Connect with us

HUMANIORA

Valentine Penuh Makna, DISARPUS Sikka Berbagi Kasih Bersama Lansia di Panti Paduwau

Momentum untuk menegaskan makna kasih sayang kepada orang tua dan para lansia.

Published

on

FOTO: DISARPUS SIKKA

Maumere, GardaFlores – Momentum Hari Kasih Sayang di Kabupaten Sikka tahun ini terasa lebih hangat. Keluarga besar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka (DISARPUS) merayakan Valentine Day 2026 dengan berbagi kebahagiaan bersama para lanjut usia di Panti Sosial Jompo Paduwau, Sabtu (14/2/2026) malam.

Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh keakraban. Para lansia diajak menonton bersama film dokumenter pendek “Sie”, menikmati penampilan stand up comedy, menerima bingkisan kasih, berbincang santai, hingga menari gawi bersama dalam suasana kekeluargaan.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan bahwa Valentine Day bukan semata identik dengan perayaan anak muda, melainkan momentum untuk menegaskan kembali makna kasih sayang kepada orang tua dan para lansia.

“Valentine Day bukan hanya tentang cinta anak muda, tetapi juga tentang kasih sayang kepada orang tua, opa dan oma yang telah berjasa dalam kehidupan kita. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin berbagi kebahagiaan,” ujarnya.

52 Siswa MIS Muhammadiyah Wuring Ikuti Wisata Literasi, Perpustakaan Sikka Jadi Ruang Belajar Baru

Ia menegaskan, DISARPUS tidak hanya hadir melalui layanan arsip dan buku, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti lansia.

Pengelola Panti Sosial Jompo Paduwau, Remigius, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, momen kebersamaan seperti ini memberi dampak emosional yang besar bagi para penghuni panti.

“Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi para lansia karena mereka merasa diperhatikan dan tidak sendiri,” katanya.

Meski demikian, sejumlah pemerhati sosial menilai perhatian terhadap lansia sebaiknya tidak berhenti pada momen seremonial tahunan. Mereka mendorong agar instansi pemerintah, termasuk DISARPUS, mengembangkan program literasi khusus lansia, layanan perpustakaan keliling ke panti sosial, serta pendampingan rutin yang berkelanjutan.

Dari Kelas ke Arsip Negara: Siswa SMKS St. Thomas Maumere Digembleng DISARPUS Sikka Jaga Memori Bangsa

Sebagai lembaga layanan publik, DISARPUS memiliki peran strategis dalam memperluas akses literasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Kabupaten Sikka, perhatian terhadap kualitas hidup lansia menjadi tantangan bersama, tidak hanya bagi satu instansi, tetapi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Perayaan Valentine yang dikemas dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa kasih sayang dapat diwujudkan dalam tindakan nyata. Harapannya, semangat berbagi tersebut terus berlanjut melalui program sosial yang terencana dan berkesinambungan demi kesejahteraan lansia di Kabupaten Sikka.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUMANIORA

Bhayangkari Papua Salurkan 225 Karung Beras dan Logistik untuk Warga Nitunglea

Pengurus Daerah Bhayangkari Papua menyalurkan 225 karung beras dan sejumlah kebutuhan pokok kepada warga terdampak gempa di Nitunglea, Palue, pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Published

on

Bantuan beras dan kebutuhan pokok dari Pengurus Daerah Bhayangkari Papua untuk warga terdampak gempa di Desa Nitunglea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Sabtu (10/10/2026).

MAUMERE, GardaFlores—Pengurus Daerah Bhayangkari Papua menyalurkan 225 karung beras dan berbagai kebutuhan pokok kepada warga terdampak gempa bumi di Desa Nitunglea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Sabtu (10/10/2026).

Bantuan dari Ny. Nova Patrige Renwarin bersama jajaran pengurus Bhayangkari Papua tersebut terdiri atas 225 karung beras berukuran lima kilogram, 25 dos minyak goreng kemasan satu liter, 600 dos air minum Aqua Gelas Nusra, 15 dos Energen, sembilan dos susu Dancow, dan 15 dos gula pasir.

Penyaluran bantuan ini berlangsung dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-75 Tahun 2026.

