HUMANIORA
Pemkab Sikka Dorong Terwujudnya “Satu Data dari Desa”
Maumere, GardaFlores – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka mendorong terwujudnya “Satu Data dari Desa” sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan terukur. Dorongan itu dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Sektoral.
Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sikka itu berlangsung di Aula Bapperida, Kamis (11/9/2025) dan diikuti 42 peserta dari 36 desa dan 6 kelurahan.
Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, ST, M.Eng yang akrab disapa Femmy Bapa, saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya implementasi Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, serta Peraturan Bupati Sikka Nomor 47 dan 48 Tahun 2019.
Bupati Sikka Harap Persami Kembali Harumkan Nama Nian Tana di El Tari Memorial Cup
“Selama ini data desa tersebar di berbagai aplikasi dan unit kerja sehingga belum dikelola secara optimal. Melalui Bimtek ini, kita ingin wujudkan data statistik yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Femmy.

Menurutnya, data desa yang valid dan terintegrasi akan sangat menentukan arah kebijakan, mulai dari perencanaan pembangunan, penanggulangan kemiskinan, hingga peningkatan pelayanan dasar masyarakat.
11 Kader DPC PDI Perjuangan Sikka Ikut Seleksi Psikotes Jadi Ketua
Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Diskominfo Sikka, Yohana Ch. E. P. Christini Tepa, S.Sos dalam laporannya menyebutkan, Bimtek ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dan kelurahan dalam mengelola data sektoral secara terintegrasi.
Materi yang diberikan mencakup kebijakan Satu Data Indonesia, pengelolaan data baku, inventarisasi kebutuhan data, pengumpulan, pengolahan, analisis, hingga penyajian data.
Kapolres Sikka Himbau Pegiat Medsos Jadi Mata dan Telinga Bagi Masyarakat
Ia mengatakan, pelatihan dilaksanakan sehari penuh dengan metode paparan, praktik, diskusi, dan pendampingan teknis.
Dengan pelatihan ini, katanya, Pemerintah berharap ke depan seluruh desa dan kelurahan berperan aktif mendukung terwujudnya slogan: “Satu Data dari Desa untuk Satu Data Kabupaten Sikka.”»(rel)
HUMANIORA
Tiga Hari Bersihkan Longsor, Tim Aman Nusa II Buka Akses Rokirole hingga Koa
Tim Operasi Aman Nusa II dan personel kepolisian membersihkan material longsor di Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Sikka. Pembersihan dilanjutkan menuju Nitung Lea.
MAUMERE, GardaFlores — Tim Operasi Aman Nusa II bersama personel kepolisian membersihkan material longsor yang menutup akses jalan di Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Jumat (21/8/2026).
Pembersihan dilakukan sejak pukul 08.00 WITA di Dusun Koa. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan pembersihan material longsor yang telah dilakukan selama tiga hari di sejumlah titik di Desa Rokirole dan sekitarnya.
Pada Jumat, tim bergerak dari Dusun Cawalo menuju Dusun Koa untuk membersihkan material tanah yang menutup badan jalan akibat gempa tektonik.
Gempa Palue: Bantuan Tiba dengan Helikopter, TNI Kawal Distribusi ke Warga
Kegiatan melibatkan Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue Brigpol I Gusti Ngurah Putra Kencana, Bintara Polsubsektor Palue Bripka Yohanes Paulus Benny, serta personel Tim Operasi Aman Nusa II.
Dalam proses pembersihan tersebut, tim juga berhasil memindahkan sebuah mobil pikap putih milik warga bernama Rinto yang sebelumnya terjebak akibat material longsor.

Pembersihan akses jalan dijadwalkan berlanjut pada Sabtu (22/8/2026) mulai pukul 08.00 WITA dengan sasaran menuju Desa Nitung Lea.
Sejumlah titik jalan di wilayah Palue masih tertutup material longsor sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan terdampak.
Warga Dusun Koa menyampaikan apresiasi kepada personel yang terlibat dalam pembersihan jalan.
Tim Operasi Aman Nusa II dan personel terkait akan melanjutkan pembersihan hingga akses menuju wilayah berikutnya dapat dilalui.»(rel)
HUMANIORA
Gempa Palue: Bantuan Tiba dengan Helikopter, TNI Kawal Distribusi ke Warga
Bantuan gempa untuk warga Pulau Palue, Sikka, tiba melalui jalur udara pada Jumat (21/8/2026). Personel Kodim 1603/Sikka menangani penerimaan, pengangkutan dan penyaluran logistik.
MAUMERE, GardaFlores — Bantuan untuk warga terdampak gempa bumi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, dikirim melalui jalur udara pada Jumat (21/8/2026). Personel Kodim 1603/Sikka menangani penerimaan dan pemindahan logistik setelah bantuan tiba menggunakan helikopter.
Personel TNI membongkar, memindahkan dan menata bantuan di lokasi pendaratan untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak.
Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, mengatakan personelnya akan terlibat dalam seluruh proses distribusi bantuan, mulai dari penerimaan hingga penyaluran.
“Personel Kodim 1603/Sikka akan terus melaksanakan tugas dengan maksimal, mulai dari penerimaan, pengangkutan hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak. Kami memastikan bantuan yang datang dapat segera diterima oleh warga yang membutuhkan,” tegasnya.
Posko Sikka Verifikasi Data Kerusakan Rumah dan Fasilitas Publik Pascagempa
Pengiriman melalui helikopter dilakukan di tengah kondisi akses menuju sejumlah wilayah di Pulau Palue yang terdampak gempa.
Setelah bantuan tiba di lokasi pendaratan, personel Kodim 1603/Sikka melanjutkan proses pengangkutan dan penataan logistik sebelum disalurkan kepada masyarakat.
Kodim 1603/Sikka menyatakan personel tetap dilibatkan dalam distribusi bantuan selama proses penanganan dampak gempa di Pulau Palue berlangsung.»(rel)
HUMANIORA
Posko Sikka Verifikasi Data Kerusakan Rumah dan Fasilitas Publik Pascagempa
Posko Tanggap Darurat BPBD Sikka tetap menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak, sementara pemerintah daerah bersama tim audit BNPB memverifikasi data kerusakan rumah dan fasilitas publik pascagempa.
MAUMERE, GardaFlores — Penanganan pascagempa bumi 15 Agustus 2026 di Kabupaten Sikka terus berlangsung. Pada Jumat (21/8/2026), bantuan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak, sementara pemerintah daerah bersama tim audit BNPB melakukan verifikasi data kerusakan rumah dan fasilitas publik.
Sejak pagi, relawan, perangkat daerah, TNI dan Polri melakukan pemuatan serta pendistribusian bantuan dari Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Sikka. Bantuan diarahkan antara lain ke Kecamatan Nita, Kecamatan Talibura dan SMK 2.
Pada hari yang sama, bantuan dari BPBD Flores Timur tiba di Posko Tanggap Darurat Sikka. Bantuan tersebut berupa kasur, tikar dan toilet portabel.
Di tengah distribusi logistik, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sikka, Constantia Tupa Arankoja, S.Sos., bersama tim audit perumahan dari BNPB melakukan verifikasi data kerusakan rumah warga dan fasilitas publik akibat gempa.
Ny. Fista Temukan Warga Terdampak Gempa Masih Terisolir di Tanawawo
Verifikasi dilakukan terhadap data yang sebelumnya telah dihimpun pemerintah daerah di sejumlah wilayah terdampak.
Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan tingkat kerusakan bangunan, termasuk kategori rusak berat, sedang dan ringan, serta kebutuhan penanganan pada tahap berikutnya.
Proses verifikasi dilakukan karena pendataan kerusakan tersebar di berbagai kecamatan dengan kondisi lapangan yang berbeda-beda.
Selain rumah warga, fasilitas publik yang terdampak gempa juga menjadi bagian dari pendataan dan verifikasi.
Enam Hari Pascagempa, Warga Tadho Timur Bertahan dengan Ubi dan Labu
Sementara proses verifikasi berlangsung, Posko Tanggap Darurat tetap menangani distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
Dengan demikian, penanganan pascagempa di Kabupaten Sikka pada tahap ini mencakup dua kegiatan yang berjalan bersamaan, yakni penyaluran bantuan dan pemutakhiran data kerusakan sebagai dasar penanganan lanjutan.»(rel)
-
NASIONAL10 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA11 months agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka
