PENKES
Final Futsal SD–SMP se-Kabupaten Sikka Semarakkan Maumere, Puluhan Sekolah Ambil Bagian
sebagai bagian dari upaya pembinaan olahraga sejak usia dini.
Maumere, GardaFlores — Final pertandingan futsal tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Sikka berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian peserta juga pendukung. Turnamen yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka ini berlangsung di Gelora Samador da Cunha, Maumere, dan mencapai final pada Jumat (19/12/2025).
Ketua Panitia, Fredy MBW, menjelaskan bahwa kompetisi futsal tingkat SD telah dimulai sejak 4 November 2025, sementara pertandingan tingkat SMP berlangsung mulai 10 Desember 2025. Turnamen ini diikuti puluhan sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Sikka sebagai bagian dari upaya pembinaan olahraga sejak usia dini.
Pada kategori SD, sebanyak 46 sekolah ambil bagian dengan total 50 peserta. Dari hasil akhir pertandingan, SDI Waioti keluar sebagai juara pertama, disusul SDN Ona di posisi kedua, SDN Wailiti sebagai juara ketiga, dan SDI St. Yoseph Maumere di peringkat keempat. Tim favorit diraih oleh SDI Hale, sementara gelar top skor dicatat oleh Pasha Selan dari SDI Waioti. Adapun pemain terbaik tingkat SD diraih oleh Kristian Sanda dari SDN Ona.
Wakil Bupati Sikka: Perguruan Tinggi Tana Ai Penggerak Ekonomi Berbasis Pengetahuan
Sementara itu, kompetisi futsal tingkat SMP diikuti oleh 15 tim dari berbagai sekolah, di antaranya SMP Tampil Maumere, SMP Darat Pante Kecamatan Talibura, SMP Frater Maumere yang menurunkan dua tim, MTs Muhammadiyah Wuring, SMPN 1 Kewapante, SMP Binawirawan, SMP Fifi, SMP Yapentom I, SMP Muhammadiyah Waipare, SMP 4 Nangahure, hingga SMP Imakulata Magepanda. Kehadiran tim-tim ini turut menyemarakkan suasana pertandingan hingga partai final.
Usai laga puncak, kegiatan ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Germanus Goleng, disaksikan para peserta, guru olahraga dari masing-masing sekolah, serta panitia pelaksana. Dalam turnamen ini, panitia menyediakan hadiah berupa uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan.
Juara pertama menerima Rp5 juta, piala, dan piagam, juara kedua Rp4 juta, juara ketiga Rp3 juta, serta juara keempat Rp2 juta. Sementara itu, pemain terbaik dan top skor masing-masing memperoleh Rp500 ribu, dan tim favorit mendapatkan hadiah Rp1 juta.

Kabid Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Panitia, Fredy MBW menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada top skor dari SMP Frater Maumere. (GARDAFLORES/LAMBERT WAHANG)
Fredy MBW berharap ajang futsal antar sekolah ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan dan pencarian bakat, sehingga Kabupaten Sikka memiliki bibit-bibit pemain futsal potensial sejak usia SD dan SMP.
Senada dengan itu, Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Germanus Goleng, menyampaikan bahwa turnamen futsal antar sekolah telah menjadi program rutin dalam dua tahun terakhir. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda Sikka yang berprestasi di bidang olahraga, khususnya futsal.
Germanus juga memberikan apresiasi kepada seluruh sekolah peserta, para guru olahraga, dan panitia penyelenggara atas terselenggaranya Pertandingan Olahraga Futsal 2025 dengan aman, tertib, dan penuh semangat. Ia menilai turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, sportivitas, dan kebersamaan bagi pelajar di Kabupaten Sikka.»(rel)
PENKES
Kapolres Sikka Ingatkan Siswa SMA John Paul II tentang Judi Online
Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengingatkan siswa SMA John Paul II tentang bahaya judi online, perundungan, dan narkoba saat apel bendera di sekolah tersebut, Senin (19/10/2026).