Pria 49 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Paga

Logistik diberangkatkan dari Kantor Polsubsektor Palue pukul 07.00 WITA menuju Kantor Desa Nitunglea. Serah terima bantuan kepada pemerintah desa berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga sasaran.

Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue, Brigpol I Gusti Ngurah Putra Kencana, S.H., mendampingi penyaluran bersama Penjabat Kepala Desa Nitunglea, Bay Langko, S.Sos., serta aparat dan staf desa.

Distribusi bantuan berakhir sekitar pukul 17.00 WITA.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Pria 49 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Paga

Seorang pria berinisial Y.D.B. (49) ditemukan meninggal di ruang keluarga rumahnya di Paga, Sikka. Keluarga sempat berupaya memberikan pertolongan sebelum membawanya ke Puskesmas Wolofeo.

Published

on

Desa Masebewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, tempat seorang pria ditemukan meninggal pada Sabtu (10/10/2026).

MAUMERE, GardaFlores—Seorang pria berinisial Y.D.B. (49), warga Dusun Warami, Desa Masebewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, ditemukan meninggal dunia oleh istrinya di ruang keluarga rumah mereka pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 05.30 WITA.

Menurut laporan kepolisian, istri korban, G.G. (47), menemukan suaminya saat keluar dari kamar setelah terbangun. Ia kemudian menghubungi anak mereka, A.P.S.N. (19), yang sedang menginap di rumah seorang teman, sekitar 25 meter dari kediaman keluarga.

Petani 35 Tahun Meninggal Setelah Tenggelam di Pantai Lela

Anak korban segera pulang. Bersama anggota keluarga, ia berusaha memberikan pertolongan sebelum membawa korban ke Puskesmas Wolofeo. Namun, tenaga medis menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum tiba di puskesmas.

Setelah menerima laporan masyarakat, anggota Polsek Paga mendatangi lokasi untuk mendata korban dan saksi serta mengumpulkan keterangan. Polisi juga berkoordinasi dengan tenaga medis dan keluarga.

Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi maupun proses hukum lebih lanjut, sebagaimana tercatat dalam laporan kepolisian.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan secara medis.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Petani 35 Tahun Meninggal Setelah Tenggelam di Pantai Lela

P.N.L. (35), seorang petani, meninggal dunia setelah tenggelam di Pantai Lela, Sikka. Dua nelayan berusaha mengevakuasinya setelah korban terlihat meminta pertolongan di laut.

Published

on

Perairan Pantai Lela, Desa Lela, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, tempat seorang petani berinisial P.N.L. dilaporkan tenggelam pada Sabtu (10/10/2026).

MAUMERE, GardaFlores—P.N.L. (35), seorang petani, meninggal dunia setelah tenggelam di perairan Pantai Lela, tepat di depan Kantor Camat Lela, Desa Lela, Kabupaten Sikka, Sabtu (10/10/2026) pagi.

Korban dilaporkan berada di laut sekitar pukul 08.30 WITA dan meminta pertolongan. Dua nelayan, B.Y. dan M.S., berusaha mengevakuasinya ke bibir pantai.

B.Y. mengatakan, sekitar pukul 08.00 WITA ia melihat korban menari dan melompat-lompat di tepi pantai. Sekitar 30 menit kemudian, ia melihat korban berada di laut sambil meminta pertolongan.

B.Y. berenang mendekati korban dan berusaha membawanya ke pantai. Karena kelelahan, ia meminta bantuan M.S. Keduanya kemudian membawa korban ke bibir pantai.

Warga selanjutnya menghubungi ambulans Puskesmas Nanga untuk membawa korban ke Rumah Sakit Santo Elisabeth Lela. Namun, korban meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.

Bhabinkamtibmas Bantu Keluarga Korban Kebakaran Posko Pengungsian Palue

Anggota Polsek Lela mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Polisi mendata korban dan saksi serta berkoordinasi dengan tim medis rumah sakit dan keluarga korban.

Menurut keterangan saksi M.R.V., korban telah tinggal seorang diri di pondok miliknya selama hampir lima tahun. M.R.V. selama ini membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari korban.

Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi. Korban direncanakan dimakamkan pada Senin (12/10/2026) pukul 09.00 WITA.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti korban tenggelam belum dapat dipastikan secara medis.»(rel)

Continue Reading

Trending