Connect with us

HUMANIORA

Pengurus PBVSI Sikka Periode 2026–2030 Resmi Dilantik

Pengurus PBVSI Kabupaten Sikka periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Baperida. Rofinus Inonsi Moa Luer dipercaya memimpin kepengurusan baru.

Published

on

Pengurus PBVSI Kabupaten Sikka periode 2026–2030 bersama unsur pemerintah daerah dan tamu undangan setelah pelantikan di Aula Baperida Sikka.

MAUMERE, GardaFlores – Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sikka periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Baperida Kabupaten Sikka, Senin (21/9/2026).

Pelantikan dipimpin Pengurus PBVSI Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, turut hadir bersama Plt. Kepala Dinas PKO, unsur Forkopimda serta jajaran pengurus baru PBVSI Kabupaten Sikka.

Rofinus Inonsi Moa Luer dipercaya sebagai Ketua Umum PBVSI Kabupaten Sikka periode 2026–2030. Ia didampingi Bernadus Nong Vianse, ST., dan Marthen Luther Adji sebagai Wakil Ketua.

Ignasius Nong Tedi menjabat Sekretaris Umum, Petrus Kanisius Belalo sebagai Wakil Sekretaris, Yohanes Jibrail Mado sebagai Bendahara Umum dan Elisabeth Karolina Ewo sebagai Wakil Bendahara Umum.

Dalam struktur organisasi tersebut, Bupati Sikka, Wakil Bupati Sikka dan Ketua DPRD Kabupaten Sikka bertindak sebagai penanggung jawab.

80 Warga Sikka Masih Tempuh 1 Kilometer untuk Dapatkan Air Bersih

Kepengurusan PBVSI Sikka periode 2026–2030 juga diperkuat sejumlah komisi, yakni Komisi Pertandingan, Komisi Perwasitan, Komisi Teknis dan Pelatih, Komisi Pengembangan dan Dokumentasi, serta Komisi Medis/Fisioterapi.

Bupati Sikka berharap kepengurusan baru tidak berhenti pada pelantikan, tetapi menjalankan program pembinaan yang nyata dan berkelanjutan.

Kodim Sikka Bersihkan Pantai Kita Sambut HUT ke-81 TNI

Menurut Bupati, pembinaan atlet sejak usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta partisipasi dalam berbagai kompetisi menjadi bagian penting dalam pembinaan bola voli di Kabupaten Sikka.

“Pengurus yang baru dilantik harus dapat bekerja secara profesional, transparan, dan bersinergi dengan berbagai pihak. Mari kita bangkitkan kembali semangat dan prestasi bola voli di Kabupaten Sikka agar dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah maupun bangsa,” ujar Bupati Juventius.

Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, PBVSI Kabupaten Sikka memiliki kepengurusan baru untuk menjalankan program organisasi dan pembinaan olahraga bola voli di Kabupaten Sikka.»(rel)

HUMANIORA

Koleksi Buku Alm. Sosimus Mitang Dihibahkan untuk Masyarakat Sikka

Keluarga almarhum Sosimus Mitang menyerahkan koleksi buku pribadi mantan Bupati Sikka periode 2008–2013 kepada Pemerintah Kabupaten Sikka untuk dimanfaatkan masyarakat.

Published

on

Ny. Firmina Sedo-Mitang menyerahkan koleksi buku pribadi almarhum Sosimus Mitang kepada Wakil Bupati Sikka Ir. Simon Subandi Supriadi di Lokaria, Maumere, Senin (21/9/2026).

MAUMERE, GardaFlores – Keluarga almarhum Sosimus Mitang menghibahkan koleksi buku pribadi mantan Bupati Sikka periode 2008–2013 itu untuk dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Sikka.

Penyerahan koleksi buku dilakukan istri almarhum, Ny. Firmina Sedo-Mitang, kepada Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, di kediaman almarhum di Lokaria, Maumere, Senin (21/9/2026).

Penyerahan tersebut turut disaksikan adik kandung almarhum, Marsel Lado, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sikka Very Awales, jajaran DISARPUS, serta unsur Pemerintah Kabupaten Sikka.

