Connect with us

SOSBUD

Bupati Raymundus Apresiasi Pegawai dan Mitra Berprestasi BPS Ngada

Bupati Ngada Raymundus Bena: Awal tahun harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kinerja, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data.

Published

on

Bupati Ngada Raymundus Bena (depan ke-4 dari kiri) dan Kepala BPS Kabupaten Ngada Ivadia Elmina Patola (depan ke-3 dari kiri) berswafoto usai acara Natal dan Tahun Baru bersama pegawai BPS beserta keluarga, para pensiunan dan mitra BPS. FOTO: GARDAFLORES/AGUS SATU

Ngada, GardaFlores – Bupati Ngada Raymundus Bena memberikan apresiasi kepada pegawai internal dan mitra berprestasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ngada dalam acara syukuran Natal dan Tahun Baru 2026 yang digelar di Kantor BPS Ngada, Kelurahan Ngedukelu, Kecamatan Bajawa, Jumat (9/1).

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Raymundus saat menghadiri rangkaian kegiatan syukuran yang diawali dengan perayaan ekaristi dan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada pegawai teladan serta mitra statistik terbaik BPS Ngada.

Misa syukur yang dipimpin oleh Pater Hans dimulai sekitar pukul 10.15 WITA dan diikuti oleh seluruh pegawai BPS beserta keluarga, para pensiunan, mitra BPS, serta undangan dari berbagai instansi. Meski diguyur hujan, antusiasme peserta tetap tinggi dan tenda kegiatan tampak dipenuhi umat.

Bupati Raymundus tiba di lokasi usai misa bersama istri dan ajudannya. Ia menyapa jajaran pimpinan dan pegawai BPS sebelum menempati tempat duduk di barisan terdepan bersama pejabat BPS.

Dalam sambutannya, Bupati Ngada menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada keluarga besar BPS Ngada serta mengajak seluruh hadirin untuk terus mensyukuri anugerah kehidupan.

“Sebagai insan beriman, kita patut bersyukur karena Tuhan masih memberi kita kesehatan dan kesempatan untuk terus berkarya dan melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa awal tahun harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kinerja, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data.

“Hal-hal baik dari tahun sebelumnya perlu dipertahankan, sementara kekurangan harus menjadi pelajaran untuk menata masa depan yang lebih baik,” katanya.

Misa Malam Natal di Gereja MBC Bajawa Dikawal TNI–Polri dan Banser NU

Bupati juga menaruh harapan besar pada peran strategis BPS, terutama menjelang pembaruan data pada tahun 2026.

“Data harus selalu mutakhir dan pendataan di lapangan harus benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Ngada Ivadia Elmina Patola menekankan pentingnya nilai kebersamaan dan saling menguatkan dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Kehadiran kita seharusnya saling menyembuhkan dan membawa manfaat, baik bagi lembaga maupun masyarakat,” ujarnya mengutip pesan homili.

Usai sambutan, Bupati Ngada didampingi istri dan Kepala BPS menyerahkan piagam penghargaan dan bingkisan kepada pegawai teladan serta mitra BPS berprestasi. Salah satu mitra statistik, Carlos, mengaku bangga atas penghargaan yang diterimanya.

“Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kinerja dan tanggung jawab di lapangan,” katanya.

Meski hujan kembali mengguyur saat santap siang, suasana kebersamaan tetap terasa hangat. Kegiatan ditutup dengan tarian Jai bersama yang melibatkan Bupati Ngada, pimpinan, pegawai, dan seluruh keluarga besar BPS Ngada.»(gus)

SOSBUD

19 Jemaah Umrah dari Sikka dan Flores Timur Berangkat ke Tanah Suci

Sebanyak 19 jemaah umrah asal Kabupaten Sikka dan Flores Timur berangkat ke Tanah Suci pada Sabtu (24/10/2026). Perjalanan melalui Surabaya dan Jakarta itu menggunakan paket umrah selama 12 hari.

