Connect with us

PENKES

Rektor UNIPA: 20 Tahun Berkarya, Siap Jadi Komunitas Ilmiah dan Wirausaha Berdaya Saing Global

Published

on

Rektor Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere, Dr. Jonas K. G. D. Gobang, S.Fil., M.A. (GARDAFLORES/KAREL PANDU)

Maumere, GardaFlores — Rektor Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere, Dr. Jonas K. G. D. Gobang, S.Fil., M.A., menjelaskan bahwa wisuda ke-26 yang digelar Sabtu (25/10/2025) bertepatan dengan perayaan Dies Natalis UNIPA ke-20 tahun. Sebanyak 554 mahasiswa resmi diwisuda dalam upacara senat terbuka luar biasa di Aula UNIPA Maumere.

“UNIPA berdiri pada tahun 2005, dan tahun ini genap berusia 20 tahun. Dalam dua dekade perjalanan, kami telah mencatat berbagai capaian baik di bidang akademik maupun nonakademik, yang diraih oleh para dosen dan mahasiswa,” ujar Dr. Jonas.

Ketua Yayasan UNIPA: Kami Berkomitmen Perjuangkan UNIPA Jadi Perguruan Tinggi Negeri

Ia menegaskan bahwa sejak tahun 2025, UNIPA menetapkan visi baru, yakni menjadi komunitas ilmiah dan komunitas wirausaha yang kompeten serta berdaya saing nasional dan internasional. Visi tersebut ditargetkan tercapai pada tahun 2030.

“Tahun ini kami mengusung tema wisuda ‘Bersinergi, Berdampak, dan Berlanjut’, sebagai wujud semangat kolaborasi menuju transformasi UNIPA yang lebih maju,” jelasnya.

Peningkatan Kualitas Dosen dan Program Studi

Dr. Jonas menyebut, jumlah dosen bergelar doktor di UNIPA saat ini 15 orang, dan dalam waktu dekat akan bertambah menjadi 20 orang. Sementara dosen bergelar magister hampir 250 orang.

“Lebih dari 20 dosen saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral melalui beasiswa LPDP, baik di dalam maupun luar negeri. Ada yang studi ke Denmark, Skotlandia, dan Australia,” ungkapnya.

UNIPA Wisudakan 554 Mahasiswa, Gubernur NTT Sampaikan Apresiasi

Salah satu dosen UNIPA yang kini berprestasi di luar negeri adalah Yohanes Sudarmo Dua, mahasiswa doktoral di Canvas University, Amerika Serikat, dari Program Studi Pendidikan Fisika. “Yang membanggakan, beliau tidak hanya menjadi mahasiswa, tetapi juga dipercaya sebagai asisten dosen di universitas tersebut,” tambah Dr. Jonas.

UNIPA juga tengah menyiapkan pembukaan beberapa program studi baru, antara lain Magister Manajemen, Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan Profesi Psikologi. Beberapa program studi lainnya sedang dalam proses peningkatan akreditasi dari peringkat “Baik Sekali” menuju “Unggul”, seperti Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan PGSD.

Kampus Wirausaha dan Inovasi Produk

Sebagai universitas yang berorientasi pada kewirausahaan, UNIPA mendorong setiap mahasiswa untuk menciptakan produk nyata dari setiap mata kuliah.

“Setiap mata kuliah tidak hanya berhenti pada konsep teoritis, tetapi harus melahirkan produk. Misalnya, mata kuliah agama menghasilkan refleksi tertulis yang bisa dibukukan. Sementara di fakultas pertanian, mahasiswa harus mampu menciptakan teknologi pertanian dan perikanan yang aplikatif,” jelas Dr. Jonas.

Hal ini, lanjut Dr. Jonas, sejalan dengan kebijakan strategis nasional dan semangat Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). UNIPA diharapkan dapat menjadi pemasok kebutuhan dapur gizi (MBG), seperti hasil pertanian, perikanan, dan peternakan.

Pengembangan Fasilitas dan Potensi Produksi

UNIPA saat ini memiliki lahan sekitar 4 hektar untuk kegiatan akademik dan praktik. Rektor menyebut, pembangunan fasilitas kampus terus dilakukan untuk mengimbangi pertumbuhan jumlah mahasiswa baru yang rata-rata mencapai 1.500–2.000 orang per tahun. Pada tahun akademik 2025, jumlah mahasiswa baru mencapai lebih dari 1.700 orang.

“Tahun ini kami juga memperoleh bantuan berupa peralatan pertanian seperti traktor, alat bajak, lotarik, dan mesin produksi pupuk organik. Ini menjadi peluang bagi UNIPA untuk menghasilkan produk pertanian dan peternakan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Dr. Jonas.

Peringati Sumpah Pemuda ke-97, SMK St. Thomas Gelar Beragam Kegiatan

UNIPA, lanjutnya, memiliki kebun praktik, peternakan ayam petelur, serta tambak ikan yang berpotensi besar menjadi pemasok kebutuhan pangan lokal, termasuk untuk program dapur gizi di Maumere.

“Harapan kami, para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Dengan ilmu yang mereka peroleh di UNIPA, mereka harus mampu menjadi wirausahawan muda yang berdaya saing,” tutup Rektor Jonas Gobang.»(rel)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PENKES

Kapolres Sikka Ingatkan Siswa SMA John Paul II tentang Judi Online

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengingatkan siswa SMA John Paul II tentang bahaya judi online, perundungan, dan narkoba saat apel bendera di sekolah tersebut, Senin (19/10/2026).

Published

on

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno menyampaikan pesan kesadaran hukum kepada siswa SMA John Paul II, Senin (19/10/2026). FOTO; GARDAFLORES/KAREL PANDU

MAUMERE, GardaFlores — Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengingatkan siswa SMA John Paul II di Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, agar menjauhi judi online, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Ia juga meminta pelajar menggunakan internet dan media sosial secara bertanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan Bambang saat memimpin apel bendera di SMA John Paul II, Senin (19/10/2026) 07.15 Wita.

Strong Point Polres Sikka Sasar Persimpangan dan Kawasan Sekolah

Dalam arahannya, Bambang meminta siswa memahami aturan hukum dan mempertimbangkan dampak setiap tindakan sebelum mengambil keputusan. Ia secara khusus mengingatkan bahaya judi online yang menawarkan keuntungan cepat, tetapi dapat merugikan pemain dan keluarganya.

Kapolres juga menekankan kedisiplinan, ketekunan belajar, serta sikap hormat kepada guru dan orang tua. Ia mengajak siswa menghindari perilaku yang dapat mengganggu lingkungan sekolah maupun merugikan masa depan mereka.

“Jadilah generasi muda yang berkarakter, berprestasi, disiplin, dan taat hukum. Manfaatkan waktu untuk belajar dan mengembangkan potensi diri demi meraih masa depan yang lebih baik,” demikian pesan Bambang kepada para siswa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Sikka AKP Donatus Paru, Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Polikarpus Arifin, Kanit Binpolmas Aiptu Maria Avelina, dan Kaurmintu Aipda Ridwan.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Bupati Sikka Dorong Turnamen Desa Jadi Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi

Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita didorong menjadi ruang seleksi dan pembinaan atlet. Pemain terbaik akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.

Published

on

Penutupan Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita di Lapangan Golden Nita, Jumat (2/10/2026) malam.

MAUMERE, GardaFlores — Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mendorong turnamen bola voli antar desa di Kecamatan Nita tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dimanfaatkan untuk menemukan dan membina atlet berprestasi.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales saat menutup Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita di Lapangan Golden Nita, Jumat (2/10/2026) malam.

“Turnamen di tingkat desa dan kecamatan harus menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat berkembang dan membawa nama baik Kecamatan Nita serta Kabupaten Sikka,” demikian pesan Bupati.

Bupati juga menekankan pembinaan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membentuk disiplin, sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, dan karakter generasi muda.

Pasca Gempa, Alok Barat Libatkan 11 Sekolah dalam Cerdas Cermat dan Badminton

Dalam kesempatan tersebut, Very Awales mewakili Bupati Sikka menyerahkan bantuan pribadi Rp5 juta untuk mendukung pembinaan bola voli di Kecamatan Nita.