MAUMERE, GardaFlores — Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno mengingatkan siswa SMA John Paul II di Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, agar menjauhi judi online, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Ia juga meminta pelajar menggunakan internet dan media sosial secara bertanggung jawab.
Pesan tersebut disampaikan Bambang saat memimpin apel bendera di SMA John Paul II, Senin (19/10/2026) 07.15 Wita.
Strong Point Polres Sikka Sasar Persimpangan dan Kawasan Sekolah
Dalam arahannya, Bambang meminta siswa memahami aturan hukum dan mempertimbangkan dampak setiap tindakan sebelum mengambil keputusan. Ia secara khusus mengingatkan bahaya judi online yang menawarkan keuntungan cepat, tetapi dapat merugikan pemain dan keluarganya.
Kapolres juga menekankan kedisiplinan, ketekunan belajar, serta sikap hormat kepada guru dan orang tua. Ia mengajak siswa menghindari perilaku yang dapat mengganggu lingkungan sekolah maupun merugikan masa depan mereka.

“Jadilah generasi muda yang berkarakter, berprestasi, disiplin, dan taat hukum. Manfaatkan waktu untuk belajar dan mengembangkan potensi diri demi meraih masa depan yang lebih baik,” demikian pesan Bambang kepada para siswa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Sikka AKP Donatus Paru, Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Polikarpus Arifin, Kanit Binpolmas Aiptu Maria Avelina, dan Kaurmintu Aipda Ridwan.»(rel)
PENKES
Bupati Sikka Dorong Turnamen Desa Jadi Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi
Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita didorong menjadi ruang seleksi dan pembinaan atlet. Pemain terbaik akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.
MAUMERE, GardaFlores — Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mendorong turnamen bola voli antar desa di Kecamatan Nita tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dimanfaatkan untuk menemukan dan membina atlet berprestasi.
Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales saat menutup Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Nita di Lapangan Golden Nita, Jumat (2/10/2026) malam.
“Turnamen di tingkat desa dan kecamatan harus menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat berkembang dan membawa nama baik Kecamatan Nita serta Kabupaten Sikka,” demikian pesan Bupati.
Bupati juga menekankan pembinaan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membentuk disiplin, sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, dan karakter generasi muda.
Pasca Gempa, Alok Barat Libatkan 11 Sekolah dalam Cerdas Cermat dan Badminton
Dalam kesempatan tersebut, Very Awales mewakili Bupati Sikka menyerahkan bantuan pribadi Rp5 juta untuk mendukung pembinaan bola voli di Kecamatan Nita.
“Anak-anak muda di desa memiliki potensi yang besar. Pemerintah harus hadir memberikan ruang, kesempatan dan dukungan agar potensi tersebut tidak berhenti sebagai bakat, tetapi berkembang menjadi prestasi,” ujar Very.
Very juga menyampaikan Turnamen Bola Voli Bupati Sikka Cup II akan segera digelar di Maumere. Turnamen itu menjadi kesempatan bagi pemain terbaik dari berbagai kecamatan untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan.
Camat Nita Herpianus Nong Lalang mengatakan turnamen antar desa tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi pemain yang akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Nita pada kompetisi tingkat Kabupaten Sikka.
Warga Alok Barat Adu Dayung dan Renang Tradisional di Nangahure
“Kegiatan ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat dan menyeleksi pemain-pemain terbaik dari desa-desa di Kecamatan Nita,” katanya.
Partai puncak mempertemukan Desa Tebuk dan Desa Bloro. Sementara perebutan tempat ketiga mempertemukan Nita Kloang A dan Nita Kloang B.
Penutupan turnamen turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sikka Antonius Tanjung, para kepala desa, Ketua dan anggota BPD se-Kecamatan Nita, Ketua TP PKK Kecamatan Nita, panitia pelaksana, pengurus PBVSI Kabupaten Sikka, serta masyarakat dan undangan lainnya.»(rel)
PENKES
Ketua DPRD Sikka Serahkan Buku Karya Penulis Lokal ke Perpusda Frans Seda
Ketua DPRD Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah buku karya penulis lokal kepada Perpusda Frans Seda. Koleksi tersebut diterima Kepala Disarpus Sikka Very Awales.
MAUMERE, GardaFlores — Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi menyerahkan sejumlah koleksi buku karya penulis lokal kepada Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Frans Seda Kabupaten Sikka, Jumat (2/10/2026).
Buku-buku tersebut diterima Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales di ruang kerja Ketua DPRD Sikka.
Stefanus mengatakan penyerahan buku tersebut merupakan dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Koleksi itu diharapkan dapat dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka.
“Buku-buku ini kami serahkan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sikka. Kami berharap koleksi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, dan pemustaka di Perpusda Frans Seda,” kata Stefanus.
Frando Da Lopez Hibahkan Koleksi Buku Pribadi ke Perpustakaan Sikka
Dosen FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang sekaligus penulis lokal asal Kabupaten Sikka, E. Nong Yonson, mengapresiasi penyerahan buku tersebut. Menurutnya, buku yang disumbangkan ke perpustakaan dapat memperluas manfaat bacaan kepada masyarakat.
“Buku yang sudah selesai dibaca oleh seseorang belum tentu selesai manfaatnya. Ketika disumbangkan kepada perpustakaan, buku tersebut dapat dibaca oleh banyak orang dan manfaatnya menjadi jauh lebih luas,” ujar Nong Yonson.
Nong Yonson berharap donasi buku terus berkembang dan perpustakaan dimanfaatkan untuk membaca, berdiskusi, belajar, penelitian, hingga menghasilkan karya.
Very Awales menyampaikan terima kasih atas tambahan koleksi tersebut. Ia mengatakan buku-buku itu akan memperkaya bahan bacaan dan referensi di Perpusda Frans Seda.
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda ke Perpustakaan Sikka
“Bagi kami, setiap buku yang disumbangkan adalah tambahan pengetahuan bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Sikka yang telah ikut mengambil bagian dalam gerakan membangun budaya literasi di daerah ini,” katanya.
Very mengatakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka terus meningkatkan layanan Perpusda Frans Seda melalui pengembangan koleksi, peningkatan layanan pemustaka, penguatan literasi masyarakat, serta persiapan menuju akreditasi perpustakaan.
Ia juga mengajak masyarakat, lembaga pendidikan, pemerintah, DPRD, dan pihak lainnya menyumbangkan buku, termasuk buku referensi, karya ilmiah, hasil penelitian, skripsi, tesis, disertasi, dan bahan bacaan lain yang relevan.
“Gerakan membangun literasi tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sendiri. Ini adalah gerakan bersama. Ketika berbagai elemen ikut menyumbangkan buku dan gagasan, kita sedang menanam investasi pengetahuan untuk generasi Sikka,” pungkasnya.»(rel)
-
NASIONAL1 year agoPemerintah Akan Berupaya Tekan Angka Keracunan MBG
-
HUMANIORA1 year agoSemangat Pengabdian Aipda Hironimus T. Werang di Tengah Keterbatasan Fisik
-
HUMANIORA1 year agoTHS-THM cetak 146 Pelatih dalam UKT se-Nusa Tenggara dan Timor Leste
-
HUMANIORA1 year agoTak Banyak yang Peduli, Keluarga Andi Wonasoba Pilih Ulurkan Kasih untuk ODGJ di Maumere
-
HUKRIM1 year agoMasuk Pekarangan Tanpa Izin, Delapan Staf BRI Cabang Maumere Dipolisikan
-
OPINI1 year agoKetika Pengabdian Tak Dihargai: Catatan Kritis atas Pemberhentian Sepihak Pendamping PKH di Sikka

Pingback: Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Laptop Rp1,7 Miliar di Dinas PKO Sikka Dikembalikan ke Penyedia - Garda Flores %