Published

on

Keberangkatan 19 jemaah umrah asal Sikka dan Flores Timur melalui Bandara Frans Seda, Maumere, Sabtu (24/10/2026).

MAUMERE, GardaFlores — Sebanyak 19 jemaah umrah asal Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur berangkat menuju Tanah Suci melalui biro perjalanan Samira Ali Wisata, Sabtu (24/10/2026). Dari Bandara Frans Seda, Maumere, para jemaah melanjutkan perjalanan melalui Surabaya dan Jakarta sebelum terbang ke Arab Saudi.

Perjalanan tersebut menggunakan paket umrah selama 12 hari. Perwakilan Samira Ali Wisata, H. Mannahau, hadir untuk memberikan pengarahan sebelum keberangkatan.

Mannahau mengatakan pihaknya berupaya memberikan pelayanan kepada jemaah selama menjalankan ibadah umrah. Ia berharap jumlah jemaah dari Sikka dan Flores Timur yang menggunakan layanan tersebut meningkat pada tahun depan.

Dana Bantuan Presiden Rp20 Miliar di Sikka Baru Terserap 11,96 Persen

“Kami sebagai agen travel Samira Ali Wisata memberikan pelayanan terbaik dengan sepenuh hati dan sepuasnya kepada jemaah kami. Kami berharap tahun depan jemaah dari Sikka dan Flores Timur lebih banyak lagi,” ujar Mannahau.

Ia menjelaskan, Samira Ali Wisata menyediakan beberapa pilihan pembayaran, mulai dari tunai, tabungan, cicilan, hingga program arisan keluarga.

“Pembayaran bisa secara cash, bisa dengan sistem tabungan, bahkan bisa berangkat dulu baru bayar atau diangsur. Kami juga memiliki program arisan keluarga untuk saling membantu pembiayaan sesama jemaah umrah,” katanya.

Salah satu jemaah asal Kabupaten Sikka, Laatu Pare, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan selamat.

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan untuk menjalankan ibadah umrah dan menjadikannya umrah yang mabrur, diterima segala doa. Dan dapat kembali ke Kabupaten Sikka dengan aman dan lancar,” ungkap Laatu.»(rel)

Continue Reading

SOSBUD

Bupati Sikka: Gong Waning Harus Terus Dimainkan, Bukan Sekadar Simbol Budaya

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago meminta Gong Waning terus dimainkan dan diwariskan kepada generasi muda. Pesan itu disampaikan saat membuka Seminar dan Diskusi Kebudayaan di Maumere, Jumat (23/10/2026).

Published

on

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago saat membuka Seminar dan Diskusi Kebudayaan tentang Gong Waning di Maumere, Jumat (23/10/2026). FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago meminta musik tradisional Gong Waning terus dimainkan dan diwariskan kepada generasi muda, bukan sekadar ditampilkan sebagai simbol budaya. Ia mendorong pelestarian melalui pendidikan, dokumentasi, kegiatan seni, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis tradisi.

“Gong Waning bukan sekadar bunyi atau musik tradisional, melainkan suara kebudayaan dan ingatan kolektif masyarakat Kabupaten Sikka. Di dalam dentumannya terkandung nilai-nilai sosial, persaudaraan, dan pembentuk karakter yang diwariskan antargenerasi. Kita tidak boleh membiarkan Gong Waning hanya tersimpan sebagai simbol budaya di pameran museum, tetapi harus terus dimainkan, dipelajari, dan dikembangkan,” kata Juventus saat membuka Seminar dan Diskusi Kebudayaan bertajuk “Gong Waning sebagai Identitas Budaya” di Kherubim Convention Hall, Maumere, Jumat (23/10/2026).

Menurut Juventus, keberlangsungan Gong Waning membutuhkan keterlibatan pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh adat, seniman, dan generasi muda. Ia meminta pengetahuan serta keterampilan memainkan musik tradisional tersebut diwariskan secara terstruktur melalui sanggar seni, kegiatan ekstrakurikuler sekolah, dan pertunjukan budaya.