“Anak-anak muda di desa memiliki potensi yang besar. Pemerintah harus hadir memberikan ruang, kesempatan dan dukungan agar potensi tersebut tidak berhenti sebagai bakat, tetapi berkembang menjadi prestasi,” ujar Very.

Very juga menyampaikan Turnamen Bola Voli Bupati Sikka Cup II akan segera digelar di Maumere. Turnamen itu menjadi kesempatan bagi pemain terbaik dari berbagai kecamatan untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan.

Camat Nita Herpianus Nong Lalang mengatakan turnamen antar desa tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi pemain yang akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.

Warga Alok Barat Adu Dayung dan Renang Tradisional di Nangahure

“Kegiatan ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat dan menyeleksi pemain-pemain terbaik dari desa-desa di Kecamatan Nita,” katanya.

Partai puncak mempertemukan Desa Tebuk dan Desa Bloro. Sementara perebutan tempat ketiga mempertemukan Nita Kloang A dan Nita Kloang B.

Penutupan turnamen turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sikka Antonius Tanjung, para kepala desa, Ketua dan anggota BPD se-Kecamatan Nita, Ketua TP PKK Kecamatan Nita, panitia pelaksana, pengurus PBVSI Kabupaten Sikka, serta masyarakat dan undangan lainnya.»(rel)

Continue Reading

PENKES

Ketua DPRD Sikka Serahkan Buku Karya Penulis Lokal ke Perpusda Frans Seda

Ketua DPRD Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah buku karya penulis lokal kepada Perpusda Frans Seda. Koleksi tersebut diterima Kepala Disarpus Sikka Very Awales.

Published

on

Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan koleksi buku karya penulis lokal kepada Kepala Disarpus Sikka Very Awales untuk Perpusda Frans Seda.

MAUMERE, GardaFlores — Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah koleksi buku karya penulis lokal kepada Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Frans Seda Kabupaten Sikka, Jumat (2/10/2026).

Buku-buku tersebut diterima Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales di ruang kerja Ketua DPRD Sikka.

Stefanus mengatakan penyerahan buku tersebut merupakan dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Koleksi itu diharapkan dapat dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka.

“Buku-buku ini kami serahkan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Kami berharap koleksi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka di Perpusda Frans Seda,” kata Stefanus.

Frando Da Lopez Hibahkan Koleksi Buku Pribadi ke Perpustakaan Sikka

Dosen FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang sekaligus penulis lokal asal Kabupaten Sikka, E. Nong Yonson, mengapresiasi penyerahan buku tersebut. Menurutnya, buku yang disumbangkan ke perpustakaan dapat memperluas manfaat bacaan kepada masyarakat.

“Buku yang sudah selesai dibaca oleh seseorang belum tentu selesai manfaatnya. Ketika disumbangkan kepada perpustakaan, buku tersebut dapat dibaca oleh banyak orang dan manfaatnya menjadi jauh lebih luas,” ujar Nong Yonson.

Nong Yonson berharap donasi buku terus berkembang dan perpustakaan dimanfaatkan untuk membaca, berdiskusi, belajar, penelitian, hingga menghasilkan karya.

Very Awales menyampaikan terima kasih atas tambahan koleksi tersebut. Ia mengatakan buku-buku itu akan memperkaya bahan bacaan dan referensi di Perpusda Frans Seda.

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka

“Bagi kami, setiap buku yang disumbangkan adalah tambahan pengetahuan bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Sikka yang telah ikut mengambil bagian dalam gerakan membangun budaya literasi di daerah ini,” katanya.

Very mengatakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka terus meningkatkan layanan Perpusda Frans Seda melalui pengembangan koleksi, peningkatan layanan pemustaka, penguatan literasi masyarakat, serta persiapan menuju akreditasi perpustakaan.

Ia juga mengajak masyarakat, lembaga pendidikan, pemerintah, DPRD, dan pihak lainnya menyumbangkan buku, termasuk buku referensi, karya ilmiah, hasil penelitian, skripsi, tesis, disertasi, dan bahan bacaan lain yang relevan.

“Gerakan membangun literasi tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sendiri. Ini adalah gerakan bersama. Ketika berbagai elemen ikut menyumbangkan buku dan gagasan, kita sedang menanam investasi pengetahuan untuk generasi Sikka,” pungkasnya.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending