HUMANIORA
Jokowi Bermalam di Posko Pengungsian Palue
Jokowi bermalam di Posko Pengungsian Cawalo, Desa Rokirole, Palue, setelah mengikuti prosesi adat, makan malam dan dialog bersama warga terdampak gempa.
MAUMERE, GardaFlores — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bermalam bersama warga terdampak gempa di Posko Pengungsian Cawalo, Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu malam, 16 September 2026.
Jokowi tiba di Palue setelah menempuh perjalanan dari Bandara Frans Seda Maumere menuju Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende. Dari Ropa, Jokowi bersama rombongan menyeberang menggunakan kapal motor menuju Pulau Palue.
Kedatangan Jokowi di Posko Pengungsian Cawalo disambut melalui prosesi adat masyarakat Palue. Para tua adat atau Lakimosa mengawali penyambutan dengan Pa’e, yakni doa adat, kemudian dilanjutkan dengan Thambo Wae.
Dalam prosesi tersebut, air kelapa dipercikkan sebagai simbol kenyamanan, kedamaian dan kesejukan bagi tamu yang memasuki wilayah Kampung Cawalo. Jokowi juga dikalungi sarung adat Palue.
Prosesi adat itu melibatkan Lakimosa Toni Langga dan Obha Ware dari komunitas Powo Wawo serta dua perwakilan warga dari Dusun Cawalo dan Dusun Tudu.
Jokowi Tiba di Palue, Bawa 4.000 Sak Semen dan 3.000 Lembar Seng
“Sebagai budaya kami orang Palue, apalagi di Rokirole, namanya tamu baru, kami pasti menyambut dengan tradisi,” kata Koordinator kegiatan kunjungan Jokowi di Desa Rokirole, Benyamin Cawa.
Setelah prosesi adat, Jokowi menuju tenda utama di Lapangan Guntur untuk mengikuti makan malam bersama. Tokoh adat dan perwakilan masyarakat dari delapan desa di Pulau Palue turut hadir.
Makan malam kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama masyarakat. Warga menyampaikan kondisi serta kebutuhan mereka setelah gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026.
“Setelah makan malam mungkin ada dialog-dialog kecil bersama dengan Bapak Jokowi. Mungkin menyampaikan segala kebutuhan atau apa-apa yang perlu dikeluhkan,” ujar Benyamin.
Benyamin mengatakan kehadiran Jokowi memberi semangat bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
“Entahlah nanti selanjutnya seperti apa, tapi kehadiran Bapak Jokowi ini merupakan sebuah kekuatan untuk membangkitkan semangat kami bahwa kami tidak sendirian di bencana ini,” katanya.
Keluhan Warga Saat Live TikTok Bupati Sikka, Dua Hari Kemudian Lampu Jalan SDI Misir Dipasang
Menurut Benyamin, warga menyambut kedatangan Jokowi dengan perasaan bahagia karena mantan kepala negara itu datang langsung ke tengah masyarakat dan bermalam di lokasi pengungsian.
“Kami merasa ini luar biasa. Kami merasa bahwa kami tidak sendirian begitu,” ujarnya.
Koordinator Posko Utama Rokirole, Nikodemus W. Lowo, mengatakan warga bersyukur atas kedatangan Jokowi di Palue.
“Kami tidak berkata apa-apa karena saking senangnya. Kami sangat bahagia karena kehadiran Bapak Jokowi di tempat kami, di tanah kelahiran ini,” katanya.
Nikodemus mengatakan warga tidak menyiapkan banyak tuntutan. Menurut dia, Jokowi dapat melihat langsung kondisi masyarakat dan memahami kebutuhan warga setelah bencana.
BKN Sambangi Rumah Duka Dokter Hewan Korban Penembakan KKB di Maumere
“Kami sudah yakin bahwa ketika dia datang lalu tidur itu saja, tanpa kami memberitahu pasti dia sudah tahu,” katanya.
