Connect with us

HUKRIM

Mantri BRI Unit Paga Tak Jadi Tersangka, Kejari Sikka Tebang Pilih?

Published

on

Kepala Seksi Intelijen Kejari Sikka, Okky Prastyo Ajie, SH., MH. (GARDAFLORES/KAREL PANDU)

Maumere, GardaFlores — Kasus kredit fiktif di tiga unit Bank BRI Cabang Maumere terus menyeret sejumlah nama. Namun, keputusan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka yang tidak menetapkan Mantri BRI Unit Paga sebagai tersangka menuai tanda tanya publik.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Sikka, Okky Prastyo Ajie, SH., MH., Selasa (11/11/2025) di Maumere, menjelaskan bahwa mantri BRI Unit Paga tidak menjadi tersangka karena yang paling banyak menikmati hasil kredit fiktif adalah para calo.

“Yang menikmati uang fiktif terbanyak adalah para calo. Jadi, dalam kasus di BRI Unit Paga, yang ditetapkan tersangka hanya calonya,” ujar Okky.

Sengketa Tanah di Dobo Nua Pu’u Memanas, Jonisius Jonison: Sudah Lapor, Tapi Kami Dapat Hanya Alasan dan Diam.

Namun, pernyataan ini menimbulkan kontroversi. Sebab pada dua unit lainnya—BRI Unit Nita dan BRI Unit Kewapante—baik mantri maupun para calo sama-sama ditetapkan sebagai tersangka.

“Total delapan orang tersangka, dua di antaranya masih berstatus DPO,” ungkap Okky.

Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar

Berdasarkan hasil penyelidikan Kejari Sikka, total kerugian negara akibat kredit fiktif pada tiga unit BRI tersebut mencapai Rp 3.693.120.743.

Sebagaimana dirincikan, BRI Unit Nita: periode Mei 2021–Desember 2022, rugi Rp 1.151.809.771. BRI Unit Kewapante: periode Mei 2021–Mei 2023, rugi Rp 1.376.471.078. BRI Unit Paga: periode Januari–Agustus 2023, rugi Rp 1.164.839.894.

Delapan tersangka yang telah ditetapkan antara lain AVAD, MJ, YD, YS, ADES, SM, dan YM, sedangkan dua lainnya, ADES dan DDH, masih berstatus DPO.

Salah satu mantri berinisial SM disebut memberikan kredit kepada YM, seorang kontraktor proyek air minum milik Pemkab Sikka di IKK Nelle, dengan nilai lebih dari Rp 1 miliar.

Publik Pertanyakan Peran Mantri BRI Unit Paga

Keputusan untuk tidak menyeret mantri BRI Unit Paga sebagai tersangka dinilai janggal. Dalam praktik perbankan, setiap proses pencairan dana kredit wajib melalui verifikasi dan tanda tangan mantri sebagai pejabat teknis lapangan.

“Sulit membayangkan dana miliaran bisa cair tanpa keterlibatan mantri,” ujar salah satu pemerhati hukum di Maumere yang enggan disebut namanya.

Kondisi ini memunculkan dugaan tebang pilih dalam penegakan hukum, mengingat kasus serupa di dua unit lainnya justru menyeret mantri sebagai tersangka utama.

Kejari Sikka: Kritik Publik Diperlukan

Menanggapi sorotan publik, Kasi Intel Okky Prastyo Ajie mengatakan pihaknya siap membuka ruang kritik agar proses hukum berjalan lebih transparan.

“Kita juga perlu ada kritikan dari publik, supaya Kejari Sikka bisa melakukan refleksi dan perbaikan,” katanya.

Okky menambahkan, status hukum mantri BRI Unit Paga bisa saja berubah jika dalam persidangan nanti ditemukan fakta baru.

“Kalau nanti di persidangan muncul fakta baru, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai perintah majelis hakim,” tegasnya.»(rel)

HUKRIM

Kuasa Hukum Tersangka BBM Eceran di Sikka Pertanyakan Konsistensi Penindakan

Domi Tukan, kuasa hukum Blasius Nong Jefri, mempertanyakan konsistensi penegakan hukum terhadap penjualan BBM eceran di Sikka. Polres menjelaskan pemeriksaan tambahan Jefri dilakukan untuk memenuhi petunjuk jaksa.

Published

on

Kuasa hukum Blasius Nong Jefri, Domi Tukan, menyoroti konsistensi penindakan penjualan BBM eceran di Kabupaten Sikka. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Kuasa hukum Blasius Nong Jefri, Domi Tukan, S.H., mempertanyakan konsistensi penegakan hukum terhadap penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran di Kabupaten Sikka. Keberatan itu disampaikan setelah Jefri menjalani pemeriksaan tambahan di Satreskrim Polres Sikka, Senin (19/10/2026).

Domi mengatakan pemeriksaan tambahan tersebut dilakukan untuk memenuhi petunjuk jaksa atau P-19. Salah satu materi pemeriksaan berkaitan dengan selisih nominal uang dalam transaksi pembelian BBM yang dinilai belum sinkron.

“Materinya berkaitan dengan selisih uang saat pembelian bensin. Selisihnya sedikit, tetapi karena nominal uang yang dikeluarkan tidak sinkron, klien saya dipanggil untuk memberikan keterangan tambahan,” kata Domi.

Strong Point Polres Sikka Sasar Persimpangan dan Kawasan Sekolah

Menurut Domi, pembelian BBM yang menjadi persoalan dalam perkara Jefri dilakukan melalui SPBU dan dilayani petugas. Ia menilai penanganan perkara kliennya perlu dilihat bersama dengan pengawasan terhadap penjualan BBM eceran yang masih ditemukan di pinggir jalan dan kios warga.