Sertifikasi Benih Jagung Vitalis di Magepanda Dilanjutkan setelah Pemeriksaan Lapangan

Pemerintah Kabupaten Sikka juga mendorong penelitian dan dokumentasi audiovisual agar pengetahuan tentang Gong Waning dapat dipelajari oleh generasi berikutnya. Pengembangan festival dan industri kreatif berbasis budaya turut menjadi salah satu upaya yang didorong, dengan tetap menghormati nilai adat dan hak masyarakat sebagai pemilik tradisi.

Juventus mengatakan Gong Waning telah tercatat sebagai salah satu Objek Pemajuan Kebudayaan dalam dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Sikka. Menurut dia, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan identitas budayanya.

Kabupaten Sikka menjadi satu dari 10 kabupaten/kota di Indonesia yang dipercaya Kementerian Kebudayaan RI menyelenggarakan seminar dan diskusi kebudayaan tersebut.

Inspektorat Sikka Catat Setoran Rp3,31 Miliar, Tindak Lanjut Temuan Masih Berjalan

Seminar menghadirkan tiga narasumber. Pater Ansel Doredae membawakan materi tentang revitalisasi musik tradisional sebagai identitas budaya dan sumber pendidikan bagi generasi mendatang. Pengalamannya mencakup pendidikan, penelitian, dan dokumentasi kebudayaan, termasuk ritus adat, tradisi lisan, situs budaya, dan kearifan lokal masyarakat Flores.

Yos Lasar, komponis sekaligus praktisi pendidikan musik yang mengabdi sebagai guru dan pengawas pendidikan musik di Kabupaten Sikka pada 1993–2025, membahas peran musik tradisional dalam pendidikan karakter dan penguatan identitas budaya.

Narasumber ketiga, Kletus Beru, merupakan pegiat budaya dan pariwisata yang terlibat dalam pelestarian musik, tarian tradisional, serta tenun ikat dengan pewarna alam Flores. Ia juga memimpin Sanggar Doka Tawa Tana dan terlibat dalam pengembangan wisata berbasis permukiman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka Mauritius Minggo serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka Ferdinand Evensius Edomeko, bersama peserta seminar dan pegiat seni budaya.»(rel)

Continue Reading

SOSBUD

Kebakaran Lahan di Waigete Hanguskan Sekitar Satu Hektare

Kebakaran lahan kosong di kawasan Perumahan Sikka Regency, Desa Hoder, Kecamatan Waigete, menghanguskan sekitar satu hektare pada Senin (19/10/2026) malam. Api berhasil dipadamkan polisi bersama warga sekitar pukul 21.30 Wita.

Published

on

Kebakaran lahan kosong di Dusun Daranatar, Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Senin (19/10/2026) malam.

MAUMERE, GardaFlores — Kebakaran menghanguskan sekitar satu hektare lahan kosong milik Perumahan Sikka Regency di Dusun Daranatar, Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Senin (19/10/2026) malam. Angin kencang membuat api yang membakar rumput ilalang dan dedaunan kering cepat menyebar.

Api mulai diketahui sekitar pukul 19.30 Wita setelah warga melaporkan kejadian tersebut melalui telepon kepada personel piket Polsek Waigete.

Personel polisi kemudian mendatangi lokasi dan mendapati api telah menjalar di area yang dipenuhi vegetasi kering. Pemadaman dimulai sekitar pukul 19.45 Wita dengan melibatkan warga setempat.

Kapolres Sikka Ingatkan Siswa SMA John Paul II tentang Judi Online

Polisi dan warga memadamkan api secara manual menggunakan ranting kayu. Angin kencang menyulitkan upaya tersebut karena kobaran api cepat merambat ke area sekitarnya.

Setelah sekitar dua jam, api berhasil dipadamkan pada pukul 21.30 Wita. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare.

Hingga pemadaman selesai, penyebab kebakaran belum diketahui. Laporan yang tersedia juga belum memuat keterangan mengenai kerugian material maupun korban akibat kejadian tersebut.»(rel)

Continue Reading

Trending