Meski demikian, Nikodemus menitipkan pesan agar masyarakat Palue dan Cawalo tetap mendapat perhatian setelah kunjungan tersebut.
“Ketika dia pulang pun satu harapan kami, jangan pernah lupa orang Cawalo, jangan pernah lupa orang Palue,” tegasnya.
Ia berharap kondisi yang dilihat dan didengar Jokowi selama berada di Palue menjadi perhatian dalam proses pemulihan masyarakat terdampak gempa.
“Kami tidak bisa meminta banyak, kami hanya bahagia, hanya kami yakin dan percaya bahwa dia pasti tahu. Dia pasti tahu apa yang menjadi kebutuhan, kekurangan kami,” pungkasnya.
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan bersama warga, Jokowi bermalam di tenda pengungsian Desa Rokirole.»(rel)
HUMANIORA
16 Tim Ikuti Witihama Futsal Cup 1 di Jakarta, Final 1 November
Witihama Futsal Cup 1 diikuti 16 tim dari berbagai desa di Kecamatan Witihama, Flores Timur. Turnamen berlangsung di Cengkareng, Jakarta Barat, dengan partai final dijadwalkan pada 1 November 2026.
JAKARTA, GardaFlores – Sebanyak 16 tim dari berbagai desa di Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, mengikuti Witihama Futsal Cup 1 di Lapangan Futsal Sekolah Lamaholot, Cengkareng, Jakarta Barat. Turnamen diaspora tersebut telah memasuki rangkaian pertandingan sejak 25 Oktober 2026 dan dijadwalkan mencapai partai final pada Minggu (1/11/2026).
Ketua Panitia Witihama Futsal Cup 1, Imran Kopong Bahi, mengatakan turnamen perdana yang digagas organisasi diaspora Witihama Taan Tou itu mendapat sambutan dari warga Witihama yang tinggal di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Menurut Imran, keterlibatan 16 tim menunjukkan besarnya partisipasi warga dari berbagai desa di Kecamatan Witihama.
“Ini membuktikan bahwa semua warga memiliki semangat yang sama untuk merajut persatuan dan persaudaraan,” ujarnya.
KM Lawit Membentur Dermaga Ippi, 379 Penumpang Batal Berangkat dari Ende
Enam belas tim tersebut adalah Naga Darat Lamablawa A dan B, Pusaka Pledo A dan B, Watoone A dan B, Lamaleka A dan B, Siap Lewo Weran, Sipo Oringbele, Sesado Sandosi, BLL Balaweling-Loga-Lewopulo, Nusa Gersang Tuwagetobi, Pamri Riangduli, Pesawat Watololong, serta Pengurus Witihama Taan Tou.
Ketua Umum Witihama Taan Tou, Kompol S. Aba Wahid Key, menyebut turnamen tersebut sebagai langkah awal organisasi yang baru terbentuk pada akhir Agustus 2026.
“Ini langkah awal yang bagus bagi Witihama Taan Tou sebagai organisasi yang baru terbentuk pada akhir Agustus lalu,” katanya di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).

Menurut Wahid Key, futsal menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan warga dari berbagai desa dan generasi yang kini tinggal di Jabodetabek. Melalui kegiatan tersebut, hubungan antarwarga di perantauan diharapkan tetap terjaga.
Dalam rangkaian kegiatan turnamen, panitia juga menampilkan tarian tradisional masyarakat Pulau Adonara, yakni Hedung dan Soka.
Pertandingan berlangsung melalui babak penyisihan grup yang dimulai pada 25 Oktober, kemudian berlanjut ke fase gugur. Partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 1 November 2026.
Witihama Taan Tou merupakan organisasi diaspora asal Kecamatan Witihama yang menghimpun warga Witihama di wilayah Jabodetabek.»(rel)
HUMANIORA
Wabup Sikka: Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Tindakan Nyata
Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi meminta generasi muda menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda ke dalam tindakan nyata. Pesan tersebut disampaikan saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Maumere, Rabu (28/10/2026).
MAUMERE, GardaFlores — Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi meminta generasi muda di Kabupaten Sikka menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda ke dalam tindakan nyata, mulai dari menjaga persatuan dan budaya lokal hingga terlibat dalam pembangunan daerah.
Pesan itu disampaikan Simon saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Sikka, Jalan El Tari, Maumere, Rabu (28/10/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
“Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan panggilan jiwa dan pedoman tindakan bagi pemuda-pemudi di Kabupaten Sikka,” tegas Simon dalam amanatnya.
Rp1,6 Miliar untuk Ruang Kelas Darurat Sikka, SDN Nitung Belum Terakomodasi
Ia menjelaskan, sikap patriotik perlu diwujudkan melalui upaya menjaga persatuan, merawat keberagaman, melestarikan budaya lokal Nian Tana Sikka, dan berkontribusi dalam pembangunan.
Sementara itu, sikap gigih menuntut pemuda terus belajar, mengembangkan keterampilan, dan berinovasi di tengah perkembangan teknologi digital serta persaingan ekonomi. Adapun sikap berempati, menurut Simon, perlu terlihat dalam kepedulian terhadap sesama dan lingkungan serta upaya mencari solusi atas persoalan masyarakat.
Simon juga menekankan pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan, tokoh pemuda, dan masyarakat dalam membentuk karakter generasi muda. Ia secara khusus mengingatkan pemuda agar menjauhi narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, serta penyebaran berita bohong atau hoaks.
Transfer TPG Guru Non-ASN Diklaim Tuntas, Guru yang Belum Menerima Diminta Mengadu
Ia mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai bidang pembangunan, termasuk pendidikan, ekonomi kreatif, kebudayaan, kegiatan sosial, dan lingkungan hidup. Semangat gotong royong dan toleransi yang diwariskan para leluhur Sikka juga diminta terus dijaga.
Pada akhir amanatnya, Simon menyampaikan apresiasi kepada panitia, organisasi kepemudaan, dan peserta upacara. Ia turut memberikan penghargaan kepada Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Maumere yang mengoordinasikan jalannya upacara serta Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang menjalankan tugas dalam peringatan tersebut.»(rel)
HUMANIORA
Bhayangkari Papua Salurkan 225 Karung Beras dan Logistik untuk Warga Nitunglea
Pengurus Daerah Bhayangkari Papua menyalurkan 225 karung beras dan sejumlah kebutuhan pokok kepada warga terdampak gempa di Nitunglea, Palue, pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
MAUMERE, GardaFlores—Pengurus Daerah Bhayangkari Papua menyalurkan 225 karung beras dan berbagai kebutuhan pokok kepada warga terdampak gempa bumi di Desa Nitunglea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Sabtu (10/10/2026).
Bantuan dari Ny. Nova Patrige Renwarin bersama jajaran pengurus Bhayangkari Papua tersebut terdiri atas 225 karung beras berukuran lima kilogram, 25 dos minyak goreng kemasan satu liter, 600 dos air minum Aqua Gelas Nusra, 15 dos Energen, sembilan dos susu Dancow, dan 15 dos gula pasir.
Penyaluran bantuan ini berlangsung dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-75 Tahun 2026.
Logistik diberangkatkan dari Kantor Polsubsektor Palue pukul 07.00 WITA menuju Kantor Desa Nitunglea. Serah terima bantuan kepada pemerintah desa berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga sasaran.
Bhabinkamtibmas Kecamatan Palue, Brigpol I Gusti Ngurah Putra Kencana, S.H., mendampingi penyaluran bersama Penjabat Kepala Desa Nitunglea, Bay Langko, S.Sos., serta aparat dan staf desa.
Distribusi bantuan berakhir sekitar pukul 17.00 WITA.»(rel)
-
NASIONAL1 year agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka

Pingback: Padi Sawah Irigasi Ende Masih Aman, Jaringan Rusak Ancam MT II Oktober - Garda Flores %
Pingback: Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Aipda Charles Rondo - Garda Flores %