Domi juga mengatakan Jefri masih menjual BBM di kiosnya dengan pasokan yang dibeli dari kios milik warga lain. Menurut dia, Jefri membeli BBM seharga Rp17.000 per liter dan menjualnya kembali seharga Rp18.000 per liter.

Ia mempertanyakan asal BBM yang dijual oleh kios pemasok tersebut dan meminta aparat menelusuri rantai distribusinya.

“Kalau memang penegakan hukum dilakukan, mestinya bukan hanya klien saya yang ditindak. Penjual BBM eceran lainnya juga harus diawasi dan ditindak apabila terbukti melanggar aturan,” ujar Domi.

Domi juga meminta Pemerintah Kabupaten Sikka memperhatikan akses BBM bagi masyarakat kepulauan, terutama nelayan. Menurut dia, pemerintah perlu menyiapkan sistem pelayanan distribusi yang memadai agar kebutuhan operasional nelayan dapat dipenuhi melalui jalur resmi.

Kasat Reskrim Polres Sikka IPTU Reinhard Dionisius Siga, S.Tr.K.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sikka IPTU Reinhard Dionisius Siga, S.Tr.K., menjelaskan bahwa pemeriksaan tambahan terhadap Jefri dilakukan untuk memenuhi petunjuk jaksa dalam penyempurnaan berkas perkara.

Menurut Dionisius, Jefri merupakan tersangka ketiga dalam rangkaian perkara tersebut. Dua tersangka sebelumnya telah dilimpahkan bersama barang bukti kepada kejaksaan atau memasuki tahap II. Setelah petunjuk jaksa dipenuhi, berkas perkara Jefri akan diserahkan kembali kepada kejaksaan.

Terkait penjualan BBM eceran, Dionisius mengatakan kepolisian tetap melakukan pengawasan dan pencegahan di lapangan, termasuk memberikan imbauan sebelum mengambil tindakan sesuai hasil pemantauan.

Strong Point Polres Sikka Sasar Persimpangan dan Kawasan Sekolah

Ia juga menyebut dua tersangka yang telah dilimpahkan ke kejaksaan diduga membeli BBM menggunakan mobil untuk kemudian menjualnya ke Kabupaten Flores Timur. Dalam pengawasan distribusi BBM, Polres Sikka turut berkoordinasi dengan ahli minyak dan gas bumi (migas).

Dionisius mengimbau masyarakat yang menjalankan usaha penjualan BBM agar mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk persyaratan pembelian melalui SPBU dan penggunaan barcode sesuai prosedur yang diterapkan.

Namun, penjelasan tersebut belum merinci hasil penelusuran terhadap sumber pasokan BBM yang dijual di kios-kios lain, sebagaimana dipertanyakan kuasa hukum Jefri.»(rel)

Continue Reading

HUKRIM

Strong Point Polres Sikka Sasar Persimpangan dan Kawasan Sekolah

Polres Sikka menggelar kegiatan Strong Point di sejumlah titik strategis, termasuk persimpangan dan kawasan sekolah. Kapolres AKBP Bambang Supeno mengajak masyarakat menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Published

on

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno memimpin kegiatan Strong Point sebagai bagian dari pelayanan kepolisian kepada pengguna jalan. FOTO: GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Polres Sikka menempatkan personel di sejumlah persimpangan, kawasan sekolah, dan titik dengan aktivitas masyarakat yang padat untuk mengatur lalu lintas serta membantu kelancaran perjalanan pengguna jalan melalui kegiatan Strong Point yang dipimpin Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno.

Bambang mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengaturan arus kendaraan, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat.

Reza Arief Dewanto Pimpin Polda NTT, Pataka Diserahkan Rudi Darmoko

“Polisi hadir untuk masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu siap memberikan pelayanan terbaik, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas,” demikian pesan Kapolres Sikka.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Sikka dan jajaran ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk membantu kelancaran lalu lintas. Kepolisian juga mengimbau pengguna jalan agar mematuhi peraturan, menggunakan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, dan melengkapi surat-surat kendaraan.

Bambang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Melalui kegiatan Strong Point, Polres Sikka berupaya mendekatkan pelayanan kepolisian dengan aktivitas warga sehari-hari. (rel)

Continue Reading

HUKRIM

Reza Arief Dewanto Pimpin Polda NTT, Pataka Diserahkan Rudi Darmoko

Irjen Pol. Reza Arief Dewanto menerima Pataka Polda NTT Catya Turangga Wirasakti dari Komjen Pol. Rudi Darmoko. Penyerahan berlangsung di Kupang pada Selasa (13/10/2026).

Published

on

Rudi Darmoko menyerahkan Pataka Polda NTT Catya Turangga Wirasakti kepada Kapolda NTT Reza Arief Dewanto, Selasa (13/10/2026). FOTO: DOKPEN POLDA NTT

KUPANG, GardaFlores — Irjen Pol. Reza Arief Dewanto menerima Pataka Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) Catya Turangga Wirasakti dari Komjen Pol. Rudi Darmoko dalam upacara di Lapangan Bhayangkara Polda NTT, Selasa (13/10/2026).

Penyerahan pataka itu menandai pergantian kepemimpinan Polda NTT dari Rudi, yang kini menjabat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, kepada Reza sebagai Kapolda NTT yang baru.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra mengatakan pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Ia meminta dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan Reza dalam menjalankan tugas kepolisian di NTT.

Bhayangkari Papua Salurkan 225 Karung Beras dan Logistik untuk Warga Nitunglea

Henry juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan selama sekitar satu setengah tahun masa kepemimpinan Rudi Darmoko. Menurut dia, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah NTT selama periode tersebut tetap kondusif.

Upacara serah terima pataka dihadiri Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, para pejabat utama Polda NTT, dan personel kepolisian setempat.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending