional prosedur (SOP), menjaga kedisiplinan, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat sinergi antarinstansi guna menciptakan situasi aman dan kondusif.

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh 12 Satuan Setingkat Peleton (SST), yang terdiri atas personel TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, PMI, serta satuan-satuan internal Polres seperti Samapta, Lalu Lintas, Reskrim, Intel, dan Narkoba.
Puncak kegiatan apel ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan pasukan sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Operasi Semana Santa Turangga 2025.
Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera, S.E., M.Si, yang turut hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi kesiapan Polres Sikka dalam menjamin rasa aman selama perayaan keagamaan.
Baca juga:
Dua Personel Polres Sikka Terima Penghargaan Kapolda NTT Atas Aksi Heroik Selamatkan Anak Tenggelam
“Kami mendukung penuh upaya pengamanan yang dilakukan Polres Sikka dan berharap seluruh rangkaian perayaan Paskah dapat berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya apel gelar pasukan ini, seluruh personel pengamanan dinyatakan siap untuk mengawal kegiatan ibadah dan tradisi Semana Santa hingga puncak perayaan Paskah di Kabupaten Sikka.»
(rel)
HUMANIORA
Bhayangkari Papua Salurkan 225 Karung Beras dan Logistik untuk Warga Nitunglea
Pengurus Daerah Bhayangkari Papua menyalurkan 225 karung beras dan sejumlah kebutuhan pokok kepada warga terdampak gempa di Nitunglea, Palue, pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
MAUMERE, GardaFlores—Pengurus Daerah Bhayangkari Papua menyalurkan 225 karung beras dan berbagai kebutuhan pokok kepada warga terdampak gempa bumi di Desa Nitunglea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Sabtu (10/10/2026).
Bantuan dari Ny. Nova Patrige Renwarin bersama jajaran pengurus Bhayangkari Papua tersebut terdiri atas 225 karung beras berukuran lima kilogram, 25 dos minyak goreng kemasan satu liter, 600 dos air minum Aqua Gelas Nusra, 15 dos Energen, sembilan dos susu Dancow, dan 15 dos gula pasir.
Penyaluran bantuan ini berlangsung dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-75 Tahun 2026.
Logistik diberangkatkan dari Kantor Polsubsektor Palue pukul 07.00 WITA menuju Kantor Desa Nitunglea. Serah terima bantuan kepada pemerintah desa berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga sasaran.
Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue, Brigpol I Gusti Ngurah Putra Kencana, S.H., mendampingi penyaluran bersama Penjabat Kepala Desa Nitunglea, Bay Langko, S.Sos., serta aparat dan staf desa.
Distribusi bantuan berakhir sekitar pukul 17.00 WITA.»(rel)
HUMANIORA
Pria 49 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Paga
Seorang pria berinisial Y.D.B. (49) ditemukan meninggal di ruang keluarga rumahnya di Paga, Sikka. Keluarga sempat berupaya memberikan pertolongan sebelum membawanya ke Puskesmas Wolofeo.
MAUMERE, GardaFlores—Seorang pria berinisial Y.D.B. (49), warga Dusun Warami, Desa Masebewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, ditemukan meninggal dunia oleh istrinya di ruang keluarga rumah mereka pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 05.30 WITA.
Menurut laporan kepolisian, istri korban, G.G. (47), menemukan suaminya saat keluar dari kamar setelah terbangun. Ia kemudian menghubungi anak mereka, A.P.S.N. (19), yang sedang menginap di rumah seorang teman, sekitar 25 meter dari kediaman keluarga.
Anak korban segera pulang. Bersama anggota keluarga, ia berusaha memberikan pertolongan sebelum membawa korban ke Puskesmas Wolofeo. Namun, tenaga medis menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum tiba di puskesmas.
Setelah menerima laporan masyarakat, anggota Polsek Paga mendatangi lokasi untuk mendata korban dan saksi serta mengumpulkan keterangan. Polisi juga berkoordinasi dengan tenaga medis dan keluarga.
Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi maupun proses hukum lebih lanjut, sebagaimana tercatat dalam laporan kepolisian.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan secara medis.»(rel)
HUMANIORA
Petani 35 Tahun Meninggal Setelah Tenggelam di Pantai Lela
P.N.L. (35), seorang petani, meninggal dunia setelah tenggelam di Pantai Lela, Sikka. Dua nelayan berusaha mengevakuasinya setelah korban terlihat meminta pertolongan di laut.
MAUMERE, GardaFlores—P.N.L. (35), seorang petani, meninggal dunia setelah tenggelam di perairan Pantai Lela, tepat di depan Kantor Camat Lela, Desa Lela, Kabupaten Sikka, Sabtu (10/10/2026) pagi.
Korban dilaporkan berada di laut sekitar pukul 08.30 WITA dan meminta pertolongan. Dua nelayan, B.Y. dan M.S., berusaha mengevakuasinya ke bibir pantai.
B.Y. mengatakan, sekitar pukul 08.00 WITA ia melihat korban menari dan melompat-lompat di tepi pantai. Sekitar 30 menit kemudian, ia melihat korban berada di laut sambil meminta pertolongan.
B.Y. berenang mendekati korban dan berusaha membawanya ke pantai. Karena kelelahan, ia meminta bantuan M.S. Keduanya kemudian membawa korban ke bibir pantai.
Warga selanjutnya menghubungi ambulans Puskesmas Nanga untuk membawa korban ke Rumah Sakit Santo Elisabeth Lela. Namun, korban meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.
Bhabinkamtibmas Bantu Keluarga Korban Kebakaran Posko Pengungsian Palue
Anggota Polsek Lela mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Polisi mendata korban dan saksi serta berkoordinasi dengan tim medis rumah sakit dan keluarga korban.
Menurut keterangan saksi M.R.V., korban telah tinggal seorang diri di pondok miliknya selama hampir lima tahun. M.R.V. selama ini membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari korban.
Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi. Korban direncanakan dimakamkan pada Senin (12/10/2026) pukul 09.00 WITA.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti korban tenggelam belum dapat dipastikan secara medis.»(rel)
-
NASIONAL1 year agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