Firmina mengatakan keputusan menghibahkan koleksi buku tersebut dilakukan agar buku-buku yang sebelumnya menjadi koleksi pribadi almarhum dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Buku-buku ini jangan hanya tersimpan di rak,” kata Firmina.

Pengurus PBVSI Sikka Periode 2026–2030 Resmi Dilantik

Ia berharap koleksi tersebut dapat dibaca dan dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, generasi muda maupun masyarakat umum.

“Kami menyerahkannya agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus ikut meningkatkan minat baca dan mendukung kegiatan literasi dan sains di Kabupaten Sikka,” ujarnya.

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi menyambut baik langkah keluarga almarhum tersebut. Menurutnya, hibah koleksi buku itu merupakan bentuk investasi pengetahuan yang dapat menambah sumber belajar bagi masyarakat.

Kepala DISARPUS Sikka Very Awales memastikan koleksi buku yang diterima akan dikelola sesuai ketentuan agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan penyerahan tersebut, koleksi buku pribadi almarhum Sosimus Mitang selanjutnya dapat diakses dan dimanfaatkan masyarakat melalui pengelolaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sikka.»(rel)

Continue Reading

HUMANIORA

Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Aipda Charles Rondo

Wadah Gereja Oikumene Polres Sikka menyerahkan bantuan duka sebesar Rp15 juta kepada keluarga almarhum Aipda Charles Paulus Daniel Rondo di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Published

on

Ketua Oikumene Polres Sikka Ipda Leonardus Tunga menyerahkan santunan duka Rp15 juta kepada keluarga almarhum Aipda Charles Paulus Daniel Rondo di Kelurahan Kota Baru, Kabupaten Sikka.

MAUMERE, GardaFlores – Wadah Gereja Oikumene Polres Sikka menyerahkan santunan duka sebesar Rp15 juta kepada keluarga almarhum Aipda Charles Paulus Daniel Rondo, Jumat (18/9/2026).

Santunan diserahkan sekitar pukul 12.00 Wita di rumah orang tua istri almarhum, Maria R. Ekawati Laga, di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Ketua Oikumene Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, S.M., bersama jajaran pengurus Oikumene Polres Sikka.

Bantuan berupa uang tunai senilai Rp15.000.000 itu diterima Maria R. Ekawati Laga selaku istri almarhum. Penyerahan turut disaksikan keluarga dan anak-anak almarhum.

Jokowi Bermalam di Posko Pengungsian Palue

Ketua Oikumene Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga anggota Polri yang meninggal dunia.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Wadah Gereja Oikumene Polres Sikka kepada keluarga anggota Polri yang meninggal dunia,” jelas Leonardus.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya berupa dukungan materi, tetapi juga perhatian dan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berduka.

Kehadiran jajaran Oikumene Polres Sikka di tengah keluarga almarhum menjadi bentuk solidaritas internal bagi keluarga yang ditinggalkan.

Seluruh rangkaian penyerahan santunan berlangsung aman, lancar, dan tertib.»(rel)

 

Continue Reading

HUMANIORA

Padi Sawah Irigasi Ende Masih Aman, Jaringan Rusak Ancam MT II Oktober

Produksi padi di sawah irigasi Kabupaten Ende disebut tetap aman selama pasokan air berjalan. Kerusakan jaringan irigasi akibat gempa Flores menjadi ancaman bagi musim tanam kedua atau MT II pada Oktober 2026.

Published

on

Produksi padi di sawah yang masih mendapat pasokan jaringan irigasi di Kabupaten Ende disebut tetap aman meski kemarau panjang. Kepala Dinas Pertanian Ende, Gadir Dean mengatakan tanaman padi yang sudah memasuki fase vegetatif tidak membutuhkan air sebanyak pada fase awal pertumbuhan.

ENDE, GardaFlores — Produksi padi di sawah yang masih mendapat pasokan jaringan irigasi di Kabupaten Ende disebut tetap aman meski kemarau panjang melanda sejumlah wilayah. Namun, kerusakan jaringan irigasi akibat gempa Flores mulai mengancam musim tanam kedua atau MT II yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Gadir Haji Ibrahim Dean, mengatakan tanaman padi yang telah memasuki fase vegetatif tidak membutuhkan pasokan air sebanyak saat fase awal pertumbuhan.

“Tanaman padi yang telah memasuki fase vegetatif tidak membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar seperti pada fase awal pertumbuhan,” kata Gadir saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 16 September 2026.

Menurut Gadir, kondisi tanaman padi saat ini merupakan hasil antisipasi sejak awal musim tanam. Petani didorong menggunakan varietas padi berumur genjah agar tanaman lebih cepat melewati fase pertumbuhan dan mendekati masa panen sebelum kemarau semakin panjang.

“Sudah diantisipasi di awal musim tanam sehingga di saat musim kemarau padi sudah fase vegetatif sehingga tidak membutuhkan banyak air,” ujarnya.

Jokowi Bermalam di Posko Pengungsian Palue

Kondisi tersebut terlihat di hamparan persawahan Mautenda, Kecamatan Wewaria. Gadir menyebut tanaman padi di wilayah itu dijadwalkan memasuki masa panen pada pekan depan.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada lahan sawah tadah hujan. Lahan yang hanya mengandalkan curah hujan tersebut menjadi wilayah paling rentan ketika hujan tidak turun dan sumber air mengering.

“Lahan tanam padi yang terdampak kekeringan karena musim kemarau adalah lahan tadah hujan. Dan saat ini lahan tersebut tidak dimanfaatkan karena musim kemarau,” jelas Gadir.

Sementara sawah yang masih teraliri jaringan irigasi tetap mendapat dukungan pasokan air. Dinas Pertanian Ende menyiapkan pengaturan distribusi air berdasarkan kondisi jaringan dan fase pertumbuhan tanaman.

“Kami pastikan, untuk lahan yang sudah teraliri jaringan irigasi yang baik, produksi padi tetap aman dan tidak terganggu meskipun kemarau berlangsung panjang,” tegas Gadir.

Fraksi Golkar Soroti APBD Ngada 2026, BTT Naik hingga Rp27,84 Miliar

Di tengah kondisi tersebut, kerusakan jaringan irigasi akibat gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026 menjadi persoalan yang perlu segera ditangani.

Kerusakan dilaporkan terjadi pada puluhan hektare lahan irigasi di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Kota Baru, Maurole, Wewaria, Detusoko, Kelimutu, Wolojita, Nangapanda dan Kecamatan Ende.

Menurut Gadir, kerusakan tersebut belum menimbulkan dampak fatal terhadap tanaman padi yang sedang tumbuh. Namun, jaringan yang rusak tetap perlu diperbaiki agar tidak mengganggu musim tanam berikutnya.

Lahan irigasi terdampak telah diverifikasi oleh pemerintah. Hasil verifikasi kemudian diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk ditindaklanjuti melalui perbaikan jaringan.

Gadir menjelaskan, jaringan irigasi primer dan sekunder merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum. Sementara jaringan tersier menjadi kewenangan Kementerian Pertanian.

Jokowi Tiba di Palue, Bawa 4.000 Sak Semen dan 3.000 Lembar Seng

Perbaikan jaringan menjadi penting karena petani akan memasuki MT II pada Oktober mendatang.

“Kami berharap segera diperbaiki karena dikhawatirkan akan mengganggu musim tanam (MT) dua pada Oktober mendatang,” kata Gadir.

Dinas Pertanian Ende menyatakan pembagian air akan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan pada lahan yang jaringan irigasinya masih berfungsi baik. Kebutuhan air akan disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman.

Dengan demikian, ancaman kemarau terhadap produksi padi saat ini terutama berada pada lahan tadah hujan dan sawah irigasi yang jaringan pengairannya terdampak kerusakan. Sementara keberlanjutan MT II Oktober bergantung pada kecepatan pemulihan jaringan irigasi yang rusak.»(rel)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending