PENKES
Tujuh Tahun Mati Suri, 13 Tim Bola Voli Kembali Hidupkan Gairah Nita
Setelah hampir tujuh tahun tidak menggelar kompetisi antar-desa secara rutin, Kecamatan Nita kembali menghidupkan turnamen bola voli. Sebanyak 13 tim putra ambil bagian dalam kompetisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Nita.
NITA, GardaFlores — Setelah hampir tujuh tahun tidak menggelar kompetisi bola voli antar-desa secara rutin, Kecamatan Nita kembali memiliki turnamen yang mempertemukan tim-tim dari desa di wilayah tersebut. Sebanyak 13 tim bola voli putra ambil bagian dalam turnamen memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Nita Tahun 2026.
Turnamen dibuka Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, di Lapangan Golden Nita, Rabu (12/8/2026). Kompetisi ini menjadi penyelenggaraan pertama setelah pertandingan bola voli antar-desa di Kecamatan Nita tidak lagi berlangsung secara rutin sejak 2019.
Bagi masyarakat Nita, kembalinya kompetisi tersebut menghidupkan kembali suasana yang sebelumnya menjadi bagian dari kegiatan olahraga di desa-desa. Pertandingan antar-tim desa selama ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga mempertemukan warga dalam suasana olahraga dan hiburan.
Dalam sambutannya, Bupati Juventus mengatakan Nita memiliki potensi besar dalam cabang olahraga bola voli. Sejumlah atlet asal Kecamatan Nita, menurut dia, telah berkontribusi bagi Kabupaten Sikka dan tampil hingga tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Perse Ende ke Final, Sepak Bola NTT Jangan Berhenti pada Euforia
Karena itu, turnamen antardesa perlu dipandang sebagai bagian dari pembinaan olahraga, bukan semata kegiatan untuk memeriahkan bulan kemerdekaan. Kompetisi yang berlangsung secara rutin dapat menjadi ruang untuk menemukan pemain-pemain muda yang nantinya berpeluang memperkuat Kabupaten Sikka.
Juventus juga mengingatkan peserta agar menjaga sportivitas selama pertandingan. Ambisi untuk memenangkan pertandingan, kata dia, tidak boleh menghilangkan keamanan, ketertiban dan semangat persaudaraan antarmasyarakat.

Ketua Panitia, Theresia Erlinda, mengatakan penyelenggaraan turnamen tahun ini sekaligus menjawab kerinduan masyarakat Nita terhadap kompetisi bola voli antar-desa yang telah lama tidak digelar.
“Setelah kurang lebih tujuh tahun masyarakat Kecamatan Nita tidak menikmati kembali semarak pertandingan bola voli antar desa, pada tahun 2026 ini kerinduan tersebut akhirnya dapat kita wujudkan kembali,” kata Erlinda.
Menurut dia, turnamen tidak hanya diarahkan untuk mencari tim terbaik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Nita.
7 Penendang, 1 Penyelamatan: Kristianus Fua Mana Antar Perse Ende ke Final Soeratin Cup 2026
“Pertandingan ini tidak hanya bertujuan untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi lebih dari itu, menjadi sarana untuk membangun kembali semangat kebersamaan, persaudaraan, persatuan dan sportivitas di antara masyarakat desa se-Kecamatan Nita,” ujarnya.
Sebanyak 13 tim yang mengikuti turnamen tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap bola voli masih cukup kuat. Tantangannya kini adalah menjaga agar kompetisi yang kembali digelar setelah tujuh tahun tersebut tidak berhenti sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan.
Jika kompetisi dapat dilanjutkan secara rutin, turnamen antardesa dapat menjadi salah satu ruang pembinaan olahraga di Kecamatan Nita sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
Pembukaan turnamen turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sikka, Camat Nita, Kapolsek Nita, Kepala Puskesmas Nita, Ketua K3S Kecamatan Nita, para kepala desa/pejabat kepala desa se-Kecamatan Nita serta panitia HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Nita.
Setelah hampir tujuh tahun menunggu, bola voli kembali menjadi bagian dari keramaian olahraga masyarakat Nita. Keberlanjutan kompetisi akan menentukan apakah kebangkitan ini menjadi awal pembinaan yang lebih rutin atau kembali berhenti setelah turnamen selesai.»(rel)
PENKES
Bupati Sikka Dorong Turnamen Desa Jadi Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi
Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita didorong menjadi ruang seleksi dan pembinaan atlet. Pemain terbaik akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.
MAUMERE, GardaFlores — Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mendorong turnamen bola voli antar desa di Kecamatan Nita tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dimanfaatkan untuk menemukan dan membina atlet berprestasi.
Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales saat menutup Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita di Lapangan Golden Nita, Jumat (2/10/2026) malam.
“Turnamen di tingkat desa dan kecamatan harus menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat berkembang dan membawa nama baik Kecamatan Nita serta Kabupaten Sikka,” demikian pesan Bupati.
Bupati juga menekankan pembinaan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membentuk disiplin, sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, dan karakter generasi muda.
Pasca Gempa, Alok Barat Libatkan 11 Sekolah dalam Cerdas Cermat dan Badminton
Dalam kesempatan tersebut, Very Awales mewakili Bupati Sikka menyerahkan bantuan pribadi Rp5 juta untuk mendukung pembinaan bola voli di Kecamatan Nita.
“Anak-anak muda di desa memiliki potensi yang besar. Pemerintah harus hadir memberikan ruang, kesempatan dan dukungan agar potensi tersebut tidak berhenti sebagai bakat, tetapi berkembang menjadi prestasi,” ujar Very.
Very juga menyampaikan Turnamen Bola Voli Bupati Sikka Cup II akan segera digelar di Maumere. Turnamen itu menjadi kesempatan bagi pemain terbaik dari berbagai kecamatan untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan.
Camat Nita Herpianus Nong Lalang mengatakan turnamen antar desa tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi pemain yang akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.
Warga Alok Barat Adu Dayung dan Renang Tradisional di Nangahure
“Kegiatan ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat dan menyeleksi pemain-pemain terbaik dari desa-desa di Kecamatan Nita,” katanya.
Partai puncak mempertemukan Desa Tebuk dan Desa Bloro. Sementara perebutan tempat ketiga mempertemukan Nita Kloang A dan Nita Kloang B.
Penutupan turnamen turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sikka Antonius Tanjung, para kepala desa, Ketua dan anggota BPD se-Kecamatan Nita, Ketua TP PKK Kecamatan Nita, panitia pelaksana, pengurus PBVSI Kabupaten Sikka, serta masyarakat dan undangan lainnya.»(rel)
PENKES
Ketua DPRD Sikka Serahkan Buku Karya Penulis Lokal ke Perpusda Frans Seda
Ketua DPRD Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah buku karya penulis lokal kepada Perpusda Frans Seda. Koleksi tersebut diterima Kepala Disarpus Sikka Very Awales.
MAUMERE, GardaFlores — Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah koleksi buku karya penulis lokal kepada Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Frans Seda Kabupaten Sikka, Jumat (2/10/2026).
Buku-buku tersebut diterima Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales di ruang kerja Ketua DPRD Sikka.
Stefanus mengatakan penyerahan buku tersebut merupakan dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Koleksi itu diharapkan dapat dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka.
“Buku-buku ini kami serahkan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Kami berharap koleksi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka di Perpusda Frans Seda,” kata Stefanus.
Frando Da Lopez Hibahkan Koleksi Buku Pribadi ke Perpustakaan Sikka
Dosen FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang sekaligus penulis lokal asal Kabupaten Sikka, E. Nong Yonson, mengapresiasi penyerahan buku tersebut. Menurutnya, buku yang disumbangkan ke perpustakaan dapat memperluas manfaat bacaan kepada masyarakat.
“Buku yang sudah selesai dibaca oleh seseorang belum tentu selesai manfaatnya. Ketika disumbangkan kepada perpustakaan, buku tersebut dapat dibaca oleh banyak orang dan manfaatnya menjadi jauh lebih luas,” ujar Nong Yonson.
Nong Yonson berharap donasi buku terus berkembang dan perpustakaan dimanfaatkan untuk membaca, berdiskusi, belajar, penelitian, hingga menghasilkan karya.
Very Awales menyampaikan terima kasih atas tambahan koleksi tersebut. Ia mengatakan buku-buku itu akan memperkaya bahan bacaan dan referensi di Perpusda Frans Seda.
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka
“Bagi kami, setiap buku yang disumbangkan adalah tambahan pengetahuan bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Sikka yang telah ikut mengambil bagian dalam gerakan membangun budaya literasi di daerah ini,” katanya.
Very mengatakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka terus meningkatkan layanan Perpusda Frans Seda melalui pengembangan koleksi, peningkatan layanan pemustaka, penguatan literasi masyarakat, serta persiapan menuju akreditasi perpustakaan.
Ia juga mengajak masyarakat, lembaga pendidikan, pemerintah, DPRD, dan pihak lainnya menyumbangkan buku, termasuk buku referensi, karya ilmiah, hasil penelitian, skripsi, tesis, disertasi, dan bahan bacaan lain yang relevan.
“Gerakan membangun literasi tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sendiri. Ini adalah gerakan bersama. Ketika berbagai elemen ikut menyumbangkan buku dan gagasan, kita sedang menanam investasi pengetahuan untuk generasi Sikka,” pungkasnya.»(rel)
PENKES
Pasca Gempa, Alok Barat Libatkan 11 Sekolah dalam Cerdas Cermat dan Badminton
Sebanyak 11 sekolah tingkat SD dan SMP di Kecamatan Alok Barat mengikuti lomba cerdas cermat 4 Pilar Kebangsaan. Kegiatan yang berlangsung dua hari itu menjadi bagian dari aktivitas pemulihan psikososial pascagempa.
MAUMERE, GardaFlores – Sebanyak 11 sekolah tingkat SD dan SMP di Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, mengikuti lomba cerdas cermat 4 Pilar Kebangsaan dalam rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis-Jumat (1–2/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Alok Barat itu menjadi salah satu aktivitas pemulihan psikososial bagi anak-anak setelah gempa. Selain cerdas cermat, rangkaian kegiatan juga diisi pertandingan badminton antar instansi di Kecamatan Alok Barat.
Cerdas cermat berlangsung dalam tiga sesi, yakni soal wajib, lempar soal, dan rebutan soal. Para siswa mengikuti perlombaan sekaligus mempersiapkan diri untuk babak berikutnya dengan belajar bersama di sela kegiatan.
Camat Alok Barat Marselinus Mau mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mengembalikan aktivitas belajar dan interaksi anak-anak setelah terdampak gempa.
Wisuda UNIMOF 2026, Wabup Sikka Dorong 142 Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
“Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, kita ingin menguatkan kembali semangat persatuan dan kebangsaan, sekaligus membantu anak-anak kita pulih dari dampak gempa. Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat belajar, sportivitas, dan prestasi, serta mempererat kebersamaan seluruh masyarakat Alok Barat,” ujar Marselinus.
Menurutnya, kegiatan tidak hanya melibatkan siswa. Dukungan guru dan orang tua ikut terlihat selama perlombaan berlangsung.
Pertandingan badminton kemudian memperluas kegiatan ke tingkat masyarakat. Cabang olahraga tersebut menjadi bagian dari rangkaian aktivitas bersama di Kecamatan Alok Barat setelah gempa.
Rangkaian kegiatan tersebut menggabungkan lomba pengetahuan kebangsaan dan aktivitas olahraga dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila, dengan pemulihan psikososial masyarakat sebagai salah satu fokus kegiatan.»(rel)
-
NASIONAL12 months agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka

Pingback: Lomba Bertutur SD/MI Sikka: Cerita Lokal Dibawa ke Panggung Anak-anak - Garda Flores %