Connect with us

HUMANIORA

Warga Magepanda Temukan Petani Tewas di Pematang Sawah, Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan

Seorang petani berinisial SB ditemukan meninggal dunia di pematang sawah di Desa Magepanda, Sikka, Selasa pagi. Polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada pemeriksaan luar jenazah.

Published

on

Saat melintas di pematang sawah, KR melihat korban dalam posisi telentang menghadap ke langit di pinggir pematang yang tergenang air. Saksi kemudian meninggalkan lokasi dan melaporkan penemuan tersebut ke Kantor Desa Magepanda. FOTO: IST

MAUMERE, GardaFlores — Seorang petani berinisial SB ditemukan meninggal dunia di pematang sawah di kawasan Dolu, Dusun Kampung Baru, Desa Magepanda, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Selasa (11/8/2026) pagi. Hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita oleh KR, warga setempat, yang saat itu hendak menuju kebun untuk melihat kuda peliharaannya.

Saat melintas di pematang sawah, KR melihat korban dalam posisi telentang menghadap ke langit di pinggir pematang yang tergenang air. Saksi kemudian meninggalkan lokasi dan melaporkan penemuan tersebut ke Kantor Desa Magepanda.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian. Petugas mendatangi lokasi dan melakukan penanganan awal, termasuk mengamankan lokasi serta meminta keterangan dari saksi.

Tim Inafis Polres Sikka selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi terkait kondisi korban dan lingkungan di sekitar lokasi penemuan.

Korban diketahui merupakan warga RT 010/RW 003, Dusun Magendero, Desa Magepanda.

Saat ditemukan, SB mengenakan kaos lengan pendek berwarna krem dan celana training panjang berwarna biru dengan garis putih dan kuning.

Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Magepanda untuk menjalani pemeriksaan medis bagian luar.

Berdasarkan pemeriksaan tersebut, kepolisian menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Di sekitar lokasi, petugas juga menemukan sebuah jerigen berukuran lima liter yang diketahui merupakan milik korban. Jerigen tersebut diduga hendak digunakan untuk mengambil air dari mesin pompa.

Pergi Menyulu Sore Hari, Pria 41 Tahun di Watudiran Hilang di Pantai Rung

Polisi juga mencatat korban memiliki riwayat gangguan kesehatan berupa penyakit lambung dan tekanan darah tinggi. Namun, informasi tersebut tidak serta-merta menjadi kesimpulan mengenai penyebab kematian korban.

Setelah jenazah diperiksa, keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Keluarga juga membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menyatakan tidak akan menuntut secara hukum terkait kematian korban.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Dusun Magendero, RT 010/RW 003, Desa Magepanda.

Meski keluarga telah menerima kematian tersebut sebagai musibah, kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi TKP, melakukan olah TKP, memeriksa saksi, melakukan pemeriksaan medis luar, hingga mendokumentasikan seluruh rangkaian penanganan perkara.

Hingga pemeriksaan awal dilakukan, polisi menyatakan tidak menemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban. Penyebab pasti kematian tidak dinyatakan dalam hasil pemeriksaan luar tersebut.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUMANIORA

17,13 Ton Beras Disalurkan ke 571 KK di Palue

Perum Bulog Cabang Maumere menyalurkan 17,13 ton beras bantuan pangan kepada 571 KK di Palue, Sikka. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.

Published

on

Penyaluran 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah kepada 571 KK di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 17,13 ton beras bantuan pangan pemerintah disalurkan kepada 571 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Kamis (24/9/2026). Bantuan periode Juli–September 2026 itu disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Maumere dengan pengamanan dan monitoring Polsubsektor Palue–Polsek Nelle.

Penyaluran berlangsung di Desa Reruwaerere dan Desa Rokirole. Di Reruwaerere, sebanyak 280 KK menerima 8.400 kilogram beras. Sementara di Rokirole, 291 KK menerima 8.730 kilogram. Setiap keluarga mendapat 30 kilogram beras.

Mahasiswa ISI Bali Gagas Lumbung Baca Berbasis Kearifan Lokal di Sikka

Aparat keamanan bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa melakukan pengawasan selama distribusi. Petugas mencocokkan KTP atau KK dengan daftar penerima sebelum bantuan diserahkan. Setiap penyaluran juga dicatat dalam buku kendali.

Hasil monitoring menunjukkan seluruh bantuan tersalurkan kepada penerima sesuai daftar. Petugas tidak menemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun beras yang rusak.

Distribusi berakhir sekitar pukul 17.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Polsubsektor Palue Kawal Penyaluran 5,7 Ton Beras Bantuan Pangan di Desa Tuanggeo

Penyaluran 5.700 kilogram beras bantuan pangan pemerintah di Desa Tuanggeo, Palue, Sikka, menyasar 190 KPM. Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.

Published

on

Penyaluran bantuan pangan pemerintah berupa 5.700 kilogram beras kepada 190 KPM di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Rabu (23/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah melalui Perum BULOG Cabang Maumere di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, berlangsung aman dan tertib, Rabu (23/9/2026).

Sebanyak 5.700 kilogram beras disalurkan kepada 190 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga menerima 30 kilogram beras untuk periode Juli–September 2026.

Penyaluran mendapat pengamanan dan monitoring dari Polsubsektor Palue–Polsek Nelle bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat desa.

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka

Sebelum bantuan diserahkan, petugas melakukan verifikasi identitas dan mencocokkan nama penerima dengan daftar yang telah ditetapkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diterima oleh penerima yang terdata serta menjaga ketertiban selama proses berlangsung.

Hingga seluruh bantuan tersalurkan, tidak ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, maupun kerusakan beras. Kegiatan penyaluran berakhir sekitar pukul 12.00 WITA dalam situasi aman dan kondusif.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Koleksi Buku Alm. Sosimus Mitang Dihibahkan untuk Masyarakat Sikka

Keluarga almarhum Sosimus Mitang menyerahkan koleksi buku pribadi mantan Bupati Sikka periode 2008–2013 kepada Pemerintah Kabupaten Sikka untuk dimanfaatkan masyarakat.

Published

on

Ny. Firmina Sedo-Mitang menyerahkan koleksi buku pribadi almarhum Sosimus Mitang kepada Wakil Bupati Sikka Ir. Simon Subandi Supriadi di Lokaria, Maumere, Senin (21/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores – Keluarga almarhum Sosimus Mitang menghibahkan koleksi buku pribadi mantan Bupati Sikka periode 2008–2013 itu untuk dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Sikka.

Penyerahan koleksi buku dilakukan istri almarhum, Ny. Firmina Sedo-Mitang, kepada Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, di kediaman almarhum di Lokaria, Maumere, Senin (21/9/2026).

Penyerahan tersebut turut disaksikan adik kandung almarhum, Marsel Lado, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sikka Very Awales, jajaran DISARPUS, serta unsur Pemerintah Kabupaten Sikka.

Firmina mengatakan keputusan menghibahkan koleksi buku tersebut dilakukan agar buku-buku yang sebelumnya menjadi koleksi pribadi almarhum dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Buku-buku ini jangan hanya tersimpan di rak,” kata Firmina.

Pengurus PBVSI Sikka Periode 2026–2030 Resmi Dilantik

Ia berharap koleksi tersebut dapat dibaca dan dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, generasi muda maupun masyarakat umum.

“Kami menyerahkannya agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus ikut meningkatkan minat baca dan mendukung kegiatan literasi dan sains di Kabupaten Sikka,” ujarnya.

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi menyambut baik langkah keluarga almarhum tersebut. Menurutnya, hibah koleksi buku itu merupakan bentuk investasi pengetahuan yang dapat menambah sumber belajar bagi masyarakat.

Kepala DISARPUS Sikka Very Awales memastikan koleksi buku yang diterima akan dikelola sesuai ketentuan agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan penyerahan tersebut, koleksi buku pribadi almarhum Sosimus Mitang selanjutnya dapat diakses dan dimanfaatkan masyarakat melalui pengelolaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sikka.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending